Sabtu, 30 Juni 2018

Cebong VS Kampret Di Car Free Day Kiev Ukraina

Maidan Nezalezhnosti (Independence Square)
Kiev Saat Car Free Day

Saya terkejut berkali kali saat mengunjungi Ukraina. Negara ini banyak miripnya dengan Indonesia meskipun semua penduduknya kebanyakan 'Bule'. Keterkejutan yang pertama sudah pernah saya tulis sebelumnya dalam cerita  Mobil Indonesia Mudik Lebaran Di Ukraina.  Terkejut yang kedua saat mengetahui penduduk Ukraina suka memakai 'Baju Koko'. Nanti akan saya ceritakan lebih detil tentang 'Baju Koko' Ukraina ini pada tulisan berikutnya. 

Khreschatyk Street Ditutup
Bedanya Dengan Jakarta, Car Free Day Di Kiev
Mulai Ramai Jam 3 Sore Sampai Malam

Tapi yang paling mengejutkan adalah yang ketiga. Ternyata walikota dan warga ibukota Kiev suka mengadakan
Car Free Day, Saya kira cuma mantan Gubernur DKI Ahok saja yang punya ide  atau gagasan membikin acara Car Free Day. Acara mirip dengan di Jakarta ini diadakan disepanjang Khreschatyk Street mulai dari alun alun Nezaleshnozty (Independence Square) sampai ujung yang katanya panjangnya sekitar 3 - 5 Km. Cuma, di kota Kiev ini jalan mulai ditutup sekitar jam 2 siang sampai tengah malam dan hanya akhir pekan Sabtu dan Minggu saja.

Aktifitas Warga Macam Macam Ada Yang
Cuma Nampang Doang Dan Buka Lapak Dagangan


Tapi entahlah, siapa yang duluan mengadakan acara Car Free Day tersebut, yang penting warganya bahagia. Yang mengijinkan untuk menutup jalan protokol Khreschatyk Street adalah mantan petinju Kelas Berat juara Olimpiade, WBO, WBA  dan WBC terkenal bernama Vitali Klitscho. Sekarang beliau sudah pensiun dari dunia Tinju dan terpilih menjadi Walikota Kiev sejak 2014 setelah sebelumnya memilih jalan hidupnya menjadi seorang politisi.


Politisi Ukraina Yang Ditahan
Kalau Di Indonesia Artinya
'Bebaskan Setnov (Setya Novanto)'

Sama juga dengan acara Car Free Day di Jakarta, polisi selain sibuk menutup jalan, juga sibuk mengawasi dan melarang orasi politik atau membawa atribut politik yang mengganggu ketentraman. Ukraina memang warganya saat ini sedang semangat semangatnya berpolitik dan berdemokrasi seperti halnya yang terjadi di Indonesia. Bisa dimaklumi, karena negara ini termasuk 'baru' saja berdemokrasi setelah merdeka dari Russia.



Pasang Pesan Politik Di Car Free Day
Kiev
Secara umum kelakuan berorasi politik sama saja dengan di Indonesia. Isinya cuma teriak teriak sambil bersandiwara untuk menarik perhatian orang lewat. Sekali kali muncul ketidak sukaannya terhadap presiden Petro Poroschenko dengan alasan mengkhianati rakyat, menangkapi tokoh tokoh politik dan menyerahkan ke musuh bebuyutan Russia.  

'Nggak mungkin tokoh politik Ukraina bisa ditangkap dan dipenjara di Russia kalau nggak dibantu oleh rezim yang sekarang', kata Elena pedagang Souvenir didepan panggung orasi. Mungkin dia Kampreter pendukung #2019_Ganti_Poroschenko.

Setnov Ukraine Dan Kawan Kawan
Yang Ditahan Di Penjara Russia
Banyak Nama Nama Islam, Mungkin Dari
'Partai Keadilan Sejahtera'nya Ukraina

Nggak Kurang Akal,
Ngadain Orasi Dan Bawa Atribut Politik Dijalan
Dilarang, Akhirnya Dipajang Di Toko

Kampreter Sedang Bersandiwara Mengkritik Pemerintah

Cebonger Ini Lebih Cuek Lagi
Sedang Asyik Melukis Wajah


Demam Piala Dunia Juga Terjadi
Di  Car Free Day Kiev

Cewek ABG Cantik Ini Sedang
Nampang Cari Perhatian
Barang Apapun Disewakan, Dijual Dan
Dipamerkan

Lionel Messi Kiev
Pokoknya Semua Demam World Cup

Ada Yang  Main Akrobat Dan Sulap

Ada Warga Kiev Yang Unjuk Keahlian Menari
Tari Tarian Dan Budaya India
Baca Juga :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.