Jumat, 23 Mei 2014

Duplikat Kunci Rumah Belanda

Lebar Rumah Belanda Kira Kira
Sama Dengan Panjang Mobil Kecil Sekelas Honda Jazz

Saya punya rumah di Belanda, bukan rumah sendiri tapi nyewa. Seperti rumah rumah Belanda yang lainnya, tembok luarnya berwarna merah bata tanpa di'plaster' semen. Batu bata merah sengaja diperlihatkan dan kesannya memang jadi terlihat asri. Hampir semua rumah di Belanda tidak punya halaman sama sekali. Masih mending rumah rumah di Indonesia yang punya halaman atau taman meskipun hanya selebar 1 - 2 meter saja. Rumah Belanda rata rata kecil dan luas tanahnya setara dengan RSS ukuran 21 atau 36. Bedanya dengan RSS di Indonesia, rumah Belanda umumnya bertingkat 2. Yang saya bicarakan adalah Rumah, bukan Apartment. Baca Imut Imut Rumah Belanda


Atapnya Jadi Satu Dan Kelihatan Besar
Tapi Ternyata Penghuninya Puluhan Keluarga

Rumah Belanda yang kelihatannya besar sekali, ternyata dihuni banyak keluarga. Hal ini terlihat dari jumlah bel dan kotak surat didepan pintu utamanya. Kalau jumlah bel dan kotak surat ada 10, berarti ada 10 keluarga di rumah besar tersebut. Berbeda dengan rumah rumah di Indonesia yang isinya lengkap sekali mulai kakek, nenek, anak, cucu, sopir dan pembantu. Di Belanda, rumah rumah tetangga saya isinya cuma oma dan opa saja. Nggak ada tetangga saya yang berjubel di satu rumah. Paling banter satu rumah isinya dua atau 3 orang saja.

Orang Belanda Suka Menghias Jendela Dan Balkon

Yang menarik, jendela jendela rumah Belanda dan balkon digunakan sebagai etalase untuk memajang berbagai macam pernak pernik hiasan rumah. Ada yang memajang vas bunga, pot bunga, botol warna warni dan berbagai macam hiasan berbagai macam ukuran dan bentuk. Kita bisa menengok isi rumah Belanda melalui jendela karena trotoar umumnya menyatu dengan rumah tanpa ada pembatas pagar atau taman.


Bisa Melongok Rumah Tetangga Sambil Lewat


Sejak pertama kali saya menyewa rumah, kunci rumah yang diserah terimakan cuma sebuah saja untuk setiap pintu. Satu buah anak kunci dipegang oleh pemilik rumah, satu buah lagi dipegang biro jasa / agent yang menyewakan dan satu buah untuk penyewa. Konon, kalau ada apa apa dengan rumah misal penyewanya kabur nggak bayar uang sewa, maka pihak agent penyewaan yang bertanggung jawab bisa mengambil tindakan seperlunya seperti mengeluarkan semua barang penyewa bandel tersebut.


Sepeda Selalu Ditaruh Diluar
Terlalu Sempit Kalau Dimasukkan Rumah

Saya pernah mencoba untuk menggandakan anak kunci rumah saya karena cukup repot kalau anak kunci cuma satu sedangkan penghuni 4 orang. Saya pilih sebuah toko di Utrecht Centrum yang didepannya terpampang besar tulisan dengan bahasa Belanda. Artinya kira kira "Dokter Kunci" atau "Ahli Kunci". Ketika saya sodorkan kunci rumah saya untuk diduplikat, ternyata Bule Londo yang saya temui nyerocos minta berbagai macam persyaratan yang tidak bisa saya ingat sama sekali saking banyaknya yang disebutkan. Kalau nggak salah Surat Ijin Dari Pemilik Rumah, Surat Keterangan Dari Polisi, Surat Pernyataan Dari Saksi, Surat Sewa Rumah dan lain lain. Bah, hanya buat duplikat kunci saja minta macam macam surat.

