Minggu, 28 Desember 2008

Pemegang Pasport Indonesia, Bisa Kemana Saja ?

Kuwait Airport
Bagi pemegang passport Indonesia, sudah jelas bahwa kita bebas pergi keluar masuk ke negara negara Asean tanpa Visa. Tetapi ada juga beberapa negara lain diluar Asean yang membebaskan kita dari urusan Visa ini dan ada juga yang memberlakukan Visa On Arrival. Sangat mudah sekali, kita tinggal beli tiket pesawat saja dan sampai di tujuan tinggal bayar Visa On Arrival. Sayangnya, kalau kita berangkat dari Indonesia ada tambahan biaya lagi yang harus kita keluarkan, yaitu mbayar fiskal bagi yang tidak memiliki NPWP, punya KTKLN (Kartu Tanda Kerja Luar Negeri) bagi yang kerja diluar negeri.

Kuwait Airport
Mungkin Indonesia adalah satu satunya negara yang menerapkan aturan fiskal bagi warga negaranya sejak puluhan tahun yang lalu. Selama saya mondar mandir ke negara manapun juga di dunia ini, belum pernah saya diminta bayar fiskal atau mungkin saja saya yang belum pernah mengunjungi negara yang punya aturan fiskal seperti Indonesia. Yang unik lagi dari negeri kita tercinta Indonesia adalah adanya  pajak bandara. Kemana larinya uang yang terkumpul dari pajak bandara dan fiskal ini ?. Nggak usah ikutan pusing melacak sampai dimana uang uang tersebut, anda malah akan ketinggalan pesawat yang juga sudah anda bayar pajaknya pada saat membeli tiket pesawat anda.

Negara-negara yang membebaskan visa masuk bagi pemegang Paspor Indonesia diantaranya adalah :

Update : 10 Jun 2014
ASEAN
  • FREE VISA
    • Malaysia : 30 days
    • Philippines : 21 days
    • Singapore : 30 days
    • Thailand : 30 days - Masuk Lewat Darat Free Visa hanya berlaku 15 Days
    • Vietnam : 30 days - Free Visa
  • VISA ON ARRIVAL
    • Myanmar : 28 days
      Visa On Arrival baru ada mulai 1 May 2010 untuk Yangon dan Mandalay International Airport. .

ASIA (Non ASEAN COUNTRY)
  • FREE VISA
    • Hong Kong: 30 days
    • Kazakhstan
      Hanya untuk Diplomatic saja. Baca Perjanjian Kerjasamanya disini
    • Kyrgystan
      Hanya untuk Diplomatic saja
    • Macau: 30 days
    • Maldives : 30 days, Baca syaratnya disini.
    • People Republic Of China <15 days
      Hanya group tours (lebih dari 5 orang) ke Hainan Province dan masa tinggal kurang dari 15 hari, di organisir oleh travel service yang disetujui oleh National Tourism Administration of China dan terdaftar di Hainan Province
    • South Korea
      Hanya diplomatic saja
    • United Arab Emirates
      Hanya Diplomatic saja
  • VISA ON ARRIVAL
    • Bhutan : 15 Days, Baca syaratnya disini.
    • East Timor: 30 days
      Visa On Arrival Bagi warga negara Indonesian yang dekat atau diperbatasan East Timor dikecualikan untuk urusan Visa ini apabila akan masuk East Timor.
    • Iran: 15 days
    • Irak : ? Days - hanya untuk tujuan bisnis dan religous saja. Selalu lihat link Emirates dibawah karena masih selalu berubah.
    • India : 30 days dan 2 kali dalam setahun
      Biaya : USD 60. Baca : Ke India Dengan Visa On Arrival
    • Jordan : 1 month
       Biaya 10 JOD per passport
    • Kyrgistan : 30 Days - USD 70 untuk turis dan hanya bisa di Manas Airport, Bishkek
    • Nepal : 60 days
    • Oman : 1 month
      Biaya OMR 20 per passport
    • Pakistan : 30 Days
      Hanya untuk perjalanan business saja. Lihat disini
    • Sri Lanka: 30 days. Apply eVisa melalui http://www.eta.gov.lk/. Baca : Ke Srilanka Dengan eVisa
    • Tajikistan : 45 Days , Baca syaratnya disini

AMERIKA

  • FREE VISA
    • Argentina
      Hanya bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Bermuda : 6 month
    • Bolivia
      Bagi pemegang pasport diplomatic saja
    • Brazil : 14 days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Chili : 60 days
    • Colombia : 90 days
    • Cuba : 30 days
      Harus membeli turis card dulu sebelum berangkat sebagai persyaratan utama
    • Dominica : 21 day
    • Ecuador : 90 days
    • Haiti : 3 month
    • Peru : 90 days. Lihat Disini Sumbernya
    • Paraguay : lebih dari 90 Days
      Bagi pemgang passport Diplomatic saja
    • Saint Vincent And The Gerardines : 1 month. Lihat Disini Sumbernya

  • VISA ON ARRIVAL
    • Montserrat : 90 Days. Bisa apply online disini
    • Nicaragua : 90 Days - USD 20. Ini sumbernya

AFRIKA
  • FREE VISA
    • Morocco : 3 months
    • Seychelles: 1 month
    • Tunisia
      Bagi pemegang pasport diplomatic saja
  • VISA ON ARRIVAL
    • Burundi : 1 months - USD 40 untuk max 72 Days dan USD 90 untuk lebih dari 72 Days
    • Cape Verde - EUR 25
    • Central Afica : 7 Days - XAF 20.000 - XAF 30.000
    • Comoros : 90 days
    • Djibouti : 1 months - DJF 10.000
    • Egypt : 6 months untuk pembantu rumah tangga dari GCC yang bepergian dengan majikannya.
      15 days untuk pemegang passport Indonesia yang bepergian ke Sharm El Sheikh, Taba dan Saint Catherine Airport dan tidak melanjutkan ke tujuan lain.
    • Ethiopia : Hanya untuk tamu undangan seminar, exhibition dari African Union dan harus mempunyai invitation letter. Biaya USD 20-USD 100 tergantung masa tinggal.
    • Guinea Bissau : 90 Days - XOF 55,000 atau EUR 85
    • Kenya : 3 months - USD 50 (harus ada minimum satu lembar halaman pasport kosong)
    • Madagascar : 30 days
    • Mali : ? Days.
    • Mozambique: 30 days
    • Seychelles : 30 days. Ini sumbernya.
    • Somalia : 30 Days. Ini sumbernya 
    • Tanzania: 3 months
    • Togo : 7 Days
    • Uganda : ? Days, biaya USD 50
    • Zimbabwe: 3 months
EROPA
  • FREE VISA
    • Albania : ? days. Harus punya schengen visa type C.
    • Andorra : ? days
      Multiple entry Schengen Visa diperlukan. Masuk Andora berarti keluar dari Schengen Country karena negara ini bukan Schengen, tanpa airport dan kejepit diantara Perancis dan Spanyol.
    • Austria : 30 Days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Azerbaijan: ? Days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja. Baca : Link Ini
    • Belarus
      Bagi pemegang passport diplomatic dan perjalanan dinas saja.
    • Belgium : ? Days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja. Baca  Link disini
    • Bosnia Herzegovina : ? Days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Bulgaria : lebih dari 90 Days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Croatia : 14 days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Kosovo : 90 days
      Tujuan turis harus menunjukkan bukti booking hotel, reservasi, voucher atau dokumen lain, sedangkan untuk tujuan bisnis harus ada surat dari sponsor atau undangan dari perusahaan
    • Luxemburg : 30 Days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Macedonia : ? Days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja. Pemegang Schengen Visa bisa tinggal 15 Days.
    • Netherland : ? Days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Portugal : ? Days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Russia : 14 - 90 days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Serbia : 14 days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Slovenia
    • Slovakia : ? Days
      Bagi pemegang passport diplomatic saja
    • Switzserland
      Masih dalam ratifikasi untuk diplomatic saja
  • VISA ON ARRIVAL
    • Armenia : 120 days, biaya AMD 15000
    • Belarus : ? days
      Minsk airport saja dan harus membeli Health Insurance
    • Georgia : ? days - USD 10 - USD200 tergantung nationality.
    • Turki : 30 days
      • Visa On Arrival untuk warga Indonesia baru ditanda tangani oleh president Susilo Bambang Yudoyono dan Abdullah Gull pada 29 Juni 2010. Biaya sekitar USD 25 per pasport. Baca Ke Turki Dengan Visa On Arrival
      • E-Visa berlaku untuk warga Indonesia mulai 17 Apr 2013. Ke Turki Dengan eVisa
OCEANIA
  • FREE VISA
    • Cook Islands : 31 days
    • Micronesia: 30 days
  • VISA ON ARRIVAL
    • Fiji : 4 months
    • Niue: 30 days
    • Palau: 30 days
    • Papua Neu Guinea : 60 days, hanya di Daru Airport, Jackson's International Airport dan Kagamuga Airport. Syarat lain harus punya tiket pulang pergi !.
    • Samoa : 60 days. Ini sumbernya
    • Tuvalu : 1 months, harus punya tiket pulang pergi !
Catatan : Irlandia dan Uzbekistan juga Gratis biaya pengurusan Visa tetapi harus diurus di embassy terdekat (tidak bisa On Arrival).

