Selasa, 26 Mei 2009

Jalan Jalan Di Moscow IV (Kremlin)

Tsar Cannon
Meriam Raksasa
Peluru Lebih Gede
Orang Russia menyebut Tsar Pushka, sebuah meriam besar buatan tahun 1586 milik Tsar Feodor. Lokasi meriam besar ini di Kremlin, tidak terlalu jauh dari Red Square tepatnya disebelah Tsar Bell. Yang menarik, ada tiga buah peluru didepan meriam ini tetapi diameter pelurunya jauh lebih besar dari lubang meriam. Artinya, meriam dan ketiga peluru tadi dibuat hanya untuk hiasan saja. Katanya sih meriam ini masuk dalam Guiness Book Of World Record sebagai meriam terbesar yang pernah dibuat manusia sampai saat ini. Meskipun cuma hiasan, yang penting rekor terbesar didunia :).




Tsar Bell
Lonceng Raksasa
Dipukul Nggak Bunyi
Letak lonceng raksasa ini hanya beberapa langkah disebelah meriam raksasa Tsar Cannon di Kremlin. Loncengnya pecah dengan pecahan diletakkan dibawahnya. Katanya 30 orang bisa masuk kedalam lonceng tersebut. Orang Russia menamakan Tsar Kolokol dan juga tercatat sebagai lonceng terbesar didunia dengan berat 216 ton, tinggi 6.14 m dan diameter 6.6 m. Lonceng ini nggak pernah berbunyi karena sudah pecah sejak dibuat pada tahun 1733-1735. Pecahannya saja beratnya 11.5 ton, pantas saja nggak bergerak sedikitpun digoyang goyang bersama 4 orang.



Cathedral Of The Anunciation
Cathedral
Curiga, Bentuknya
Seperti Bekas Masjid
Ini salah satu dari beberapa cathedral tua yang ada di Kremlin. Dibuat oleh arsitek Pskov pada 1484-1489. Pintu barat dan utara dilapis emas sedangkan lantainya dari batu jasper. Kubahnya katanya juga lapis emas asli. Dinding dinding penuh dengan hiasan gambar kuno, fresko, icon dan lain lain, saat ini tidak dipakai lagi dan dijadikan obyek tontonan turis saja. Saya nggak ngerti apa maksud gambar gambar tadi, pokoknya ngikut arus para turis saja. Ke kiri ya ngikut kekiri, ke kanan juga ngikut, masuk kedalam juga ngikut. Suasananya suram terlalu banyak gambar sampai ke atap segala. Lukisannya menurut saya nggak bagus amat sih, tetapi katanya cukup jelas bercerita tentang kehidupan didunia dan di akherat.


Cathedral Of The Dormition
Ada Mihrab
Mungkin Dulunya Masjid
Cathedral ini juga tidak kalah tuanya dengan yang lain dan letaknya juga tidak terlalu jauh dari cathedral yang lainnya, masih dikawasan Kremlin - belakang Red Square. Dibuat tahun 1475 - 1479 oleh arsitek Italia Aristotle Fioravanti. Cathedral ini tempat para Tsar Russia dinobatkan. Konon tahun 1941 ketika Russia diserang Nazi Jerman, pemimpin Russia Joseph Stalin ngumpet didalam gereja dan berdoa untuk keselamatan bangsa dan negaranya dari serangan Jerman. Didalam banyak kuburannya, hiiii ngeri ah. Ada sedikit tanda tanya saya, bentuknya kok mirip masjid, ada mihrab tempat imam memimpin sholat berjamaah tetapi didepannya sudah difungsikan sebagai meja altar dan ada juga mimbar. Jangan jangan dulunya pernah dipakai sebagai masjid.



Kremlin Palace
Kremlin Palace
Tunggu ceritanya ya, catatannya sedang ketlingsut ...

