Tampilkan postingan dengan label Komunitas Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunitas Indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Desember 2014

Male Shopping - Apa Saja Yang Dibeli ?

December Sale
Nggak Beli Cuma Numpang Duduk Saja
Avenue Mall adalah sebuah Mall terbesar di Kuwait atau bahkan mungkin yang terbesar di Timur Tengah. Di Mall ini, sangat mudah sekali bertemu dengan orang orang Indonesia. Pada bulan Desember seperti saat ini orang orang Indonesia yang saya 'temukan' di Mall ini agak berbeda dari biasanya. Kali ini yang datang lebih banyak bapak bapaknya dan selalu berombongan. Tidak terlihat ada istri atau anak anak seperti biasanya. Kenapa ? Karena bulan Desember adalah hari libur anak sekolah (Winter Break) dan umumnya istri dan anak anak semua pulang ke Indonesia. Tinggallah para suami ini keleleran sendirian di Kuwait dan sering terlihat rame rame cari tontonan atau makan di restaurant bareng bareng.

Sedang Memata Matai Aktifitas
Bujang Lokal Saat Shopping Di Avenue Mall

Saya perhatikan, saya ikuti dan juga saya lihat aktifitasnya dari jauh di Avenue Mall ini. Ternyata cuma jalan jalan dan lewat saja didepan toko padahal bulan Desember seperti sekarang ini banyak sekali toko toko yang memberi discount 50 - 80 %. Entah karena malas desak desakan, kelewat pelit atau kelewat ngirit saya kurang tahu. Yang jelas, mereka berani tanya harga Ferrari meskipun tidak beli. Boro boro beli Ferrari, barang discount saja dilewati dan nggak ada yang mau nengok.


Boro Boro Beli Ferrari
Barang Discount 80 % Saja Nggak Mau Nengok

Kalau wanita, begitu terlihat ada toko yang memberi discount besar besaran, tentu nggak usah berpikir panjang akan langsung masuk toko, beli bahkan sampai kalap mborong barang apapun meskipun harus berdesak desakan. Nah, para "Bujang Lokal" ini yang dituju malah toko yang nggak ada discount sama sekali dan paling sepi. Jadinya, yang terbeli cuma alat pijat merk OTO saja. Emangnya selama ini istrinya disuruh mijetin terus ? Lha kok ditinggal pulang ke Indonesia sebentar saja yang dicari sandaran kursi untuk pijat.


Kursi Pijat
Nggak Ada Discount Dibeli Juga

Lebih aneh lagi, tiba tiba mereka belok masuk ke toko kosmetik MAC. Sejak kapan bapak bapak pakai bedak dan lipstick ?. Atau jangan jangan karena mau iseng dengan pelayannya yang cantik cantik dan genit ?. Ternyata tidak. Beberapa menit yang lalu salah satu telpon seluler bapak bapak tersebut berdering. Si istri dari Indonesia bersabda : "Mas, daripada kluyuran nggak jelas, belikan aku bedak, foundation dan lipstick MAC". Anehnya, begitu mendengar ada permintaan untuk belanja kosmetik, langsung wajah bapak bapak bujang lokal tersebut berbinar binar ceria. Barangkali dalam hatinya. "Kapan lagi bisa ngobrol dengan Sales Promotion Girl yang cantik ?". Mungkin inilah yang namanya salah order.

Ceria Dapat Order Beli Kosmetik
Kesempatan Ngobrol Dengan Karyawati MAC
Sampai Melet Melet

Belanja Bedak, Foundation Dan Lipstick
Di MAC 

Baca Juga :

Selasa, 08 Juli 2014

Bulan Puasa Ala Batman Di Kuwait

Nonton World Cup Di Kuwait
Sambil Nunggu Sahur


Penuh Sesak Nonton
World Cup
Memang enak sekali di Indonesia, sepanjang tahun siang dan malam selalu sama. Jadi kalau memasuki bulan puasa serasa sudah hapal di luar kepala, sahur sekitar jam 3 pagi dan mulai tidak boleh makan dan minum mulai sekitar jam 04:20an pagi. Sore hari bisa jalan jalan mencari hidangan buka puasa dimana saja. Sambil ngantri beli makanan bisa ngobrol dengan tetangga atau siapa saja yang kebetulan sedang ngantri. Adzan Maghrib saat buka puasa setiap tahunnya juga tidak pernah berubah. Paling banter beda 5 sampai 10 menit dibanding tahun tahun sebelumnya.