Kuwait Airport
Untuk yang passportnya sudah ada sticker dan stamp Visa Residence GCC (Kuwait, Bahrain, Oman, Qatar, Uni Emirate Arab, Saudi Arabia), ada tambahan kemudahan lagi yaitu masuk ke seluruh negara GCC kecuali ke Saudi Arabia. Dengan catatan, bukan untuk pemegang visa article 20 (Domestic Worker). Domestic worker seperti pekerja rumah tangga, office boy (OB), janitor dll harus ada sponsor yang menanggungnya.

Jangan lupa, dokumen yang sering ditanyakan saat mengajukan Visa On Arival biasanya adalah :
  • Tiket pesawat pulang pergi
  • Bukti reservasi hotel
  • Ada juga yang menanyakan travel insurance tetapi banyak yang tidak
  • Ada juga yang minta pasphoto tetapi kebanyakan diphoto langsung didepan counter visa on arival.
  • Ada juga yang menanyakan bawa uang berapa selama tinggal di negara tujuan. Maksudnya jangan sampai nggak bisa hidup dan wisata.
Jangan lupa 'Double Check' juga supaya lebih yakin melalui Website Emirates.

Baca Juga :

140 komentar:

  1. kenalkan nama saya fuad, saya memiliki ijin tinggal di saudi arabia. apa saya bisa pergi ke negara di timur tengah? jikaiya negara mana saja? terima kasih atas infonya

    BalasHapus
  2. Anda bisa lihat keterangan di http://en.wikipedia.org/wiki/Saudi_Arabian_passport.
    Kalau anda sudah penduduk Saudi Arabia seharusnya hak hak anda juga sama dengan Saudi Citizen. Bisa kemana saja di GCC atau Arab League Country. Pastikan dengan embassy kalau ragu. Selama ini saya ok ok saja ke GCC country kecuali ke Saudi karena Saudi.

    BalasHapus
  3. assalamualaikum wr wb
    salam kenal mas ardi,..saya new comer di kuwait.
    Saya sangat suka dengan blog mas ardi ini karena sangat membantu memberi gambaran seputar kehidupan kuwait.
    ada yg saya tanyakan : apakah untuk masuk ke Qatar saya perlu apply visa disini ato bisa nanti visa on arrival di bandara ?
    passport saya sudah ada resident visa dari kuwait.
    makasih atas infonya.

    BalasHapus
  4. Bisa. Selama anda sudah resident Kuwait maka anda bisa masuk ke semua negara GCC (Kuwait, UAE, Bahrain, Qatar, Oman). Saudi Arabia juga member GCC tetapi tetap perlu diurus visanya dari Kuwait kalau untuk urusan Umroh dan Haji) . Visa bisa diurus di bandara (On Arrival Visa) dengan biaya sekitar KD 15 per passport.

    BalasHapus
  5. halo saya mau nanya sekaligus menegaskan dari pernyataan diatas, kalo misal pemegang passport indonesia ke oman berarti kan langsung beli visa on arrival disana, nah berarti kalo udah punya itu bisa masuk dubai, bahrain, qattar tanpa harus apply visa uae lagi ya?

    BalasHapus
  6. Yang bebas keluar masuk GCC hanya yang sudah punya residency permit salah satu negara GCC saja (misal : misal residency permit Kuwait). Dengan catatan permit kita adalah permit profesional - skilled worker. Kalau bukan skilled worker harus ada sponsor biasanya perusahaan tempat kita bekerja.

    GCC Single Visa System (seperti Schengen Visa)memang akan segera diberlakukan, tetapi sampai saat ini rasanya belum mulai. Mungkin dalam waktu dekat ini diimplementasikan.

    Kalau berangkat dari Indonesia hanya mengandalkan On Arrival Oman, maka berarti anda adalah turis, anda tidak bisa membuat residency visa di Oman. Artinya maksimum 1 bulan saja anda diijinkan tinggal di Oman setelah itu harus pulang ke Indonesia. Anda tidak bisa masuk ke negara GCC lain karena bukan penduduk GCC (Oman).

    BalasHapus
  7. maaf, numpang nanya pak. katanya kalau proses apply visa di Kuwait lama yach. Soalnya saya diterima bekerja di Kuwait (via Agency), sudah sebulan visa saya belum turun juga dari Kuwait. Memang paling lama berapa hari atau berapa bulan sich pak?
    Terima kasih yach pak sebelum dan sesudahnya

    BalasHapus
  8. asw. wr. wb. keluarga bapak Ardi yang dimuliakan Allah. saya seorang imigran di GCC juga, di Qatar. kontrak saya mau habis tahun depan. Tapi saya mau ke GCC lagi tapi bukan ke Qatar, yakni ke UEA dan Kuwait. saya niat ingin belajar/kuliah lagi di sana. boleh tahu linknya apa kalau ingin kuliah di UEA dan Kuwait? terima kasih... Wasw. Wr. Wb.

    BalasHapus
  9. misalnya kita ga ada travel insurance trus pas kbetulan dtanya gmana tuh?

    BalasHapus
  10. Umumnya yang memberlakukan Free Visa atau VOA tidak ditanya travel insurance. Yang minta travel insurancepun bisa dibayar diairport dengan biaya sekitar USD 18 (tergantung nilai pertanggungan dan benefitnya). Travel insurance merupakan persyaratan wajib untuk mengurus tourist visa normal ke embassy dan umumnya hanya dinegara yang sudah maju seperti Schengen Country (Europe).

    BalasHapus
  11. Pak Ardi, saya Antok, pernah ke GCC country dan telah resign secara baik2, tapi ada satu yg kurang, visa saya blm dicancel ( krn personil company gak ngantar ) yang ssayaa tanyakan, bisakkah saya kembali bekerja di negara GCC?? Terima kasih, mohon jawabannya

    BalasHapus
  12. Rasanya sih anda akan dapat kesulitan besar kalau masuk ke GCC. Untuk mengcancel Visa anda berarti anda harus clearance dulu (proses exit permit), artinya anda harus membuktikan tidak punya hutang di bank,tidak punya masalah kriminal,tidak membawa pergi alat komunikasi (HT) dll. Proses clearance ini diurus di ministry of justice, komunikasi dan lain lain. Visa anda saat ini menggantung dan otomatis masuk dalam DPO (daftar Pencarian Orang) karena tidak ada clearance.

