Sabtu, 21 Februari 2009

Cari Pete Untuk Kawan Dari Mesir Dan India

Aku Dan Pak Baraja
Bingung juga kalau tiba tiba diberitahu akan kedatangan tamu dari Mesir dan India. Nggak banyak sih, hanya sekitar 3-5 orang saja kawan kawan mas Ardi sekantor. Entah kenapa rumah kita di Kuwait ini banyak sekali kedatangan tamu dan rasanya semarak sekali berbagai macam bangsa pernah mampir ke rumah kita di Kuwait. Kalau tamunya sesama dari Indonesia sih rasanya biasa saja karena menu apapun yang kita sajikan pasti cocok, tetapi kalau tamunya orang asing, kemungkinan tidak cocok dengan masakan Indonesia besar sekali tetapi mereka harus mencoba biar nanti bisa cerita di negara mereka masing masing.




Tokonya Sempit Tetapi
Menjual Indomie, Bal Pirik
Dan Terasi Udang
Hari Jumat pagi, sengaja kami sudah berangkat ke Kuwait City, tujuannya jelas mau ngerjain tamu tamu tersebut dengan masakan Indonesia yang cukup terkenal, yaitu Gulai Pete khas Padang dan Sambal Jengkol. Untuk mencari Pete dan Jengkol sudah tidak jadi masalah serius di Kuwait, karena di Kuwait sudah sejak bertahun tahun lalu ada sebuah toko khusus yang menjual rupa rupa makanan Indonesia.


 

Telur Asin Dan Rheumason
Juga Ada
Nama toko tersebut adalah Jakarta Grocery, terletak di Fahad Al Salem Street, tepatnya di Ground Floor Shop No 13 - Souk Al Kabeer. Tetapi sering tertulis juga nama Kuwait Indonesian Foodstuff Co di lembaran kertas brosur atau barang dagangan di toko tersebut. Yang punya toko sangat ramah sekali, namanya pak Baraja, dengan rajin dan ramah juga mengajarkan ke kita cara membuat Gulai Pete dan Sambal Jengkol yang katanya cukup bersahabat di lidah orang Mesir dan India. Gulai Petenya pakai daging tetelan dan cara mengiris jengkol jangan terlalu besar dan jangan terlalu banyak biar rasa sambalnya lebih terasa.


Toko pak Baraja ini memang sangat lengkap sekali rupa rupa makanan Indonesianya untuk ukuran Kuwait dan menurut saya tidak ada yang bisa menandingi kelengkapannya diseluruh penjuru Kuwait, ada ikan asin, pete, jengkol, indo mie, kangkung, taoge, emping belinjo, kerupuk, tikar, salonpas, jamu, balpirik - balsem kerokan, minyak cap kampak, konidin sampai petis udang. Hebatnya lagi, kita bisa pesan barang langka apapun dan kalau pesanan sudah datang kita ditilpun langsung oleh direkturnya, pak Baraja.


Hari Sabtu, benar juga yang datang 5 orang dari Mesir 2 orang, India 2 orang dan Lebanon seorang. Makan siang bersama cukup sukses dan meriah. Efek samping makan pete dan jengkol tidak disampaikan secara langsung cukup memberitahu 'The smell of your apartment toilet and bathroom will be different tomorrow...' saja. Celakanya, selesai makan mereka tidak langsung pulang tapi pipis dulu di kamar mandi rumah kita. Dan akibatnya, kita juga yang akhirnya nanggung bau pete dan jengkol di kamar mandi depan. Bakalan 3 hari deh ngilangin bau pakai karbol.....

1 komentar:

  1. Asswrwb Apa kabar Pak Ardi dan keluarga? Semoga selalu sehat. Artikel perjalanan Pak Ardi dan keluarga yang sangat menarik ini sampai2 saya berulangkali membuka dan mempelajari artikel tsb. Karena Pak Ardi banyak pengalamannya, perkenankanlah saya mohon bantuan dan arahan Pak Ardi. rencana perjalanan saya Ingsya Allah ke 4 Negara diantaranya Marocco, Turki, cairo dan umroh, kira-kiranya yang harus saya jalani ke negara mana saja urutannya? yang paling penting dari segi hemat biaya dan tentunya mencari bebas visa untuk WNI. Mohon arahannya dengan sedetai-detailnya, dikirim vis email ke : rtmcons@yahoo.com / dmarpuah@yahoo.co.id

    Saya menghaturkan banyak terima kasih atas kebaikan Pak Ardi, hanya Allah yang membalas kebaikan Pak Ardi.

    Wassalam,
    Dede

    BalasHapus

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.