Melek Sampai Sahur Diskusi Hangat
Tentang Capres, World Cup Dan Traweh


Pendukung Jokowi
Vs Prabowo
Di Kuwait, waktu Subuh dan Maghrib tidak selalu sama setiap tahunnya tergantung bulan apa. Perbedaan waktu sholat bisa bergeser sekitar 3-4 jam terutama saat Musim Dingin dan Musim Panas. Saat Musim Dingin, jam 6 pagi terkadang masih gelap gulita. Nah sekarang ini bulan Ramadhan bertepatan dengan bulan July, saat Musim Panas di Kuwait. Sekitar Jam 3 pagi sudah terdengar Adzan Subuh. Waktu berbuka puasa sekitar jam 19:00an, artinya waktu puasa saat musim panas di Kuwait jauh lebih panjang dibanding dengan di Indonesia. 



Buka Puasa !!!
Lokasi Pasar Ikan Al Kout Fahaheel

Sahoor Sahoor
Pada saat pertama kali saya di Kuwait, memang saya sempat kaget. Heran karena kehidupan di Kuwait baru dimulai tengah malam. Sudah jadi hal yang umum di Kuwait kalau malam hari pada melek semua dan mulai tidur setelah sholat subuh. Bangun lagi menjelang Maghrib, orang Arab memang terbiasa 'molor' kalau siang hari dan melek malam hari. Lama lama kita bisa juga mengikuti pola hidup penduduk lokal. Kebetulan saat ini sedang ada World Cup, ada juga PILPRES sehingga tidak ada habis habisnya mengisi waktu malam hari. Mulai Traweh, Nonton Bola, Ngotot ngototan mendukung Capres Prabowo Vs Jokowi sampai keliling apartment kawan cari undangan sahur, siapa tahu diundang sahur.

Bangun Bangun !!!!
Sudah Jam 1 Siang Belum Bangun Juga, Halooo !!!

Makin Malam Makin Ramai
Sekaligus Sahur
Apa nggak sekolah atau kerja ?. Saat musim panas, semua sekolah libur sampai 3 bulan. Jam kerja kantor juga berubah. Yang biasanya masuk kerja jam 7 pagi, saat bulan Ramadhan jam kerja dimulai jam 09:00 pagi dan ada beberapa kantor yang baru mulai lebih siang lagi. Pulang kerja tetap sama jam 15:00. Artinya, jam kerja dapat discount 2 jam menjadi hanya 6 jam saja. Mall  dan toko sepi dan terasa ogah ogahan saat siang hari. Tetapi mulai ramai kembali setelah  jam 10 malam. Restaurant banyak yang baru tutup saat adzam subuh berkumandang. Yah, beginilah gaya hidup Batman saat bulan Ramadhan di Kuwait, siang tidur, malam melek.

Kucingpun Ikut Tidur Karena Puasa
Nggak Ada Yang Ngasih Makan Karena Semua Tidur

Ngantuk Berat Sudah Jam 13:00 Siang

Sabtu, 05 April 2014

Suasana Pemilu Di Kuwait

Lihat Nih, Belum Ada Lubangnya Kan ?
Saksi Manggut Manggut
Silahkan Masuk Bilik Bu

Pagi Pagi Semua Petugas Pemilu 
Diambil Sumpah Dulu
Sebelum Menjalankan Tugas
Untuk kedua kalinya saya mengikuti pesta demokrasi, Pemilu atau nyoblos di luar negeri. Yang pertama saya ikut nyoblos di KBRI Moscow, Russia sekitar lima tahun lalu, tepatnya 9 April 2009. Dan yang terakhir, tanggal 4 April 2014 di KBRI Kuwait, sekitar lima hari lebih awal dibanding hari pencoblosan di tanah air. Baca : Pemilu - Nyoblos Di Moscow. Ada suasana yang berbeda saya rasakan antara KBRI Moscow dan KBRI Kuwait, baik saat mulai persiapan Pemilu sampai pelaksanaan Pemilu tanggal 4 Apr 2014 kemarin.



