Jumat, 08 Januari 2016

Dunia Binatang Kuwait

Nonton TV China


Pasar Hewan Kuwait
Saya punya TV China besar, merknya Wansa. Sangat terkenal di Kuwait karena harganya murah dibanding TV merk lain. Sangat murah sekali, apalagi kalau belinya menjelang Independence & Liberation Day, 25, 26 February. Sekitar sebulan menjelang hari kemerdekaan memang banyak discount besar besaran dihampir semua toko di Kuwait. Nggak tanggung tanggung, ada barang tertentu yang discountnya sampai 90 %.. Gebyar discount di Kuwait ini namanya  Hala Kuwait.  




Cara Berjualan Hewan Di Kuwait Sangat Menarik
Penjualnya Nyantai Duduk Duduk Ngopi


Ramai Pedagang Ayam,
Burung Dll
Kalau bisa ngomong, barangkali TV Wansa murah saya ini punya banyak cerita. Hampir setiap hari, setiap jam dan menit TV ini menyaksikan kegaduhan para penonton didepannya. Apalagi kalau bukan kegaduhan masalah rebutan Remote Control. Kadang ribut mencari Remote Control yang keselip dibawah jok sofa, kadang ribut baterynya habis dan kadang tuduh tuduhan mencari siapa yang ngumpetin remote control. Tapi yang paling sering terjadi adalah rebutan ngganti channel TV.



Pasar Hewan Kuwait Banyak Pedagang
Unggas Hias. Ada Yang Jual Ayam Cemani
Dari Indonesia Seharga Sepeda Motor


Rame Kalau Weekend
Rumah saya sebenarnya isinya cuma empat orang saja. Tapi masing masing punya selera nonton yang berbeda beda. Si kecil suka nonton channel entertainment Arab. Kesenengannya cuma lenggak lenggok ngikuti joget artis artis Arab didepan TV. 'Senam mak, biar sehat', katanya. Loh, kok di Arab ada jogat joget diiringi musik dan lagu ?. Ya jelas ada, sama saja dengan di Indonesia. Yang goyang ngebor banyak, yang memamerkan aurat juga banyak. Baca : Kebebasan Pers Di Negara Timur Tengah



Di Kuwait Banyak Kambing Dipelihara
Didalam Rumah Seperti memelihara Kucing


Anak saya yang sulung lain lagi seleranya. Kalau sudah pegang remote nggak mau dilepas. Celakanya yang ditonton cuma film Cartoon saja.  'Gantian dong kak, dari tadi nonton cartoon mulu'. Ribut dengan adiknya dan baru mau melepas remote kalau si emak sudah turun tangan. Kalau si Emak sudah pegang Remote, gantian nonstop nonton Sinetron Turkey, Elif. Anak anak wajib ambil alih cuci piring dan masak. Aneh juga sebenarnya, Sinetron Elif kalau disini bahasanya masih asli bahasa Turkye. Nggak ngerti artinya sama sekali tapi kok bisa gemes, sedih dan nangis menyaksikannya.


Paling Seneng Tanya Tanya Harga Kandang Burung
Untungnya Nggak Pernah Beli


Paling parah selera si bapak. Selalu saja yang ditonton Dunia Binatang. Kegemarannya cuma nonton Animal Planet dan National Geographic Wild. Pernah seminggu si Remote 'ketlingsut' dan hilang entah kemana. Si bapak jadi tertuduh utama, karena channel terakhir yang muncul di layar TV adalah Animal Planet. Heboh, seminggu kita serumah cuma nonton Animal Planet saja. Akhirnya, entah karena kasihan atau apa, si remote kembali juga. Ternyata selama seminggu si Remote diumpetin si bapak di kantor. 'Biar nggak gaduh terus tiap hari',  katanya dengan tenang.



