Sabtu, 07 Juli 2018

VOA Mabuk Zhuliany Airport Ukraina

Zhulainy International Airport, Kiev Ukraina
Merupakan Bandara Kedua Ibukota Kiev
Namanya Kyiv International Airport, sering juga disebut Zhuliany International Airport. Sebelum saya datang dan melihat sendiri airport ini, bayangan saya adalah sebuah airport yang megah dan modern. Yah, Eropa gitu lho, berita berita di Indonesia kalau tentang Eropa kayaknya kok hebat hebat semua. 

Terminal Keberangkatan Sangat Ramai Dan Harus
Duduk Dan Berdiri Berdesak Desakan
Tanggal 22 Mar 2018 yang lalu nama bandara ini diubah menjadi Igor Sikorsky International Airport agar lebih 'ngrejekeni' atau bisa lebih membawa keberuntungan. Kemudahan eVisa dan Visa On Arrival juga diberikan kepada banyak negara termasuk Indonesia dengan tujuan untuk mendongkrak pariwisata. Kemungkinan kedatangan saya ke Ukraina melalui bandara ini termasuk 'Orang Indonesia Pertama' yang memakai VOA.

Terminal Keberangkatan Sangat Kecil
Kira Kira Ruwetnya Setara Bandara Adi Sucipto Yogyakarta
Sepintas, Bandara Zhuliany ini rame dan cenderung 'kemruyuk'. Ruwetnya sangat mirip dengan Bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Panjang runwaynya hanya 2300 meter (Adi Sucipto 2200 meter). Jumlah penumpangnya per tahun hanya 1,851,700 (Adi Sucipto jauh lebih banyak 8,634,369 penumpang per tahun). Saya bisa memaklumi kalau Bandara Adi Sucipto sangat  tidak nyaman buat penumpang karena jumlah penumpang sangat banyak. Lha kalau Zhuliany ini penumpangnya sedikit tapi kenapa terlihat begitu 'kemruyuk', ruwet dan tidak tertib ?

Ada Sekitar 3 Restaurant Didalam
Terminal Keberangkatan
Jawabnya : "Embuh", tapi saya bisa menceritakan sedikit pengalaman saya di Terminal Kedatangan. Saat saya datang beberapa minggu lalu, ada sekitar 20 penumpang yang mau mengurus Visa On Arrival di bandara. Loket VOA kosong, ternyata petugasnya sedang duduk dipojokan sendirian sambil main HP. Kalau nggak didatangi rame rame penumpang barangkali sampai kapanpun tetap diam saja duduk ditempatnya. Saat berjalan menuju loket VOA, si kakek berjalan sedikit tertatih tatih agak sempoyongan. Semua penumpang sepertinya maklum karena sudah tua.

Gate Boarding Terbuat Dari Besi
Mirip Lemari Besi Atau Lemari Dokumen Anti Maling
Si Pak Tua ini tidak menyuruh kita ngantri tetapi cuma mengumpulkan semua form yang telah kita download dan isi sebelum berangkat. Persyaratan VOA seperti bukti booking hotel, tiket pesawat pp, travel insurance semua debendel dan ditumpuk dimeja VOA tanpa diperiksa terlebih dulu. Setelah itu Si Pak Tua ini masuk ke ruangan kecil dan ngetik ke computernya hampir 30 menit. Sempat heran saya, yang diketik apa kalau semua dokumen masih berada di meja luar. Hampir satu jam berlalu, penumpang mulai resah dan antrian mulai bubar. Masing masing mencari tempat duduk sendiri sendiri.

Duty Free Juga Ada Sekitar 3 Toko Saja
Dua jam berlalu belum ada satupun yang terlayani. Kalau ditanya kenapa kok nggak segera di 'stamp' dan issued VOAnya padahal semua syarat lengkap ?. Jawabnya 'Zero' sambil lewat begitu saja. Setelah kecuat kecuit dengan penumpang lain, saya baru tahu maksudnya. Semua proses harus dimulai dari nol kembali. Form yang telah didownload dan diisi oleh penumpang di negara masing masing harus diketik ulang ke komputer satu persatu.

