Jumat, 29 Oktober 2010

Harris, Sang Manager Apartment

Kayak Direktur
Wakil Pemilik Apartment
Haris atau Harris kalau di Indonesia adalah nama seorang laki laki yang gagah dan ngganteng dan tentu saja punya jabatan yang mentereng dan jadi pujaan hati setiap wanita. Tetapi kalau di Arab artinya adalah penjaga dan khususnya di Kuwait, Harris adalah nama yang umum dipakai untuk penjaga rumah atau apartment. Meskipun nama aslinya Akbar, Abdul atau Ridwan tetap saja panggilannya Harris. Tugasnya bukan cuma menjaga rumah/apartment saja tetapi juga bertanggung jawab terhadap kebersihan seluruh rumah/apartment. Tanggung jawab yang lain adalah mencuci mobil, membelikan sesuatu ke bakala (kios kelontong) terutama gallon air mineral yang berat dan segala macam urusan kecil yang umumnya penghuni rumah/apartment malas melakukannya seperti menyetrika pakaian atau tugas tugas yang perlu tenaga besar. Tentu kalau diminta oleh penghuni rumah/apartment dengan memberi tips dan biasanya kita beri tips bulanan bersamaan dengan waktu kita membayar sewa rumah/apartment.


Bisa Diminta Bantu
Buatkan Kotak Kayu Dan
Cuci Mobil
Di Kuwait, untuk bayar sewa rumah/apartment biasanya cukup kita setorkan ke Harris ini saja tidak perlu harus langsung ke pemilik rumah/apartment. Itulah sebabnya kekuasaan Harris jauh melebihi pemilik rumah/apartment, kalau sudah mengatakan Laa (Tidak) maka kita tidak bisa apa apa untuk negosiasi ulang dengannya. Umumnya orang orang seperti ini sangat taat terhadap instruksi dari pemilik rumah/apartment. Sekali mengatakan Laa, maka seterusnya Laa dan tidak goyah sogokan apapun. Pernah saya minta tolong untuk ngecat salah satu dinding karena saya ingin warna lain, jawabnya cukup Laa.... Laaaa....Laaaaa dan saya sodori uang berapapun tetap saja Laaaaa !!!!. Saya cuma bisa ngloyor pergi sambil nyanyi La..La...La... Laaaaaaa!



Didepan Apartment Naif
Umumnya para Harris ini berasal dari Mesir meskipun ada juga beberapa yang berasal dari India, Pakistan atau  Bangladesh. Banyak yang rajin sekali dan terlihat dari rumah/apartmentnya yang kinclong tetapi ada juga yang tidak peduli degan kebersihan rumah/apartment yang dijaganya. Pagi pagi sekali, biasanya yang dilakukan adalah mencuci mobil para pelanggannya, pokoknya sebelum pemilik mobil berangkat kantor, mobil sudah harus bersih dan setelah penghuni rumah/apartment berangkat kerja baru mulai membersihkan halaman rumah/apartment, lift dan koridor setiap lantai apartment. Setelah itu baru mengerjakan tugas tugas khusus yang diamanatkan para penyewa rumah/apartment seperti membeli gallon air mineral, menyetrika baju, atau tugas tugas khusus lain misalnya membuatkan kandang burung.


Teman saya seorang engineer telekomunikasi yang setahun lalu bergabung di Kuwait mempunyai nama depan Haris dan dari dulu panggilannya Haris, tetapi beberapa hari lalu saya temui, benar benar sudah tidak mau lagi saya panggil Harris, mintanya dipanggil nama akhir saja yaitu Sugiarto atau cukup Sugi saja. Saya tidak tahu, kenapa namanya yang bagus pemberian orang tua tiba tiba tidak dipakai lagi di Kuwait. Barangkali ada pembaca blog ini yang tahu dan bisa memberi saran untuk teman saya tadi ?

Rabu, 27 Oktober 2010

Belanja Ngirit Di Mustafa Center Singapore

Buka 24 Jam
Ke Singapore mau cari oleh oleh dengan harga miring ? Jangan lupa ke Mustafa Center di Syed Ali Road di kawasan Little India. Mustafa Center adalah satu satunya tempat belanja di Singapore yang buka 24 Jam. Jadi gunakan waktu anda yang pendek di Singapore untuk jalan jalan ditempat lain dulu dan baru tengah malam saat toko toko yang lain tutup kita pindah tempat belanja di Mustafa Center. Tempat belanja ini saya kenal sejak saya masih tinggal di perumahan Chevron di Duri Riau bertahun tahun yang lalu karena merupakan tempat tujuan utama ibu ibu istri pegawai Chevron yang suntuk di 'center of nowhere'. Kebetulan, setiap bulan pesawat perusahaan melakukan service di Singapore dan ibu ibu rame rame ikut tumpangan gratis ini.


