Senin, 20 Maret 2017

Anjrit, Terkunci Diluar Rumah Di Kota Bath

Jalan Kecil Menuju Kota Bath
Berkabut Tebal Saat Jam 16:00

Saya dalam perjalanan dengan mobil sewaan menuju ke rumah saya di Portsmouth, England. Jam masih menunjukkan sekitar jam 16:00 sore, tetapi langit yang semula terang benderang dan cerah tiba tiba berubah menjadi gelap dan berkabut dengan sedikit hujan rintik rintik. Kalau nekat melanjutkan perjalanan ke Portsmouth, paling 1.5 - 2 jam lagi sudah nyampai, itupun kalau langit kembali cerah setelah melalui kota Bath. Tapi, karena jarak pandang terlalu pendek, jalan licin dan sudah mendekati maghrib, maka diputuskan untuk 'Menginap Di Kota Bath' saja.


Semakin Mendekati Kota Bath
Kabut Semakin Tebal Dan Jalan Mobil Semakin Merayap

Tindakan darurat yang saya lakukan adalah mencari hotel atau apartment yang murah hanya untuk transit semalam saja. Ada beberapa pilihan yang harus segera dipilih yaitu Hotel, Apartment atau Bed And Breakfast Accomodation. Nah, pilihan kita saat ini adalah BnB dan saya ublek ublek Airbnb.com dan Booking.com. Secara umum yang namanya BnB pasti lebih murah dibanding Hotel atau Apartment. Tetapi keunggulannya, umumnya lokasinya di perkampungan dan membaur dengan rumah rumah penduduk. Bisa jadi, lokasinya sangat dekat dengan obyek wisata karena BnB ini sebenarnya adalah rumah penduduk yang disewakan.


Kota Bath Pagi Hari

Ciri lain dari BnB ini biasanya Pemilik Rumah tinggal bersama dengan penyewa, misal menempati satu kamar saja atau tinggal di lantai paling bawah. Kamar lain di lantai atas semua disewakan buat tamu. Kira kira seperti Sinetron TVRI terkenal 'Losmen', tamu dan pemilik bisa ketemu tiap saat. Ingat kan sinetron lama tersebut ?. Kalau  apartment, jumlah kamar yang disewakan jauh lebih banyak.


Nomer Kode Pintu Utama Dan Pintu Kamar
Dikirim Lewat E-mail

Sebenarnya Apartment dan BnB ini relatif sama, yaitu Tidak Ada Receptionist, Bell Boy dan Porter yang akan membantu membawakan barang barang anda masuk kedalam kamar. Mulai check in sampai check out semua harus dilakukan sendiri. Kalau anda booking salah satu dari dua jenis penginapan ini, maka anda akan diberi nomer kode atau password untuk membuka Pintu Utama dan pintu kamar. Kode atau passwordnya dikirim lewat email saat booking sudah confirm. Tidak semua BnB hanya menyediakan kamar kecil dan sarapan. Ada juga yang fasilitasnya lengkap seperti Apartment, yaitu dengan dapur didalam. 


Tehnologi Semprul
Nggak Ada Tombol Membuka Untuk Orang Pikun


Masalah terjadi saat pagi hari. Seperti biasa, pagi hari, berada ditempat baru dan masih asing, maka kita langsung 'Mendadak Olahragawan'. Keluar dari rumah, clingak clinguk sebentar dan langsung jalan jalan keluar masuk kampung sambil senam pagi. Begitu pulang baru sadar, HP nggak bawa, bukti booking tertinggal didalam kamar dan Astaghfirullah Wal Ad'ziem.....Lupa Password !!! untuk membuka pintu.


Gue Tunggu Terus Siapa Kuat
Sampai Pintu Membuka Sendiri Saat Penghuni Keluar


Untungnya, saya menginap di Bath ini bertiga dengan anak saya yang masih tertidur pulas didalam kamar lantai atas. Jadi, cuma.....saya ulang lagi 'Cuma !!!! nunggu satu jam saja sampai ada penghuni lain yang juga keluar berolah raga'. Begitu ada penghuni lain membuka Pintu Utama, cepat cepat saya tahan pintu agar tidak menutup kembali. Saya sapa penghuni tersebut dengan ucapan 'Good Morning', 'Thank You' dan 'Senyum Manis' yang sengaja saya siapkan sejam lalu buat siapapun yang membukakan Pintu Utama. 