Suasana Kedatangan Masih Tertib Saat Baru Turun Pesawat
Antrian Yang Mengurus VOA Tidak Banyak
Tiga Jam baru ada penumpang dari UAE yang berhasil mendapatkan VOAnya. Itupun dia harus masuk ke ruang kerja kecilnya dan 'diwawancara' didalam. Saya tidak tahu sama sekali, wawancara apa yang terjadi didalam. Yang saya ketahui, begitu keluar dari dalam ruang kerjanya, penumpang UAE tersebut langsung membuka computer di meja luar sendiri dan saling photo berganti gantian. Rupanya, orang UAE tersebut diberi password untuk bisa mengambil photo sendiri. Rrruar Biasaaa...

Pak Tua Ini Satu Satunya Petugas Yang Melayani
Visa On Arrival
Kebetulan saya berempat yang paling terakhir. Total 7 Jam baru berhasil mendapatkan stempel VOA. Pesawat landing jam 1 siang, baru keluar bandara jam 08 malam. Untungnya jam 8 malam suasana masih terang benderang. Matahari benar benar tenggelam sekitar jam 10 malam. Karena saya yang paling terakhir maka saya jadi tahu apa yang terjadi saat 'wawancara' di ruang kerja. Beberapa penumpang Arab yang selesai paling awal ternyata 'nyogok' duit biar diproses lebih dulu. Itulah sebabnya mereka diberi password dan bisa saling photo menggunakan fasilitas bandara.

Harus Berdiri Ngantri Sambil
Menggerutu Karena Kerjanya Lamban

Saat VOA saya diproses, saya juga bisa mencium bau alkohol keluar dari mulut Pak Tua. Itulah sebabnya kenapa kalau jalan agak tertatih tatih dan selalu pegangan tembok atau meja. Rupanya, satu jam pertama berada di ruang kerjanya hanya umtuk recovery supaya tidak terlihat sedang mabuk. Sempat saya menduga pak tua tersebut menderita Parkinson karena ngetiknya sangat lamban, gemetar dan sebentar sebentar istirahat, berdiri, menguap. Ternyata sedang berjuang  keras agar tetap sadar dan bisa melayani sebaik mungkin. 

Pak Tua, Perjuanganmu 7 jam untuk melayani memang sangat luar biasa dan akan selalu kukenang.

Pak Tua Ini Bisa Kerja Meskipun Mabuk
Rrruarrr Biasah

Nggak Ada Antrian Lagi
Siapa Yang Paling Dekat Yang Dilayani


Penumpang Arab Saling Memberi Tahu Agar
Nyogok Duit Saja Biar Cepat Di Ruang Kecil Ini
Pantas Pada Masuk Ke Dalam Dan Ngetik Sendiri

Bisa Photo Dan Ngetik Isian Form Sendiri Untuk
Melengkapi Dokumen VOA
Password Diberi Setelah Nyogok

Setelah 7 Jam Baru Beres Semua VOA Issued
Airport Sudah Tutup Nggak Ada Pesawat Turun Lagi
Asyik, Bisa stempel passport sendiri


Nyampai Hotel Di Downtown Kiev SudahJam 09:00 Malam.
Matahari Benar Benar Tenggelam Jam 10:00

Baca Juga :


Blogger Tricks

Sabtu, 30 Juni 2018

Cebong VS Kampret Di Car Free Day Kiev Ukraina

Maidan Nezalezhnosti (Independence Square)
Kiev Saat Car Free Day

Saya terkejut berkali kali saat mengunjungi Ukraina. Negara ini banyak miripnya dengan Indonesia meskipun semua penduduknya kebanyakan 'Bule'. Keterkejutan yang pertama sudah pernah saya tulis sebelumnya dalam cerita  Mobil Indonesia Mudik Lebaran Di Ukraina.  Terkejut yang kedua saat mengetahui penduduk Ukraina suka memakai 'Baju Koko'. Nanti akan saya ceritakan lebih detil tentang 'Baju Koko' Ukraina ini pada tulisan berikutnya. 

