Sabtu, 12 Mei 2018

Rahasia Seafood Paling Laris Di Kuwait

Namanya Dampa Feast Seafood Restaurant
Restaurant Philipine Dengan Penyajian Ala Arab

Ada sesuatu yang cukup mencengangkan dan susah untuk dipercaya kalau anda sedang jalan jalan di City Center Kuwait. Disudut paling pojok dan tersebunyi, tepatnya di lantai 2 foodcourt yang sewa tempatnya kemungkinan paling murah sendiri, ada berpuluh puluh orang Arab yang sabarnya minta ampun. Ada yang berdiri tegak hampir dua jam tidak bergerak, ada yang mondar mandir setiap 15 menit datang kembali dan ada juga yang duduk seadanya dimanapun didepan Dampa Feast Seafood Restaurant. Susah dipercaya, mereka semua ngantri makan.

Pengumuman Untuk Reservasi
Luar Biasa, Bisa Reservasi Sebulan Didepan
Dampa Feast Seafood Restaurant ini sebenarnya adalah restaurant Philipina. Di Kuwait banyak restaurant seafood dengan nama Dampa, mungkin Dampa adalah nama daerah, desa atau kota di Philipina. Kira kira semacam Seafood Lamongan, Soto Madura atau Nasi Padang. Tapi entah kenapa rumah makan yang di City Center ini ramainya bukan main dan sampai harus booking meja sebulan sebelumnya kalau mau njajan di restaurant ini.

Sabar Ngantri
Rata Rata Pengunjung Go Show Karena Pingin Tahu


Saya mencoba 'Go Show', tanpa reservasi sebulan sebelumnya seperti yang disarankan. Ternyata bisa juga dan semua orang kebanyakan 'Go Show' juga. Dua jam waktu yang diperlukan untuk ngantri saja. Untung pelayanannya sangat cepat sekali. Bagian kebersihan, tukang masak dan pelayan yang menjajikan sangat profesional sekali. Begitu duduk dimeja, langsung pesanan datang. It's Magic...., belum ngomong mau pesan apa tahu tahu seafood yang sedang kita pikirkan sudah datang dan disajikan dengan cepat.

Kasihan Yang Wanita 2 Jam Ngantri Berdiri
Laki Laki Bisa Klesetan Di Lantai

Memang berbeda restauran ini dibandingkan dengan restauran seafood lainnya. Sentuhan budaya Arab sangat kental sekali. Cara menyajikan makanan mengikuti cara Arab. Yang pertama dilakukan pelayan adalah menggelar plastik diatas meja. Lalu nasi satu baskom dan seafood satu baskom dituangkan diatas plastik/meja. Dan terakhir baskom dikoreti dengan tangan sampai bersih. Nggak ada piring, nggak ada juga sendok, garpu atau wastafel buat cuci tangan, tapi disediakan sarung tangan plastik. Semua yang tersaji dimeja dimakan bersama sama. Cukup seru kalau datang berombongan, makan bersama satu meja berisi 4 - 6 orang.

Setiap 15 Menit Harus Ngecek Sudah
Nomor Urut Berapa ?
Yang paling asyik dan paling menarik adalah saat menuangkan nasi dan seafood keatas meja. Kuah seafood di baskom dan sisa nasi di baskom semua dikoreti sampai bersih dengan tangan oleh pelayan laki laki. Langsung saya terbayang, laki laki kalau pipis selalu berdiri dan pegang 'barang'nya. Habis pipis, tangan nggak dicuci langsung dipakai buat ngoreti kuah seafood dan nasi dari baskom. Inilah sebenarnya rahasia kenapa restauran ini sangat laris dan banyak dikunjungi para wanita. Enak memang seafoodnya apalagi sensasi saat membayangkan rahasia kesuksesannya.

Ada Yang Protes, Kok Ada Yang Nyelonong Masuk
Oooh Ternyata Sudah Reservasi Sebulan Lalu. Cewek Semua

Yang Sudah Bisa Masuk Bangganya Bukan Main
Senyam Senyum Ngejek Yang Masih Berdiri Diluar

Maaf, Meja Mau Digelar Plastik
Semua Handphone Harus Disingkirkan Dari Meja Ya
Pengunjung Lebih Banyak Cewek

Plastik Digelar Diatas Meja

Nasi Dan Seafood Dituangkan Dari Baskom
Keatas Meja

Nasi Dan Seafood Diobok Obok
Pakai Tangan Saat Menyajikan Dan Merapikan
Makanan Yang Telah Tersaji Di Meja

Siap Dimakan Bersama

Tidak Ada Wastafel Buat Cuci Tangan
Makan Cukup Pakai Sarung Tangan Plastik
Ibu Ibu Pelanggan Dampa Seafood
Baca Juga :