Manege Square




Baca Juga :

Jumat, 15 Mei 2009

Jalan Jalan Di Moscow III (Red Square)

Cerita dibawah masih lanjutan dari cerita Jalan Jalan Di Moscow sebelumnya dan masih disekitar Red Square. Selain St Basil Cathedral yang tersohor dimana mana, bangunan bangunan yang mengelilingi Red Square ini punya nama dan sejarah yang berbeda beda. Diantaranya yang terkenal adalah sbb :


Voskresensky (Resurrection) Gate

Pintu Masuk Utama
Voskresensky Gate
Pintu gerbang memasuki Red Square ini didirikan tahun 1535. Kemudian strukturnya dibangun ulang pada tahun 1680. Berwarna merah bata dan terdiri dari dua buah gerbang dimana diatasnya terdapat atap berbentuk kerucut oktagonal berwarna hijau. Ada beberapa ruangan diatas pintu gerbang yang tidak kita ketahui peruntukannya karena kita tidak tertarik untuk naik keatas, kesel jalan terus. Resurrection itu artinya bangkit, nggak jelas apa maksudnya mungkin ada hubungannya dengan agama kristen yang percaya bahwa Isa/Jesus suatu saat akan bangkit kembali dari kematian. Tapi mana kok nggak saya jumpai gambar gambar atau icon tentang hal itu di gerbang ini.




The Saviour (Svasskaya) Tower
Svasskaya Tower
Cuma Jam Gadang
Dibangun pada tahun 1491 oleh arsitek Pietro Antonio Solari dan bertahun tahun sejak dibangun tidak mempunyai nama. Nama baru muncul sekitar tahun 1787 sejak arsitek Matvei Kazakov membangun Kremlin Senate yang letaknya tidak begitu jauh dari tempat ini. Letak tower ini hanya beberapa puluh meter dari St Basils Cathedral. Seperti biasanya jam kota dimanapun juga, dentang suara jam sangat ditunggu tunggu oleh warga setempat maupun turis asing. Deng .... deng ..... deng ....., setelah bunyi habis para pendengarnya yang ngumpul dibawahnya langsung bubar. Kita juga ikut ikutan, nggak tahu maksudnya dan nggak ngerti dimana letak keindahan suaranya. Menurut saya ya sama saja seperti Jam Gadang di Bukittinggi atau jam di Plaza Senayan.



Moscow State Historical Museum
Museum Moscow
Ini adalah museum sejarah Russia, bangunannya terletak diseberang St Basils Cathedral atau tepatnya sekitar 50 langkah dari pintu gerbang Voskresensky (Resurrection) Gate. Museum ini sudah ada sejak 1872 dan digunakan untuk promosi sejarah Russia. Koleksinya banyak sekali mulai dari mata uang kuno, emas, manuscript abad 6  sampai kapal tua yang ditemukan didasar sungai Volga. Website resminya adalah http://www.shm.ru/ . Silahkan baca kalau bisa, di museum inipun kita juga bengong karena nggak kita temukan tulisan bahasa Inggris, jadi yang kita lakukan hanya jalan jalan saja lihat orang nonton benda kuno. Menarik lihat penontonnya daripada lihat benda kuno yang tidak kita ketahui sejarahnya.


Mousoleum Lenin
Mousoleum Lenin
Tidak Tiap Hari Buka
Kuburan pemimpin terkenal Russia ini terletak tepat ditengah tengah Lapangan Merah (Red Square) dan berada dalam bangunan yang tampak lebih baru dibanding dengan dinding tua dibelakangnya. Tubuh Lenin yang dibalsem atau diawetkan ini bisa dilihat umum setiap hari kecuali hari Senin dan Jumat mulai jam 10:00-13:00 dan sudah berada ditempat ini sejak kematiannya pada tahun 1924. Pemerintah pada saat itu memutuskan untuk mengawetkan setelah menerima lebih dari 10000 telegram yang meminta agar Lenin diawetkan agar bisa dilihat oleh generasi mendatang.

Akhirnya profesor pathologist dan anatomist Alexei Ivanovich Abrikosov ditunjuk sebagai orang yang bertanggung jawab untuk mengawetkan Lenin. Stalin sebenarnya juga diawetkan dan berada dalam gedung ini bersama Lenin sejak kematiannya tahun 1953, tetapi pada tahun 1961 pada saat kekuasaan dipegang Kruschev, terjadi pembersihan apapun yang berbau Stalin (de-Stalinization) sehingga jenasah Stalin dikeluarkan dan dibakar (diperabukan) seperti rakyat biasa dan abunya dikubur di dinding Kremlin persis dibelakang mousoleum ini. Catatan : Sepanjang dinding Kremlin ini berjajar jajar abu jenasah orang terkenal Rusia seperti Yuri Gagarin, Anton Chekov, Konstantin Chermenko, Leonid Breznev, Soyus 11, Ustinov dan masih banyak lagi. Tapi nggak kayak kuburan sama sekali, lebih mirip pot bunga di trotoar daripada kuburan.