Khreschatyk Street Ditutup
Bedanya Dengan Jakarta, Car Free Day Di Kiev
Mulai Ramai Jam 3 Sore Sampai Malam

Tapi yang paling mengejutkan adalah yang ketiga. Ternyata walikota dan warga ibukota Kiev suka mengadakan
Car Free Day, Saya kira cuma mantan Gubernur DKI Ahok saja yang punya ide  atau gagasan membikin acara Car Free Day. Acara mirip dengan di Jakarta ini diadakan disepanjang Khreschatyk Street mulai dari alun alun Nezaleshnozty (Independence Square) sampai ujung yang katanya panjangnya sekitar 3 - 5 Km. Cuma, di kota Kiev ini jalan mulai ditutup sekitar jam 2 siang sampai tengah malam dan hanya akhir pekan Sabtu dan Minggu saja.

Aktifitas Warga Macam Macam Ada Yang
Cuma Nampang Doang Dan Buka Lapak Dagangan


Tapi entahlah, siapa yang duluan mengadakan acara Car Free Day tersebut, yang penting warganya bahagia. Yang mengijinkan untuk menutup jalan protokol Khreschatyk Street adalah mantan petinju Kelas Berat juara Olimpiade, WBO, WBA  dan WBC terkenal bernama Vitali Klitscho. Sekarang beliau sudah pensiun dari dunia Tinju dan terpilih menjadi Walikota Kiev sejak 2014 setelah sebelumnya memilih jalan hidupnya menjadi seorang politisi.


Politisi Ukraina Yang Ditahan
Kalau Di Indonesia Artinya
'Bebaskan Setnov (Setya Novanto)'

Sama juga dengan acara Car Free Day di Jakarta, polisi selain sibuk menutup jalan, juga sibuk mengawasi dan melarang orasi politik atau membawa atribut politik yang mengganggu ketentraman. Ukraina memang warganya saat ini sedang semangat semangatnya berpolitik dan berdemokrasi seperti halnya yang terjadi di Indonesia. Bisa dimaklumi, karena negara ini termasuk 'baru' saja berdemokrasi setelah merdeka dari Russia.



Pasang Pesan Politik Di Car Free Day
Kiev
Secara umum kelakuan berorasi politik sama saja dengan di Indonesia. Isinya cuma teriak teriak sambil bersandiwara untuk menarik perhatian orang lewat. Sekali kali muncul ketidak sukaannya terhadap presiden Petro Poroschenko dengan alasan mengkhianati rakyat, menangkapi tokoh tokoh politik dan menyerahkan ke musuh bebuyutan Russia.  

'Nggak mungkin tokoh politik Ukraina bisa ditangkap dan dipenjara di Russia kalau nggak dibantu oleh rezim yang sekarang', kata Elena pedagang Souvenir didepan panggung orasi. Mungkin dia Kampreter pendukung #2019_Ganti_Poroschenko.

Setnov Ukraine Dan Kawan Kawan
Yang Ditahan Di Penjara Russia
Banyak Nama Nama Islam, Mungkin Dari
'Partai Keadilan Sejahtera'nya Ukraina

Nggak Kurang Akal,
Ngadain Orasi Dan Bawa Atribut Politik Dijalan
Dilarang, Akhirnya Dipajang Di Toko

Kampreter Sedang Bersandiwara Mengkritik Pemerintah

Cebonger Ini Lebih Cuek Lagi
Sedang Asyik Melukis Wajah


Demam Piala Dunia Juga Terjadi
Di  Car Free Day Kiev

Cewek ABG Cantik Ini Sedang
Nampang Cari Perhatian
Barang Apapun Disewakan, Dijual Dan
Dipamerkan