Jam 3 Pagi Tampak Sepi
Sekarang saya tinggal di Kuwait, saya biasanya transit di Singapore paling banter sehari semalam saja sehingga waktu harus benar benar dimanfaatkan. Pagi hari jalan jalan ke pasar di China Town, People Park, atau keluar masuk mall di Suntec City, Peninsula atau tempat tempat lain yang nggak perlu bayar.  Sore hari jalan jalan di Orchard Road yang namanya sangat terkenal dimana mana padahal sebenarnya cuma jalan yang penuh dengan pertokoan dan mall saja. Begitu sudah mendekati jam 11 malam dimana semua toko di Orchard sudah pada tutup semua baru saya pindah ke Mustafa Center naik taxi, dan seperti biasa antrian taxi dari Orchard panjangnya bukan main dan semua tujuannya sama Mustafa Center.


Jam 4 Pagi - Petugas
Sudah Banyak Yang Ngantuk
Sudah bisa ditebak dari lokasinya di Little India, sudah tentu toko besar ini milik pengusaha India Singapore. Namanya Mustaq Ahmad dan mulai membuka toko ini tahun 1971. Semula cuma toko pakaian saja, tetapi menurut sejarahnya pernah juga menjual mobil import sebelum akhirnya ditutup. Karyawannya saat ini lebih dari 1200 orang dan saat saya datang malam hari, banyak yang tidur tiduran dan tidur tiduran dipojok pojok yang jarang dilalui pengunjung, misal dibagian tas dan kopor dilantai 3.  Photo pegawai Mustafa yang sedang tidur disamping diambil dengan tergesa gesa dan sembunyi sembunyi, jadi hasilnya kabur.  Di bagian Tas dan Koper ini cukup menarik karena tas mahal dengan merek terkenal seperti Elle, Samsonite, Delsey, Louis Vuitton dan lain lain harganya jauh lebih murah dibanding di toko resminya di Plaza Singapore Orchard dan semuanya self service karena petugasnya tidur pulas. Buka sendiri, llihat bagian dalamnya lalu lempar keras keras agar petugasnya terbangun.

Tinggal Pilih Tinggal Pilih
Semua Souvenir Singapore Semua Made In China

Kasir Saja Yang Tidak
Bisa Tidur
Kenapa saya anjurkan anda untuk beli oleh oleh di Mustafa Center dan saya sarankan untuk ‘ngempet’ atau menahan diri untuk beli oleh oleh di Orchard Road atau Sentosa ? Jelas karena harganya jauh sangat murah dibandingkan dengan barang barang di Orchard. Contohnya saja souvenir gantungan kunci dengan logo Merlion lambang negara Singapore, kalau belinya di Orchard paling banter dapat satu biji dan dengan uang yang sama di Mustafa bisa dapat satu set lengkap berisi 5 buah dengan kualitas yang sama. Jadi kalau ke Orchard atau Sentosa cukup nikmati saja pemandangan sekitar, bahasa awak cukup ‘Makan Angin’ saja.

Bagian Koper
Murah Dan Bagus
Ambil Dan Pilih Sendiri
Petugas Tertidur
Mustafa Center ini menjual berbagai macam barang, dan seperti supermarket umumnya yang dijual mulai dari cendera mata Singapore, kebutuhan sehari hari, jam dan perhiasan, HP dan elektronik, pecah belah, parfum, obat obatan, tas dan koper, pakaian dan lain lain. Total lebih dari 150000 jenis barang. Semua barang yang dijual sama dengan yang dijual di mall mall besar di Orchard atau Suntec City. Parfum semua asli, relative tidak ada barang palsu di Singapore cuma di Mustafa Center ini cara meletakkan barang cukup amburadul. Saya paling suka mencoba tester parfum karena bisa semprot sendiri tanpa diawasi, jadi keluar dari Mustafa langsung harum dan bisa kembali ke Airport untuk langsung terbang ke Kuwait. Sudah tentu ngorok sepanjang penerbangan karena semalaman tidak tidur, yang penting wangi sepanjang penerbangan pulang ke Kuwait. Silahkan belanja online di Mustafa kalau mau, websitenya http://www.mustafa.com.sg/.


Baca Juga :

Kamis, 21 Oktober 2010

Sepeda Sepeda 'Londo'

Santai Naik Sepeda
Umumnya pembaca blog ini sudah ngerti semua bahwa Negara yang mayoritas penduduknya memiliki budaya bersepeda adalah Belanda dan China. Tetapi sebenarnya budaya bersepeda yang sampai saat ini tetap lestari adalah di Denmark, Belanda, Jerman, Bangladesh, China dan Jepang. Di Copenhagen dan Amsterdam tercatat 37 % sampai 40 % penduduknya menggunakan sepeda untuk aktifitas sehari harinya, baik ke kantor, sekolah, belanja atau sekedar bertandang ke rumah kawan.