Semua Jendela Penuh Pernak Pernik

Memang bener alasan yang diberikan, bahwa kunci duplikat bisa dipakai untuk mencuri seluruh isi rumah dua atau tiga tahun lagi kalau rumah yang saya tempati sudah dipakai orang lain. Bisa juga kunci yang mau saya duplikat bukan kunci rumah saya tapi kunci bank atau toko. Artinya saya dianggap sedang merencanakan atau mau merampok bank beberapa hari kemudian. Daripada pusing, saya langsung pergi. Mangkel rasanya mau bikin duplikat kunci saja dikira mau merampok Bank dan diminta syarat syarat yang musykilla.


Apapun Diletakkan Di Jendela
Jadi Tampak Bagus


Apa yang saya lakukan sebagai 'tombo mangkel' saat itu sangat sederhana sekali. Cukup saya belikan 'cylinder key' baru seharga EUR 3 maka saya bisa punya 3 anak kunci baru sekaligus. Ngganti 'cylinder key' hanya perlu waktu 3 menit saja. Kalau mau yang lebih mahal sebenarnya bisa saja saya belikan komplit, lengkap dengan handelnya juga. Saya heran sampai sekarang, kenapa orang Belanda bodoh dan tolol seperti itu bisa menjajah bangsa Indonesia 350 tahun. Apa Londo tersebut nggak mikir beli Cylinder Key lebih gampang dan murah dibanding mengurus surat surat seperti yang diminta.


Rumah Kosong
Cukup Ditutup Kertas Koran
Dimana Ada Jendela Disitu
Diletakkan Hiasan


Saya Kira Satu Rumah 4 Lantai
Ternyata Satu Rumah Dua Lantai Saja
Pintu Utama Rumah Besar
Banyak Bel Dan Kotak Surat
Sewanya Agak Mahal Karena
Punya Taman


Baca Juga :

29 komentar:

  1. disatu rumah ada 10 keluarga?maksudnya 10 keluarga ini keluarga besar nenek kakek cucunya anak2nya om tante,ato emang berbeda2 ibuk isinya dlm 1 rumah?hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rumah designya memang kecil kecil. Jadi atapnya kelihatan besar seperti rumah megah. Tapi pintu masuk utama cukup satu. Anak kalau sudah bisa mandiri langsung sewa rumah sendiri jadi nyaris nggak ada keluarga besar di Belanda

      Hapus
  2. rata rata satu rumah brp kamar sih buk? buset kecil bgt yah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kamar di lantai atas umumnya dan ukuran sangat kecil. Tapi banyak juga yang tanpa kamar. Seluruh lantai atas dijadikan kamar. Lantai bawah untuk ruang keluarga. Ngapain pakai kamar, isinya cuma dua dewasa dan satu anak kecil. Dapur cuma kompor saja. Semua bahan makanan dalam kaleng bisa diletakkan dimana saja. Nggak pernah mandi dan ganti baju pula, jadi buat apa punya lemari besar.

      Hapus
  3. di Jepang rumah-rumahnya juga kecil , malamnya family hall dijadikan bilik tidur

    BalasHapus
  4. hahaha....berarti wong londo iku tolol tapi iso njajah 350 tahun ?.. berarti sing lewih tolol yo....????....mumet aku ..!

    BalasHapus
  5. inspiratif, kalau di Malaysia ada kebijakan setiap rumah minimal 3 tempat tidur, master room untuk ibu+bapa, satu untuk anak lelaki dan satu untuk anak perempuan. mungkin mengambil pendapat dari rumah Islam yang memisahkan kamar orang tua dengan anak lelaki dan anak perempuan.

    BalasHapus
  6. itu yang foto "Saya Kira Satu Rumah 4 Lantai
    Ternyata Satu Rumah Dua Lantai Saja" rumahnya 2 lantai 2 lantai , masuknya dlm 1 pintu buk? beda pemilik berarti y buk?mirip flat tpi kecil

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya flat, dua lantai atas dan dua lantai bawah. Satu deret tersebut sekitar 30 keluarga, setiap flat kecil sekali. Pintu masuk cuma 2 saja.

      Hapus
  7. asik ya bu..mungil tapi rapi dan bersih….

    BalasHapus
  8. di UK mahu membuat salainan kunci juga kena lapor sama polisi

    BalasHapus
  9. Keamanannya oke juga ya belanda. Coba di sini bebas tanpa syarat. Lha sama2 butuh.. Yang tukang kunci juga butuh makan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, tapi maling sepeda luar biasa banyak. Sableng semua, kalau sepedanya hilang maka supaya bisa pulang maka nyolong sepeda juga, demikian seterusnya .....berantai.