Keren Kan, Nggak Kalah Dengan Hotel
Bintang 5

Alhamdullilah semua 'lancar jaya', bisa masuk sampai ke kamar. Nama baik Bangsa Dan Negara Indonesia tetap terjaga di United Kingdom. Nggak kebayang deh, kalau sampai saya melakukan kesalahan tindakan, pasti ada tetangga yang ngrasani 'Ini Orang Dari Manaaaa ?, pagi pagi bikin gaduh, gedor gedor ngganggu tetangga. Apa nggak tahu cara bukanya pakai password'.


Nah Ini Dinda Yang Tidur Mulu
Nggak Tahu Bapak Ibunya Terkunci Di Luar


Ada Meja Makan Kecil
Nggak Kalah B&B Dengan Hotel



Ada Dapur Juga
Jangan Dikira Hanya Apartment Yang Punya Dapur



Ini BnB Lho Bukan Hotel
Lokasi Ditengah Kota, Kwalitas Bintang 5
Tarif Losmen


Naik Turun Tangga Nggak Jadi
Masalah, Paling Cuma 3 Lantai Saja


Lokasinya Di Kampung
Ada Juga Yang Menyebut Apartment


Ternyata Banyak Juga Penginapan
Di Kampung Kampung Di Kota Bath


Sebelah Kiri Ini Adalah Pintu Utama
Yang Bisa Membuka Sendiri Tanpa Password
Setelah Saya Tungguin Satu Jam


Sabtu, 11 Maret 2017

Susahnya Cari Tempat Pipis Di Eropa

WC Umum Dusseldorf - Jerman
Keren Dan Modern Kalau Dilihat Dari Luar

Tips seperti dibawah ini sering kali terlupakan dan bahkan diabaikan bila seseorang akan bepergian ke negara lain, khususnya Eropa. Siapa sih yang mau bertanya atau memberi saran soal buang hajat besar maupun buang hajat kecil ?. Saya bisa katakan, tidak ada satupun majalah pariwisata yang memberi tips bagaimana caranya pipis dan 'beol' di sarana umum kota kota di negara Eropa. Masalah 'kebelet' memang tabu untuk dibicarakan, tetapi anda harus tahu sebelum melakukan perjalanan wisata ke Eropa.


Bahasa Jawa Nggak Ada
Artinya Pengguna Yang Jorok Semuanya Bule Eropa

Photo photo dalam tulisan ini saya ambil di Dusseldorf, Jerman dan London, UK. Tapi percayalah, di negara negara Eropa yang lain bakalan mirip dan relatif sama saja. Silahkan juga membaca dan melihat photo photo dalam tulisan saya sebelumnya tentang pengalaman 'kebelet' diluar negeri.

Harus Bayar Dengan Uang Logam
Harus Uang Pas

Tidak seperti di Indonesia, kalau kita sedang 'kebelet' bisa langsung numpang toilet ke toko toko atau rumah penduduk terdekat. Di kota kota dimanapun di Eropa, belum pernah saya berhasil 'numpang' toilet ke toko toko kecil atau rumah penduduk terdekat. Selalu saja dicurigai dan disuruh jalan beberapa ratus meter menuju Toilet Umum atau WC yang ada di Mall Besar.


Dari Jauh Kelihatan Bersih
Jarak Satu Meter Baunya Sama Saja

Kalau yang terdekat Toilet Umum, itupun belum tentu saya berani masuk. Tidak semua toilet umum bersih dan terawat meskipun umumnya semua toilet umum tersebut akan otomatis 'membilas' sendiri setelah kita keluar dari toilet. Sering juga, mesin 'membilas' lantai toilet tersebut macet. Jangan sekali kali berasumsi bau WC bule Eropa lebih harum dari WC Indonesia. Asumsi seperti ini 'Salah Besar'. Tidak ada satupun manusia yang 'Superior' berani 'claim' bau kotorannya lebih wangi dari bangsa lain. Percayalah.... Baunya Sama Saja !!!


Victoria Station - London, United Kingdom
Bayarnya 30 Pennies


Selalu siapkan uang receh coin. Hampir tidak ada satupun WC Umum yang gratisan kecuali di Mall Besar. Beruntung sekali kalau disekitar WC Umum tersebut ada mesin penukar uang receh, kalau tidak ada ya jelas bakalan tidak bisa membuka pintu WC Umum tersebut. Beruntung kalau ada orang lewat yang iba lalu ngasih uang receh ke anda.