Parkir Sepeda Didepan
Central Station
Di Negara lain tentu juga banyak sepeda, tetapi cenderung pemakaiannya untuk tujuan ‘emosional’ sesaat saja, bukan dipakai sehari hari, misal ingin sehat secara nasional lalu diadakan acara bersepeda bersama setiap hari tertentu, bising dengan suara kendaraan bermotor dan terlalu banyak polusi maka jalan jalan utama tertentu ditutup dan hanya boleh digunakan untuk bersepeda saja, atau sekedar keliling kota bersepeda komunitas penggemar sepeda kuno. Sama sekali bukan dipakai sehari hari seperti halnya budaya bersepeda dinegara negara diatas.


Parkir Sepeda Di Den Haag
Yang saya perhatikan dari beberapa ‘Negara Sepeda’ diatas, semuanya memiliki infrastruktur yang sangat bagus sekali untuk para pe’sepeda’. Jalan khusus untuk sepeda dibuat senyaman mungkin, kalau perlu jalan mobil dikurangi sampai benar benar nyaris habis. Paling tidak, pengguna mobil disiksa sedemikian rupa agar berputar jauh sekali dan diberi sangsi berat kalau seandainya memotong jalan sepeda. Hal ini sangat jauh sekali berbeda dengan di Indonesia dimana jalan mobil dilebarkan selebar lebarnya dan becak atau sepeda dilarang masuk kota.


Kalau Susah Ngambil Sepeda
Lemparkan Saja Ke Sungai
Selain itu yang saya perhatikan dinegara sepeda tadi, jalan jalan raya tidak dilebarkan selebar lebarnya seperti di Indonesia dengan alasan melindungi bangunan bangunan kuno yang antik dan artistik. Itulah sebabnya, bangunan kuno di negara negara sepeda diatas masih terjaga kelestariannya meskipun jalan didepannya terasa sempit sekali dan terlalu padat sepeda pada saat saat jam berangkat kantor atau sekolah dan juga jam pulang kantor dan sekolah. Tua muda semua bersepeda dan tampak sudah benar benar membudaya sekali.



Untung Dirantai Di Pagar
Tetapi bagaimanapun juga, saya tetap tidak setuju kalau Jakarta dijadikan kota sepeda. Alasannya, bersepeda di Jakarta sudah pasti berkeringat. Iklim dan cuaca di Indonesia terutama humidity atau kelembaban udaranya tidak sama dengan Negara Negara sepeda diatas. Di Indonesia humidity udara sangat tinggi sekali yang menyebabkan makan nasi padang saja bisa berkeringat, apalagi naik sepeda.

.

Tempat Merantai Sepeda
Yang Jadi Rebutan
Jadi salah besar kalau anda bermimpi mengubah Indonesia menjadi Negeri Sepeda, pasti banyak yang tidak setuju. Tahu sendiri kan, bagaimana reaksi penduduk Jakarta ketika harus berbagi jalan dengan busway, di Belanda mobil harus berbagi jalan dengan sarana umum seperti trem atau kereta api, sepeda dan public transport yang diutamakan. Jadi berbahagialah pemilik mobil di Indonesia karena jalan untuk mobil pribadi di Indonesia lebih lebar dan panjang dibanding sarana umum seperti bussway.


.

Kalau Ada Yang
Menghalangi, Singkirkan
Saja
Saking banyaknya sepeda, masalah tentu juga semakin rumit karena tidak mudah bagi pemilik sepeda untuk menandai atau mencari sepedanya di tempat parkir. Kalau kita naik sepeda motor atau mobil tidak mungkin parkirnya ditumpuk tumpuk sehingga mudah mencarinya kembali. Tetapi kalau sepeda jelas sangat susah sekali mencarinya kalau diparkir ditempat umum karena secara umum bentuk dan warna hampir sama semuanya dan cara parkirnya ditumpuk tumpuk atau disandarkan ke sepeda disebelahnya. Sehingga banyak sekali pemilik sepeda yang berdarah tinggi melemparkan sepeda sepeda yang menghalangi sepedanya kedalam sungai. Sangat bisa dimengerti kenapa banyak sekali pemilik sepeda di Belanda yang suka marah dan melemparkan sepeda sepeda lain kedalam sungai hanya untuk mengambil sepedanya yang kejepit.


Selamat Berkat
Rantai Sepeda
Maling sepeda saya tidak pernah melihat dengan mata kepala sendiri di Belanda, tetapi banyak. Sepeda sepeda semuanya dikunci dan bahkan ada yang pakai rantai kapal yang besar sekali. Sepeda sepeda ini dirantai ke tiang listrik atau pagar dengan rantai dan kunci gembok yang besar. Saya kira untuk mencegah dicuri maling, eh ternyata alasannya sepele saja, kalau tidak dikunci sepeda akan dilempar pemilik sepeda lain ke sungai atau ke jalan raya dan tempat parkir strategis yang ditempati sepeda tadi akan ditempati oleh pemilik sepeda lain yang berani melempar ke sungai/jalan raya tadi. Beruntung kalau sepeda dirantai ke tiang atau pagar, kalau dilempar ke sungai paling cuma menggantung saja dan masih bisa diambil kembali.