    BalasHapus
  13. pak ardi saudara saya mau masuk ke bahrain untuk kunjungan/turis bisakah menggunakan VOA?atau harus apply visa?,saya cari kedutaan bahrain di Indonesia blum ada ya?,trims

    BalasHapus
  14. Visa ke bahrain cukup diurus online, karena Bahrain sudah lebih dulu mengimplementasikan e-Visa. Silahkan apply melalui http://www.evisa.gov.bh/

    BalasHapus
  15. mas Ardi, saya mau nanya dong.. rencananya saya mau ke turki desember ini., kalo bayar VOA tuh kira-kira berapa ya? trus harus bayar fiskal juga ga? kalo iya kira-kira berapa?

    BalasHapus
  16. Senang sekali ketemu blog ini,,salam kenal Bapak n Keluarga,,,
    Kapan ya, bisa jalan-jalan keliling dunia seperti keluarga Bapak....@_@
    Anyway, terima kasih, infonya sangat membantu, ada rencana backpacking-an ke India, Kashmir n Pakistan, ada pengalaman yang bisa di share ga Pak mengenai lintas India-Pakistan,,terima-kasih :)

    BalasHapus
  17. Tambahan,

    Untuk Kamboja - Free Visa, hanya perlu bawa photo berwarna 1 ukuran 4 X 6. Kalo tidak, akan kena biaya USD 1. Visa berlaku selama 30 hari

    Terima kasih

    Pratya

    BalasHapus
  18. informasinya sangat berarti buat saya, mas Ardi. pertengahan februari ini saya berencana jalan-jalan ke Goa-India, Nepal, Bangladesh, Myanmar, Thailand, Malaysia. kalau bisa saya mau trip over land. kalo engga, ya terpaksa by plane. Visa on Arrival apakah hanya di international airport saja?

    BalasHapus
  19. Untuk masuk India hanya di 4 Airport International seperti tertulis diatas saja. Anda tidak bisa lewat border darat. Kalau mau overland, urus saja ke masing masing embassy (India, Nepal dan Bangla). Asean bisa lewat darat, mulai ujung thai sampai Singapore.

    BalasHapus
  20. halooo,salam dari macao,article anda bagus sekali,saya bekerja di employment agency dan saya sudah banyak mendengar cerita cerita dari anak anak tkw saya.jika petugas bandara suka menarik uang anak anak tkw,sampei samapei anak anak tkw saya pada malas pulang karena ribet banget,saya sendiri belum pernah membuktikan karena lama nggak pulang.saya dan suami (warga negara amerika)berencana visit indonesia di bulan july.pertanyaan saya saya memegang passport indonesia 48 halaman.apa saya harus membuat ktkln,dan untuk suami saya bisakah dia mendapatkan visa di bandara indonesia? sekian trimakasih

    BalasHapus
  21. Suami anda bisa masuk Indonesia cukup dengan Visa On Arrival di Bandara Soekarno Hatta. Kalau passport anda masih Indonesia dan belum ganti kewarga negaraan Amerika dan anda adalah TKI, maka KTKLN bisa diurus di terminal 2 keberangkatan. Minta suami anda yang ngantri, petugasnya akan memilih tidak banyak omong daripada diajak ngomong nggak ngerti bahasa Inggris. Jangan mau kalau diminta bayar asuransi TKI dimanapun asuransi itu tidak wajib. Di bandara petugas KTKLN lebih baik dibanding di kantor pengurusan yang lain, tetapi saya yakin mereka kerjasama dengan calo calo yang berdiri didepan loket.

    BalasHapus
  22. Halo Pak Ardi, Perkenalkan nama saya Adit. Saya mau bertanya pak. saat ini saya sedang melanjutkan kuliah di Belanda dan memiliki Residence Permit Belanda. akhir Maret ini, saya dan teman2 saya (pemegang paspor Indonesia juga) berencana untuk berlibur ke Turki. kalau ke Turki, bisa meminta Visa on Arrival khan pak? dan kira2 perlu bawa kopi dokumen tertentu tidak pak? dan bayarnya langsung di airport Istanbul ya pak? Soalnya ini pengalaman pertama kami dengan "Visa On Arrival" karena sebelumnya cm jalan2 di Schengen Area. Atau apa sebaiknya kami tetap ke konsulat Turki?
    Terima kasih pak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jelas ke Turki cukup Visa On Arrival dan bayar di airport. Sudah banyak yang kesana dengan VOA. Yang jelas cukup bawa passport Indonesia dengan validity lebih dari 6 bulan dan tiket pulang pergi saja. Tetapi ada baiknya bawa passphoto kalau diperlukan. Sering juga ditanya menginap dimana, tunjukkan bukti booking hotel.

      Hapus
    2. Terima kasih pak atas balasannya.
      oia Blog ini informatif dan menarik bgt pak...abis lulus kuliah jadi pengen kerja di perusahaan international juga dan sering jalan2 kaya keluarga bapak :D

      Hapus
  23. Salam Pak Ardi, bagus sekali blognya. saya mohon info Pak, saya rencana akan berkunjung ke kuwait pertengahan april. disana ada saudara kandung saya, dan saya kesana memenuhi undangan mereka.tapi untuk saat ini mereka belum memiliki Kuwait ID card. Bagaimana kira2 Pak, supaya saya tetap bisa mendapatkan visa kuwaitnya. thanks---Betha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak bisa pak, syarat untuk Calling Visa harus sudah punya residence visa. Semua tetek bengek birokrasi bisa dilihat di Formalitas Kuwait http://ardisfamily.blogspot.com/search/label/Formalities%20Kuwait

      Hapus
  24. Pak ardy mohon info nya,sy pekerja professional Di Kuwait Tahun ini sy lagi cuti tahunan Ke indonesia,eh apesnya passport saya hilang,semua sudah Di urus,passport baru sudah Ada,Surat kehilangan Dari polisi,copy passport lama,surat keterangan cuti tahunan Dari KBRI Kuwait,copy recidency permit masih berlaku untuk setahun Ke depan.nah Dari Kuwait embassy saya hanya Di kasih Surat keterangan yg isi nya adalah benar sy bekerja Di Kuwait dan masih Ada ijin tinggal,apakah Akan Di persulit Di Imigrasi?? Karena Dari Kuwait embassy sendiri tidak yakin 100 persen hanya Di bilang Di coba saja MBA mudah2an bisa....waduh kok jadi coba2 mohon infonya pak

    BalasHapus
  25. Syaratnya sudah cukup. Selama anda bisa tunjukkan surat dari embassy kuwait, copy residency dan masih pegang civil id plus surat keterangan polisi dalam bahasa arab atau inggris rasanya tidak akan ada masalah di airport kuwait. Airport cengkareng saja yang sering buat masalah kecil jadi besar.

    BalasHapus
  26. Salam kenal Pak Ardi,saya ingin bertanya apakah jika berkunjung ke kamboja kita masih harus membayar sebesar USD 20 di tempat imigrasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Free Visa untuk seluruh ASEAN. Gratis tis tis

      Hapus
    2. ok,makasih pak^^

      Hapus
  27. maaf pa ardi, mau nanya kalo ke albania..gimana pak? mungkin pa ardi pernah kesana atau punya kolega yang pernah kesana..di kualalumpur saya search di mbah google kok ngga ada embassynya ,,,adanya harus on line ke head quarter nya di London
    gimana, apa ada visa on arrival untuk warga Indonesia untuk acces ke albania.
    terima kasih
    eusoff yendo afgani
    johor bahru
    yendoutmjb@yahoo.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Albania ada dalam list diatas. Coba dibaca, anda harus punya schengen visa type c atau short term visa. Supaya bisa dapat, masuk saja ke salah satu negara schengen, misal Perancis. Dan urus vis schengen di embassy perancis. Cross check dgn link emirate pada bagian terakhir tulisan diatas.

