Senin, 17 November 2008

Nyoba Salon Kecantikan Laki Laki Kuwait

Mohammed
Hairdresser Jordan
Salon kecantikan tidak hanya untuk wanita saja, di Kuwait kebanyakan salon untuk laki laki. Salon kecantikan wanita jauh lebih sulit dicari daripada salon laki laki. Umumnya salon kecantikan laki laki letaknya di tempat tempat strategis dan dijalan utama sedangkan salon wanita ngumpet di apartment apartment yang sekaligus berfungsi sebagai tempat tinggal juga. Karena saking banyaknya salon kecantikan laki laki, maka bisa disimpulkan bahwa laki laki Arab sangat ganjen, senang bersolek, pokoknya kemana saja selalu rapi dan wangi. Inilah cerita pengalaman mengantar suami potong rambut di Kuwait. Sengaja saya pilihkan salon yang tempatnya paling mentereng di jalan besar Mecca Street. Hair Stylernya namanya Muhammad, lahir di Kuwait tetapi sebenarnya warga negara Jordan. 


Deg Degan Mau
Ditemploki Apa Lagi
Setelah basa basi sebentar, langsung rambut dipotong dengan rapih. Model rambut yang sedang ngetop disini adalah 'potong batok' atau setengah tempurung kelapa. Tetapi jelas saya nggak ijinkan mau ikut ikutan mode anak muda Arab. Karena ingin tahu apa saja jasa salonnya, maka sengaja saya biarkan apa saja yang dilakukan terhadap rambut dan wajah suami. Ternyata, dia menemukan rambut putih di kepala, langsung saja tanpa Ba Bi Bu rambut disemir dengan pewarna rambut warna hitam dari Jerman. Katanya kwalitas nomor satu. Nggak apa apa, wong pingin tahu. Sambil menunggu semir rambut meresap, wajah suami dipegang pegang dan diolesi cairan seperti aspal hangat berwarna kuning. Setelah saya tanyakan ternyata wax untuk menghilangkan rambut halus diwajah. Belum selesai kaget, wajah diolesi juga dengan cairan wangi yang saya sendiri tidak tahu apa gunanya. Saya hitung hitung, wajah diolesi 4 macam cairan wangi dan rambut 3 macam cairan wangi. Wangi dicampur wangi dan ditambah wangi jadinya saya ikut pusing tujuh keliling dan berkunang kunang mencium aneka macam wewangian Arab.

Kawanku Luigi - Pengalaman Pertama
Potong Rambut Di Kuwait

Sebelum ritual potong rambut selesai, rambut dibilas bersih dengan air hangat, celakanya tangan orang Arab sangat besar dan bertenaga sekali sehingga pada saat mengeringkan rambut kepala nampak di obok obok kekiri kanan dan atas bawah dengan sangat kuatnya. Hair Dryer yang biasanya kecil dan nyaman di kepala pada saat rambut dikeringkan, di salon ini ternyata sangat kuat anginnya dan besar sekali, suaranya mirip helikopter. Kenapa Hair Dryernya kok besar sekali, jawabnya ternyata sederhana kalau pakai hair dryer kecil orang Arab akan tertidur terkena angin sepoi sepoi dari hair dryer kecil.

Setelah menunggu di mobil hingga 1 jam lamanya. akhirnya selesai juga. Total bayar  KD 10 atau sekitar Rp 300.000. Terlalu mahal, karena biasanya suami saya potong rambut tidak terlalu banyak milih dan terbiasa potong 'pitingan' dibawah pohon.


Baca Juga :

4 komentar:

  1. bayarnya brapa klo di rupiahkan..??

    BalasHapus
  2. huaahhaa kepingkal-pingkal sendiri bacanya.

    BalasHapus
  3. hahahaha...jadi inget pengalaman pas visiting ke kuwait juni-juli 2012 lalu..

    seminggu sebelum balik ke Indo saya ingin cukur rambut karena nazar kelahiran anak pertama dengan selamat, berhubung istri gak bisa nemenin kedalam karena mau ke rumah kawannya alhasil saya diantar sama driver langganan istri org India, sebelumnya itu driver sdh dikasih penjelasan sama istri klo saya ingin dicukur botak 3cm ( masih ada rambut tersisa 3cm ) diantarlah saya ke dalam salon oleh driver tsb, entah driver ngomong apa ( dalam bahasa arab ) lalu hair stylernya ngomong ke saya klo diterjemahkan :
    hair styler : rata..?
    saya : ya..3cm

    lalu dipotonglah rambut saya, yg bikin kaget ternyata rambut saya dipotong gundul..mau protes gimana lagi, sudah terlanjur gundul sebagian..dalam hati sih ngedumel, setelah selesai saya tanya biayanya,dia jawab 2,5kd (cukurnya gak sampe 5 menit )..waduh..kaget bkn kepalang, karena uang KD saya baru saja dipinjam istri & si driver bilang biayanya 1kd..untungnya saya bawa uang 2,75kd..selamatlah saya...

    keluar dari salon saya gak pakai telpon istri saya lagi agar dijemput oleh driver, langsung aja jalan ke hostel temannya istri..
    sampai di hostel saya lngsung diketawain istri, katanya "loh kok jadi gundul begini" dan ketika pulang ke hostel di dalam mobil sang driver pun ngeliatin kebingungan...

    berhubung balik ke Indonesia 2 minggu sblm lebaran, jadilah saya seperti orang yg abis umroh dengan kepala botaknya... :)

    nb : sang driver gak bisa bahasa inggris

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kwa ka ka. Memang banyak kejadian lucu yang sangat menarik kalau mau dituliskan :)

      Hapus

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.