Pemandangan Tiap Sore Di Al Rai
Kambing Digiring Pulang Dari Pasar Hewan


Tapi bagusnya, kalau Weekend, si bapak nggak mau berebut remote dengan anak anaknya. Kompensasinya selalu ngajak saya ke Pasar Hewan didekat Friday Market, Al Rai Kuwait City. Berbagai macam hewan ditonton satu persatu, mulai ayam, burung, kelinci, kucing, anjing, kuda sampai onta. Sore hari, bisa berjam jam saya menemani kegemarannya, apalagi kalau bukan "Nungguin pedagang kambing pulang dari pasar hewan". Rasanya seneng sekali kalau melihat rombongan kambing melintas pulang ke kandang.



Kambing Kambing Yang Gembira
Hari Ini Tidak Ada Yang Menjadikan Kebab



"Ngapain sih kambing aja ditungguin ?"
Jawabannya panjang, diikuti juga dengan dakwah dan kotbah :
"Sore ini kambing kambing tersebut tidak laku dan dibawa pulang ke kandang". 
"Artinya mereka semua sedang gembira karena selamat, tidak ada yang membeli untuk dijadikan Kebab".
"Lihatlah, gimana cara kambing bersyukur, selamat dari disembelih"



Ada Dua Penggembala Kambing
Satu Didepan Dan Satu Di Belakang


Kambing Kambing Ceria
Selamat Karena Tidak Laku Dijual


Kambing Yang Bandel Akan Berhenti
Makan Daun Dan Bikin Repot Penggembalanya

Baca Juga :

Sabtu, 02 Januari 2016

Bule Inggris Pingin Ke Raja Ampat

Jembatan Kayu Saja Diberi Nama
Namanya Keren 'Spur Redoubt'


Saya punya tetangga di Portsmouth, keluarga muda dan teman ngobrol yang cukup enak karena suami istri kayaknya doyan ngomong sejak lahir. Nggak ada hujan dan nggak ada petir, tiba tiba mereka menanyakan perkiraan biaya kalau wisata ke Raja Ampat, Papua. Hebat, saya saja belum pernah ke Raja Ampat. Kedua suami istri ini tampaknya belum kompak memutuskan kota mana saja yang mau dikunjungi. Pokoknya mau ke Bali dulu, setelah itu baru ke Raja Ampat, balik lagi ke Yogyakarta   dua hari saja dan langsung ke Bunaken. Loncat kesana kemari dan mintanya hanya dalam waktu 10 hari saja semua bisa dikunjungi. Komplit...plitt...plit.


Kuli Yang Membangun Jembatan Diabadikan Dan Dikenang
Di Indonesia Jembatan Kayu Sangat Banyak
Sayang Nggak Punya Nama Dan Nggak Ada Yang Tahu
Nama Nama Kuli Yang Membangun


Nggak perlu ngitung terlalu rumit, langsung saya jawab sekenanya saja. 
'One Hundred Million Rupiahs for all'  
Reaksinya luar biasa, seketika kompak berteriak keras keras : 
'WHATTTTT ????'
Gileee, gue dikira koruptor seperti ketua DPR Setya Novanto. Dikira mau malak seperti kasus 'Papa Minta Saham'

Beberapa Langkah Dari Jembatan
Ada Portsmouth Naval Memorial - Cuma Tugu Dan Lapangan
Di Indonesia Banyak Tanah Kosong
Bikin Saja Tugu Dan Diberi Nama Lalu Promosikan

Ada beberapa kemungkinan kenapa kedua bule tersebut kaget luar biasa. Kemungkinan Pertama : Kaget mendengar kata 'One Hundred Million' yang saya ucapkan. Orang Inggris memang tidak terbiasa mendengar kata Million karena mata uangnya nggak ada yang punya nol sebanyak mata uang Rupiah. Kemungkinan Kedua : Mungkin saja sebenarnya kedua bule tersebut cuma iseng bertanya, bokek atau termasuk kategori Bule Kere Yang Punya Cita Cita Tinggi. Tetapi, yang paling masuk akal kayaknya 'Tidak Tahu Indonesia Sama Sekali'. Dianggapnya jarak Bali ke Raja Ampat sangat dekat. Ke Bunaken juga tidak terlalu jauh. Lalu ke Yogyakarta juga dianggap hanya beberapa langkah saja. 