      Hapus
  28. sore pak ardi.. saya senang sekali bisa menemukan blog ini, kebetulan memang saya sdg browsing cari info, kebetulan bln dpn saya dapat panggilan kerja di London. nah sya msh bingung krn saya buta tentang bepergian ke LN, saya juga blm pnya pasport, rencananya ni saya mau urus, nah klo visa itu apa? bisa gak pak dijelasin. Terus saya juga sdg nyari info harga tiket le London dari Jkt yg murah dan nyaman, pake apa ya?? mohon jwbnnya ya pak. Trmksh bgt.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cari sendiri di mbah Google, udah mau kerja di London kok baru cari definisi Visa, yang jelas bukan kartu kredit. Tiket pesawat murah, nyaman dan belum dibayar udah diberi uang kembalian mungkin nggak ada. Yang ada dan gratis cuma berenang......

      Hapus
    2. Hahhaa...sadis Gugun ini..tapi saya juga ketawa sih baca pernyataan dan pertanyaannya Rafi. Cupu abisss...

      Hapus
  29. Hallo Pak Ardi,
    Saya Leo, senang berkunjung ke blog-nya....very helpfull..
    Saya mau tanya. Saya pemegang paspor dinas, saat ini mau ke bolivia. Apakah bisa menggunakan visa on arrival? Cukup bawa invitasion letter, tiket p/p, sama reservasi hotel-kah?

    Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang pasti bisa on arrival adalah pemegang passport diplomatic (hitam) saja, passport dinas warna biru kemungkinan bisa juga, tapi perlu anda tanyakan dulu ke kemlu yg mengeluarkan atau embassy. Anda diberi passport dinas tentu dgn tujuan untuk kemudahan dibanding passport hijau biasa, bedanya dengan yg hitam cuma anda tidak punya kekebalan hukum seperti para diplomat.

      Hapus
  30. klo ke malaysia syarat dapat visa gratis gmana? dokumen apa aja yg diperlukan first trip nich pasport baru jd :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak pakai apa apa, cuma tunjukkan passport dan stamp saja. Paling ditanya kapan pulang kembali tanpa diminta nunjukkan tiket.

      Hapus
    2. klo airport tax itu dibayarnya saat dibandara KL or di bandara soekarno? maaf maklum saya baru mau coba2 jln2 ke LN niech.

      Hapus
    3. Airport Tax itu hanya ada di Indonesia saja. Dinegara manapun yang pernah saya kunjungi nggak pernah dengar ada istilah Airport Tax. Semua tax sudah ada dalam tiket pesawat yang anda beli, bukan dipisahkan seperti di Indonesia. Rasanya Dahlan Iskan saat ini sedang menggodok agar airport tax dan flight tax merupakan satu kesatuan dengan tiket. Biar nggak ribet dan tidak menguap di Angkasa Pura :)

      Hapus
  31. Halo Mas Ardi salam kenal..Alhamdulilah saya Januari akhir ini akan kerja di salah satu hotel di Doha, Qatar. Saya mau menanyakan soal pengurusan visa apa jenis visa untuk qatar bisa dikategorikan visa on arrival?karena untuk pengurusan visa application diurus oleh pihak hr hotel tersebut.

    Atau saya juga perlu harus mengurus perijinan visa di embassy qatar di Indonesia jga?

    thx b4 mas ardi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Visa On Arrival hanya untuk kunjungan singkat, misal wisata atau nengok saudara. Masa berlaku rata rata 1 - 3 bulan. Kalau anda mau kerja, maka perusahaan yang menerima anda akan mengirim Entry Visa/Business Visa yang kemudian bisa digunakan untuk mengurus Work Permit dan Permanent Residence. Anda tidak bisa cari kerja di negara manapun kalau menggunakan turis visa atau VOA

      Hapus
  32. Mas Ardi, numpang nanya nih.... apakah VOA juga berlaku di bangladesh? kira2 biayanya berapa ya? Bulan lahir saya di pasport dan KTP beda, apakah itu akan menjadi maslh di negra yg akan di tuju?

    BalasHapus
  33. Bah... baca sendiri tulisan diatas, ada nggak Bangladesh dalam list ? Nggak ada kan. KTP itu hanya untuk urusan di kantor lurah, camat di Indonesia. Kalau di luar negeri siapa yang mau tanya KTP ? Nggak ada yang tahu gunanya KTP, jadi anda buangpun juga nggak apa apa kalau di luar negeri. Cukup passport dan Visa saja. Ngurus visa di embassy juga nggak diminta KTP cukup passport, kecuali anda ngurus untuk keluarga maka diminta juga kartu KK.

    BalasHapus
  34. Maaf mas numpang tanya,benar gak sih TKI yang pulang dari negara Qatar dari tahun 2003 sampe sekarang pasportnya dapat pencairan dana asuransi?mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa pula ini. Yang namanya asuransi jelas dibayarkan kalau meninggal dunia, kecelakaan atau yang nggak enak lainnya. Sehat wal afiat mana bisa claim insurance.

      Hapus
  35. Halo mas ardi.
    Saya ada pertanyaan nih. Saya ada rencana untuk liburan 1 minggu ke bahrain sendirian.
    Setelah saya baca blog mas ardi, saya menukan bahwa kita hanya bayar eVisa 7BD. Nah untuk bayar eVisa itu menggunakan kartu credit by online ato gmn? Soalnya saya tidak pernh menggunakan kartu credit.
    Kemudian untuk liburan ke bahrain ckup bayar eVisa aj? Tidak ada biaya lainnya?
    Kira- kira nanti saya kena tax airport di airport jkt brp?

    Ditunggu infonya mas ardi.
    Thx u utk wktunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau ragu datang saja dan proses visa ke embassy bahrain. Cepat prosesnya. Menggunakan evisa kalau ada masalah terkadang harus email emailan cukup lama. Tapi kalau tatap muka langsung dgn staff embassy bisa cepat. Kecuali kalau anda tinggal jauh dipelosok desa yang tidak mungkin datang ke embassy. Bayar tentu pakai credit card dong. Baca syarat syaratnya melalui website evisa.

      Hapus
  36. Setau saya di indonesia tidak ada embassy bahrain kan mas ardi?
    Jd saya harus kmn utk mengurus visa nya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya, saya penduduk Kuwait. Baca website evisa bahrain dengan benar. Anda bisa cari sponsor, misal Hotel atau Airline yang sudah ditunjuk. Misal : Gulf Air. Cari saja alamat Perwakilan Gulf Air di Jakarta. Setahu saya alamatnya : Menara Kuningan 33rd fl Jl.Rasuna Said block X-7 kav 5 , Jakarta 12940 E-Mail: jktstn@gulfair.co.id

      Hapus
  37. saya mau bertanya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat VOA di chennai india. Saya tiba di chennai jam 5 pm dan saya sudah beli tiket ke delhi untuk keberangkatan jam 9 pm. Apakah keburu? kira2 VOA nya bisa didapat tidak dalam 2 jam? thank u bantuannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. VOA India bisa diurus di 4 airport, Delhi, Mumbai, Chenai dan Calcutta. Kalau tujuan anda Delhi maka anda akan langsung ke Departure Lounge, tidak perlu keluar bandara. Jadi urus saja VOA di Delhi ngapain harus klayapan keluar bandara

      Hapus
    2. kalau bukan connecting flight kan mesti check in dulu di chenai buat keberangkatan ke delhi.. dengan pengetahuan dan pengalaman yang banyak dari pak ardi mohon diberi gambaran ya. makasih

      Hapus
    3. Urus saja visa India di Jakarta. Atau coba tanyakan ke flight yang bawa anda dari jkt ke chenai apakah bagasi bisa langsung dipindahkan ke flight chenai delhi. Kalau nggak bisa berarti anda harus keluar lewat imigrasi untuk ngambil bagasi baru pindah ke departure.