Kazan Cathedral
Kazan Cathedral
Dulu Masjid
Namanya sama dengan yang di St Petersburg, cuma yang di Red Square ini kecil dan berteralis besi. Cathedral ini hanya sekitar 50 langkah dari gerbang utama Voskresensky (Resurrection) Gate dan sudah ada sejak 1630. Pernah dibakar dan dihancurkan pada tahun 1632 tetapi direkonstruksi kembali oleh Peter Baranovsky pada tahun 1929-1932 sehingga bentuknya bisa kita lihat seperti saat ini. Tahun 1936 pernah Stalin memerintahkan Red Square agar bersih dari gereja dan bangunan ibadah hanya untuk persiapan parade tentara dan Baranovsky adalah orang yang pontang panting menyelamatkan Kazan Cathedral dan St Basil  Cathedral agar tidak dirobohkan pada saat itu. Dan hasilnya kita masih bisa melihat saat ini ...., katanya sih sudah ada beberapa bagian yang telah dihancurkan, pantesan mepet sekali dengan trotoar.


GUM - Main Department Store
GUM
Dari Luar Tampak Kuno
Penduduk setempat menamakannya GUM, terasa asing dan lucu didengar tetapi memang itulah nama yang umum diucapkan untuk sebuah department store atau mall besar yang terletak di Red Square, persis berhadap hadapan dengan Musoleum Lenin. Bangunannya juga nggak kalah tuanya dibangun tahun 1890 dan 1893 oleh Alexander Pomerantsev (architecture) dan Vladimir Shukhov (untuk engineeringnya). Yang menarik, atapnya terbuat dari kaca jadi sangat hemat listrik karena matahari menyinari seluruh gedung. Hangat pula terkena sinar matahari.


GUM Mall
Atapnya Kaca Biar Hangat
Jumlah toko yang ada lebih dari 1200 dan umumnya semua merek terkenal ada di mall ini. Sangat populer dikalangan turis pemburu barang barang branded karena katanya lebih murah dari negara manapun juga. Tahun 1928 pernah digunakan Stalin untuk kantor dan pada saat istri Stalin meninggal karena bunuh diri pada tahun 1932, jenasahnya dipajang di tempat ini. Hii.... ngeri juga dengar sejarah Russia.




Monumen Minin And Pozharsky
Minin And Pozharky
Monumen ini terletak persis didepan St Basil's Cathedral. Semula saya mengira patung ini bagian dari St Basil's tetapi ternyata bukan. Patung ini dibuat untuk mengenang pangeran Dmitry Pozharsky dan Kuzma Minin yang berjasa menyatukan para tentara sukarelawan untuk mengusir musuh dari Kremlin tahun 1612 (saat itu Russia dikuasai Polish-Lithuanian Commonwealth). Aslinya monumen ini terletak ditengah tengah Red Square, tetapi pemerintahan komunis yang berkuasa meminta untuk memindahkan patung tersebut pada tahun 1936 agar Red Square bisa digunakan untuk keperluan parade tentara.


Baca Juga :

Sabtu, 09 Mei 2009

Jalan Jalan Di Moscow II

Dibawah ini adalah highlight tempat menarik yang terkenal di Moscow.


Red Square
Red Square
St Basil Cathedral Di Ujung
Ini adalah alun alun kota tempat segala aktifitas warga Moscow dilakukan, mulai upacara kenegaraan, karnaval, jalan jalan sore dan juga tempat mejeng para remaja kota Moscow termasuk juga obyek turisme. Hampir seluruh obyek wisata di kota Moscow berada di sekitar Red Square, cukup jalan kaki saja tidak sampai berkilo kilometer sudah hampir seluruh highlight Moscow kita kunjungi semua.