Rantainya Segede Rantai  Kapal
Hukum rimba memperebutkan tempat parkir atau lebih tepatnya memperebutkan tiang atau pagar untuk nggembok sepeda berlaku di semua negeri sepeda diatas, itulah sebabnya saya tidak setuju promosi promosi “B2W (Bike2Work)”, “Komunitas Sepeda Onthel” atau klub sepeda lain di Indonesia yang ingin menjadikan sepeda sebagai solusi kemacetan jalan di Jakarta. Kemringet…..karena beda iklim dengan negeri sepeda diatas.


Baca Juga :


Minggu, 17 Oktober 2010

Marina World Kuwait

Hard Rock Restaurant
Namanya Marina World Kuwait, dan letaknya di Salmiya. Lokasi ini membentang di sebelah kiri dan kanan Arabian Gulf Street Kuwait. Tempat ini merupakan area shopping dan entertainment terbesar nomor dua di Kuwait. Yang pertama ditempati oleh The Avenue Mall dan sampai saat ini masih dikembangkan terus untuk menjadi yang terbesar di Middle East. Jadi, Mall terbesar di Middle East bukan terletak di Dubai atau negara Timur Tengah lain, tetapi di Kuwait. Nggak percaya ? silahkan 'search' mbah Gugel. Kembali ke Marina World Kuwait, komplek perbelanjaan dan entertainment ini pembangunannya melalui 4 tahap, yaitu :


Tahap I : Marina Mall

Komunitas Indonesia
Sektor Migas
Ini adalah Mall modern dengan toko toko barang mewah didalamnya, seperti Cerruti, Massimo Dutti, Hugo Boss, Porsche Design dan lain lain. Kubah kaca diatas plaza utama katanya terbesar di Middle East dan sampai saat ini masih merupakan kebanggaan nasional. Dibuka bulan November tahun 2002.




Tahap II : Marina Crescent
Seratus Lebih Profesional Migas
Ada Di Kuwait
Terletak diseberang Marina Mall dan baru dibuka awal tahun 2004. Marina Mall dan Marina Crescent dihubungkan oleh jembatan kaca besar menyeberangi Arabian Gulf Street , semacam jembatan ruko di Glodok tetapi dengan ukuran yang lebih lebar dan lebih mewah karena terbuat dari kaca lengkung yang canggih dengan escalator datar seperti layaknya escalator di airport. Marina Crescent ini adalah tempat kongkow kongkow penduduk Kuwait yang penuh dengan restaurant, café café dan juga gift shop dengan pemandangan laut Arabian Gulf yang bersih dan bagus. Musim dingin, spring atau autumn bisa dipastikan tempat ini penuh oleh pengunjung yang njajan sambil menikmati pemandangan laut. Restaurant yang ada disini diantaranya adalah TGI Friday, Kei, Casper & Gambini’s dan lain lain.


Tahap III : The Waterfront

Senam Dan Jogging Dulu
The Waterfront adalah arena jogging dengan fasilitas umum berupa taman kota dengan rumput yang tebal. Ditempat ini dibangun juga Marina Hotel , Hard Rock Café, Lapangan Basket, Skate Board, Taman bermain anak anak dan tempat parkir yang luas dan nyaman. Karena merupakan sarana umum sudah tentu semua penduduk bisa memakai dan gratis.




Tahap IV : Marina WavesIni berupa bangunan bangunan untuk Spa Saloon, Gym atau lainnya.

Lomba Anak Anak
Jadi Tontonan Arab
Lupakan sejarah pembangunan Marina World diatas, tanggal 16 November 2010 yang lalu, warga Indonesia yang bekerja di Kuwait Oil Company dan keluarganya mengadakan acara kumpul bersama sambil ber’halal bihalal’. Tidak menyangka bahwa total semuanya saat ini sudah mencapai 101 orang, suatu pertumbuhan warga Indonesia di Kuwait yang sangat pesat sekali apalagi dibanding dengan setahun atau dua tahun lalu dimana jumlahnya terasa sedikit sekali. Ini baru keluarga Indonesia yang dibawah bendera Kuwait Oil Company, belum termasuk di perusahaan perusahaan pendukungnya.


Arab Nampang
Main Jet Ski
Tempat pertemuan dipilih di Marina Crescent – Waterfront, karena tempatnya cukup luas untuk mengadakan olah raga, atau permainan anak anak. Tidak perlu ijin apapun selama tidak hingar bingar dengan loudspeaker, cukup acara jogging bersama, lomba anak anak dan sarapan pagi bersama. Tidak ada pidato pidatoan, tidak ada acara formal, semua dibuat nggelinding semaunya. Serba spontanitas dan semua terlibat membuat acara sekenanya.



Guyub Rukun
Di Marina Crescent
Namanya juga acara kekeluargaan, jadi semua ditanggung bersama. Ada yang kebagian tugas membawa nasi, ada yang bawa lauk pauk, ada juga yang bawa buah buahan dan ada yang modal tenaga saja yaitu bagian angkut angkut tikar, bagian kebersihan sekali kali nyambi tukang pijat. Nggak perlu takut dan nggak perlu khawatir, semua orang disekitar sangat ‘welcome’ terhadap kita. Kadang kadang ada yang ikut nonton lomba anak anak dan ikut tertawa gembira meskipun sebenarnya mereka tidak tahu apa yang kita ucapkan dalam bahasa Indonesia.