Jelas Ya, 30 Pennies Per Visit
Jadi Kalau Sakit Perut Nggak Bisa Mondar Mandir


Tips lain yang tidak kalah pentingnya adalah 'Selalu Menjaga Nama Baik Bangsa Dan Negara Indonesia'.  Yang saya lakukan selalu mondar mandir didepan WC Umum tersebut berkali kali sambil mengawasi orang yang keluar masuk. Pelajari bagaimana cara menukar uang, cara masuk dan membuka pintu. Cukup dari jauh saja. Istilah keren bahasa Jawanya nJames Bond, alias aksi intelijen memata matai orang yang keluar masuk WC Umum daripada nanti bingung grotal gratul nggak bisa nukar uang atau membuka pintu dan dilihat banyak orang. Ngisin isini.....


Mesin Tukar Uang Di Victoria Station London
Beruntung Kalau Ada Mesin Tukar Uang Didekat WC

Jangan sekali kali meniru kelakuan orang orang Jerman. Perhatikan dua buah photo paling bawah sendiri.  Saking ngiritnya nggak mau bayar, kencing sembarangan dibawah pohon. Jangan juga ngambil sikat WC untuk gosok gigi, menyisir rambut atau garuk garuk badan. Ikuti aturan yang berlaku di kota tersebut daripada dilaporkan polisi dan kena denda. Orang Jerman memang ngganteng ngganteng, tapi ada saja yang kelakuannya diluar kebiasaan umum.


Ini Gate Masuk WC Umum Di Victoria Station London
Monitor Dulu Daripada Grotal Gratul

Ini Orang Ngantri WC
Di Coach Station Victoria London

Ini Orang Jerman Kencing Dibawah Pohon
Di Autobahn


Awas, Jangan Tiru Kelakuan Orang Jerman
Sikat WC Buat Gosok Gigi, Sisir Rambut Dan Garuk
Garuk Pantat
Baca Juga :

Minggu, 05 Maret 2017

Apa Merk Taxi London

Lain Negara Lain Nama
Di Indonesia Namanya Taxi, Tapi Di UK Namanya Cabs

Di Indonesia, kita sering menyebut angkutan umum ini dengan nama Taxi. Tapi di UK, khususnya kota London namanya Cab. Orang Inggris agak bingung dan gelagapan kalau kita mengucapkannya dengan istilah Taxi. Kadang kadang mereka menyebut dengan nama Black Cab meskipun warnanya hijau, biru, kuning atau merah. Nama lain yang sering diucapkan penduduk lokal adalah Hackney atau Hackney Carriage. Orang asing atau turis lain lagi istilahnya, paling sering menyebut dengan nama London Taxi.


Meskipun Warnanya Merah
Orang Inggris Menyebut Dengan Nama Black Cab

Bingung kan jadi orang Inggris. Barangnya sama, tapi namanya banyak sekali. Mending jadi orang Indonesia saja, cukup menyebut dengan nama Taxi saja. Lalu apa merek mobil yang digunakan untuk taxi London tersebut ?. Nah ini yang bikin bingung. Saya perlu berkali kali naik Cab dan mengamati interior dan exterior untuk mencari logo atau symbol merk mobil. Nggak ada logo merk mobil sama sekali.


Plontos Nggak Ada Emblem Merk Apapun

Akhirnya tahu juga, ternyata, merknya LTI, tetapi sopir taxi kalau ditanya njawabnya TX1, TX2, TX3 atau TX4. Apa pula ini, belum pernah saya mendengar merk mobil seaneh ini. Untuk memastikan, terpaksa saya harus naik London Taxi beberapa kali sekedar bisa bertanya dengan si sopir langsung. Jawabannya semua sama saja, merk mobil asal nyebut TX1, TX2, TX3 atau TX4, diproduksi oleh LTI Vehicles. TX4 dibuat antara tahun 2007 - 2010, setelah itu proses pembuatan dikerjakan sendiri oleh The London Taxi Company bekerja sama dengan Geely Automobile China sampai sekarang.


Ternyata Mobil China
Geely Automobile China


Kenapa modelnya dari jaman baheula hampir nggak berubah ?. Nah ini yang saya kurang begitu jelas alasannya. Konon, model jadul seperti sekarang ini merupakan hasil metamorfose dari merk Austin FX3 yang pernah berjaya sebagai taxi antara tahun 1948 - 1958. Sebelum menjadi bentuk TX4 seperti sekarang ini, metamorfosa dimulai dari LTI TX1, setelah itu berubah menjadi TX2, TX3, TX4 dan yang terbaru TX5. Merk LTI langsung mengecil bahkan cenderung menghilang begitu kepemilikan LTI Vehicles diambil alih oleh The London Taxi Company dan Geely Automobile China.

