Rabu, 31 Desember 2014

Mengurus Visa UK Tanpa Calo Mudah Dan Cepat

Visa UK
Kenapa Di Indonesia Ada Calo ?
Tanggal 19 January 2014 nanti Ardi's Family akan boyongan ke Inggris. Paling tidak untuk 4 - 5 tahun kedepan saya akan mondar mandir ke negerinya Pangeran William dan isi blog ini akan semakin kaya dengan cerita cerita perjalanan ke seluruh penjuru Inggris. Latar belakang saya sebagai Wong Ndeso tentu akan menarik dan bisa jadi bahan tertawaan di blog ini saat nanti terbentur berbagai masalah di negeri orang.


Saya mulai saja dari cerita yang tidak lucu dan menarik dulu yaitu tentang cara mengurus Visa UK. Semula saya mau mengurus Visa UK di Jakarta, tapi mundur dengan terartur karena baru mendekati UK Embassy di Kuningan City saja sudah terasa ribetnya. Resepsionis dan Pak Satpam kurang senyum dan wajah 'ndeso' saya kurang bisa meyakinkan kalau  saya bener bener mau tinggal di UK. 

'Sudah ada appointment ?'
'Minta tolong saja Pak Ini atau Pak Itu, ini nomor telponnya'

Pokoknya TIDAK, saya nggak mau bayar yang tidak perlu atau berurusan dengan calo.

Ternyata mengurus Visa UK sangat mudah. Saya mengurus sendiri online dan appointment di Tijaria Tower Kuwait. Persyaratannya standard seperti persyaratan umumnya saat ngurus Visa untuk negara lain. Entah kenapa di Jakarta, saya diminta ngurus Test Kesehatan, Surat Kelakuan Baik dll. Saya tidak tahu, persyaratan rumit ini yang minta embassy, calo atau agent karena di websitenya tidak tertulis persyaratan yang rumit.

When you apply you’ll need to provide:
  • a current passport or other valid travel identification
  • passport-sized colour photographs
  • enough money to support yourself during your trip, eg bank statements or payslips for the last 6 months
  • details of where you plan to stay and your travel plans - you shouldn’t pay for accommodation or travel until you get your visa
You’ll need to have a blank page in your passport on which to put the visa.

Untuk lengkapnya, silahkan lihat dan apply visa UK sendiri secara online, Baik anda di Indonesia atau di negara manapun cukup  apply online dan biasakan tidak pakai calo, agent atau entah apapun namanya kalau di Indonesia. Bayar harus pakai credit card. Silahkan klil melalui link dibawah ini :


Pingin pelayanan cepat seminggu jadi, bayar ongkos tambahan sekitar USD 171 per passport. Cukup masukkan nomor registrasi yang anda dapat saat apply melalui link diatas. Bayar ongkos tambahannya bisa dilakukan  melalui :



Baca Juga :

Sabtu, 27 Desember 2014

Male Shopping - Apa Saja Yang Dibeli ?

December Sale
Nggak Beli Cuma Numpang Duduk Saja
Avenue Mall adalah sebuah Mall terbesar di Kuwait atau bahkan mungkin yang terbesar di Timur Tengah. Di Mall ini, sangat mudah sekali bertemu dengan orang orang Indonesia. Pada bulan Desember seperti saat ini orang orang Indonesia yang saya 'temukan' di Mall ini agak berbeda dari biasanya. Kali ini yang datang lebih banyak bapak bapaknya dan selalu berombongan. Tidak terlihat ada istri atau anak anak seperti biasanya. Kenapa ? Karena bulan Desember adalah hari libur anak sekolah (Winter Break) dan umumnya istri dan anak anak semua pulang ke Indonesia. Tinggallah para suami ini keleleran sendirian di Kuwait dan sering terlihat rame rame cari tontonan atau makan di restaurant bareng bareng.

Sedang Memata Matai Aktifitas
Bujang Lokal Saat Shopping Di Avenue Mall

Saya perhatikan, saya ikuti dan juga saya lihat aktifitasnya dari jauh di Avenue Mall ini. Ternyata cuma jalan jalan dan lewat saja didepan toko padahal bulan Desember seperti sekarang ini banyak sekali toko toko yang memberi discount 50 - 80 %. Entah karena malas desak desakan, kelewat pelit atau kelewat ngirit saya kurang tahu. Yang jelas, mereka berani tanya harga Ferrari meskipun tidak beli. Boro boro beli Ferrari, barang discount saja dilewati dan nggak ada yang mau nengok.