Kayak Pejabat Nggak ?
Biasanya Gayanya Begini Kan ?

Dubes Indonesia Di Wawancara
Media Lokal
Perbedaan yang nyata, di Kuwait jumlah warga negara Indonesia sangat banyak sekali dibanding Moscow. Sehingga sejak pagi jam 08:00 saat Pemilu resmi dibuka, suasana depan dan belakang KBRI Kuwait sangat ramai sekali. Yang bikin ramai sebenarnya adalah adanya Bazaar makanan diruang samping. Tempat ini jauh lebih ramai dibanding TPS karena rupanya memilih dan nyoblos caleg yang bersih dan amanah ternyata cukup berat dan bisa bikin lapar juga.


Nunggu Dipanggil Nyoblos

Warga Indonesia Ngantri
Didepan KBRI Kuwait
Silahkan melihat photo photo dibawah tentang suasana Pemilu di KBRI Kuwait ini. Saya tidak akan tuliskan informasi apapun tentang pemilu di Kuwait ini secara detail karena bukan kapasitas saya lagi untuk menulis secara tepat dan akurat. Pokoknya yang saya ketahui jumlah warga negara Indonesia di Kuwait yang berpartisipasi ikut nyoblos hanya sekitar 1346 orang saja, atau 10.6 % saja dari seluruh warga  yang terdaftar sebagai pemilih di Kuwait. Luar biasa, Golput ternyata menang telak di Kuwait, 89,4 % tidak hadir sampai detik terakhir pemungutan suara !!!, Penghitungan suara yang sebenarnya baru akan dilaksanakan tanggal 9 Apr nanti. Kita tunggu saja.




Seminggu Sebelum Hari H
Melipat Kertas Suara

Baca Juga :


Bazaar Di KBRI Kuwait
Saat Pemilu 4 Apr 14


Makan Sate Setelah Nyoblos
Tengok Nih Tinta Di Jari

Sabtu, 22 Maret 2014

Kampanye Pemilu Di Kuwait

Personil Egaila Music Studio (EMS Band) Kuwait
Semua Hijau Karena Sedang Ditanggap PKB

Simpatisan Dan Kader PKB
Di Kuwait
Saat ini di Indenesia sedang gegap gempita Pesta Demokrasi, dimana partai partai dan para politisi sedang sibuk sibuknya kampanye partai politik. Bagaimana suasana di Kuwait ? Sama saja, di Kuwait juga ada kampanye parpol. Bedanya, di Kuwait tidak mengikuti aturan kampanye seperti ditanah air. Tiga atau empat bulan yang lalu kampanye sudah dimulai meskipun tidak secara gamblang mengakui sebagai kampanye. Jauh hari sebalum hari dimulainya kampanye resmi sudah beredar aktifitas aktifitas yang berbau kampanye seperti jajak pendapat, bagi bagi ballpoint, stiker, kaos dan pertemuan pertemuan pengajian atau sekedar kumpul kumpul  semakin intens. Mailinglist atau group diskusi juga diselipi kampanye kampanye partai, mulai hasil survey partai terkorup sampai partai, partai terbersih dan juga Pro Kontra Jokowi.