Anak Anak Main Air
Di Marina Crescent
Sayangnya, air penyemprot taman secara otomatis nyemprot sendiri jam 10:00 sehingga acara terpaksa harus segera dibubarkan sebelum semua basah kuyup kesemprot air penyiram taman. Untung saja acara makan bersama sudah selesai, seandainya belum selesai, bisa jadi semua makanan menjadi berkuah. Bravo, Komunitas Indonesia di Kuwait, khususnya keluarga besar KOC.

Senin, 11 Oktober 2010

Hati Hati Banyak Madam

Tegang Saat Diphoto
Pingin tahu kebiasaan orang Arab ? Bagaimana perasaan anda seandainya tiba tiba harus mengikuti suami bekerja, pindah kerja atau ditugaskan di Middle East ?. Kalau anda masih di Indonesia, saya yakin 100 % informasi yang anda dapat pasti dari jamaah haji/umroh yang pernah datang ke Saudi Arabia. Saya masih ingat betul wejangan wejangan yang pernah disampaikan ke saya seperti saat akan berangkat Haji tahun 2003 yang lalu ‘Ati ati yo nduk, disana nanti jangan naik taxi sendiri, nanti dibawa lari sopir taxi’, ‘Kalau naik taxi harus suamimu dulu, kalau kamu duluan nanti sopir taxinya langsung tancap gas’, ‘Hati hati dengan orang Arab yo nduk, badannya besar kalau jalan suka main tubruk saja’, ‘Hati hati kalau ke kamar kecil, banyak laki laki Arab yang menyamar jadi perempuan dengan memakai abaya hitam dan lain lain wejangan yang sangat menyeramkan.


Percayalah, semua nasehat diatas tidak benar dan terlalu didramatisir, menakutkan dan sangat tidak sesuai dengan kenyataan. Manusia dimanapun sama saja, tidak cuma di bumi Arab ini, di Eropa, Amerika, Afrika dan Indonesiapun juga banyak kejadian kejadian yang diluar nalar sehat manusia. Di Indonesia juga ada kasus Ryan, Robot Gedek, Babeh yang sangat kejam, sadis dan tidak berperi kemanusiaan. Tetapi apakah bisa kita men’generalisasi’kan bahwa semua orang Indonesia seperti itu ?. Nah, di Timur Tengah, khususnya Kuwait sini bisa saya katakana jauh lebih aman dari di Indonesia dalam segala hal. Baca tulisan saya


Di Junk Yard Amghara
Yang saya ketahui tentang orang Arab, baik Arab Mesir, Arab Lebanon, Arab Syria, Arab Bahrain, Arab Oman, Arab UAE, khususnya Kuwait adalah sangat sangat menghargai wanita. Ngantri selalu wanita didahulukan, Jalan kaki dan nyeberang jalan selalu mobil berhenti dulu mempersilahkan kita nyeberang, kalau naik mobil dan minta jalan untuk memotong cukup memberi tanda dengan kelima jari tangan dikuncupkan. Hal sederhana semacam ini tidak pernah saya alami di kemacetan jalan di Jakarta. Kalau di Jakarta kita mau nyeberang jalan saja susahnya bukan main, bukannya mobil berhenti dulu memberi jalan, tetapi malah tancap gas agar kita minggir kembali. Baca tulisan saya Ngantri, Ladies First


Penjual Di Toko Souvenir
Soal senyum memang rasanya orang orang Arab sangat mahal sekali, tetapi kalau sudah kenal , rasanya tertawa terbahak bahakpun sangat OK. Lihat photo photo diatas, ada Omar yang tegang sekali menatap kamera di Pasar Jumat padahal orangnya sebenarnya cukup ceria, Ali sedang ngajari joget dan lagu Arab di Al Manshar, lagunya ‘Fatma…Fatma…My Beautiful Fatma ….’ , Ada juga Arab Arab di Junk Yard Amghara yang minta diphoto bersama ketika melihat kita membawa tustel dan yang paling sering adalah kedatangan anak anak remaja Kuwaitis untuk latihan ngeband bersama dirumah kita atau dirumah mereka.


Ngeband Bersama ABG Kuwait
Lalu apa yang ditakutkan kalau ke Timur Tengah, khususnya Kuwait. Jawaban saya cuma satu, yaitu ‘Madam’. Madam sangat perlu ditakuti karena Di Kuwait Madam tak akan pernah salah. Kalau sedang nyopir terutama dijalan sempit atau tempat parkiran, para Madam ini sering salah jalan. Madam tidak akan pernah salah,  tetap saja ngotot dia yang dijalur benar. Hebatnya, para lelaki Arab selalu memberi jalan meskipun tahu Madam tadi yang salah jalan.