      Hapus
  38. saya mmg tidak berencana keluar bandara. Kalau dari kedatangan chennai langsung ke keberangkatan menuju delhi ternyata tidak perlu VOA akan sangat menguntungkan buat saya. Saya tidak kebayang kemungkinan ini sebelumnya, karna saya pikir saya sudah tiba di chenai india jadi wajib langsung urus VOA (karena flight selanjutnya ke delhi itu bukan connecting flight). Terimakasih sudah memberikan masukan bagi saya yang belum terlalu paham mengenai VOA ini. Ini sangat bermanfaat sekali. Sukses buat Anda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ikuti saja tanda panah menuju ke Departure Terminal. Jangan salah ngikuti orang yang keluar terminal. Menuju ke departure bisa langsung tanpa melewati imigrasi. Nanti tinggal check in di loket yang ada. Yang jadi masalah bagasi anda berada diluar kalau pesawat anda tidak connecting. Artinya anda akan ketemu imigrasi dulu dan harus bayar VOA di Chenai baru masuk kembali ke departure.

      Hapus
    2. Oh begitu. Baiklah, kebetulan saya ga bawa bagasi, hanya hand luggage, jadi tidak perlu ambil bagasi dulu. Saya tenang sekarang, berarti bisa check in tanpa keluar dulu dan tanpa ketemu imigrasi, jadi VOA nya diurus di Delhi. So nice.. Thanks a lot for your help :D

      Hapus
  39. pa..aku pernah kerja di suatu perusahaan di jeddah,,tapi sekarang sudah tidak lagi..masalahnya sewaktu aku balik ke indonesia aku tidak dapat final exit dan iqmah untuk di kembalikan ke imigrasi jeddah,,sekarang aku ada rencana kerja lagi di suatu perusaaan di jedaah tapi lain company..apakah aku bisa jalan lagi kesana???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wassalam, nama dan data personal anda akan ada di system semua negara GCC. Data anda tidak akan terhapus, tetapi setahu saya setelah 2 tahun bisa masuk kembali sepanjang tidak ada permasalahan dan pelanggaran apapun. Kalau ada permasalahan, langsung masuk penjara dulu.

      Hapus
  40. hallo pak
    saya ingin menanyakan info soal visa,karena saya amat sangat tidak tahu mengenai visa.
    saya ada panggilan kerja sebagai nanny di qatar untuk warga negara america,dan saya tidak tahu cara urus visa kerja untuk qatar.apakah bisa VoA?lalu bisa langsung urus di qatar untuk visa?dan apa saja document yang di butuhkan?
    bagaimana cara apply GCC?dan berapakah biaya perkiraan semuanya pak?
    mohon maaf byk prtnyaan krn sy sngt bingung dan tdk tau cri info kmn..
    terimakasih ya pak
    lisa

    BalasHapus
  41. selamat siang (wkt indonesia)
    saya rencana bulan juli ke italy untuk mengunjungi keluarga calon suami saya, sekarang sy lagi cari2 informasi ttg visa italia. saya mau nanya beberapa pertanyaan :
    1. apakah italia bisa memakai visa on arrival?
    2. apakah perlu pakai surat sponsor (undangan)resmi dari keluarga calon suami sy di italy jika sy stay di rumahnya? gmn prosesnya?
    terima kasih infonya.

    Pipit

    BalasHapus
  42. Pak Ardi numpang tanya, saya berencana stopover di Kuwait dalam perjalanan pulang ke Indonesia. Rencana saya hanya 2 hari di Kuwait karena hanya mau jalan-jalan saja. Kira-kira sebaiknya saya apply visa apa?
    Saya sudah coba tanya2 hotel di Kuwait tapi sejauh ini mereka syaratkan surat undangan dari perusahaan di Kuwait, sementara saya tidak kenal siapapun atau perusahaan manapun di sana, karena niat saya memang mau jalan-jalan saja. Apa kira-kira transit visa Kuwait berlaku untuk kasus seperti saya?
    Terima kasih balasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rasanya hampir nggak mungkin Visit Kuwait tanpa ada sponsor (perorangan/perusahaan yang memanggil) bagi pemegang passport Indonesia saat ini. Sponsorship system memang dihapus Feb 2011 lalu, tetapi implementasinya nggak jalan. Masih perlu sponsor untuk masuk ke Kuwait bagi Indonesia. Hanya negara negara yang punya perjanjian VOA bisa masuk dan memproses di airport Kuwait.

      Hapus
  43. Selamat malam pak,
    Nama saya alby, saya mau tanya tentang visa qatar
    Saya mendapat undangan ke qatar untuk menerima penghargaan juara 1 kartun dari Doha Centre for Media Freedom ( http://www.dc4mf.org/en/node/3613 ).
    Saya mendapat tiket pesawat Pulang-Pergi, hotel dan seluruh akomodasi serta Visa diurus dari qatar. Apakah saya masih harus mengurus visa dari Duta Besar Qatar yg ada di Indonesia? karena waktunya udah mepet bgt
    Terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apabila Calling Visa dari Qatar sudah anda terima, artinya anda sudah bisa masuk Qatar. Untuk pastinya visa tersebut anda bawa ke Qatar embassy, biasanya akan distamp sebagai persetujuan bahwa anda boleh berangkat.

      Hapus
  44. Salam kenal pak Ardi,
    saya pemegang passport Indonesia tapi mempunyai Residence permit dr Perancis, di wikipedia menyatakan kalo saya mempunyai visa dr negara negara di web ini apa benar bisa masuk ke Korea Selatan tanpa diwajibkan membuat visa, apa sy yang salah mengartikannya, maklum bahasa inggris saya gak bagus...

    http://en.wikipedia.org/wiki/Visa_requirements_for_Indonesian_citizens

    dibawah ini yg saya kurang paham mengartikannya.
    Visa exemption due to having other visas

    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anda salah membaca dan mengartikan. Tidak ada sedikitpun menyebut Perancis dalam excemption. Anda hrs buat visa di perancis kalau mau ko korea selatan.

      Hapus
    2. walaupun saya mempunyai valid visa dr negara Amerika selama 5 tahun?

      Hapus
    3. Kalau punya visa US bisa. Sebelumnya anda tidak mengatakan

      Hapus
  45. salam pak Ardi, senang mendapatkan blog ini. pak, saya mau tanya, bagaimana caranya mendapatkan visa residen di malaysia? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syaratnya punya surat kontrak kerja atau keterangan bekerja di Perusahaan Malaysia dan passport. Itu saja. Artinya anda harus dipanggil perusahaan disana. Kalau cuma masuk saja untuk tujuan wisata, nggak perlu syarat apa apa, cuma passport saja semua orang indonesia bisa masuk.

      Hapus
    2. Terima kasih pak ardi,
      Kalau boleh saya mau tanya lagi,
      Saya berencana berlibur ke Jerman, sekalian langsung belajar bahasa, maksud saya kursus dan sejenisnya, visa apa yang harus saya gunakan untuk hal ini, dan bagaimana cara dan syaratnya pak ?

      Hapus
  46. Salam kenal Pa Ardi.

    Saya ingin menanyakan tentang Visa Qatar, Apakah pembuatan Visanya bisa diproses di Embassy Qatar yang ada di jakarta Atau harus langsung di Embassy yang ada di Qatar. saya ingin megunjungin Teman di Qatar. Terimakasih Pa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Qatar nggak ada dalam list diatas, jadi anda harus mengurus sendiri di embassy Jakarta. Tetapi, anda nggak akan bisa mengurus di embassy kalau tidak ada undangan dari saudara atau perusahaan di Qatar (Calling Visa). Qatar belum mau ngurusi Tourist Visa.

      Hapus
  47. Ok Pa Ardi TerimaKasih Banyak ya Atas jawabanya..

    BalasHapus
  48. salam..pa ardi saya citra..saya mau tanya saya warga indonesia dan posisi saya sekarang sedang bekerja dinegara malaysia...dan saya ada niat untuk jalan-jalan kenegara nepal..tapi saya bingung..apakah saya harus balik keindonesia dan berangkat dari indonesia?? atau bisakah kita langsung berangkat dari malaysia kenepal??
    terimakasih pa'ardi..saya tunggu balasannya ..saLam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak perlu ke Indonesia dulu. Nepal bisa VOA. Ke negara manapun yang tidak bisa VOA juga bisa langsung, tapi urus dulu Visanya di embassy di KL,Salah satu syaratnya anda harus punya residency KL.

