Rabu, 28 November 2018

Surfing, Dari Kedungu Sampai G Land

Dinda
Padang Padang Beach 2018

Setelah puluhan tahun keliling ke banyak negara, saya benar benar mengetahui dan memahami bahwa Indonesia itu sangat kaya raya, lengkap dan apapun ada di Indonesia. Sayangnya, penduduk Indonesia tidak banyak yang mengetahui kekayaan alam disekitarnya.

Contohnya adalah Pantai dan Teluk. Apakah anda tahu pantai pantai dan teluk yang sangat terkenal dikalangan Surfer di dunia dibawah ini ?, letaknya dimana  ?
  • G Land dan Red Island
  • Apocalypse dan One Palm Point 
  • Macaroni, Lances Right,  Lances Left
  • Gerupuk Inside, Gerupuk Outside, Ekas dan Mawi
  • Awang Bay dan Cempi Bay
  • Lakey Peak dan Scar Reef
  • Padang Padang, Keramas dan Kedungu


Dinda
Kedungu Beach 2018

Semua letaknya di Indonesia, ada yg di Jawa, Sumatra, Bali, NTT sampai Papua. Yang menemukan dan memberi nama asing dan aneh ditelinga kita sudah tentu orang asing, atau para ‘Surfer’ yang pertama kali mempromosikan di komunitas Surfer dunia.

Orang Indonesia menganggap pantai pantai indah dengan ombak yang bergulung gulung tersebut sebagai hal biasa dan tidak ada manfaatnya. Tapi bagi para surfer, pantai penuh gelora tersebut adalah Sorga dan berkah alam yang potensial untuk pariwisata dan hanya dimiliki oleh Indonesia.

Contohnya 'G Land',  pantai dekat Banyuwangi ini nama lokalnya adalah Pantai Grajagan, tapi moncer diseluruh dunia dengan nama yang sangat simple dan mudah diingat yaitu G Land.

Dinda
Practice Before Competition

Di Bali, sudah jelas semua pantainya sangat dikagumi para Surfer diseluruh dunia. Tahukah anda Pantai Kedungu letaknya disebelah mana ?. Paling anda tahunya cuma Pantai Kuta, Sanur dan Benoa saja. Nah, di Bali ini pantai pantainya sangat terkenal karena jenis ombak, kecepatan dan panjang gelombangnya sangat bervariasi.

Berapapun tinggi dan panjang gelombang semuanya ada. Komplit ....plit, bisa digunakan oleh semua surfer dari yang baru belajar sampai yang sudah sangat mumpuni. Ada beberapa kelas Surfer yaitu Beginner (2.5 meter, 10 m/sec), Intermediate (2.5 meter, 20 m/sec), Competent (3 meter, 20 m/sec), Top Amateur (3 meter, 20 m/sec) dan Top World Surfer (3 meter, 20 m/sec).


Kalau Sedang Nunggu Ombak Besar Datang
Bisa Ngobrol Ditengah Laut Dan Kenalan Dengan
Surfer Dari Segala Penjuru Dunia
Sayangnya, umumnya orang Indonesia tidak ada yang mau belajar surfing. Semboyan 'Nenek Moyangku Seorang Pelaut' hanya bagus diucapkan dan dinyanyikan saja. Sedikit sekali orang Indonesia di negeri Kepulauan ini yang mencintai lautnya.

Saya yakin, anda semua pembaca blog ini tidak ada satupun yang kenal dengan Rizal Tanjung, Oney Anwar atau Raditya Rondi. Mereka inilah pecinta laut sejati, para Surfer yang mengharumkan nama Indonesia di dunia.

Kompetisi besar surfing di tanah air tidak bisa dilupakan begitu saja tanpa peran mereka. Kompetisi Indonesian Surfer Championship (ISC), Asian Surfer Championship (ASC) dan WQS Championship semuanya rutin diadakan di Indonesia. Nggak pernah tahu dan nonton kan ?