Kuwait Road Sore Hari
Kebiasaan Madam yang lain di Kuwait adalah ber’HP’ ria. Dimana mana selalu HP nempel ditelinga dan kalau sedang ngobrol, tangan kanan memegang HP di telinga dan tangan kiri digerak gerakkan berputar putar. Bagi kita terasa agak aneh, kenapa ngobrol dengan telpon seluler, tangan sebelah kiri selalu bergerak berputar putar. Pagi hari saat matahari baru saja muncul saya sudah berangkat mengantar anak anak ke sekolah ke kota, selalu saja jalanan macet padat merayap. Kenapa ? karena semua Madam mengantar anaknya berangkat sekolah juga, tangan kanan memegang HP dan tangan kiri berputar putar, setir tidak dipegang sama sekali.  Memang luar biasa hebat, di Kuwait banyak mobil melaju tanpa ada yang mengemudikan setir, sehingga wajar saja kalau kita sedang jalan jalan keliling kota selalu saja melihat mobil yang nyelonong naik trotoar, nabrak pohon atau saling tumbur dari belakang.


Remuk

Jalan jalan di Mall juga harus hati hati, jarak aman minimum setengah meter dari para Madam yang sedang jalan jalan shopping di Mall. Kurang dari setengah meter bisa jadi anda akan ‘kesampluk’ tangan kirinya yang selalu bergerak berputar putar kalau sedang bicara dengan telpon seluler. Mas Ardi paling senang berjalan didepan Madam yang sedang asyik ber'HP' ria di Mall. Dia tahu benar para Madam ini remnya blong sehingga selalu saja nabrak mas Ardi kalau tiba tiba mas Ardi ‘sengaja’ melambatkan jalan atau berhenti mendadak. ‘Nggak apa apa dik, nggak ada yang luka kok, bempernya besar dan empuk…’ kata mas Ardi ketika meyakinkan saya saat ditabrak Madam di Avenue Mall. 'Dik, baru kali ini saya ditabrak tidak tersungkur tapi malah 'berdiri'.......' Hwah &%$)^!!!

Jumat, 08 Oktober 2010

Ada Lapindo Di Kuwait

Pencemaran Minyak Di Arabian Gulf
Tidak ada Wartawan, Politisi Dan LSM Yang Ganggu
Dibawah ini adalah analisa saya, seorang istri Sr Petroleum Engineer yang bekerja di Kuwait Oil Company mengenai kejadian Blow Out (Semburan Liar) Sumur Banjarpanji 1 di Sidoardjo bertahun tahun yang lalu dan sampai saat ini belum teratasi juga. Analisa saya buat sesederhana mungkin dan saya lihat dari kaca mata seorang ibu rumah tangga dan mantan wartawati yang sehari hari bisa semaunya menginterview suami masalah tehnis dan non tehnis kejadian Lumpur Lapindo di Sidoardjo. Tentu analisa akan saya bandingkan dengan kejadian yang sama yang terjadi di Kuwait.
.

Semua Saling Bantu Membantu
Politisi Diam Semua
Tahun 1991, terjadi Perang Teluk I dimana saat itu Kuwait diserang oleh Irak dan hampir semua sumur minyak dan fasilitas penampungan minyak diledakkan. Blow Out (Semburan Liar) terjadi hampir pada semua sumur, seluruh negara Kuwait gelap, terbakar dan banjir minyak yang sangat parah sekali terjadi disemua lapangan minyak. Dalam kekacauan yang banyak memakan korban jiwa tersebut, penduduk Kuwait banyak yang diungsikan keluar negara. Yang saya tergelitik untuk mengulas adalah banyaknya sumur yang blow out di Kuwait dan semuanya bisa diatasi dalam beberapa tahun saja. Di Sidoardjo hanya sebuah sumur Banjarpanji 1, dan tidak mengeluarkan minyak tetapi hanya lumpur kenapa tidak bisa teratas sampai sekarang. Dibandingkan luas polusi di lapangan minyak Kuwait tahun 1991, luas lumpur Lapindo di Sidoarjo tidak ada apa apanya.
.