      Hapus
  10. Het is een rijtjeshuis. S.v.p. opzoeken in het woordenboek.
    Je mag NIET zomaar een duplicaat van de deur laten maken i.v.m. het veiligheid (bijvoorbeeld brandgevaar) e.d. Wat je gedaan hebt is illegaal. Zodra de woningbouwvereniging op hoogte is dan hebt je een grote probleem !

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maak je geen zorgen. Ik ken de risico's.

      Hapus
  11. Natuurlijk wist je goed de risico's, daarom heb je niet doorgegeven naar de woningbouwvereniging. Het is een idioot mentaliteit van vuile allochtonen die hun gewoontes en mentaliteit mee te nemen naar NL. Jullie zijn druk bezig met illegaal activiteiten. Hier is NL en NIET Indonesia waar je de regels en wetten kunnen kopen. Vuile buitenlanders !!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ik hoop dat het bovenstaande verhaal zal je geest openen. Ik denk, dit is het dom en grappig beleid die ik ooit heb gekend :) :)

      Hapus
  12. Ja...ja ... je durft mijn komentaar niet verplaatsen he ?!!! Dat zegt veel over jezelf ..... ha..ha.... je bent echt een oost indische doof !!!.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bedankt voor visitting mijn blog regelmatig. Waarom ben je nog steeds met behulp anonim tot vandaag? ben je schamen? Uh .... je schaamteloze nederlands zijn

      Hapus
  13. Ha..ha..ha... ik heb alle recht om articel te lezen en een komentaar te geven. Lang leve de vrijheid, dit is NL. Schamen ??!! hoef ik helemaal niet voor. Diegene die moet schamen is diegene die actie doet tegen de wet en beleid in NL.

    BalasHapus
  14. Wees maar eerlijk om mijn komentaar te verplaatsen. Als je begon het, dan moet je het ook goed en eerlijk beeindeigd.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maak je geen zorgen. Ik zal eerlijk zijn. Alle bericht zal worden gepubliceerd, tenzij een porno koppeling

      Hapus
  15. Loh kok kasar sekali bilang bahwa mereka bodoh dan tolol

    BalasHapus
    Balasan
    1. Indon kalau dah digundik bule kentutpun jadi harum ya

      Hapus
    2. Nggak ada bangsa manapun yang superior melebihi bangsa lain. Yang bodoh juga ada, maling juga ada, copet juga banyak tergantung seberapa dalam anda mengenalinya. Semakin lama anda tinggal di negara tertentu semakin tahu anda tentang masyarakatnya.

      Hapus
  16. sorry ya bu tapi dari ulasan anda tentang belanda kyknya anda agak sentimentil dengan belanda ya dan sellu memuji2 indonesia. klw begitu kenapa anda tinggal di belanda mending pulang di indonesia saja. bebas tanpa aturan yang berarti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya residence di Belanda, UK dan Kuwait. Kalau anda baca semua tulsan saya tentang ketiga negara tersebut, akan terlihat berbeda dengan tulisan seorang turis yang terkagum kagum karena baru pertama kali mengunjungi negara tertentu.

      Jadi, apa yang saya tulis memang keadaan sebenarnya sehari hari bukan cuma keindahan bangunan di obyek wisata.

      Kenyataannya memang begitu, Indonesia jauh lebih kompleks permasalahannya, kaya budaya yang macam macam dan aturan yang bisa beda beda dari satu daerah ke daerah tertentu. Belanda mah kecil, cuma segede kabupaten, boring dan nggak ada apa apanya kecuali anda turis yang baru sekali datang langsung terkagum kagum.

      Hapus
    2. Bayangan saya Belanda itu ya bagus semua, karena yang nulis banyakan orang yang baru sekali datang terkagum kagum. Baca blog ini saya bisa tahu semua. Dan saya nggak nganggap tulisan ini sentimentil, tapi benar benar actual. Tapi kalau yg baca gundiknya bule, tentu kecewa kalau semua tulisan ditulis jujur apa adanya seperti ini. Malu, Keluarganya di kampung jadi tahu kehidupan di Belanda seperti apa adanya.

      Hapus

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.