Menunggu Ombak Datang Di
Pantai Kedungu


Surfer Mancanegara Saja Berdatangan Ke Bali
Orang Indonesia Malah Ke Luar Negeri
Mana Ada Ombak Yang Sebagus Di Indonesia


Pantai Kedungu Di Bali
Orang Asing Bilang Pantainya Masih Alami
Orang Indonesia Bilang Apa Bagusnya Pantai Ndeso

Dinda Dengan Surf Board Yang Dibawa
Keliling Indonesia Dari Pantai Ke Pantai


Persewaan Surf Board Banyak
Tapi Jarang Sekali Orang Indonesia Yang Bisa Surfing

Mobil Yang Saya Sewa Dengan Surf Board
Diatas Dan Didalam

Baca Juga :

Senin, 19 November 2018

Stasiun Metro Terdalam Di Dunia Ada Di Kiev

Arsenalna Train Station Ini Terlihat Kecil
Di Permukaan Tetapi Besar Dibawah Tanah

Nama stasiun yang akan saya ceritakan ini kalau diucapkan Arsenalna, tapi tertulis dimana mana Арсена́льна.  Bingung saya saat mencari cari letak stasiun ini di kota Kiev. Lebih bingung lagi saat sudah berada diatas kereta api dan mau turun.  

'Excuse me, I want to stop to Apcehanbha train station......'

Penumpang sebelah yang saya tanya bingung, sayapun juga lebih bingung. Akibatnya 2 kali saya kebablasan dan harus naik taxi untuk kembali menuju hotel.  

Арсена́льна
Siapa Yang Tahu Kalau Bacanya Arsenalna

Susah sekali bertanya dengan penumpang lain saat saya mau turun, semuanya diam dengan urusannya sendiri. Rasanya sakittttt hati ini ketika ada satu orang yang mau njawab tapi penumpang kereta yang lain buru buru pada ikutan mengelilingi saya dan tertawa terbahak bahak mendengar cara saya mengucapkan Арсена́льна, Tapi, semuanya baik dan berusaha menjelaskan dan mengajari cara membaca dan mengucapkan nama stasiun yang benar. Nggak tanggung tanggung, semua ngajari cara mengucapkan nama stasiun. Seluruh stasiun di Ukraina....luar biasa !!!. Tapi yang saya ingat sampai sekarang cuma satu yaitu  Arsenalna (Арсена́льна).

Loket Beli Tiket - Harus Ngantri Panjang,
Ada Mesin Tiket Otomatis Juga Tapi Nggak Ada Yang Beli

Stasiun ini katanya merupakan stasiun bawah tanah yang terdalam di dunia. Kedalamannya 105.5 meter (346 Ft) dibawah permukaan tanah. Mulai beroperasi tanggal 6 November 1960 dan design arsitekturnya dibuat oleh H. Hranatkin, S. Krushynsky dan N. Shchukina. Dibuat sangat dalam sekali karena dikota Kiev mengalir juga sungai Dnipro yang cukup dalam. Jadi stasiun harus digali jauh dibawah sungai Dnipro. Harus digali sampai ke tanah yang bebatuannya keras dan padat dibanding tanah  sungai yang lembek dan mudah runtuh.


Gate Masuk Cukup Sepi
Tapi Dibawah Tanah Penuh Sesak

Yang saya rasakan 'berbeda' antara stasiun ini dibanding dengan stasiun yang lain adalah escalatornya. Kecepatan escalatornya sangat luar biasa ngebut. Kira kira 2 - 3 kali kecepatan normal escalator di mall mall di Indonesia. Disamping itu escalatornya panjang sekali, curam dan agak meliuk kekiri atau kekanan, tidak lurus seperti umumnya escalator di tanah air.

Escalatornya Ngebut Dan
Sangat Curam
System sirkulasi udaranya membuat saya heran, tidak terlihat sama sekali adanya blower raksasa yang menyedot udara atau menghembuskan udara segar dari luar. Tapi terasa sekali udara masih normal dan cukup sejuk berhembus sepoi sepoi entah dari mana. Sayang MRT Undeground di Jakarta belum beroperasi saat ini sehingga saya tidak bisa membandingkannya mana yang lebih sejuk di Арсена́льна atau di Jakarta.