Egaila Music Studio (EMS) Band

Bunda Susy Dan EMS Band
Di Kuwait hanya ada dua perwakilan partai saja yaitu PKS dan PKB. Karena penduduk Indonesia di Kuwait jumlahnya tidak banyak, maka kalau ada kampanye yang hadir orangnya yang itu itu juga. Kampanye diadakan setiap akhir pekan saja , kalau nggak hari Jumat atau Sabtu karena hari biasa semua pada kerja. Kalau hadir di kampanye PKS pakai kaos dan atribut PKS tetapi kalau giliran PKB yang kampanye kaos dan atribut jadi hijau semua. Nanti kalau nyoblos pilihnya PDIP, kenapa ? Karena tiga atau empat bulan lalu PKS berinisiatif mengadakan survey, gegap gempita di facebook agar semua warga Indonesia untuk berpartisipasi mengisi survey. Meskipun survey sudah ditutup, tidak terdengar sama sekali pengumuman hasil surveynya. Gimana mau mengumumkan hasil surveynya, ternyata mayoritas memilih PDIP. Kalau ditanya siapa yang mengadakan survey, pasti pada  ngeles semua dan saya bisa menduga jawabannya 'tidak ada sangkut pautnya dengan PKS' meskipun pelakunya orang PKS.

Meskipun Beda Partai
Tapi Tetap Rukun Dan Selalu Bersama

Panwaslu Sayang
Kaosnya Nggak Dibagi
Kuwait memang kecil, kentut saja bisa terdengar dari jauh. Saya tidak berpolitik sama sekali. Saya hanya suka kaos dan souvenir partai saja seperti kawan kawan yang lainnya. Dan saya juga suka makan. Ini di Kuwait, makanan Indonesia sangat langka dan mahal. Hanya saat kampanye partai seperti inilah saya bisa ketemu Onde Onde, Bakso Mas Karjan, Tahu Sumedang dan berbagai macam masakan Indonesia lainnya. Jadi jangan heran melihat kemeriahan kampanye parpol di Kuwait, semua warga Indonesia di Kuwait mendadak jadi Jurkam (Juru Kampanye). Tapi ya itu, karena ngertinya cuma partai nomor 2 dan 3 saja, maka kalau saling bertemu salamnya kalau tidak mengacungkan 2 jari ya 3 jari. Coba tanyakan, partai nomor 5 apa, nomor 7 apa, pasti jawabnya geleng geleng kepala semua.


Vocalist EMS Band
Ami Salmiya - Bu Lawyer Pinter Nyanyi


NOTE :
Cukup Tunjukkan Dua Jari
Bebas Makan Sekenyangnya
Photo photo diambil dari Pesta Demokrasi PKB yang bertajuk 'Indonesia Culture And Public Day' di Qadsiya Stadium, Basket Ball Hall - Hawally tanggal 21 Mar 2014.


Baca Juga :




Panwaslu Harus Netral
Tanpa Dua Jari Boleh Makan Kenyang

Dangdut Ria Kampanye PKB
Minggu Depan Ganti Atribut PKS

Kamis, 16 Januari 2014

Nonton Liga Indonesia Dan Bayern Muenchen Di Arab

Photo Dulu Sebelum Sarapan

Spanduk Liga Sepak Bola
Indonesia Di Kuwait
Nonton sepak bola di Kuwait memang sangat seru. Saat musim dingin seperti sekarang ini memang aktifitas luar ruangan semakin semarak. Contohnya  acara tahunan Liga Sepak Bola Indonesia di Kuwait. Saat belum ada satupun pemain bola yang datang, penonton sudah penuh sesak ngantri makan. Ajang Liga Sepak Bola Indonesia memang sangat menarik dan lain daripada yang lain karena anda bisa beli dan makan lontong sayur, gudeg dan berbagai masakan khas Indonesia dipinggir lapangan. Banyak ibu ibu yang memanfaatkan untuk berdagang saat ada acara semacam ini. Di Liga Sepak Bola inilah kita bisa  menonton pemain sepak bola yang kekenyangan.

Nonton Bola Atau Cari Sarapan ?
Yang Penting Ngantri Sarapan

Bawa Karpet Dan Tikar Buat Lesehan
Berapa Score ? Lho Kok Udah Bubar ?