      Hapus
  49. Assalamu'alaikum Pak Ardi,
    Saya mau tanya mengenai jenis passport yang digunakan untuk para pekerja professional di luar negeri dalam hal ini di Qatar. Apakah passport 48 halaman valid digunakan sebagai passport untuk bekerja atau harus passport yang 24 halaman...? karena baru saja saya dapat info di website bahwa passport indonesia yang 48 halaman hanya dipakai untuk tujuan kunjungan atau wisata....apakah benar demikian...? mohon advice-nya Pak. Terima kasih sebelumnya. Wassalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak ada tuh aturan mengenai passport 48 halaman hanya untuk wisata. Kalau rela keluar duit dan sering bepergian ya beli saja yg 48 halaman. Tapi kalau nggak mau keluar duit dan jarang bepergian ya silahkan beli yang tipis saja. Yang jelas passport cuma ada dua saja, biru untuk diplomatik dan hijau untuk umum. Passport coklat untuk haji itu kontroversial dan akal akalan untuk mengeruk duit saat musim haji. Passport hijau itu yang sah untuk tujuan apapun meskipun kadang kadang ada stamp khusus yang digunakan untuk memudahkan petugas untuk mengetahui seseorang TKI atau bukan untuk dijadikan sasaran empuk pemalakan di bandara. Contohnya stamp verifikasi merah BNP2TKI.

      Hapus
  50. salam kenal pak ardi,
    Kalau boleh saya mau tanya lagi,
    Saya berencana berlibur ke Jerman, sekalian langsung belajar bahasa, maksud saya kursus dan sejenisnya, visa apa yang harus saya gunakan untuk hal ini, dan bagaimana cara dan syaratnya pak ?
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Visa Business. Anda bisa apply online. Setelah itu anda akan dikirimi Invitation Letter dari tempat kursus dan bisa anda gunakan untuk mengurus Visa. Masuk saja ke salah satu web university di Jerman dan hampir semuanya punya link Kursus Bahasa Jerman karena untuk S1 semua sekolah mensyaratkan harus bisa bahasa Jerman.

      Hapus
    2. Bisa juga Visa Pelajar, terutama kalau mau lanjut ke University. Tergantung Invitation Letter dari sono bunyinya seperti apa.

      Hapus
  51. Mas ardy saya mau tanya kalau saya mau berlibur ke kazakhstan ..syarat nya apa saya harus mencari embassy nya di jakarta atau bisa mendapatkan voa (yang dalam arti saya hanya membeli tiket penerbangan saja)
    Thanks buat waktu sharingnya mas ardy ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anda perlu visa, masalahnya embassy khazakstan belum ada di Jakarta. Coba tanyakan barangkali saya salah. Coba check melaluiWebsite emirate dibagian bawah tulisan diatas

      Hapus
  52. Pak ardi salam kenal saya bekerja di qatar & sedang dlam masa cuti,dan besok akan kembali ke qatar permasalahannya ktkln saya expire agustus 2013,jdi apakah bisa perpanjangan ktklnnya dilakukan di kbri di doha? Ada yg menyarankan ut diperpanjang di bandara tpi šaya takut dg maraknya penipuan saat ini,apa yg hrus saya lakukan?apakah bisa saya keluar lgi tanpa perpanjang ktkln krn masih 1 bulan ut expire? Trima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk Kuwait sudah bisa mengurus KTKLN di KBRI. Rasanya Doha juga sudah bisa team yang menginstall dan membawa alat alatnya melakukan safari ke beberapa negara di Timur Tengah sekitar bulan May 13 yang lalu.

      Hapus
  53. Assalamualaikum Mas Ardi Sekeluarga..saya windy,saya pemegang visa krja skilled worker Bahrain saat ini..saya jg prnh bekerja di kuwait sebelumnya dan stlh ramadhan sya brncana mau liburan dan temu kangen dgn sahabat2 saya di kuwait sktr 3 ato 4 hri book hotel 3 ato 4 hri aja menggunakan jasa Emirates,apa bsa dgn Visa On Arrival masuk kuwait?ohya,saya University Degree Holder...terima kasih banyak...saya tunggu jawaban Anda

    BalasHapus
  54. Tapi dalam tulisan dia atas Mas tulis pemegang GCC residency visa bisa ke negara2 GCC lain dgn visa on arrival dgn catatan bukan domestic worker...bukankah bahrain dan kuwait termasuk negara2 GCC? kenapa gak bisa mas?tolong penjelasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buktikan sendiri dan jangan cuma mendengarkan issue yang dihembuskan para domestic worker. Kalau anda yakin residency anda bukan domestic worker maka anda bisa on arrival ke semua negara GCC kecuali ke Saudi Arabia. Saya sudah terlalu sering membuktikan sendiri dan saya juga sudah terlalu sering dikunjungi teman teman dari Oman, Qatar, Bahrain, UAE. Masih kurang percaya, cek sendiri link Emirates pada bagian bawah tulisan ini.

      Hapus
    2. Saya bekerja di private sector mas,visa se level visa article 18 kalau di kuwait..saya bukan domestic worker...berarti saya bisa on arrival ke kuwait dari bahrain ya mas?terima kasih..

      Hapus
  55. Siang Pak Ardi,

    saya nita, mau numpang tanya.
    saya akan ke Qatar untuk bisnis dengan salah satu perusahaan yang ada di qatar, saya sudah mendapatkan undangan dari perusahan qatar. setelah bisnis saya selesai, saya akan melanjutkan perjalanan tetapi hanya wisata. bagaimana cara saya mengurus visa qatar nya? apakah bisa visa on arrival qatar? terima kasih untuk perhatian nya, salam :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Visa On Arrival hanya untuk tujuan wisata. Qatar tidak termasuk dalam list diatas dan lagipula anda pegang invitation letter jadi anda harus ke embassy Qatar untuk menjelaskan tujuan bisnis apa di qatar.

      Hapus
  56. hallo pak ardi. saya mau tanya!! saya ada rencana berlibur ke dubai akhir bulan ini. apakah perlu visa untuk ke dubai bagi WNI yang ingin berlibur ke dubai?
    syarat2 apa yang diperlukan untuk visa liburan ke dubai?
    trimaksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya perlu. Baca saja link Emirates pada bagian bawah tulisan diatas. Dan anda bisa langsung apply melalui Emirates apalagi kalau naik Emirates. Book ticket dan apply visa melalui emirates kalau lokasi anda jauh dari embassy UAE.

      Hapus
  57. hallo pak ardi.sy mau tanya.suami saya adalah warga negara nepal&sekarang sedang bekerja di malaysia.dan ada niat mau berkunjung ke indonesia,yg sy mau tanya bisakah paspor pekerja warga nepal dipakai untuk melancong ke indonesia?terima kasih,saya tunggu balasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masuk ke negara manapun harus pakai Visa, passport doang ya jelas nggak bisa. Urus visanya dulu.

      Hapus
    2. tetapi pasport yg suami saya pakai adalah pasport bekerja.bisakah dipakai untuk berkunjung?

      Hapus
    3. Passport dimanapun juga sama. Didalamnya ada visa kerja. Selama ada passport bisa kemana saja selama mau ngurus visa negara tujuan. Makanya urus visa masuk indonesia dulu. Belum pernah usaha ngurus visa udah nyerah. Usaha dulu baru mimpi...

      Hapus
    4. ok terima kasih atas infonya..........