Nyampai Juga Lantai Paling Bawah
105 Meter Dibawah Tanah

Sepi Di Permukaan Tapi Ramai
Dibawah Tanah

Berjubel Penumpang Naik Dan Turun Kereta
Semua Sibuk Sendiri Sendiri Nggak Ada Yang Bisa Ditanya

Pokoknya Naik
Kebablasan Tinggal Ganti Naik Taxi

Didalam Kereta Api Penuh Sesak
Serasa Seperti Naik KRL Jabotabek

Semua Orang Nggak Ada Yang Bisa Ditanya
Kalau Di Stasiun

Baca Juga :

Senin, 12 November 2018

Baju Koko, Abaya Dan Jilbab Bordir Ukraina

Baju Koko Ukraina
Bordir Ada Di Kerah Baju, Dada dan Ujung Lengan

Di Indonesia, Baju Koko itu identik dengan busana buat Lebaran, Jum'atan ke Masjid, menghadiri undangan Tahlilan dan juga untuk acara acara Pengajian. Bahkan banyak yang menganggap Baju Koko adalah busana asli Indonesia atau bahkan menganggap sebagai Busana Muslim. Jelas anggapan yang sangat ngawur sekali. Mari saya ajak anda menyaksikan baju koko di Ukraina (Note : Di Russia juga ada dan namanya 'Kosovorotka', perhatikan bentuknya pada link tulisan ini Baju Koko Russia)

Baju Koko Ukraina Tidak Ada Kancing Baju
Tapi Memakai Tali Benang Dengan Rumbai Rumbai Di Ujung

Baju Koko Ukraina namanya Vyshyvanka, modelnya sama persis dengan baju koko dari Indonesia. Bordirnya juga sama di kerah baju sampai ke dada dan ujung lengan. Bedanya, Vyshyvanka tidak ada kancing baju untuk mengencangkan kerah leher, tetapi sebagai gantinya adalah tali benang dengan rumbai rumbai di ujungnya. Nama Vyshyvanka ini tidak hanya buat baju koko laki laki, tapi semua baju/rok wanita dan anak anak dengan hiasan bordir juga diberi nama yang sama. Secara umum katakan saja Vyshyvanka adalah baju bordir tradisional Ukraina. Di Belarusia namanya juga sama Vyshyvanka.

Baju Koko Ukraina Warna Seperti Ini
Disebut Sebagai Warna Klasik Tradisional

Pemakaiannya saat ini untuk menghadiri acara acara formil termasuk untuk ibadah ke gereja. Setiap hari Kamis, Minggu ke 3 bulan May adalah Hari Vyshyvanka, kalau di Indonesia semacam Hari Batik Nasional. Tujuannya untuk mempersatukan seluruh bangsa Ukraina disegala penjuru dunia, apapun agamanya, asal daerahnya, suku dan bangsanya. Yang penting bangga dengan Identitas Nasional Ukraina dimanapun berada. Semangat Diaspora Ukraina ini ternyata mirip dengan Diaspora Indonesia saat Hari Batik Nasional 2 October.

Milih Abaya Dan Jilbab Di Pechersk Lavra Monastary
Kiev Sebelum Masuk Ke Gereja

Selain Baju Koko Ukraina yang sangat mirip dengan Baju Koko Indonesia, ternyata ada busana lain yang juga sama persis dengan yang dipakai wanita Indonesia, yaitu Kerudung Kepala ala Jilbab / Hijab. Cuma, di Indonesia Kerudung Kepala semacam ini juga diidentikkan dengan Busana Muslim. Padahal di Ukraina, kerudung kepala dan busana long dress Vyshyvanka digunakan untuk ibadah di gereja dan memasuki area gereja / monestary.

Semua Abaya Dan Jilbab Diletakkan Didepan Gereja
Pengunjung Wajib Memakai Untuk Masuk Gereja

Di Pechersk Lavra, sebuah komplek gereja dan monestary besar di kota Kiev, pengunjung baik yang mau ibadah maupun turis diwajibkan memakai penutup kepala ala Jilbab dan busana sopan semacam abaya long dress yang menutupi semua aurat sampai ke mata kaki. Semua abaya Vyshyvanka dan jilbabnya disediakan gratis dan diletakkan diluar gedung. Pengunjung tinggal memilih warna kesukaan saja, mau warna Hijau Nahdlatul Ulama, Biru Partai Demokrat, Merah PDIP atau Hitam ala Abaya Arab juga ada. Saya suka sekali motif bordirnya yang warna warni.