Red Square
Mousoleum Lenin Di Tengah
Lapangan ini berlantai batu dan dikelilingi oleh bangunan bangunan yang tidak kalah terkenalnya dengan Red Square misalnya Lenin Mussoleum, St Basil Cathedral, Istana Negara Kremlin tempat presiden Russia ngantor dan berbagai gedung bersejarah lain dan juga kuburan atau tempat abu para tokoh Russia. Agak jauh sedikit bisa kita jumpai Bolshoi Theater, Gedung KGB, Gorky Park dan lain lain.





Red Square
Istana Kremlin Cukup Dekat
Nama Lapangan Merah (Red Square) diambil berdasarkan warna batu bata pada dinding dan bangunan yang mengelilingi lapangan ini, kemudian dihubungkan juga dengan warna merah komunis yang berkuasa saat itu. Tetapi, ada juga yang mengatakan berasal dari kata красная (krasnaya) yang berarti "Merah" atau "Indah", untuk menggambarkan keindahan St Basil yang juga berada ditepi lapangan merah ini.




Kremlin Wall (Kitay Gorod Wall)
Kremlin Wall
Semua Merah Bata
Sebenarnya Istana Kremlin termasuk Red Square dan bangunan bersejarah didalamnya terletak didalam sebuah benteng pertahanan kuno. Cikal bakal kota Moscow ini diapit oleh sungai Moskwa dan sungai Volga dan juga ditutup oleh dinding benteng pertahanan kuno yang awal mulanya terbuat dari kayu dan diperkirakan dibuat pada tahun 1156. Setelah dihancurkan tentara Tartar Mongol pada tahun 1238, benteng pertahanan ini diperkuat kembali dengan kayu oak yang lebih kokoh. Tahun 1365 hancur kembali terbakar dan akhirnya pada akhir abad 15 dibangun kembali seperti bentuknya yang sekarang bisa kita lihat.


St Basil's Cathedral
St Basil Cathedral
Ini adalah bekas bangunan  katedral yang sekarang terkenal sebagai identitas kota Moscow. Bangunan ini tidak begitu besar dan ruang didalamnya sangat sempit dan sebenarnya lebih cocok dikatakan sebagai katedral pribadi karena hanya bisa memuat beberapa orang saja, meskipun terdiri dari 9 ruangan sempit. Dibuat pada saat kekuasaan Ivan IV atau yang lebih dikenal sebagai Ivan The Terible antara tahun 1555 - 1561. Konon ceritanya, arsitek pembuatnya Postnik Yakovlev matanya dibutakan atau dicungkil oleh Ivan The Terible agar tidak bisa melihat hasil karyanya dan membuat bangunan sejenis yang lebih besar lagi. Sadis bener ....


Baca Juga :

Jumat, 08 Mei 2009

Jalan Jalan Di Moscow I

Kutuzovsky Street
Dilihat Dari Moscow Apartment
Banyak yang bisa dilihat di kota Moscow, terutama bangunan arsitektur, peninggalan peninggalan sejarah baik saat Tsar Russia masih berkuasa, jaman pemerintahan sosialis dan kemajuan kota saat bentuk pemerintahan berubah menjadi Federal. Tetapi, yang jelas ruwet dan macet juga terjadi dimana mana terutama saat jam berangkat dan pulang kantor dan hal ini sudah umum terjadi dikota kota besar dimanapun juga. Gambar disamping diambil jam 04:00 pagi dari Moscow Apartment di jalan Kutuzovsky tempat kami menginap, masih sepi dan terlihat terang sekali seperti layaknya jam 10:00 pagi di Indonesia. Saat kita kunjungi kota ini gelapnya cuma 4 jam saja. Dibawah ini beberapa tempat menarik yang pernah kita kunjungi selama 3 hari di Moscow (6 - 9 Apr 2009).