Bahu Membahu - Masyarakat Juga
Terlibat Dan Saling Membantu

Nampang Doang Karena Sudah Banyak Yang
Turun Tangan

Ikan Mati Dimasukkan Plastik

Analisa saya mengatakan bahwa kalau ada kejadian blow out atau polusi di Indonesia, yang pertama kali bertindak adalah sebagai berikut :
.
  • Politisi
    Politisi dari partai politik apapun dengan cepat berbicara dan menghujat siapapun termasuk pemerintah. Saya heran kenapa politisi Indonesia jauh lebih 'pandai' dari para ahli perminyakan dan geologi dalam hal menyuarakan tentang kejadian Lapindo.
    .
  • Polisi dan Ahli Hukum
    Semua sibuk mencari siapa yang salah dan bisa segera dihukum. Akibatnya, ahli ahli perminyaan dan geologi cuma bisa mondar mandir ke kantor polisi dan parlement untuk diinterogasi.
    .
  • Pengusaha
    Sibuk mengajukan proposal proyek untuk mengatasi Blow Out lumpur Lapindo. Pemenangnya bukan Ahli Perminyakan dan Geologi tetapi Ahli Tehnik Sipil sehingga berton ton bola semen dicemplungkan kedalam sumur. Ahli Perminyakan dan Geologi tidak bisa bicara sama sekali karena selalu dimentahkan oleh politisi dan pengusaha tehnik sipil dan bangunan.
    .
  • Wartawan Cetak dan Televisi
    Sibuk memperkeruh suasana agar target tiras penjualan tercapai. Semua orang di wawancara, mulai dari pedagang asongan, preman, penonton, penduduk yang terkena musibah, pejabat daerah dan politisi. Akibatnya semua orang cuma baca koran dan lihat televisi tanpa ada yang membantu mengatasi di lapangan.
    .
  • Ahli Lingkungan Hidup
    Bukannya bertindak cepat untuk membantu ahli ahli perminyakan dan geologi mengatasi masalah dulu, tetapi koar koar ke penduduk sekitar agar menolak setiap kemungkinan mengatasi masalah dalam keadaan darurat.
    .
  • Penduduk Dan Penonton
    Sibuk berhitung tuntutan ganti rugi dan menggalang demo. Semua usaha dan jalan si ahli perminyakan dihalangi semua sebelum tuntutan dibayarkan.
    .
Bersih Kembali
Bandingkan dengan Kuwait, contohnya kejadian polusi minyak di Arabian Gulf beberapa bulan lalu. Tidak terdengar suara politisi dan pengusaha yang mengajukan proyek. Koran dan televisipun mengulas dengan santun. Polusi minyak ini beberapa hari lalu sudah mencapai pantai Fahaheel. Politisi, polisi, wartawan, lingkungan hidup semua bahu membahu mengatasi keadaan darurat dulu. Saling mendukung dan tidak ada saling serang atau menyalahkan para ahli perminyakan. Apapun yang diputuskan para ahli perminyakan semua dijawab dengan satu kata Amiiiiiin !.
.

Ikan Ikan Nongol
Kembali
Alhamdullilah pagi ini, 8 October 2010 pantai Fahaheel yang indah sudah mulai berangsur angsur bersih kembali dan ikan ikan kecil sudah mulai kelihatan kembali. Pantas saja ratusan Semburan Liar tahun 1991 bisa diatasi seluruhnya di Kuwait lha wong ahlinya tidak diganggu sama sekali dengan urusan tetek bengek seperti di Indonesia. Kita masih harus banyak belajar, mana yang darurat harus diatasi dulu dan mana yang bisa dikerjakan setelah masalah teratasi.

Rabu, 06 Oktober 2010

Ada Uka Uka Di Kuburan Novodevichy

Daniel Petrov Yang Ngajak
Saya Blusukan Masuk Kuburan
Jalan jalan ke obyek wisata sudah sering saya ceritakan di blog ini. Kali ini saya ajak pembaca setia blog ini untuk wisata ke rumah masa depan, yaitu kuburan dikota Moscow - Russia yang bernama Novodevichy Convent.  Kuburan ini sangat luas sekali dibagian tengah tedapat Novodevichy Monastery dan kuburan kuburan sangat tua terdapat disekitarnya dan bahkan banyak juga yang dikubur didalam monastary. Karena seluruh halaman monastary sudah penuh, maka kuburan kuburan baru saat ini ditempatkan diluar dinding monestary.



Kuburan Kuno Sangat Megah
Tercatat didinding bahwa tempat ini mulai pertama kali digunakan sebagai kuburan tahun 1898. Seorang mahasiswa Russia bernama Daniel Petrov yang kami kenal lewat internet dengan semangat empat lima menceritakan segala hal tentang kuburan ini, sayangnya orangnya ternyata penakut. Sepanjang jalan yang diceritakan cuma cerita uka uka, horor dan hantu yang bangkit mencari mangsa anak gadis saja padahal yang dikubur dikuburan ini saya baca nama nama terkenal dan tidak asing ditelinga kita.


Kuburan Besar Besar
Bekas presiden Russia Boris Yeltsin, seniman Anton Chekov, Kruschev, Raiza Gorbachev dan masih banyak sekali selebritis, tokoh politik maupun seniman terkenal Russia yang dimakamkan di kuburan Novodevichy ini. Bagi Ardi's Family, apa yang diceritakan Daniel tidak menyeramkan sama sekali, bagaimana bisa ketakutan, lha kuburan ini lebih mirip tempat pameran karya seni patung. Semua kuburan dihiasi patung patung dengan nilai seni sangat tinggi. Ada yang berupa patung kepala saja, setengah dada sampai seluruh tubuh dengan gaya yang sangat artistik.