Boro Boro Beli Ferrari
Barang Discount 80 % Saja Nggak Mau Nengok

Kalau wanita, begitu terlihat ada toko yang memberi discount besar besaran, tentu nggak usah berpikir panjang akan langsung masuk toko, beli bahkan sampai kalap mborong barang apapun meskipun harus berdesak desakan. Nah, para "Bujang Lokal" ini yang dituju malah toko yang nggak ada discount sama sekali dan paling sepi. Jadinya, yang terbeli cuma alat pijat merk OTO saja. Emangnya selama ini istrinya disuruh mijetin terus ? Lha kok ditinggal pulang ke Indonesia sebentar saja yang dicari sandaran kursi untuk pijat.


Kursi Pijat
Nggak Ada Discount Dibeli Juga

Lebih aneh lagi, tiba tiba mereka belok masuk ke toko kosmetik MAC. Sejak kapan bapak bapak pakai bedak dan lipstick ?. Atau jangan jangan karena mau iseng dengan pelayannya yang cantik cantik dan genit ?. Ternyata tidak. Beberapa menit yang lalu salah satu telpon seluler bapak bapak tersebut berdering. Si istri dari Indonesia bersabda : "Mas, daripada kluyuran nggak jelas, belikan aku bedak, foundation dan lipstick MAC". Anehnya, begitu mendengar ada permintaan untuk belanja kosmetik, langsung wajah bapak bapak bujang lokal tersebut berbinar binar ceria. Barangkali dalam hatinya. "Kapan lagi bisa ngobrol dengan Sales Promotion Girl yang cantik ?". Mungkin inilah yang namanya salah order.

Ceria Dapat Order Beli Kosmetik
Kesempatan Ngobrol Dengan Karyawati MAC
Sampai Melet Melet

Belanja Bedak, Foundation Dan Lipstick
Di MAC 

Baca Juga :

Kamis, 18 Desember 2014

Seminggu Menjelang Hari Natal Di Kuwait

Pohon Natal Di Kuwait International Airport
Beberapa minggu menjelang hari natal tahun ini, wall facebook saya tiba tiba penuh dengan postingan berbagai macam cuplikan media tentang hal hal yang berhubungan dengan hari Natal. Mulai dari tulisan tentang 'Larangan Memakai Topi Merah Putih Santa Claus Bagi Umat Islam', 'Larangan Memberi Ucapan Hari Natal', 'Pro Kontra Presiden Jokowi Berencana Menghadiri Perayaan Natal Di Papua' dan lain lain. Semuanya lengkap dengan comment comment panas bernada SARA. Bagaimana keadaan negara negara di Arab, khususnya Kuwait seminggu menjelang hari Natal ? Apakah suasana juga panas seperti berita berita di tanah air ?

Santa Claus Di Costa Del Sol Kuwait
Ternyata tidak sama sekali. Meskipun umat Kristen di Kuwait tidak lebih dari 5 %, tetapi dimana mana terlihat suasana Natal yang cukup meriah. Hiasan khas Natal yang sering kita saksikan di tanah air juga memenuhi berbagai sudut Mall, Hotel, Restaurant dan Supermarket. Sudah tentu ada ucapan "Merry Christmast And Happy New Year" besar digantung dimana mana. Karyawati Restaurant juga terlihat cantik dan centil ketika mulai memakai topi merah putih Santa Claus. Apakah mereka semua beragama Kristen ?. Jelas tidak mungkin semuanya Kristen. Mayoritas penduduk di Kuwait adalah Sunni sekitar 60 % dan Syiah sekitar 35 %. Yang 5 % Kristen, Hindu dan lain lain.

Lampu Warna Warni Di Rumah Tetanggaku
Di Egaila
Apakah yang memasang patung patung Santa Claus, pohon Natal dan lain lain di berbagai sudut Mall dan hotel hanya umat Kristiani saja ?. Rasanya juga tidak mungkin. Berbagai macam orang dengan agama masing masing saya perhatikan semuanya gotong royong menata pernak pernik Natal sebagus mungkin. Mulai angkat angkat patung, membuat dekorasi, pasang lampu dan perijinan semua orang terlibat, tidak memandang keyakinan atau agamanya.  Beda kan dengan orang Indonesia ?, orang Indonesia itu ternyata 'sensi' masalah agama, dan ternyata Jauh lebih Arab Dari Orang Arab.