Dulu LTI Vehicles Yang Bikin
Tapi Sekarang Pakai Tehnologi Geely China

Yang menarik dari Cab ini selain modelnya yang jadul adalah interiornya. Tempat duduk sopir disekat dengan kaca, jadi penumpang jahat akan kesulitan untuk merampok sopir. Saking rapat dan kedapnya penyekat, terkadang sopir harus menggunakan microphone kalau berbicara dengan penumpang dibelakang. . 


Meskipun Investornya Geely China
Tapi Interiornya Eropa

Tempat duduk penumpang hanya satu jok saja bisa untuk bertiga. Kursi lipat kecil tersedia dua buah menghadap kebelakang. Tidak ada bagasi, kalau bawa koper banyak berarti semuanya diletakkan di kabin penumpang. Bayarnya pakai argometer kalau naik dari stasiun atau airport tapi kalau nyegat di jalan bisa juga tawar menawar tanpa menyalakan argometer. Kelakuan sopir taxi dimana saja ternyata sama saja.

Tulisan TXII Sangat Kecil Di Kiri Belakang


Koper Semua Di Cabin Penumpang
Cabin Sopir Disekat Dengan Kaca Anti Perampokan



Duduk Di Kursi Lipat Menghadap Belakang
Tidak Nyaman Sama Sekali


Hanya Ada Satu Jok Untuk Bertiga
Menghadap Depan

Baca Juga :

Sabtu, 11 Februari 2017

Ngebut Malam Di Mesir

Jalan Raya Aswan - Luxor
Kalau Siang Banyak Keledai


Ngeri ngeri sedap, itulah kesan yang saya dapat tentang perjalanan dengan mobil tengah malam di Mesir. Bayangkan, anda melaju dengan kecepatan 120 Km/jam tengah malam tanpa ada satupun mobil yang menyalakan lampu. Semua mobil tidak ada yang menyalakan lampu !!!. Gila benar orang orang Mesir....!!!

Mobil Mobil Ini Bukan Sedang Parkir Mati Mesin
Tetapi Baru Saja Masuk  Area Parkir
Lampunya Tidak Ada Yang Dinyalakan Semua

Saya tidak tahu alasan pasti kenapa orang Mesir selalu mematikan lampu mobilnya saat perjalanan tengah malam diluar kota. Saat memasuki kota, baru ada beberapa mobil yang mulai menyalakan lampu, itupun karena takut polisi. 

Hanya Dari Cahaya Lampu Jalan Dan Sinar Bulan Saja
Mata Kita Ternyata Bisa Melihat Jelas Kalau
Semua Mobil Juga Mematikan Lampu


Saya tidak berani nyetir mobil sendiri antar kota apalagi tengah malam di Mesir. Alasannya, kalau siang banyak sekali keledai di tengah jalan. Kalau malam hari ada aturan tidak resmi diantara penduduk dan sopir di Mesir tentang 'larangan menyalakan lampu' yang menurut saya tidak logis tapi benar benar dipatuhi semua orang Mesir. Saat saya terpaksa harus jalan malam dari Aswan ke Luxor, saya minta disediakan sopir yang benar benar mumpuni dari hotel. 


Lihat Tuh, Ada Mobil Didepan
Ngebut Dengan Kecepatan Tinggi Tanpa Lampu


Benar saja perkiraan saya, si sopir langsung mematikan lampu mobil saat mendekati batas kota. Ketika si sopir saya perintahkan untuk menyalakan lampu mobilnya kembali, jawabnya santai saja : 'Kalau saya nyalakan lampu mobil, semua mobil didepan yang berpapasan akan marah marah'. Lampu akan menyilaukan mobil yang berlawanan arah, katanya. Benar juga meskipun terdengar 'Sableng' ditelinga saya. Perkiraan saya, kemungkinan besar orang orang Mesir cuma ingin ngirit accu mobil. Sebagian besar mobil di Mesir sudah sangat tua dan banyak yang susah distarter.
.

Didalam Kota, Lampu Dinyalakan Karena Takut
Ditilang Polisi, Tetapi Kalau Nggak Ada Polisi
Dimatikan Juga

Saya bahkan diajari oleh si sopir, 'Kalau semua mobil lampunya dimatikan, mata malah akan bisa melihat dengan jelas apapun didepan kita'. Nggak bisa tidur saya sepanjang perjalanan. Karena semua mobil tidak ada yang menyalakan lampu maka benar sekali tidak ada yang menyilaukan mata. Sesekali saja ada mobil yang nge'dim' sebagai kode akan berpapasan. Hanya dengan cahaya bulan saja atau lampu kecil dipinggir jalan, maka mobil yang berpapasanpun terlihat dengan jelas di kejauhan.  Sepertinya nggak masuk akal, tapi itulah yang terjadi sampai saat ini di Mesir.