      Hapus
  58. Assalamuaalaikum, selamat malam pak ardi. Pak saya mau backpackeran sama teman saya sktr 1,5 bln, rencananya ke arab saudi, mesir, n turki,,rencananya juga dari indonesia ke arab saudi naik pesawat, n kemudian perjalanan ke mesir n turki dg jalur darat. Pak saya minta saran tentang visa pak, soalny saya tidak pernah bikin visa, mohon bantuannya pa, terimakash bnyak.:-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rasanya sulit sekali kalau jalan darat karena untuk perjalanan dari Mesir menuju Turki anda harus melewati Jordan, Lebanon/Syria baru masuk Turki. Artinya harus punya Visa semua negara yang anda lewati.

      Hapus
  59. Assalammualaikum..pa....pd bln juli sy perpanjang visa utk stay 1 th dipakistan lalu pd bln agustus sy pulang ke indonesia..pd bln november ini sy mau kepakistan lg..apakah sy harus buat visa pakistan lg ?
    Re-entry visa sy berlaku sampai tg 16 juli 2014 dan sy istri pakistani

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau anda istri Pakistani berarti Visa anda adalah Family Visa, artinya anda bisa keluar masuk Pakistan kapanpun dan berkali kali. Anda tidak perlu khawatir ditolak masuk karena anda punya residency permit. Tetapi kalau Visa anda visa turis, silahkan marah ke suami anda, kenapa istri kok dianggap turis dan tidak diurus dengan benar Family Visa dan residency permitnya. Visa turis anda harus anda baca dengan benar, single entry atau multiple entry, kalau jawaban anda multiple entry, ketahui juga berapa hari maksimum staynya. Hitung sendiri, anda melanggar maksimum stay atau tidak.

      Hapus
  60. Assalammualaikum Pak Ardi,saya sekarang ada di turkey sedang berlibur dan saya mau langsung berkunjung ke Sharm El sheikh,Mesir yang mau saya tanyakan apakah saya membutuhkan turis visa ataukan bagaimana? karena saya membaca di blog anda bahwa pemegang passport indonesia mendapat lima belas hari entry visa,apakah itu benar? Saya mohon penjelasannya.
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hanya untuk PRT yg bekerja di GCC dan berangkat dengan majikannya. Bawa surat kontrak kerja dgn majikan anda dan passport. Hanya di airport terentu saja, pastikan pesawat turun dimana. Berangkat tidak dgn majikan nggak akan bisa.

      Hapus
    2. Terima kasih atas jawabannya,tetapi saya kesana sendiri untuk berlibur ke sharm el sheikh,dan pesawat saya lngsng tujuan ke sharm el sheikh,apakah saya masih memerlukan visa juga? Apakah saya perlu ke Egypt embassy yang berada di Turkey untuk mendapatkan tourist Visa ataukah bagaimana? Mohon Bantuan Penjelasannya. Terima Kasih saya tunggu balasannya

      Hapus
    3. Ya jelas anda harus ke Egypt embassy untuk ngurus Visa tourist. Kalau nekat mau terbang, paling banter sampai airport saja karena saat check in/ boarding anda akan diperiksa kelang kapan Visanya. Jadi nggak mungkin bisa terbang menuju share el sheikh

      Hapus
  61. Salam sir ... Saya Leny mau tanya saya mau visit vissa ke UAE tapi saya punya housemaid paspor cs dulu 7 month ago saya kena tipu wktu pembuatan paspor ... Apa saya masih tetap bisa pergi kesana dengan housemaid paspor ? Mohon di bbalas sir ... Best Regards

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua passport WNI sama dan fungsinya juga sama, warna nya hijau kecuali passport diplomatik berwarna biru. Nggak ada Istilah Maid Passport di negara kita. Mungkin yang anda maksud adalah adanya stamp PJTKI didalam passport anda karena anda pernah kerja di arab. Artinya anda nggak bisa masuk ke semua negara GCC sendiri tanpa didampingi majikan yang mempekerjaan anda

      Hapus
    2. ngga pa saya belum pernah kerja di luar negeri memang 7 bln lalu saya ikut process untuk kerja di sana dan semua proses di buat dari agency di jakarta .tapi agency saya meng cancel saya n otomatis boss saya juga .. Nah sekarang apa saya masih bisa pergi ke UAE dng paspor saya itu ?apa karena ada stampel PJTKI itu saya jdi g bisa pergi ke UAE pa Dan apa saya wajib mempunyai KTLN selama saya di UAE nanti ? ..

      Hapus
  62. Bisa. Urus visanya di embassy. Nggak bisa On Arrival. Atau melalui websitenya emirates. Stamp PJTKI bukan berarti nggak boleh masuk UAE, stamp ini hanyak dilihat kalau anda mengajukan VOA karena anda telah resident GCC. Hanya resident GCC yg boleh VOA, itupun bukan untuk maid.

    BalasHapus
  63. Pa masalah vissa rencana nya mau dikirim dari UAE .. Apa saya masih harus tetap ke embassy disini ??? Dan masalah VOA itu gmn maaf pa y saya belum mengerti tentang VOA cs baru kali ini saya dengar tntang VOA ... Pa mohon bantuan info ny y ... Thanx alots sir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dikirim dari UAE Artinya anda dipanggil saudara (CALLING VISA) atau perusahaan (business visa/panggilan kerja). Kalau tujuannya untuk tinggal di UAE maka hrs test kesehatan segala dan disahkan embassy. Tanyakan ke orang yg panggil anda. Kalau bukan saudara hati hati. Human trafficker...

      Hapus
  64. kebetulan masih saudara pa .. Aduh harus medical dulu ath ya , pa apa KTLN itu harus punya apabila seandaianya saya akan tinggal beberapa tahun disana ? n bagaimana cara pengajuan VOA itu pa ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Calling visa itu visa kunjungan keluarga. Berlaku 3 bulan saja. Tidak bisa dialihkan untuk visa kerja. Siap siap saja anda dope ajar dan dideportasi ke negara lain.

      Hapus
  65. hallo mbak mau numpang tanya ..apa benar sulit bagi WNA pakistan untuk berkunjung ke indonesia? misalkan nanti saya jadi sponsornya, syaratnya apa saja yg harus saya penuhi? khususnya berapa jumlah uang yang paling tidak ada direkening saya sebagai bukti bahwa saya akan membayar biaya hidupnya diindonesia. ? terimakasih

    BalasHapus
  66. Salam Kenal Dari saya Taufik,

    Saya mau bertanya,Di negara manakah yang banyak orang indonesian nya bekerja dan nyaman untuk bekerja khususnya di Middle East sector Migas.

    Trima kasih sebelumya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ardi Dan Bunda Susy28 Desember 2013 15.11
      Untuk migas, yang terbanyak di Qatar. Kota Abu Dhabi juga sedang tumbuh orang indonesianya. Kuwait dan oman juga lumayan banyak. Kalau anda senang seperti di jakarta, maka jangan pilih saudi. Di saudi, istri dan anak nggak boleh nyetit mobil dan juga tidak bisa leluasa jalan sendiri sepert di tanah air. Negara lain selain Saudi sama seperti jakarta, bebas dan aman.

      Hapus
  67. Dear mas,
    saya ada panggilan interview ke malaysia buat di tempatkan di abu dhabi kira2 apa y saran dari mas ardi?
    setelah interview biasanya apakah saya pulang dulu ke indonesia atau langsung bekerja ya mas dari malaysia?
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Interview saja, biasanya langsung dapat offer. Anda masih punya cukup waktu untuk berangkat kerja ke abu dhabi. Biasanya perlu waktu sekitar 3 bulan untuk pengurusan visa kerja dan perijinan untuk mempekerjakan tenaga kerja asing dari perusahaan di abu dhabi. Anda juga akan diberi instruksi untuk mulai test kesehatan di indonesia dan hal hal lain sehubungan dengan keberangkatan anda, tenang saja tunggu sampai tiket dan visa ditangan baru keluar dari tepat kerja sekarang.