Blogger Tricks

Sabtu, 05 Mei 2018

Selebrities Pasar Awul Awul, Kumel Tapi Murah

Selebrities Pasar Awul Awul
Kumel, Lecek, Kusam Dan Ada PKL Jual Rokok

Umumnya orang Indonesia kalau berwisata keluar negeri selalu posting di Facebook, Instagram atau Tweeter tempat tempat yang 'exotis, bersih, mewah dan wah wah wah'. Istilahnya itu 'WAHHH WOOO'. Tampilan di Medsos kelihatan 'Wah' tapi kenyataan sehari harinya 'Wooo'. Nah kita ini juga 'WahWoo', sama halnya dengan selebrities Medsos Syahrini. Kita cuma sekelompok emak emak yang sama 'khatam'nya melanglang buana keseluruh penjuru dunia seperti Syahrini juga. Baca : Syahrini Kuwait


Pasar Awull Awul Ini Tidak Terlalu Besar
Yang Dijual Kain Sisa Pabrik Garment

Tapi, kita sedikit beda dengan Syahrini. Kita sudah tidak tertarik lagi mengexplore Eiffel, Buckingham, naik Yacht, makan di restoran mewah atau mengikuti apa maunya tour guide. Kita lebih senang blusukan sendiri. Dan kali ini saya ajak anda blusukan ke Pasar Awul Awul di Kuwait. Nama sebenarnya saya tidak tahu dan itu tidak terlalu penting. Yang jelas lokasinya di Kuwait City, tidak terlalu jauh dari Mubarakeeyah Souq.

Gedung Pasar Awul Awul Ini Sangat Kuno
Dan Tidak Terawat Dengan Baik

Pasarnya luar biasa Kumel, Kusam, Kucel dengan beberapa pedagang kaki lima membuka lapak menempel didinding pasar. Barang yang dijual khusus kain untuk bahan membuat baju, korden, seprei, sarung bantal dan taplak meja. Semua kain sudah diikat karet dimana setiap ikatnya ada yang berisi kain 1 meter, 1.5 meter, 2 meter, 3 meter. Harga tertinggi cuma KD 1 saja dan bisa tawar menawar. Terkadang nggak mau ditawar tapi diberi pilihan untuk Beli 3 Gratis 1.

Nah Kegembiraan Sangat Terasa Kalau Bisa
Menemukan Potongan Kain Yang Cocok

Karena kain kain yang dijual semuanya diikat karet gelang dan sudah dipotong potong meteran sisa kain dari penjahit, perusahaan garment atau toko kain besar, maka sudah tentu cara menjualnya cuma diletakkan diatas meja atau bahkan masih didalam box kardus besar. Nah disinilah letak 'Fun'nya, pembeli boleh memilih dan mengambil sendiri dengan cara di'awul awul' sesukanya.


Yang Dipajang Diluar Kelihatan Bagus
Tapi Terkadang Cuma Satu Meter Saja

Tentu anda heran dengan aktifitas emak emak Sosialita, Penggiat Medsos atau Selebrities Medsos ini. Untuk apa pada keluar masuk pasar kumel dan membeli kain potongan sisa pabrik garment dengan harga murah. Eittt, harga memang murah tapi kwalitas kain jangan ditanya. Saya jamin memang kain murahan juga. Kita semua punya hobby yang sama, yaitu Menjahit. Sayang memang untuk mengeluarkan duit banyak hanya untuk latihan menjahit. 

Pedagangnya Hapal Kita
Yah Namanya Saja Selebrities Awul Awul
Pasti Hapal Kita Dong

Nggak perlu beli kain yang mahal mahal hanya untuk belajar menjahit. Yang penting, gaun hasil karya sendiri ini bisa dipakai bergaya dan update status saat Lebaran bulan depan nanti. Tidak semua emak emak Sosialita, Penggiat Medsos atau Selebrities Medsos ini bisa mudik berlebaran ke tanah air. Sebagian akan mengisi liburan pendek lebaran ke luar negeri seperti Syahrini. Ada yang mau mengisi libur pendek lebaran ke Marocco, Bahrain dan saya sendiri berencana akan memakai Gaun Awul Awul  ini untuk berlebaran ke Ukraina. Tunggu update status penampilan para Selebritis Pasar Awul Awul Kuwait ini lebaran bulan depan.

