Sabtu, 08 Juni 2019

Mendaki Gunung 'Jaman Now' Di Everest Dan Himalaya

Annapurna 1 (8091 Meter)
Gunung Tertinggi No 10 Dunia

Saya senyam senyum dan tertawa ngakak beberapa hari ini. Bagaimana tidak tertawa, ketika saya posting ke FB photo saya sedang mengibarkan bendera di ketinggian +/- 5000 meter di Annapurna Mountain, Himalaya Nepal langsung jadi viral dan dishare puluhan orang. Mungkin orang orang yang nge'share' pada heran semua. Kok ada emak emak gemuk bisa mengibarkan bendera di pegunungan Himalaya yang terkenal sangat tinggi sekali.

Kemiringan 45 Derajat Tapi
Ada Restaurant, Warung Kopi Dengan Masakan Ala
Hotel Bintang 5

Sebenarnya tujuan saya mau mengantar suami dan anakku yang bontot Dinda ke Everest, gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian 8848 meter diatas permukaan laut. Tapi saya tidak setuju karena berdasarkan berita di Kompas tanggal 27 May 2019 mengatakan bahwa Puncak Everest saat ini sangat padat. Baca beritanya di link ini : Sebelum Meninggal, Pendaki Sebut Kepadatan Di Puncak Everest Berdampak Fatal. Ngeri kan baca judul dan ulasan berita Kompas tersebut.

Annapurna Base Camp +4130 Meter Dpl

Mau ke Everest atau ke gunung gunung apapun di Nepal sebenarnya tidak mengerikan seperti berita berita yang ditulis di tanah air. Semua berita di tanah air didramatisir dan bisa saya pastikan semuanya Hoax. Saya yang gendut ginuk ginuk dengan pengalaman shopping dan masak rawon aja bisa kok ke puncak gunung apapun di Nepal. Saya buktikan sendiri minggu kemarin di Annapurna 1 (8091 Meter dpl) dan merupakan gunung tertinggi no 10 di dunia.

Ada Laundry Juga Di Ketinggian +/- 4130 Meter Dpl
Bisa Order Spagheti, Steak, Salad dan Cappucino

Ada beberapa paket wisata Trekking yang ditawarkan di ratusan Travel Agent di Kathmandu, Pokkara maupun Lukla. Pilihan tergantung dari budget dan masa tinggal anda di Nepal. Ada paket sehari semalam langsung nyampai ke puncak gunung. Ada yang paket 3 hari, paket seminggu, dua minggu, sebulan bahkan berbulan bulan.

Nunggu Pesanan Makanan Datang
Pesan Indomie Rebus Pakai Telor Juga Ada

Paket Satu Hari sudah tentu harus naik Helicopter pulang pergi dan bisa langsung terbang ke Base Camp paling atas. Diberi kesempatan beberapa jam untuk photo photoan di Base Camp. Mau terlihat berkeringat dan heroik saat diphoto/video ?. Gampang......, di Base Camp juga tersedia kamar mandi dengan air bersih dan hangat yang siap untuk disiramkan ke badan. Pokoknya keren saat acting sedang menancapkan bendera dan terlihat basah kuyup keringat. Semua tempat photo favorit dan gaya dipandu oleh cameraman yang merangkap sebagai tour guide. Nggak perlu susah payah sampai ke puncak, cukup jalan kaki beberapa langkah ke suatu tempat yg kalau diphoto mirip di puncak tertinggi.  

Ini Tempat Pendaratan Helicopter
Yang Jaket Merah Dan Gemuk Itu Saya
Bukan Copy Paste Photoshop

Bayar Helicopternya USD 350 per orang pulang pergi. Untuk paket tour 3 hari berangkatnya naik Cable Car sampai ketinggian +/- 2550 Meter dpl dan dilanjutkan jalan kaki (trekking) menuju Base Camp teratas. Pulangnya naik Helicopter. atau meluncur dengan Gantolle atau Paragliding. Paket lain menggunakan Paragliding Bermotor dan Pesawat Ultra Ringan juga ada, Lokasi pendaratannya saya tidak tahu pasti karena saat berkabut tidak ada yang terbang.

Agen Tour Travel Khusus Mendaki Gunung
Banyak Di Kathmandu, Lukla dan Pokkara
Tinggal Bayar Lainnya Disiapkan Agen

Kalau merasa jalan kaki 3 hari belum pegel juga, silahkan ngambil paket Trekking seminggu, dua minggu atau bahkan sebulan pulang pergi jalan kaki. Kelebihannya bisa melihat lihat pemandangan desa dan berinteraksi dengan penduduk desa yang dilewati. Bisa juga mampir di kedai kopi semacam Coffee Bean, Costa dan Starbuck. Paket ngopi ini namanya Tea House Trekking.

Ini Photo Beneran Di Ketinggian Sekitar
5000 Meter Dpl Bukan Hoax

Sepanjang jalan, Tour Guide akan bercerita tentang pendaki pendaki 'jaman susah' hampir seratus tahunan yang lalu. Tour guide ini hapal bener siapa Tenzing Norgay, Edmund Hillary dan para pendaki 'jaman susah' dahulu, termasuk bercerita tentang para pendahulu yang mati digunung. 