Di Kiev Banyak Gereja
PKL Yang Jualan Abaya, Jilbab Banyak
Di Halaman Gereja
Tulisan ini sekedar untuk informasi saja dan jangan dibuat versi Hoax. Misal : 'Subhanallah, Baju Koko Jilbab Dan Abaya Wajib Digunakan Untuk Ke Gereja Di Ukraina'. Photo photo juga jangan dipolitisir yang aneh aneh. Pakaian tradisional Ukraina memang seperti itu, tidak ada hubungannya dengan busana Indonesia ataupun agama Islam. Kebetulan saja orang Ukraina punya satu setel busana tradisional yang mirip baju koko, jilbab dan abaya.

PKL Disekitar Radius Gereja Banyak Yang Jualan
Abaya, Jilbab Dan Baju Koko Khas Ukraina
Untuk Masuk Ke Gereja Dan Monastary

Yang Saya Pakai Kerudung Jilbab Indonesia
Diterima Juga Untuk Masuk Gereja
Pechersk Lavra

Ini Warna Klasik Tradisional
Abaya Ukraina

Abaya Ukraina Di Kaki Lima Sekitar Gereja
Bordirnya Bagus. Yang Penting Menutupi Aurat

Penjual Vyshyvanka Di Penyeberangan Bawah Tanah
Warna Dan Bordirnya Sekarang Lebih Semarak

Pedagang Vyshyvanka Kelas Kaki Lima
Modelnya Macam Macam, Harganya
Juga Bervariasi

Bukovina Vyshyvanka Adalah Abaya Dengan Hiasan Bordir
Khas Daerah Bukovina

Baca Juga :


Sabtu, 20 Oktober 2018

Brengos Dan Jenggot Rajasthan

Ada Turis Jalan Jalan Ke Rajasthan
Itu Kumis Atau Hutan

Rajasthan, India terkenal dengan bangunan bangunan indah seperti candi candi, benteng pertahanan kuno, binatang langka harimau dan juga budayanya. Tapi yang secara kasat mata terlihat dimana mana adalah Kumis, Cambang dan Jenggot penduduknya. Hampir semua penduduk lokal laki laki asli Rajasthan memeliharai Kumis, Cambang dan Jenggot yang sangat tebal dan lebat.


Ulat Bulu Diatas Trailer
Itu Bulu Bikin Ngiler
Di kota Jaisalmer, setiap tahun sekali diadakan lomba panjang panjangan kumis dan keindahan kumis, cambang dan jenggot. Namamya Jaisalmer Desert Festival. Acara Festival meriah ini selalu diadakan pada bulan Hindu Magh (February), tiga hari berturut turut dimulai tiga hari sebelum bulan purnama. Lomba dan kemeriahan perayaan sebagian besar diadakan di tengah gurun dengan pemandangan bukit bukit pasir yang eksotis dan indah bernama Gurun Thar, kira kira sekitar 42 Km dari kota Jaisalmer.

Dari Surabaya Menuju Jombang
Boleh bang, kumis aku pegang
Tidak semua orang paham mengenai sejarah kenapa setiap tahun diadakan Jaisalmer Desert Festival, termasuk orang India sendiri. Kebetulan saja saya turis, jadi ada tour guide  yang menceritakan sejarahnya. Konon dari jaman dulu sampai sekarang ada legenda yang beredar dan dipercaya oleh masyarakat. Pada jaman dulu Krisna penguasa komunitas Yadav pernah mengatakan kepada Arjuna (keluarga Pandawa) bahwa suatu saat nanti akan ada penguasa penggantinya yang akan muncul dari komunitas Yadav dan dia akan mendirikan kerajaan di Bukit Trikuta.