      Hapus
  68. salam, pak ardi. saya org indonesia. tinggal di malaysia ikut suami. saya berencana umrah+lawatan ke Istanbul turki. jadi kalau menggunakan E-Visa itu boleh ya... kalau saya gk ada kad kredit... pakai kad kredit suami saya boleh kah urusannya... kalau mahu dapatkan Visa On Arrival lama gk prosesnya... Tq, Ratih Safitri (Malaysia) Email : RatihSafitri353@gmail.com)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baca dan coba sendiri, suruh suamimu mencoba pakai kartu kreditnya. Jangan anda yang sibuk tapi suami tidur, ikuti semua link ini http://ardisfamily.blogspot.com/2013/08/turki-setelah-voa-dan-evisa.html

      Hapus
  69. AssWrWb Apa kabar Pak Ardi? Semoga selalu sehat. Mohon maaf saya selalu baca blog Pak Ardi berulangkali soalnya sgt menarik.
    Pak Ardi Yth. Mohon sangat bantuan arahan Bapak yang sedetai-detailnya dari mulai bulan apa saya harus pergi, pesawat dll (itinerary). Tujuan negara Cairo, Turki dan marocco. Negara mana yang pertama saya singgahi, kedua dan terakhir. Mohon dengan sangat ya Pak. berikut usul u estimasi biaya tentunya saya mencari biaya yang budgetnya rendah (lowest cost flights). terus kalau ada pesawatnya yg bisa saya transit sekitar 1 atau 2 hari gratis. hehehe (mungkin ini konyol tp kalau udah rezeki dari Allah untuk saya smg alhamdulillah). Oh ia byk orang cerita urus visa cairo di jakarta ribed. kalau seperni ini Pak ardi kan banyak pengalaman kira2 dimana saya urus visa caironya ? dari turki or marocco? itinerarynya mohon dikirim via email : rtmcons@yahoo.com
    Mohon maaf direpotin. Terima kasih banyak atas kebaikan Pak. Ardi. Wass

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cairo Dan Marocco berada di Afrika dan Turki di Asia/Eropa. Marocco dan Turki bisa pakai VOA tapi saya sarankan untuk Turki ngurusnya pakai e-Visa saja. Link e-Visa Turki bisa dilihat pada tulisan diatas juga. Saya sarankan anda ke Turki, Mesir lalu Marocco atau sebaliknya.

      Selama persyaratan Visa anda lengkap ngurus Visa mesir mudah. Silahkan coba dan jangan mengatakan sulit kalau belum coba.

      Di Cairo, silahkan menginap di Wisma Nusantara atau wisma wisma lain yang dikelola oleh WNI di Mesir. Cari linknya di tulisan saya di category Mesir.

      Di Istanbul menginap di Sultan Ahmet, hotelnya kecil dan lokasinya ditengah obyek wisata cukup jalan kaki saja.

      Di Marocco anda akan dikota mana. Kalau mau keliling Marocco bagusnya pakai tour, mobil sendiri atau driver. Lokasi wisata menyebar cukup jauh.

      Hapus
  70. saya membaca semua dan jawaban, salut untuk pemilik blog ini yang sangat sabar untuk menjawab hampir semua pertanyaan. kadang ada agen menipu menawarkan pekerjaan, jadi kalo ada orang indonesia ditawari kerja di luar tapi mesti ngurus sendiri cukup curiga itu penipuan. semoga ketulusan hati menjawab pertanyaan yang masuk akan memudahkan segala urusan... saya sebagai blogger kadang tidak menjawab pertanyaan yang masuk... astaghfirullah...

    BalasHapus
  71. Salam kenal pak ardi sama bunda susy...
    Senang sekali bs ktm blog ini...helpful bgt ya krn kebetulan saya jg lg cari info ttg bahrain.
    Suami japanese ada tugas disana slm kirakira 4bln, saya indonesian tggl ditokyo
    dan rencana saya mau ikut kebahrain...
    yg mau saya tanya ni pak...saya mau pake evisa, dan pake pesawat yg transit dihongkong ma dubai, perlu visa ga ya di 2 airport trsbt, klo suami ga pake krn passportnya japan, nah saya passport indonesia??
    Trs klo dah di bahrain perpanjang visa kan 2mggu sekali ya pak, maximalnya bs brp kali perpanjangan visa disana??
    Begitulah pak uneg uneg saya, mohon infonya ditunggu sekali.
    Terima kasih sebelumnya...salam bwt kluarga^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hongkong nggak perlu visa. Dubai perlu visa kalau mau keluar airport, tapi mudah bisa diurus di airport atau diatas pesawat Emirates. Lihat web Emirates. Untuk Visa Bahrain ikuti link eVisa melalui category Libursn Bahrain. Anda bisa ke Dubai mondar mandir kalau visa expired, setahu saya nggak ada limit.

      Hapus
  72. Salam kenal pak Ardy,
    oktober nanti saya ke Sarajevo Bosnia Herzegovina melalui amsterdam, cuma saya mau nanya, apakah saya apply visa Schengen bisa juga untuk Bosnia. Saya sdh googling akan negara Schengen tsb, tetapi tetap tidak mengerti akan Bosnia memerlukan apply visa sendiri juga atau bagaimana? trus seandainya dibalik, bila saya urus visa Bosnia, apakah saya bisa masuk ke negara schengen? Trimakaish atas jawabannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bosnia bukan Schengen Countries. Jadi anda harus mengurus visa schengen untuk Netherland dan Bosnia. Anda perlu dua visa sendiri sendiri.

      Hapus
  73. Sore pk Ardi,,,
    Sneng bgt bsa bca artikel ini..

    Ada yg mau saya tanyakan,
    Saya punya paspor ,tp paspor tki krn dulunya saya krja sbgai tkw.dan exp msh lma,

    Krn saya ada rencana mau ke singapore, apkah saya hrs bkin paspor lg atau saya gunakan paspor lma sja.

    Mksh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa pula pasport TKi. Indonesia hanya mengenal passport diplomatic dan passport biasa berwarna hijau saja. Tapi karena agent Pengerah TKI mau hemat maka dibuatkan passport hijau 24 halaman. Fungsinya sama saja dgn yang 48 halaman yaitu sebagai identitas orang indonesia di luar negeri. Jadi, selama masa berlakunya lebih dari 6 bulan maka bisa dipakai kemana saja. Kalau ada embassy menolak membuatkan Visa, bukan berarti karena anda menggunakan passport 24 halaman, tapi disebabkan karena alasan lain. Dan anda bisa menanyakannya. Singapore nggak perlu Visa

      Hapus
  74. Slmat mlm pk Ardi,,

    Ada sdikit yg mau saya tanyakan,

    Untuk membuat pspor baru bisakah hanya dg menggunakan KK,KTP ,AKTA NIKAH.

    Saya prnh baca dinternet jg ktanya untuk Akta lahir,ijasah, akta nikah ckup diplih satunya aj.


    Mksh sblumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang itu syaratnya kalau mau ngurus sendiri. Kalau lewat calo bisa macam macam yang diminta sampai anda menyerah tidak bisa menunjukkan salah satunya. Si calo akan minta uang ke anda. Wah gimana nih, mau nggak saya bantu uruskan karena anda nggak bawa PBB, rekening listrik dan NPWP. Indonesia gitu lho, syarat yang sederhana dibikin rumit supaya anda mau keluar uang.

      Hapus
    2. Terimakasih bnyak ats pnjelasanya pk,,

      Hapus
  75. Fitriani Yulistira15 Juli 2014 06.11

    Assalamualaikum pak ... Saya berencana mau ke Durban Afrika Selatan bulan September 2014 .. apakah saya harus mengunakan visa on arrival apa visa apa ... saya cek di google kok ngak ada jawabannya .. bisa bantu saya pak .. mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cek sendiri melalui link emirates pada bagian bawah tulisan diatas. Anda akan tahu bisa tidak menggunakan VOA ke South Africa. dari tulisan diatas sebenarnya sudah jelas South Africa tidak termasuk negara yang bisa VOA bagi pemegang passport Indonesia.

      Hapus

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.