Di Pasar Awul Awul Ini Bisa Beli
Kain Dengan Cara Tawar Menawar


Sampai Dirumah Hasil 'Hunting' Awul Awul Langsung Digelar
Ada Yang Bolong Ditengah, Ada Yang Terlalu Pendek
Dan Ada Juga Guntingan Kain Tidak Lurus

Mulai Menjahit
Kesulitan Utama Adalah Menyesuaikan Design Dengan
Potongan Kain Awul Awul Yang Tidak Simetris


Yah, Bisa Jadi Juga
Kain Yang Bolong Ditambal Dengan Bunga Bunga

Baca Juga :

Jumat, 27 April 2018

Schipphol Airport Selayang Pandang

Schipphol International Airport Amsterdam
Lokasi Haarlemmermeer

Entah sudah yang ke berapa kali saya menginjakkan kaki di Schipphol International Airport, Amsterdam ini. Kali ini saya hanya transit beberapa jam saja menunggu pesawat lanjutan ke Kuwait. Pemandangan di terminal keberangkatan masih sama saja seperti saat terakhir kali saya mampir ke bandara ini. Cukup ramai tapi tidak seramai Dubai karena memang Schipphol ini peringkatnya no 11, jauh dibawah Dubai yang menduduki peringkat 3 dunia sebagai The Busiest Airport In The World 2017. Baca link ini : List Of The Busiest Airport In The World

Ada Tempat Selonjor Buat Duduk Duduk
Sambil Internetan Gratis
Untuk Print Ticket, Check in maupun drop baggage di bandara ini bikin bingung kalau baru pertama kali karena semuanya harus dilakukan sendiri seperti yang pernah saya alami sebelumnya. Mulai cetak tiket pakai mesin, ngangkat koper sendiri, memasukkan koper ke mesin juga harus dilakukan sendiri. Bahkan check in juga harus ribet sendiri. Baca : Wong Ndeso Di Schipphol Airport.

Duty Free Jualan Utamanya Cuma Keju
Keju Belanda Beratnya Minta Ampun

Tempat favorit saya kalau lagi transit di Schipphol adalah duduk duduk 'klesetan' internetan gratis sambil nonton orang lalu lalang seperti terlihat pada photo diatas. Macam macam orang dari berbagai macam negara melintas didepan saya dengan berbagai macam warna kulit dan cara berpakaian. Ada yang wajahnya masih segar dan ceria tapi lebih banyak lagi yang terlihat ngantuk dan kumel. Yang tanpa ekspresi seperti zombie juga ada. Pakaiannya kusut tanpa senyum dan kelihatan seperti belum mandi seminggu. Entah orang tersebut baru turun dari pesawat negara mana dan mau melanjutkan lagi ke negara mana.

Keju Belanda Memang Bagus Untuk Dipandang
Kalau Dibeli Untuk Oleh Oleh, Berat Brooo

Dibandingkan dengan bandara bandara di Indonesia, saya bisa merasakan bahwa bandara Schipphol ini kurang bervariasi dalam hal 'Oleh Oleh' yang dijual di Duty Freenya. Coba bandingkan dengan Adi Sucipto Airport Yogya. Di bandara kecil ini oleh olehnya bisa bermacam macam mulai dari Bakpia, Geplak, Rengginang sampai Gudeg. Pindah ke Ahmad Yani Airport Semarang beda lagi oleh olehnya menjadi Wingko, Lumpia, Bandeng Presto. Di Schipphol Airport oleh olehnya cuma satu saja yaitu Keju. Benar benar mboseni, miskin kuliner dan warganya kurang kreatifitas dalam hal berwirausaha.

Keju Belanda Jenis Dan Namanya Macam Macam
Edam Cheese, Brie dll

Lalu apa saja yang bisa disaksikan di bandara ini ?. Jawabnya 'Nggak Ada'. Apa yang sering anda saksikan didalam Mall di tanah air semuanya juga ada di Schiphol. 
  • Shop : Bottega Veneta, , Bvlgari, Gucci, Hermes, Hugo Boss, Montblanc, Rolex, Omega, Swarovski, Swatch, Victoria Secret, Gassan Watch & Jewellery dll
  • Eat & Drink : Starbuck, Mediteranean Sandwitch, Amsterdam Bread & Co, dll.
  • Relax & Enjoy : XPress Spa, Airport Library, Airport Park, NEMO, Meditation Centre, Mercure Hotel dll
Keju Rasa Kelapa - Inilah Inovasi Terbaru Belanda
Cuma Bagus Bentuk Dan Kemasannya Saja

Jadi, Nggak perlu anda harus ke Schipphol kalau tujuannya hanya untuk cari 'Oleh Oleh'. Oleh oleh khas 'Keju Belanda' jenis apapun semuanya banyak dijual di Indonesia. Percayalah, Duty Free di Schipphol dan bahkan di bandara apapun diseluruh dunia, nggak ada satupun yang menjual Oleh Oleh selengkap bandara di Indonesia.