Lionel Messi Kiev
Pokoknya Semua Demam World Cup

Ada Yang  Main Akrobat Dan Sulap

Ada Warga Kiev Yang Unjuk Keahlian Menari
Tari Tarian Dan Budaya India
Baca Juga :


Sabtu, 23 Juni 2018

Pembajak Dari Lviv Ukraine

Tokonya Kecil Namanya Kovalnja
Lokasi di Downtown Kota Lviv
Perjalanan saya pulang dari Ukraina ke Kuwait cukup menjengkelkan. Di Kiev Airport, koper cabin saya digeledah dengan diteliti dan juga diinterogasi dengan berbagai macam pertanyaan. Waktu transit di Dubai juga sama saja, saya dipisahkan dari penumpang lain dan diperiksa komplit oleh beberapa petugas bandara. Hampir saja saya ketinggalan pesawat menuju Kuwait karena pemeriksaan sangat lama.

Alat Alat Pertukangan Sampai Onderdil
Mobil Semua Terbuat Dari Chocolate Dengan Tingkat Kemiripan 99 %

Sialnya lagi di Kuwait juga digeledah dan ditanya macam macam begitu koper cabin saya melewati alat scan barang bawaan cabin. Tetapi dari 3 kejadian di bandara Kiev, Dubai dan Kuwait ini saya bisa mendapatkan hikmah yang cukup bermanfaat buat anda semua. Semoga, kejadian yang saya alami ini cukup saya yang mengalami dan tidak terjadi pada anda. 

Tinggal Pilih, Mau Beli Pisau Belati, Pistol
Senjata Serbu AK-47 Sampai Alat Pertukangan Semua Ada

Saran saya, jangan sekali kali membeli oleh oleh Chocolate khas dari kota Lviv, Ukraina untuk dibawa pulang ke Indonesia. Bentuknya sangat mirip dengan granat, pistol, pisau dan senjata tempur AK-47. Meskipun hanya terbuat dari 'Chocolate' dan tidak ada unsur logam sama sekali, tetapi kalau discan tetap saja bentuknya terlihat jelas oleh petugas bandara.

Gun Of Lviv Yang Saya Beli Buat Oleh Oleh
Tapi Bikin Masalah Di Bandara

Saya sempat ditanya aneh aneh di ketiga bandara tersebut diatas. Mulai pertanyaan ringan seperti pekerjaannya apa di Kuwait sampai tuduhan mau membajak pesawat karena bawa 'pistol' ke cabin, mau ngelepas jok pesawat karena bawa kunci pas dan kunci Inggris, mau merakit Bom Panci karena bawa batery, busi, tutup botol, mur, baut dll. 'This is chocolate, why did you interogate me like a terorist ?'.

Semua Oleh Oleh Dari Lviv Ini
Disuruh Mengeluarkan Semua Dari Koper Cabin

Tapi bagaimanapun juga terserah anda, kalau anda nekat mau beli oleh oleh khas kota Lviv, Ukraina silahkan saja datang ke tokonya langsung di kota Lviv atau bisa juga pesen online. Bisa dikirim ke seluruh penjuru dunia. Terserah anda, mau pesan Pistol berbagai macam model, Granat, AK-47 maupun mur dan baut untuk membuat Bom Panci semua ada di toko ini dan dalam ukuran sebenarnya dan detail yang sangat akurat.

Gara Gara Bawa Kunci Inggris Saya
Dituduh Mau Membongkar Jok Pesawat

Nama toko chocolate tersebut adalah Kovalnja.