Aku Dan Staff Toko Cendera Mata

Pada tahun 1196, prediksi dari Krisna menjadi kenyataan ketika Rawal Jaiswal keturunan Klan Yadav mendirikan kerajaan di Jaisalmer. Mulai saat itulah Festival Gurun di Jaisalmer diadakan setiap tahun sampai saat ini untuk merayakan ramalan Krisna yang menjadi kenyataan dan berdirinya kerajaan tersebut.

Aku Dan Cheff Hotel

Prosesi festival dimulai pagi hari dari Jaisalmer Fort menuju Shahid Poonam Singh Stadium. Pakaian daerah dengan warna warni cerah membuat semarak gurun menjadi penuh dengan semangat dan kegembiraan. Penduduk merayakan kegembiraan dengan menyanyi, ada juga Fire Dance yang menjadi warna festival ini. Kalabaz / Nats adalah sekelompok penduduk nomaden gurun  juga tampil dengan aksi populernya akrobat dan gymnastic. Bhopa's Langas dan Manganiars juga tidak pernah ketinggalan untuk tampil dengan musik musik khasnya

Aku Dan Bell Boy Yang Jaga
Pintu MAsuk Hotel

Tidak cuma itu saja, Balapan Onta dan olahraga Polo dengan menunggang Onta juga ada. Akrobat diatas punggung Onta, Lomba Joget Onta, Tarik Tambang, Lomba memakai Thurban, Maru Shri (Abang Dan None Gurun) dan lapak lapak Kuliner juga ada. Kira kira seperti kemeriahan acara lomba dan karnaval 17 Agustusan di desa desa di Indonesia. Puncak acaranya adalah lomba Kumis dan acara ditutup saat Poornima (Bulan Purnama Penuh).

Aku Dan Security Yang Jaga Di
Parkiran Hotel

Karena jaman sudah semakin modern maka saat ini penutupan dibuat sangat modern untuk ukuran kota Jaisalmer, yaitu lampu sorot Soklee yang diarahkan keseluruh penjuru kota dengan latar belakang Jaisalmar Fort. Yah kira kira seperti Lampu Sorot Soklee dengan latar belakang Borobudur atau Prambanan gitu lho kalau di tanah air. Tapi, sayang sekali saya datang saat Festival sudah selesai, cuma dengar ceritanya dari tour guide dan staff hotel saja.  Jadi photo photo yang bisa saya tampilkan disini hanya photo dengan Security, Bell Boy, Cheff dan Staff Hotel saja.

Aku Dan Penjaga Boat Hotel
Baca Juga :

Jumat, 19 Oktober 2018

Sekolah Gajah Pinnawala Srilanka

Gajah Srilanka Di Sungai Ma Oya
Pinnawala, Kagalle

Saya sekeluarga pernah tinggal 15 tahun disekitar gajah gajah Sumatra. Tepatnya  tinggal dan bekerja di lokasi yang berjarak hanya beberapa kilometer saja dari Sekolah Gajah Tahura di Minas, Riau. Berkali kali pula saya harus pindah tugas ke lokasi lain yang juga berjarak hanya beberapa kilometer saja dari Sekolah Gajah Sebanga Duri, Riau. Saya sampai hapal, jalur jalur lintasan gajah disekitar tempat tinggal saya. Jangan sekali kali parkir mobil atau menghalangi jalur lintasan gajah ini, bisa ngamuk dan merusak apapun kalau jalur lintasannya terhalang.


Sungai Maha Oya Tempat Hidup
Gajah Gajah Srilanka

Karena saking seringnya saya berinteraksi dengan Gajah waktu masih tinggal di Riau, maka secara tidak langsung membentuk diri menjadi orang yang selalu merindukan suara maupun tingkah polah gajah di alamnya. Sampran Elephant Park di Thailand pernah saya kunjungi, David Sheldrick Wild Trust di Nairobi Kenya juga tidak luput dari pengamatan saya seperti pernah saya tulis dalam blog ini juga Sekolah Gajah David Sheldrick Nairobi Kenya. Nah, sekarang saya ajak anda untuk melihat gajah gajah Srilanka.