Baca Juga :

Rabu, 08 Februari 2017

Obral Koper Murah Meriah

Semua Koper Dikeluarkan Dari Gudang
Dan Ditumpuk Tumpuk

Independence Day & Liberation Day Kuwait masih tiga minggu lagi, yaitu tanggal 25 dan 26 February. Seperti tahun tahun sebelumnya, kemeriahan sudah terasa sekitar sebulan sebelumnya. Dimana mana banyak obral, mulai dari pakaian sepatu, elektronik dan lain lain. Sangat berbeda dengan obral di Indonesia yang biasanya cuma dipotong 10 % - 20 % saja, di Kuwait yang namanya obral bisa sampai 90 %.  

Gudang Samsonite Dan American Tourister
Di Suwaikh

Kali ini saya ajak anda untuk menyaksikan Obral Koper keren dengan merek Samsonite dan American Tourister. Seperti biasa, info obral seperti ini beredarnya 'gethok tular' dari whatsapp ke whatsapp. Jarang sekali diiklankan secara terbuka lewat koran atau iklan TV. Tetapi selalu saja ada yang memberitahu saya. Distributor Samsonite ini sudah hapal dan tahu benar tingkah polah calon calon pembelinya. Tanpa diiklankan saja selalu kebanjiran pembeli, apalagi kalau diumumkan di koran atau TV.

berbondong Bondong Cari
Koper Obralan
Saya pertama kali diberi tahu oleh seorang kawan dari India. Tetapi beberapa menit kemudian berita ini langsung tersebar di kalangan orang orang Indonesia. Saya kira hanya orang India dan Indonesia saja yang tahu kabar obral koper ini. Tetapi ternyata yang berebut koper berjubel dan berasal dari berbagai macam negara.  Penduduk Kuwait memang kebanyakan pendatang dari berbagai penjuru dunia.

Biar Pengunjung Nggak Kepanasan
Cukup Dipasangi Tenda Plastik

Tempat obral koper tidak dilakukan didalam toko atau mall yang megah dan mewah. Tetapi cukup di area pergudangan (Warehouse) saja. Lokasi tepatnya di Suwaikh Industrial Area, sekitar 300 meter dibelakang Mc Donald Canadian Street. Mudah mencari lokasinya, kalau terlihat banyak sekali orang berkerumun atau keluar dari area pergudangan bawa koper, nah itu dia lokasi obral.

Discount Bisa Sampai 80 % Dari
Harga Normal Di Toko


Lokasi obral tidak menarik sama sekali. Berada di jalanan diantara gudang gudang, tepatnya gudang Samsonite dan American Tourister. Hanya dilindungi terpal plastik biru agar pengunjung tidak tersengat matahari langsung. Semua koper yang sebelumnya didalam gudang, semuanya dikeluarkan satu persatu. Dionggokkan begitu saja di tanah atau aspal dibawah tenda plastik biru. 


Ramai Karena Murah

Begitu jarum jam mendekati jam 9 pagi, pengunjung mulai berdesak desakan maju mendekat. Saat aba aba obral dimulai,  langsung semuanya masuk dan menyerbu kedalam tenda dan berebut. Seru, saya langsung pegang 2 koper takut nggak kebagian. Setelah saya amat amati, ternyata warnanya merah jambu dan ungu. Hhhh, norak sekali langsung saya kembalikan. Padahal sebenarnya memang nggak punya niat untuk beli koper. Sudah punya di rumah dan masih layak pakai.


Kasir Cukup Banyak - Antrian Macet
Kalau pembeli Belanja Lebih Dari 5 Koper

Ada Dua Merk Saja
Samsonite Dan American Tourister

Mborong Habis Koper Warna Merah
Warna Deragamkan Biar Nggak Bingung Saat Mudik

Berjubel Ngantri Koper Samsonite

Mau belanja Murah Di Kuwait
Tunggu Saja Saat Ada Obral

Semua Koper Dijamin Baru Dan
Bergaransi Meskipun Diobral

Kalau Discount 80 %, Harga Koper
Bisa Murah Sekali Cocok Buat Kulakan


Bisa Bayar Tunai Maupun Pakai Credit Card


Pulang Bawa Koper Baru Murah


Baca Juga :