Setasiun Metro Bawah Tanah Moscow (Московский метрополитен)

Tanda M Warna
Merah Petunjuk Jalan
Ke Subway
Inilah stasiun bawah tanah yang besarnya bukan main. Kita tersesat didalamnya hampir 3 jam sendiri mondar mandir naik kereta api kesana kemari salah tujuan hanya karena nggak bisa baca huruf huruf Russia yang terbalik. Tanda bahwa ada stasiun kereta api dibawah tanah adalah huruf M besar singkatan dari Московский метрополитен. Tercatat pada tahun 2008, jumlah penumpang setiap harinya mencapai lebih dari 7 Juta dan tertinggi 9.3 Juta perhari atau sekitar 2573 milyar setahun. Dan ini tercatat sebagai Metro System terbesar nomor 2 sedunia, sedikit kalah dibawah Metro System Tokyo yang sampai saat ini masih menduduki ranking 1 dunia dengan jumlah penumpang 2916 milyar setahun.




Turun Ke Bawah Tanah
Kota Moscow Dibangun
Dibawah Tanah
Coba baca jalur kereta api dibawah lalu bandingkan dengan huruf latin yang kita kenal, beda kali kan ?

  • Сокольническая (Sokolnicheskaya), 
  • Замоскворецкая (Zamoskvoretskaya), 
  • Арбатско-Покровская (Arbatsko-Pokrovskaya), 
  • Филёвская (Filyovskaya), 
  • Кольцевая (Koltsevaya), 
  • Калужско-Рижская (Kaluzhsko-Rizhskaya), 
  • Таганско-Краснопресненская (Tagansko-Krasnopresnenskaya),
  • Калининская (Kalininskaya), 
  • Серпуховско-Тимирязевская (Serpukhovsko-Timiryazevskaya),
  • Люблинская (Lyublinskaya), 
  • Каховская (Kakhovskaya), Бутовская (Butovskaya).

Stasiun Subway
Penuh Dengan Patung Artistik
Masing masing jalur kereta api diatas terdiri antara 3 sampai 25 stasiun dan tidak ada terjemahan dalam bahasa Inggris sedikitpun. Akibatnya yang kita jadikan sebagai pedoman adalah bentuk huruf saja. Stasiun ini didesign untuk tempat berlindung seluruh warga Moscow seandainya terjadi perang. Tercatat yang tertua dibangun menjelang perang dunia II (1938 - Sokolnicheskaya) dan yang lainnya dibangun saat perang Dunia II dan saat perang dingin.




Pegel Linu Naik Turun
Mungkin 5 Lantai Lebih
Di Bawah Tanah
Bangunan stasiun penuh dengan dekorasi bercita rasa seni tinggi seperti patung patung artistik dan ornamen ornamen atau relief relief pada dinding dan juga lukisan lukisan. Sangat bersih dan tidak ada yang corat coret graffity seperti yang pernah kita lihat di subway negara negara lain.










Patung Lagi
Di Subway
Urutan 10 Metro Subway terbesar didunia berdasar jumlah penumpang per tahun adalah sebagai berikut :
1. Tokyo Subway - 2.916 Milyar (2006)
2. Moscow Metro - 2.573 Milyar (2008)
3. Seoul Subway - 2.047 Milyar (2008)
4. New York City Subway - 1.563 Milyar (2007)
5. Paris Métro - 1.388 Milyar (2007)
6. Mexico City Metro - 1.352 Milyar (2007)
7. Hong Kong MTR - 1.309 Milyar (2008)
8. Beijing Subway - 1.2 Milyar (2008)
9. London Underground - 1.197 Milyar (2007)
10. Shanghai Metro - 1.122 Milyar (2008)


Baca Juga :