Ковальня шоколаду

Alamat : Вірменська 25 Львів, Україна
Phone : +3068 922 3037
Email : shop@kovalnja.lviv.ua
Website : http://kovalnja.lviv.ua/en/

Ini Jenis Pistol Glock
Kalau Di Scan Nampak Jelas

Masak Nggantengnya Kayak Gini
Dikira Mau Membajak Pesawat

Gara Gara Photo Ini Semua Isi Photo
Di HP Diperiksa

Cara Makan Gun Of Lviv Choco

Tang, Gunting Rumput, Palu
Semua Dari Bahan Dark Chocolate

Batery Soak, Keran Air, Engsel Pintu
Dark Chocolate Memang Enak

Hook, Batery Bekas, Rantai Dan Gembok
Karatan Juga Ada. Enak Rasanya Dan Agak Pahit

Ini Bahan Bahan Untuk Membuat Bom Panci
Mur, Baut, Ring Dan Tutup Botol
Rasanya Manis Agak Pahit

Obeng, Gergaji, Lem Besi Pasta Dan Pasak Pintu
Semua Karatan

Baca Juga :

Rabu, 20 Juni 2018

Mobil Indonesia Mudik Lebaran Ke Ukraina

Mobil Plat Nomor Magelang Banyak Sekali
Yang Mudik Lebaran Di Kiev Ukraina

Lebaran tahun ini saya tidak bisa mudik ke tanah air Indonesia. Sebagai gantinya saya terpaksa harus mudik juga ke negara lain yang dekat dengan Kuwait, yaitu ke Ukraina. Cukup lima jam saja penerbangan dari Kuwait ke Kiev nonstop. Disamping itu, banyak pilihan 'Budget Airline/ yang tidak terlalu menguras isi kantong, tapi pesawat murah seperti ini harus transit minimal dua jam di negara lain. Di Kuwait, saat hari raya Idul Fitri semua karyawan juga libur panjang.

Rasanya Seneng Banget Bisa Ketemu
Mobil Bengkulu Di Ukraina

Begitu saya keluar dari Kiev International Airport, ternyata saya bukan satu satunya orang yang mudik ke Ukraina. Terlihat banyak sekali mobil dengan plat nomor AA, Magelang hilir mudik disekitar bandara. Lebih kaget lagi saat perjalanan menuju ke hotel, saya menyaksikan juga banyak sekali mobil mobil dengan plat nomor AE, Madiun dan AB Yogyakarta di kota Kiev.

Ahaaa, Bisa Silaturahmi Dengan
Orang Padang Nih Di Kiev Ukraina

Saat saya melakukan perjalanan ke kota Lviv, ketemu juga berbagai macam mobil dengan plat nomor Medan (BK), Bengkulu (BE), Palembang (BG), Padang (BA) dan Pekanbaru (BM). Ada juga mobil mobil dengan plat nomor Kalimantan (C*) dan Sulawesi (D*). Jadi kepikiran saya, hebat bener orang orang Indonesia dari Padang, Medan, Madiun, Yogya, Pekanbaru dan kota lain kalau mudik lebarannya saja bisa nyampai ke Ukraina. Pantesan lalu lintasnya padat merayap di jalanan kota Kiev, Lviv sampai ke Odessa. Penuh sesak dipenuhi oleh mobil mobil dengan plat nomor Indonesia. 

Nekat Juga Pemudik Motor BK
Medan Ini. Berapa Hari Nyampai Ukraina ?

Mobilnya Plat Nomor Yogya
Tapi Pemiliknya Kok Nggak Bisa Bahasa Jawa Ya ?

Ke Chernobyl Bisa Naik Mobil AA Magelang
Sayang Sopirnya Udah Lupa Bahasa Jawa

Ini Orang Orang Magelang Kemana Semua Ya
Mobilnya Kok Diparkir Disini Semua ?

Ini Mobil Magelang Yang Saya Sewa
Untuk Keliling Kota Kiev Ukraina

Mobil Jompo Plat Nomor Jakarta
Juga Ada

Mobil Madiunn AE Di Kota Kiev
Orang Madiunnya Kemanaaaa Ini

Taxi Uber Madiun Plat Nomor AE

Ini Orang Medan Bawa Mobil Jauhnya Bukan Main
Sampai Ke Ukraina

Orang Pekanbaru Mudik Bawa Mobil
Sampai Ke Ukraina Juga

Mobil PlatNomor BH Juga Banyak Di Kiev

Mas, Dari Yogta Ya Kok Bawa Mobil
Plat Nomor AB
Baca Juga :