Santa Claus Menyambut Tamu Hotel

Yang paling menarik, seminggu menjelang hari Natal, tetangga tetangga saya yang beragama Kristen serentak memasang hiasan lampu warna warni didepan rumah. Uniknya, yang Syiah juga memasang bendera atau spanduk berwarna hijau tua atau hitam. Setahu saya bendera Syiah semacam ini hanya dikeluarkan saat perayaan keagamaan Syiah saja. Tapi 7 tahun saya di Kuwait mengamati aktifitas dan berinteraksi dengan tetangga tetangga saya tersebut, rasanya hal ini adalah salah satu bentuk ucapan selamat dari orang Syiah terhadap penganut agama lain.. Tapi, entahlah yang jelas nggak mungkin di Indonesia ada Syiah yang berani menunjukkan jati dirinya dengan melakukan hal yang sama (ngerek bendera didepan rumah). Lebih baik tiarap seperti sekarang ini daripada rumahnya digropyok FPI atau semacamnya.

Bendera Syiah Di Depan Rumahku
Tetangga Depan Rumahku Ini Sangat Baik Sekali
Bendera Ini Dipasang Seminggu Sebelum Hari Natal

Saya Kira Yang Kristen Cuma Expats
Ternyata Arab Juga
Yang lebih menarik lagi, anak anak Arab saat malam hari terlihat rame rame jalan kaki mendatangi rumah saya dan tetangga secara berombongan. Saya tidak tahu apakah anak anak tersebut Kristen, Sunni atau Syiah karena tidak etis menanyakan agama atau menanyakan KTP. Kuwait memang beda dengan di Indonesia, kita tidak akan tahu agama seseorang dari KTP. Tidak ada kolom agama tertulis di KTP Kuwait.. 





Bendera Syiah Tetanggaku Yang Lain Di Egaila
Mungkin Maksudnya Memberi Ucapan Selamat
Hari Natal Dan Tahun Baru Bagi Umat Kristen

Anak anak Arab tersebut datang dan mengetok rumah saya lalu memberi saya hiasan berwarna keemasan bulat yang sering digantung sebagai hiasan pohon Natal dan tampak kerlap kerlip tertimpa cahaya. Mereka memberi satu biji sambil mengucap Merry ChristmastSetelah itu berlari ke rumah tetangga yang lain. Saya baru tahu ternyata hiasan bulat dari kaca warna warni tersebut kalau di Kuwait dibagi bagikan ke kerabat dan tetangga, bukan cuma digantungkan di pohon natal.


"SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU"

Hiasan Natal Di Salah Satu Mall Kuwait
Ternyata Orang Indonesia Jauh Lebih Arab
Dari Orang Arab

Hiasan Pohon Natal Seperti Ini
Dibawa Anak Anak Arab Dan Dibagikan
Ke Kerabat Dan Tetangga


Restaurant IHOP Di Avenue Mall Kuwait
Di Indonesia, Pakai Topi Santa Kayak Gini Bisa
Heboh Masuk Berita Di Mana Mana
Hanya KD 0.490 Saja Harga
35 Buah Bola Hiasan Pohon Natal


Baca Juga :




Ah Cemen, Pohon Natal Di Kuwait
Kecil Kecil, Nih Pohon Natal Di
Islamic Republic of Pakistan
Photo Sumbangan Dari Andri Pamungkas
Santa Claus Kecil Di
Islamic Republic Of Pakistan
Photo Sumbangan Dari  Andri Pamungkas

Kamis, 04 Desember 2014

Obral Murah Fashion Branded Di Kuwait

Al Zumerida Kuwait
Di Tempat Ini Saya Berjuang Dengan Bangsa Lain
Memperebutkan Dolce Gabbana, Longchamps

Hanya Ada Di Kuwait
Discount 90 % Semua
Barang Fashion Branded
Ssstttt !!!. Jangan bilang siapa siapa. Aku mau sedikit membuka rahasia kenapa WNI yang tinggal di Kuwait begitu terlihat hebring, colourful dan ceria dibanding WNI yang tinggal di Eropa, Amerika ataupun negara negara lainnya. Di Kuwait setiap pergantian musim dari musim panas ke musim dingin atau sebaliknya dari musim dingin ke musim panas selalu saja ada Obral besar besaran semua barang bermerk (branded). Beda dengan di Singapore dimana setiap tahun selalu gembar gembor Singapore Great Sale tetapi barang yang dijual dengan harga bantingan hanya barang tertentu saja. Di Kuwait nggak ada gembar gembor sama sekali, nggak ada gegap gempita iklan juga tetapi toko toko yang banting harga sampai 90 % discount banyak sekali.