Penonton Kuwait SC
Lawan Bayern Muenchen
Nonton bersama sepakbola di dalam ruangan juga tidak kalah menariknya. Sulit sekali membedakan apakah kita sedang nonton bola atau sedang pengajian. Silahkan baca : Nonton Bersama Sepak Bola Di Kuwait. Kalau ada pertandingan Piala Dunia atau Piala Eropa juga nggak kalah sibuknya mempersiapkan segala sesuatunya, mulai cari pinjaman TV besar sampai pembagian tugas siapa yang harus pesen lemper. Baca : Nonton Bersama World Cup



Stadion Kaifan - Dekat KBRI


Score Board Dimatikan
Mulai Score 0 - 2
Di stadion Kaifan juga sedang ada pertandingan akbar antara Kuwait SC dan Bayern Muenchen. Saya beli tiket Kelas Kambing, yang termurah seharga KD 5 dan dapat tempat duduk di tribune belakang gawang. Begitu duduk, langsung terdengar suara gemuruh stadion yang lain daripada yang lain, yaitu suara rebana yang ditabuh supporter Kuwait. Bukan suara genderang atau drum seperti yang sering kita dengar, tapi rasanya sedang menyaksikan konser musik irama Gambus atau kalau di Gresik namanya kesenian Hadrah. Tentu dengan teriakan teriakan penyemangat dalam bahasa Arab yang menurut saya nggak ada bedanya dengan orang yang sedang Shalawat atau dzikir.

Score Board Hidup Lagi Satu Menit
Saat Score 5 - 0

Bonek Pendukung Bayern Muenchen

BONEK
Babak pertama cukup seimbang karena pemain inti Bayern Muenchen belum turun.Tetapi begitu satu persatu pemain inti turun ke lapangan, permainan jadi seperempat lapangan saja. Saat kedudukan 0 - 2 untuk Bayern Muenchen, mendadak Score Board TV langsung dimatikan. Semakin banyak kebobolan, score board semakin nggak hidup hidup. Sempat hidup sebentar, tapi terlambat kedudukan sudah 0 - 5 untuk Bayern Muenchen setelah itu dimatikan kembali. Sampai bubaran, score board tetap saja mati dan kedudukan berakhir dengan 0 - 8 untuk Bayern Muenchen. Nggak ada berita besar di koran, cukup seuplik saja disudut bawah halaman olah raga. Tidak ada juga siaran ulang di TV, padahal acara olah raga besar seperti ini biasanya selalu disiarkan TV. Hilang sudah kesempatan  tertangkap camera dan masuk TV Kuwait seperti tahun tahun lalu. Ini hanya gara gara kesebelasan Kuwait kalah telak 0 - 8.

Pulang Nonton Bola
Brrr, Dingin Sekali - 8 C Jam 21:00

Baca Juga :

Minggu, 21 April 2013

Cerita Sukses Pelanggan Harmonis

Penjahit Harmonis Duri
Pelanggannya Ada Di Houston, Calgary, Doha, Muscat,
Kuwait City, Perth, Brisbane, Aberdeen, Dhahran Dll

Saat Pertama Kali Datang  Ke
Kuwait Dengan Baju Dan
Celana Biru Harmonis
Banyak orang yang tidak tahu apa yang dimaksud dengan Harmonis dalam judul tulisan ini.  Harmonis adalah nama sebuah penjahit yang terletak disebuah kota kecil Duri, Riau. Tepatnya sekitar 3 jam perjalanan dari Pekanbaru. Lokasinya hanya beberapa puluh meter saja dari Pasar Mandau, ditengah kota. Tentu saja suasana disekitarnya sangat hiruk pikuk dengan teriakan tukang oplet atau pedagang sayuran yang melakukan kegiatan bongkar muat didepannya.