Pintu Masuk Menuju Sungai Maha Oya
Tempat Gajah Gajah Mandi Bersama

Lokasi gajah gajah Srilanka ini ada di desa kecil bernama Pinnawala, sekitar 90 Km dari ibukota Colombo.  Kota agak besar terdekat bernama Kagalle. Jadi dari Colombo carilah angkutan umum menuju Kagalle dulu. Kalau yang anda cari jurusan Colombo - Pinnawala, nggak bakalan bisa ketemu, paling anda disuruh charter mobil sendiri untuk kesana. Pinnawala itu ndeso pelosok yang masih perlu perjalanan sekitar 13 Km dari Kagalle. Anda bisa naik ojek motor dari Kagalle atau sewa mobil semi offroad.


Gajahnya Berwarna Coklat Dan Bersih
Bahasa Kita Sawo Matang Bersih Dan Mulus

Gajah Srilanka ini ternyata berbeda sekali dengan gajah Sumatra atau gajah Afrika.  Gajah Sumatra suka jalan jalan jauh sekali melalui jalan lintasan yang tetap,. Gajah Afrika suka putar putar disemak semak yang menjadi wilayahnya, kira kira seperti patroli wilayah. Kalau gajah Srilanka sukanya mandi 'Telanjang' bersama dengan kawan kawannya. Pagi, siang sampai sore kerjaannya cuma bersenda gurau sambil siram siraman air di sungai Maha Oya.

Mandi Bersama Sepanjang Hari

Keluar dari air hanya untuk makan saja. Jarang terlihat gajah gajah Srilanka tersebut jalan jalan terlalu jauh dari pinggir sungai. Karena disepanjang sungai banyak sekali pohon kelapa, maka sering kali gajah gajah tersebut menggoyang goyang pohon kelapa dengan badannya. Begitu 'Bug' ada buah kelapa yang jatuh langsung berebut untuk dimakan setelah diinjak dulu.

Pengunjung Hanya Boleh Melihat Dari Pinggir Sungai

Ada juga gajah yang sudah sangat jinak dan bisa dinaiki. Gajah jinak ini disewakan buat para turis dengan tarif tertentu per jam. Route perjalanannya menjauhi sungai Maha Oya dan lewat jalan jalan desa, bahkan keluar masuk hutan. Terkadang harus nyeberang sungai kecil. Satu ekor gajah bisa dinaiki dua orang dewasa dan pawangnya akan jalan kaki mengikuti dari belakang.


Lihat Warna Kulitnya
Bersih Dan Mulus Karena Hobby Mandi

Saya agak curiga, kenapa gajah yang bisa dinaiki dan disewakan ini warna kulitnya hitam dan ukurannya lebih besar. Sangat berbeda dibanding dengan gajah gajah yang sehari hari mandi telanjang bulat di Sungai Maha Oya. Kulitnya juga berdebu, mirip dengan gajah Sumatra yang lebih suka mandi debu dibanding air.

Ini Gajah Jinak Yang Disewakan
Warna Kulitnya Lebih Hitam

Ahhhh, jangan jangan, gajah gajah hitam berdebu yang saya naiki ini adalah 'Dosen' atau Expatriate Gajah Pengajar yang di'recruit' khusus dari Indonesia. Jangan jangan gajah jinak ini lulusan dari Sekolah Gajah di Tahura Minas atau Sebanga Duri, Riau. Terlihat sekali gajah hitam ini takut air dan beda dengan yang lainnya. Gajah hitam ini harus dicambuk dulu untuk menyeberang sungai kecil.

Karena Gajah Ini Warnanya Hitam
Saya Curiga Gajah Ini Adalah Dosen Pengajar
Dari Sumatra / Thailand


Warna Kulitnya Hitam Dan Lebih Tinggi
Pasti Ini Expatriate Gajah Dari Sumatra / Thailand

Yakin Saya, Gajah Ini Adalah Dosen Pengajar
Yang Ngobyek Ngojek Di Srilanka



Gimana Guys
Kenapa Gajah Tunggangan Di Pinnawala Warnanya Beda


Baca Juga :

  • Sekolah Gajah David Sheldrick Kenya
  • Dari Colombo Ke Pinnawala
  • Nyamuk Nyamuk Colombo
  • Ke Srilanka Dengan eVisa
  • Sekilas Bandaranaike International Airport