Ada Juga Dior, Gaultier, Paesaggino, Roberto Cavalli,
Suzanne Ermann, Simonetta, Missoni, Lesy
Mbludak Berebut Barang Discount 90 %

Dolce Gabbana, Celine.
Lacoste, Lanvin, Mulberry,
Swarovski
Barang yang di discount tidak dipilah pilah dulu, apa yang anda lihat sehari hari sebelumnya di toko, itulah yang di discount. Semua, sekali lagi SEMUA BARANG 'BRANDED' !!!. Discountnya juga nggak tanggung tanggung, rata rata 70 % sampai 90 %. Kalau di Indonesia atau negara lain masih banyak toko yang ngibul misalnya tertulis Discount Up To 90 %, kenyataannya hanya satu barang saja yang didiscount 90 %, yang lainnya cukup 10-20 %. Di Kuwait sangat tegas, langsung ditulis 90 % Discount. Nggak pakai Up To segala. Di Jakarta barang branded seharga Rp 10 Juta, di Kuwait cukup saya bayar Rp 1 Juta. Di Jakarta seharga Rp 20 Juta, Di Kuwait cukup saya bayar Rp 2 Juta. Apalagi accesories wanita berukuran kecil, cukup saya bayar setara satu bungkus Nasi Padang.


Suasana Ngantri Bayar Di Kasir Sangat Lama
Dan Melelahkan .Inilah Perjuanganku Di Kuwait

Obral Hanya 3 Hari Saja
Pakai Sistem Buka Tutup
Pagi Buka 3 Jam & Sore 3 Jam
Yang di Obral bukan barang ecek ecek kelas Mangga Dua atau Tanah Abang, tetapi barang barang Fashion dan Branded, exclusive kelas atas. Contohnya Longchamps, Dorce & Galbanna , Gaultier, Lanvin, Michael Korrs, Missoni, Lanvin, Paesaggino, Roberto Cavalli, Simmoneta, Suzanne Ermann, Twin Set, Monnalisa, Cartier, Miss Bluemarine, Celine, Lacoste, Geox, Mulberry, Swarovski dan lain lain. Contohnya adalah Al Zumerida - Road 6, Pertigaan Rumaithiya seperti anda lihat pada gambar gambar ini. Semua brand terkenal ada dan dikeluarkan semua karena toko ini merupakan toko barang branded yang sangat besar di Kuwait


Berebut Parfum Dan Jam Tangan Cartier
Jangan Dekat Saya Ya, Ntar Tak Suruh Bayar
Kalau Ikutan Mencium Bau Parfumku

Paling Ramai Di Hall Pakaian
Karena Harga Setelah Discount
Sangat Terjangkau
Karena nggak pernah diiklankan, maka informasi sangat penting sekali. Saya membentuk jaringan informasi, sebut saja namanya Gang Modis (Modal Discount) di Kuwait dengan Visi dan Misi memata matai semua toko barang barang Fashion Branded pada saat pergantian musim seperti sekarang ini dan menginformasikan segera ke group. Celakanya, orang orang Lebanon, Mesir, India, Phillipine dan Bangladesh juga punya gang heboh dan melakukan hal yang sama. Akibatnya, begitu ada informasi masuk melalui Whatsapp dan segera meluncur ke TKP, ternyata semua orang se Kuwait juga berduyun duyun menuju ke toko yang sama. Akibatnya fatal, ngantri bayar di kasir perlu waktu dua jam !!!.


Semua Bangsa Ada Dan Ikut Berebut
Mumpung Ada Discount 90 %

Banyak Yang Kalap Jam Tangan
Cartier Dan Tas Wanita Longchamps
Laris Manis
Toko sudah ditutuppun antrian masih panjang. Kasirnya terlihat kusut, sibuk dan agak cemberut karena kelelahan melayani pembeli yang jumlahnya berlipat lipat kali banyaknya. Mau cemberut atau apalah bagi saya nggak begitu penting. Yang penting, saya pulang ke tanah air nanti bisa berjalan dengan tegak layaknya seorang peragawati dengan kostum dari kaki sampai keujung rambut penuh dengan barang bermerk. Nggak ada yang akan tahu bahwa Dolce & Gabbana, Longchamps, Channel dan Michael Korrs yang saya pakai merupakan hasil perjuangan  berebut dengan Lebanon, Mesir dan India. Nggak ada yang tahu juga harganya hanya 10 % dibanding harga harga di Senayan Plaza atau Senayan City di Jakarta.. Bener lho ya, jangan ngomong siapa siapa kalau pakaianku Full Discount 90 %.


Jangan Ngiri Ya
Sehari Hari Kostum Gue Gaultier, Michael Korrs
Hasil Berebut Dengan India Dan Bengali ???

Bergaya Dulu Di Kuwait Tower Setelah Berburu
Longchamp, Dolce & Gabbana Dan Louis Vuiiton
Rahasia Lho, Jangan Ngomong Siapa Siapa
Gang Modis (Modal Discount) - Hebring Dan Heboh
Dimana Ada Discount Disitu Kita Bertemu
Baca Juga :