Diversifikasi - Penjahit Sekaligus Yang
Sedang Ngetrend Saat Ini - Jual HP

Perjalanan Dinas
Disambut Staff Khusus
Baju Dan Celana Biru
Harmonis Kebanggaan
Tidak akan ada yang mengira sama sekali, ternyata banyak pelanggan tukang jahit dikota kecil tersebut yang sangat sukses dan telah melanglang buana kesegala penjuru dunia. Ada yang di Houston-USA, Aberdeen-UK, Calgary-Canada, Ahmadi-Kuwait, Doha-Qatar, Abu Dhabi-UAE, Dhahran-Saudi Arabia, Muscat-Oman, Kuala Lumpur-Malaysia, Brisbane-Australia, Miri-Brunei, Stavenger-Norway dan lain sebagainya. Saking banyaknya pelanggan Harmonis yang berkiprah international, bisa dikatakan ke negara manapun saya bepergian, selalu saja ketemu pelanggan Harmonis. Perkiraan saya, ada ratusan Pelanggan Harmonis Taylor Duri yang bertebaran disegala penjuru dunia. Entah berapa orang tepatnya, yang jelas baju dan celana biru buatan Penjahit Harmonis tetap bisa dibanggakan kekuatannya. Tak lekang karena cuaca dan umur.


Edi Rahmat - Diantara Kawan Sesama Pelanggan Harmonis
Sebelum Go International Ke Kuwait
Siapa Sangka Hanya 3 Tahun Di Kuwait Bisa Melejit Keatas

Kota Duri - Tak Disangka
Banyak Yang Sukses Di Kancah
International
Tulisan ini semula saya persiapkan untuk menceritakan profil orang orang Indonesia yang telah sukses di Kuwait. Tidak ada sedikitpun niat untuk menceritakan penjahit Harmonis. Tapi saat wawancara sedang berlangsung, alur cerita berubah saat Bpk Edi Rahmat, ketua IATMI Kuwait yang saya wawancara ternyata tidak menghendaki ada photo pejabat tinggi Kuwait yang ditampilkan, karena beliau berpendapat 'Harus Ada Ijin' untuk menampilkan wajah seorang pejabat tinggi sekelas menteri.



Warga Duri - Potential  Akan
Go International
Photo : Unknown-Internet
Saya : "Hallo, Pak Edi, Saya  ingin minta waktu sebentar untuk wawancara"
Ketua IATMI Kuwait : "Wawancara apa ?"
Saya : "Tentang orang orang Indonesia yang sukses di Kuwait. Bapak salah satu yang kami anggap sukses karena sering tertangkap photo/TV dengan pejabat tinggi Kuwait"
Ketua IATMI Kuwait : "Ah aneh aneh saja mbak Susy ini"
Saya : "Bener pak, siapapun tahu bapak dekat sekali dengan banyak pejabat tinggi Kuwait, bapak sering terlihat  bersama. Nggak banyak lho orang Indonesia yang bisa begitu akrab dengan mereka".
Ketua IATMI Kuwait : " Ah, Kebetulan saja karena pekerjaan saya berurusan dengan Ministry"


Bersama Porsche Cayenne Terbaru
Dan Baju Biru Harmonis
Siap Keliling Kota


Motto Bpk Edi Rahmat
Sejak Di Kuwait
Setelah itu wawancara bisa lancar dimulai. Tetapi sebelum telpon ditutup ada pesan khusus yang disampaikan ke saya.
Ketua IATMI Kuwait : "Mbak, photo photo dengan pak menteri jangan ditampilkan ya"
Saya : "Lho, Kenapa ?, gimana bisa meyakinkan pembaca kalau tidak disertai photo ?"
Ketua IATMI Kuwait : "Pokoknya jangan, saya khawatir beliau marah ke saya karena mempublish photo tanpa ijin"



Tempat Duduk Didepan Ruko Harmonis Taylor
Buat 'Makan Angin' Para Pelanggan


Nah karena ada sensor ketat, maka jadinya yang terlihat hanya baju dan celana Biru buatan Penjahit Harmonis Duri. Inilah satu satunya photo yang laik tayang dalam blog ini. Photo lainnya cukup banyak, tetapi kalau terlalu banyak disensor hanya akan kelihatan sepatu atau sandalnya doang.


Begini Jadinya Kalau Photo Disensor
Seragam Biru Harmonis Tak Pernah Ketinggalan
Siapa Bisa Percaya Dua Orang Dikiri Dan Kanan
Adalah Pejabat Tinggi Kuwait

Baca Juga :