Namanya Keren Sallyport
Cuma Gerbang Tempat Nelayan Berangkat Melaut


Sangat wajar sekali kedua orang ini punya jalan pikiran seperti ini. Di kota tempat tinggalnya Portsmouth, semua titik diberi nama dan dijadikan obyek wisata. Sehingga berpindah dari obyek wisata satu ke obyek wisata yang lain hanya perlu bergeser beberapa langkah saja. Dalam radius sekitar 5 Km saja ada puluhan papan nama obyek wisata. Dia berpikiran obyek wisata di negara lain juga berdekatan dan sama seperti negaranya dan negara lain di Eropa. Lagipula, dia tidak membayangkan sama sekali betapa luas Indonesia. Yang dia rasakan, negaranya UK sangat besar dan luas. Padahal luas seluruh United Kingdom (242,495 Km2) hanya separuh pulau Sumatra (473,481 Km2).


Namanya Round Tower - Hanya 10 Meter
Dari Sallyport. Namanya Sangat Menjual Pakai Embel
Embel 'Tower' Padahal Gedung Bundar Biasa


Mari saya ajak anda jalan jalan di negeri si Bule, khususnya di sepanjang pantai Clarence Esplanade, Portsmouth. Kita mulai dari Clarence Pier. Disepanjang pantai Clarence Esplanade ini, anda bisa menemukan 'obyek wisata' menarik, lengkap dengan papan nama biru yang cantik. Tidak lebih dari 3 Km sepanjang pantai, anda bisa ketemu Southsea Castle, King James Gate, Sallyport, Square Tower, Round Tower dan lain lain. Kalau setiap titik diberi nama, tentu sangat menguntungkan operator pariwisata. Tinggal membuat paket wisata dan mengelompokkan saja. Bayangkan, seandainya Pasar Tanah Abang Blok A, Blok B, Blok C, Blok D dst diberi nama yang bagus bagus dan dijual untuk pariwisata, bisa berapa keuntungan para operator pariwisata di tanah air. 'Jakarta Shop Till You Drop Tour' (bacanya Paket Wisata Pasar Tanah Abang Blok G). 'Jakarta Wonderful Shopping' (bacanya Wisata Belanja Di Tanah Abang Blok A). Baca Juga Penamaan Di  : Pasar Gombal Birmingham


Pintu Masuknya Saja Diberi Nama Dan Dipromosikan
King James Gate Ini Masih Satu Bangunan Dengan
Sallyport, Round Tower, Square Tower Dll


Promosi Pariwisatanya Hebat, '3 Hours Walking Tour
To Visit Historic Square Tower, Round Tower, Sallyport, etc



Patung Didepan Square Tower Ini Juga Diberi Nama
Bayangkan, Kalau Setiap Patung Di Borobudur Diberi
Nama, Berapa Keuntungan Tour Operator


Berbagai Jenis Perahu Nelayan Sampai Kapal
Yang Sering Melintas Dipromosikan
Tinggal Keahlian Tour Guide Saja Untuk Bercerita
Kapalnya Sendiri Yang Lewat Cuma Satu


Kapal Induk Juga Cukup Dituliskan Di Lapangan
Kapalnya Sedang Berlayar Ke Timur Tengah


Bikin Papan Keterangan Begini Apa Sih Susahnya
Rumah Mbah Maridjan Di Gunung Merapi
Sebenarnya Bisa Juga Dijadikan Obyek Wisata