Senin, 04 Mei 2009

Telat Mikir Hampir Setengah Abad

Flight Entertainment
Antonov
Saya lahir dan besar di Indonesia, negara yang penuh damai tetapi pernah mengalami gejolak politik yang dikenal dengan G30S PKI. Kita bukan seorang politikus dan hidup serasa mengalir begitu saja dan kita masih terlalu kecil untuk mengetahui ada apa dibalik gejolak politik tersebut. Sejak kejadian itu secara tidak langsung kita dididik dan diperkenalkan segala macam yang anti sosialis dan mengagungkan kapitalis. Hanya produk produk negara kapitalis saja yang kita kenal. Penduduk negara negara sosialis digambarkan tidak ramah, kejam, kurang senyum dan tidak beragama atau jauh lebih terbelakang. Tergambar jelas dari film film Amerika yang kita tonton setiap hari, penuh dengan propaganda apalagi pada saat perang dingin beberapa tahun lalu.
.
Canggih Tidak Kalah
Dengan Airbus - Boing
Ternyata, setelah kita bisa berpikir jernih semua diatas tidak benar seluruhnya, semua adalah karena kepentingan politik, perseteruan antara kapitalis dan sosialis. Saya pernah ke China dan Russia dua negara yang dulunya terkenal sebagai negara sosialis terbesar didunia. Ternyata penduduknya juga ramah dan produknya tidak kalah berkualitas dibanding negara lain bahkan sekarang China menguasai pasar perdagangan dunia. Lihat juga bagian dalam pesawat Russia pada gambar disamping, lihat juga teknologi elektronikanya mulai dari produk sehari hari sampai pesawat luar angkasa sangat maju sekali.
.
.
Diajak Photo Anak Sekolah
Bangga Puny Wajah Melayu
Bagaimana dengan penduduknya yang propaganda di Indonesia sampai saat ini masih sering dikatakan Atheis ? Nggak benar juga, tempat ibadah berbagai macam agama tumbuh dengan aman sejak dulu kala. Kota kota di Russia penuh dengan bangunan ibadah, terlihat dengan jelas banyaknya kubah emas berbagai macam gereja orthodox, masjid, kuil hindu, sinagoque.
.
.
Antusias Menjawab Pertanyaan
Orang Rusia Banyak Yang
Nggak Bisa Bahasa Inggris
Meskipun kesulitan berbicara dengan bahasa Inggris, tetapi mereka dengan senang hati membantu kita kalau kita tanya. Tidak memandang suku, agama, ras atau warna kulit. Saya percaya benar, sebagai manusia pasti ada juga yang tidak baik tapi dimanapun juga pasti nggak sampai 3 %. Jadi, benar kata orang bahwa Politik Itu Kotor, makanya jangan berpolitik. Apapun system pemerintahannya, penduduk inginnya cuma aman, damai dan bisa berkarya dengan baik saja. (Moscow, 9 Apr 2009)

Baca Juga :

Minggu, 03 Mei 2009

Matryoshka - Boneka Lucu Khas Russia


Ini masih cerita masa lalu, jaman dulu kala ketika mas Ardi masih ABG di Surabaya, beliau berteman dan bertetangga dengan anak seorang pelukis yang cukup terkenal saat itu. Rumahnya penuh dengan hasil karya seni baik itu patung, lukisan dan berbagai macam souvenir dari berbagai penjuru dunia. Salah satu yang menarik dan melekat dalam pikirannya sampai dia dewasa dan berumah tangga adalah boneka Russia, atau lebih dikenal dengan nama Matryoshka. 'Suatu saat, saya akan datang sendiri ke Russia untuk memiliki Matryoshka pilihanku sendiri', begitulah kira kira pikirannya selama bertahun tahun. Entah karena kekuatan pikiran atau sedang mujur, tanggal 9 April 2009 yang lalu si 'doi' berhasil menuruti apa yang dicita citakannya sejak jaman dulu kala.



Matryoshka adalah boneka khas Russia dimana kalau dibuka maka didalamnya ada boneka Matryoshka lagi yang lebih kecil. Satu buah Matryoshka ukuran sedang didalamnya bisa terdiri dari 10 buah boneka atau bahkan lebih. Semakin banyak isinya harga akan semakin mahal dan semakin detail lukisan pada boneka harga juga semakin mahal, apalagi kalau pembuatnya adalah artis atau 'hand crafter' terkenal Russia pasti harga akan jadi mahal sekali. Kira kira harganya berkisar antara RUB 350 sampai RUB 25000, tinggal pilih mau yang mahal atau murah semua bagus dan unik.