Maksudnya Apa Ya
Kok Ada Sapi
Bagi orang Russia, bisa dikubur ditempat ini adalah merupakan kebanggaan, prestige bagi keluarga yang ditinggalkan. Ini dalah kuburan yang paling diidam idamkan orang Russia nomor dua setelah Kremlin. Karena Kremlin hanya dipakai oleh orang sangat penting saja, maka otomatis Novodevichy yang jadi idaman rumah masa depan, tetapi sayangnya tidak semua orang bisa dikuburkan ditempat ini karena untuk bisa dikubur saja harus mengeluarkan biaya yang luar biasa mahal.





Mungkin Yang Ini
Sangat Sayang Anak
Patung patung dikuburan ini kata si Daniel bisa berjalan dan lari mengejar kalau mendengar suara teriakan seorang gadis remaja. Tapi sayangnya, semua patung tidak bisa mendengar, jadi sudah berkali kali diteriaki Ayu dan Dinda tetap saja duduk tidak bergerak. Boleh percaya boleh juga tidak, kalau saya percaya sekali semua patung tidak bisa mendengar. Kalau saya percaya cerita horror guide spesialis kuburan seperti Daniel ini, bisa nggak tidur tujuh hari tujuh malam.




Ada Maket Kuburan Di Belakang
Buat Turis Yang Datang
Oh iya, di St Petersburg juga ada kuburan dengan nama Novodevischy dan juga sama terkenal sebagai kuburan mahal. Tapi sayang sekali saya baru tahu setelah diberitahu oleh Daniel. Katanya, kuburan di St Petersburg ini banyak diisi orang orang terkenal jaman dulu. Saya kurang tahu siapa saja, katanya keuarga Tsar Russia semua disana. Ada yang matinya dipancung, digantung dan lain lain. Hiii serem....., melihat Mousoleum Lenin di Kremlin saja yang berani.


Baca Juga :

Senin, 04 Oktober 2010

Dishdasa Dan Abaya Kuwait

Pantes Nggak Arab
Jadi Jadian Ini ?
Pakain nasional Kuwait untuk laki laki bernama Dishdasa. Dishdasa umumnya berwarna putih, tetapi banyak juga yang berwarna gelap seperti coklat, abu abu atau hitam. Dishdasa berwarna gelap biasanya banyak dipakai saat musim dingin sedangkan yang berwarna putih lebih cenderung dipakai sehari hari pada setiap musim. Dishdasa ini tanpa kerah dan berlengan panjang, tetapi pernah juga terlihat yang sudah dimodif sedemikian rupa sehingga seperti baju biasa dengan kerah dan lengan pendek.



Arab Jadi Jadian
Yang membedakan dengan negara tetangga sekitarnya adalah 'Kafiyeh'nya, yaitu scarf penutup kepala yang ditekuk sedemikian rupa dan sangat bermanfaat sekali digunakan sebagai penutup hidung kalau seandainya ada badai gurun. Kefiyeh (sering juga disebut Ghutrah) berwarna putih kebanyakan dipakai oleh penduduk dari Kuwait, Saudi Arabia, UAE, Oman, Yemen, Qatar dan Bahrain. Sedangkan yang kotak kotak berwarna hitam dengan dasar putih berasal dari Palestina dan sangat populer karena dipakai sebagai simbol perjuangan oleh alm. Yasser Arafat. Yang kotak kotak berwarna merah dengan dasar putih katanya juga milik Palestina, Jordan dan Somalia meskipun saat ini lebih dominan dipakai para Jemaah Haji dan Umroh di Saudi Arabia. Cara melipat Kefiyeh juga berbeda beda, paling nampak berbeda sekali adalah Oman, dimana lebih mirip topi atau blangkon dibanding lipatan segitiga seprti negara lain.


Syeikh Jadi Jadian
Pakaian nasional wanita Kuwait namanya Abaya, berwarna hitam dan terbuat dari katun. Pakaian ini menutupi semua tubuh kecuali bagian wajah saja. Di Kuwait, pakaian nasional seperti ini tampaknya sudah kurang diminati lagi oleh sebagian anak anak muda. Kalau kita jalan jalan di mall atau tempat tempat keramaian, yang masih banyak menggunakan umumnya orang tua sedangkan anak muda lebih banyak yang mengganti dengan pakaian biasa dengan jilbab biasa seperti umumnya yang kita lihat di Indonesia. Bahkan banyak remaja yang sudah beralih ke celana ketat blue jeans dengan punggung backless atau tank top.



Yang Ini Arab Ori
Pakaian pakaian tradiionil ini memang sangat tepat dan cocok dipakai diiklim gurun dimana saat sinar matahari sedemikian teriknya maka seluruh tubuh akan terlindungi, saat badai pasir datang, maka dengan cepat kafiyeh bisa digunakan sebagai penutup wajah dan juga bisa digunakan untuk sholat saat waktu sholat tiba. Tetapi banyak juga orang Indonesia yang memakaianya dan saya tidak bisa menjawab ketika seorang teman bertanya dengan sedikit protes 'Kenapa banyak orang Indonesia memakai pakaian tradisional kami, najis terkena lumpur dan banjir, Indonesia banyak hujan !!!!'. Nah apa harus saya jawab ?