Bingung Nih, Mau Naik Helicopter, Pesawat Ultra Ringan,
Cable Car atau Turun Pakai Paragliding

Untuk trekking bisa berangkat perorangan maupun berombongan. Semakin kecil rombongan biaya semakin mahal karena untuk naik keatas gunung perlu didampingi penduduk lokal Sherpa dengan jumlah cukup banyak. Setiap 5 orang wisatawan (pendaki bo'ong bo'ongan) akan didampingi oleh 8 orang Sherpa. Satu orang bertugas sebagai Cameraman sekaligus Tour Guide, satu orang bertugas sebagai Chef yang pandai masak segala macam masakan dunia dan sisanya sebagai tukang angkut tenda, bahan makanan, obat obatan dll.

Banyak Sekali Menunya
Ada Yang 1 Days, 3-4 Days, 6-7 Days, 1 Month dll

Bawa rombongan Sherpa, tenda, ransel, kompor ini sebenarnya buat gaya gayaan doang biar kelihatan susah dan sengsara mendaki gunung. Ransel pinjaman saya isinya kertas koran biar kelihatan gembung, berat dan bagus saat diphoto. Ransel ini nggak boleh dilepas. Apa kata orang kalau diphoto sedang mendaki gunung di Nepal tapi terlihat nggak bawa ransel. Sherpa yang mendampingi semua pinter sekali bergaya didepan camera seolah olah pendakian jaman Sir Edmund Hillary seratus tahun lalu. Travel Agent Nepal memang jagoan mengemas Wisata Gunung aman bagi wisatawan gemuk seperti saya.

Ini Cuman Acting Doang
Cameranya Dimiringkan Sesuai Petunjuk Tour Guide

Sebenarnya bisa saja nggak perlu bawa tenda, kasur, kompor, beras dll karena sepanjang jalan yang dilalui sudah banyak penduduk yang membuka losmen murah meriah sampai hotel yang cukup layak. WIFI juga ada dan bisa digunakan sekedar untuk update status FB, Tweeter atau Whatsapp. Cuma ada spot spot tertentu yang sangat lemot. Jalan setapak menuju puncak juga cukup bagus untuk jalan kaki. Pokoknya beda banget dengan photo photo jaman mbah Tenzing dan Hillary mendaki pertama kali tahun 1953.

Ini Chef Yang Jago Masak Masakan Asia
Terutama Masakan India dan Thailand

Lalu persiapan apa yang diperlukan untuk mendaki 10 besar gunung tertinggi dunia di Nepal ?. Jawabnya : Nggak Ada. Tenda, Kasur, Kompor dan Makanan urusan Travel Agent. Kalau anda sukanya pakai sandal jepit silahkan saja langsung jalan keatas lewat jalan setapak. Bulan Juni seperti sekarang ini salju baru ada di ketinggian +/- 4000 Meter keatas. Tour Guide anda akan memberi tahu kapan saatnya harus pakai sepatu dan kapan harus acting pakai kacamata hitam.

Ini Sherpa Yang Jago Buka Pasang Tenda
Dan Mindahin Barang

Kostum yang harus disiapkan sendiri cuma jaket doang. Kacamata model astronout atau, tabung oksigen warna menyala dan accesories gunung jaman Edmund Hillary/Tenzing Norgay sampai perlengkapan masa depan ala Star Wars bisa disewa buat gagah gagahan saat diphoto oleh pengatur gaya yaitu Tour Guide. Jadi, pilihlah Travel Agent yang paling komplit. 

Hari Gini Jaman Serba Modern Kok
Masih Ada Saja Orang Mendaki Gunung Pegel Linu

Malas jalan kaki dan mau menyalip rombongan juga bisa. Ada juga ojek sepeda motor yang siap membawa anda sampai di desa dengan ketinggian tertentu. Tunggu saja teman teman serombongan di Tea House desa tersebut sambil ngopi dan ngemil makanan yang tersedia.

Hari gini kok masih ada saja orang mendaki gunung pakai pegel linu.


Ini Photo Dari Kompas Tanggal 27 May 2019
Photonya Benar Tapi Beritanya Didramatisir Menakutkan
Puncak Yang Terlihat Diatas Bukan Puncak Tertinggi
Tapi Lokasi Favorit Buat Photo Seolah Olah Yang Tertinggi

Ini Repeater WIFI
Banyak Disepanjang Jalan Trekking

2 komentar:

  1. Oalah..ngono to tibak e. Rugi ya ternyata sudah banyak dan sering terkagum2 dgn apa yg sy baca koran dan majalah itu..ttg mahasiswa tewas dlm pendakian dllnya itu ternyata salah sendiri ya.. Knp mau repot2 kalo ada byk paket penawaran seperti itu.he..he..ternyata biar masuk koran doang..

    BalasHapus
  2. hehehehe...makin tertarik aku ke Nepal, pengin mendaki gunung tanpa pegel linu...

    BalasHapus

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.