Boneka Matryoshka ini konon idenya berasal dari Jepang dan sudah ada dan menjadi trade mark Russia sejak tahun 1890. Konon Sergei Maliutin, seorang pelukis Russia dari Abramtsevo terinspirasi dengan boneka kayu klasik Jepang Shichi Fuku Jin (7 Dewa Keberuntungan) dan Fukurokuju (boneka lelaki lucu dengan kepala botak). Pelukis ini minta bantuan kawannya seorang pengrajin untuk membuat bonekanya dan kemudian dilukisnya. Yang unik, lukisan pada boneka ini berisi cerita cerita berseri mulai dari cerita klasik Russia, kepahlawanan Tsar Russia, dan bahkan yang sedang laris saat ini adalah tentang 'American's Friends' seperti Osama Bin Laden, kalau dibuka didalamnya ada Saddam Hussein, dibuka lagi ada Ahmadinejad dan lain lain.

Tempat tempat yang banyak menjual boneka Matryoshka dan cukup populer bagi turis diantaranya adalah :

Ismailovo Market - Moscow

Ini adalah pasar khusus kerajinan dan hasil karya orang Russia. Semacam pasar Tanah Abang atau Pasar Pagi Mangga Dua di Jakarta. Umumnya Matryoshka yang dijual dipasar ini dengan standard kualitas kurang begitu baik tapi jelas harga sangat murah. Ukuran standard (terdiri dari 7 - 10 buah) bisa didapat dengan harga RUB 300 - RUB 600. Suasana dipasar ini jelas sangat ramai karena yang dijual tidak cuma souvenir tetapi juga pakaian dan segala macam pernak pernik rumah.




Asyiknya belanja ditempat ini adalah penjual dan pembeli bisa bertransaksi sambil jogging atau lari lari ditempat. Ya benar, kita harus menahan dingin sambil tetap lari ditempat pada saat bertransaksi. Njajan ditengah pasar juga terasa lain daripada yang lain disini, sambil nyeruput teh hangat kadang kadang tersentak kaget karena tiba tiba ada pedagang yang teriak teriak keras menjajakan dagangannya, tetapi akhirnya tahu juga, kenapa mereka sering harus teriak keras keras ternyata sebenarnya hanya agar keringatan dan bisa menahan dinginnya udara saja. Betul juga, daripada diam kedinginan...

Old Arbat Street - Moscow

Ini adalah 'Malioboro'nya kota Moscow tempat turis berlalu lalang jalan kaki. Kedua ujung jalan ditutup untuk kendaraan sehingga isinya cuma pedagang dan pejalan kaki saja. Dijalan ini banyak seniman yang mangkal disini mulai dari seniman lukis, musik sampai tari. Setahu saya, perdagangan ditempat ini baru hidup setelah jam 10 pagi, gambar disamping diambil sekitar jam 9:30 pagi, masih cukup sepi dan bisa berjalan santai.




Toko toko souvenir dikiri dan kanan jalan kebanyakan menjual souvenir dengan kualitas bagus hasil karya seniman terkenal Russia, sehingga secara umum harga Matryoshka ditempat ini jauh lebih mahal tapi sangat bagus sekali. Matryoshka ukuran standard ada yang mencapai RUB 20000 dan ada juga yang besar dengan isi hampir 50 biji dengan harga RUB 50000, tetapi semua toko disini menerima pembayaran dengan memakai kartu kredit Visa atau Master Card.



Tetapi jalan jalan ditempat ini rasanya menarik sekali, disamping bisa melihat Boneka Matryoshka dengan kualitas baik, kita juga bisa melihat pelukis jalanan sedang melukis wajah para turis dan juga memilih restaurant Russia yang khas dan berselera. Di jalan Arbat ini juga terdapat rumah bersejarah, kalau nggak salah rumahnya Pushkin, siapa tokoh ini harap jangan tanyakan saya. Dengan tegas akan saya jawab tidak tahu, mungkin selebritis atau mungkin juga tokoh politik. Nggak peduli yang penting jalan jalan sambil kedinginan.




Red Square - Moscow

Di Red Square, umumnya pedagang kaki lima juga menjajakan boneka Matryoshka. Kualitasnya relatif sama dengan pasar Izmailovo tetapi jelas dengan harga yang sedikit lebih mahal karena tempat ini adalah pusatnya para turis ngumpul. Tidak terlalu banyak pilihan karena jumlah pedagang kaki lima juga tidak begitu banyak, tampaknya walikotanya membatasi jumlah pedagang kaki lima di Red Square.

Baca Juga :