Macam Macam Bangsa Ada Di Schipphol
Oleh Oleh Yang Dibeli Cuma Keju
Seandainya Ke Indonesia, Pasti Beli Rengginang

Mboseni, Semua Orang Cuma Mondar Mandir
Karena Nggak Ada Penjual Bakpia, Rengginang Atau Gethuk
Banyak Yang Mondar Mandir Doang
Coba Seandainya Ada Toko Oleh Oleh
Yang Selengkap Indonesia
Di Schipphol Adanya Toko Roti Doang
Bandara Di Indonesia Lebih Lengkap, Ada Toko Roti
Soto, Rawon, Bakso Dan Teh Botol - Mana Ada Di Schipphol
Barang Barang Yang Dijual Cuma Mainan
Dari China, Coba Seandainya Jual Juga
Peuyeum, Tahu Isi Dll
Ada Juga Yang Jual Tulip Plastik
Tulip Beneran Hanya Ada Bulan April-May
Penumpang Transit Banyak Yang Ngantuk
Gimana Nggak Ngantuk, Oleh Oleh Kuliner  Aja Nggak Ada
Mau Beli Cosmetic, Mobile Phone Sampai
Barang Barang Branded Mahal Ada Tapi Kan Perlu Makan Juga

Selasa, 17 April 2018

Giraffe Center Nairobi Kenya

Rotschild Giraffe
Lidahnya Panjang Dan Mulutnya Bau

Namanya Giraffe Centre. Lokasinya di Lang'ata, sekitar 5 Km dari pusat kota Nairobi, Kenya. Mulai didirikan tahun 1979 untuk melindungi habitat jerapah jenis Rotschild Giraffe yang keberadaannya mulai langka di Afrika Timur. Pengunjungnya selain turis, kebanyakan adalah rombongan anak anak sekolah beserta gurunya karena memang pada awalnya tempat ini didirikan untuk tujuan pendidikan bagi murid murid sekolah disekitarnya. Pendirinya adalah Jock Leslie Melville, cucu dari bangsawan Stottish.


Panggung Tinggi Untuk Memberi
Makan Jerapah

Pada awal mulanya, si Melville dan istrinya Betty menemukan 2 ekor bayi jerapah didekat rumahnya di Lang'ata yang sekarang ini jadi pusat Giraffe Center. Dari 2 ekor bayi jerapah tersebut kemudian tercetuslah ide untuk mengembang biakkan jerapah dan hasilnya sangat sukses sekali dan berhasil melepaskan anak anak asuhnya ke Kenyan National Park dan menginisiasi tempat pengembang biakan jerapah di lokasi lain.

Tiket Masuk Untuk Turis KES 1000
Penduduk Lokal Cukup Bayar KES 250

Tahun 1983 baru dijadikan obyek wisata resmi dengan atraksi utama 'Memberi Makan Jerapah'. Ternyata binatang segede itu makanannya 'pallet' seperti makanan ikan. Lidah jerapah ternyata panjang sekali dan bisa digunakan untuk merebut pallet dari genggaman tangan pengunjung. 

Takut Takut Dikit Saat Memberi Makan
Lidahnya Kasar, Panjang Dan Napasnya Bau

Ada juga atraksi lain yang lebih ilmiah di auditorium. Topik yang dibicarakan tentang jenis jenis jerapah yang hidup di Afrika dan bagaimana cara mengenalinya. Ternyata bulu kotak kotak coklat pada jerapah itu berbeda beda menandakan jenisnya. Ada yang segi empat di bagian leher, segi enam di kaki belakang dan ada juga yang seluruh badannya segi empat, enam atau tidak beraturan. Susah saya menghapal nama nama jenis jerapah, secara sepintas semuanya sama.

Ada Petugas Yang Menjaga Dan Mengawasi
Tingkah Polah Pengunjung Dan Jerapah

Lebih susah sekali mengingat nama anak anak Kenya yang sedang wisata ditempat ini bersama guru gurunya. Saya suruh berbaris dan lewat didepan saya berkali kali tetap aja lupa nama namanya. Wajahnya sepintas hampir sama semua dan namanya sangat susah diucapkan. Meskipun nama depannya western tetapi nama belakangnya sangat khas Afrika seperti  Nelson Kugale, Robert Uruyu, David Onyango dan saya harus memanggil anak anak tersebut dengan nama belakangnya.

Jinak Dan Asli Afrika

Jerapah Bisa Mengingat Pengunjung
Bersuara Memanggil Kalau Lewat Lagi Didepannya

Makanan Jerapah Ternyata Seperti Pallet
Makanan Ikan

Nonton Penjelasan Jenis Jenis Jerapah Afrika

Petugas Yang Menjelaskan Lucu
Bisa Menirukan Berbagai Macam Suara Jerapah

Anak Anak Sekolah Sedang
Wisata Pengenalan Kekayaan Alam Kenya

Giraffe Center Isinya Anak Sekolah
Pengenalan Binatang Sejak Dini

Wajah Dihiasi Berbagai Macam Binatang
Sebagai Pertanda Kecintaannya Terhadap Binatang

Anak Anak Kenya
Seragam Sekolahnya Bagus Bagus

Baris Berbaris Masuk Ke Area Jerapah

Baca :