Bangku Dan Patung Di Taman Kecil Yang Kering Dan Tidak
Ada Tamannya Ini Juga Punya Nama. Sambil Duduk
Si Tour Guide Menjelaskan Siapa Patung Tersebut
Dan Kenapa Menghadap Ke Gereja

Baca Juga :

Kamis, 24 Desember 2015

Technology Indonesia Di Mancanegara

Jarir Bookstore
Menjual Perlengkapan Membuat Batik Lengkap
Mengukir Corak Bali, Java, Wayang
Made In Germany


Kalau anda baca berita berita atau iklan apapun di media di tanah air, tentu seringkali mendengar istilah 'Tehnologi Jepang', Tehnologi Amerika' atau 'Tehnologi Eropa' atau semacamnya. Barang apapun yang jelas jelas dibuat dan dipasarkan ditanah air oleh orang Indonesia kayaknya nggak akan laku kalau tidak dipromosikan dengan embel embel ketiga kata tersebut diatas. Sebenarnya ada nggak sih produk produk Indonesia dengan 'Tehnologi Indonesia' yang punya nilai jual tinggi diluar negeri, khususnya Kuwait ?


Pewarna Batik Buatan Germany
Ini Baru Tehnologi Indonesia


Jawabnya 'Banyak !!!', dan itu semua bisa saya rasakan di Kuwait. Berbagai macam barang dari negara manapun yang masuk ke Kuwait seringkali ada 'rasa' Indonesianya. Berkali kali saya kaget saat keluar masuk toko, restaurant, show room atau pasar dan melihat lihat barang apapun yang dijual mempunyai corak, rasa, bentuk yang khas Indonesia. Istilahnya, 'sambil merem' saja kita sudah bisa menduga bahwa barang tersebut pasti menggunakan sentuhan pemikiran, karya atau 'Tehnologi Indonesia' meskipun tertulis di bungkusnya made In Germany, Made In Holland, Made In France atau made in USA. Orang Indonesia memang tersebar disegala penjuru dunia dan memberi warna perusahaan perusahaan apapun didunia dimana mereka berkarya. Ini dia salah satu karya anak bangsa yang saya temukan beberapa hari terakhir.


Malam (Lilin Untuk Membatik), Anglo Kecil
Pewarna Batik, Kain Putih Dan Petunjuk
Membatik Dalam 5 Bahasa


Canting Kwalitas Prima
Buatan Jerman Juga

Tertulis Jelas Buatan Indonesia
Kreatif, Baru Minggu Lalu Kebakaran
Hutan Di Sumatra Dan Kalimantan
Sekarang Sudah Export Arang


Siapapun Tahu Benda Ini Asli Tehnologi Indonesia
Di Kuwait Namanya Keren 'Sesame Ball'
Dan Hanya Ada Di Restauran Mewah



Baca Juga :

Sabtu, 12 Desember 2015

Sebulan Menjelang Hari Natal Di Kuwait

Nggak Ada Bedanya Dengan Negara Lain Yang Mayoritas
Penduduknya Kristen - Di Arab Toko Dan Rumah Juga
Meriah Penuh Hiasan Natal

Tidak seperti di Indonesia, di Kuwait issue SARA tidak mudah bertebaran dan membuat panas masyarakat. Suasana toleransi keagamaan terasa adem ayem jauh lebih adem dibandingkan di tanah air. Nggak ada sweeping restauran yang masih buka saat bulan puasa, nggak ada sweeping tempat maksiat, nggak ada ribut masalah kolom agama di KTP dan nggak ada pula ormas semacam FPI. Semua jalan saja mengalir seperti air. Pemilik toko yang sudah tentu muslim juga berjualan pernak pernik Natal dimana mana.

Di Kuwait 60 % Sunni Dan 35 % Syiah
Kristen Paling Cuma 3 % Saja, Tapi Kemeriahan
Natal Sudah Terasa Sebulan Sebelumnya

Banyak orang Indonesia di tanah air yang tidak tahu tentang Arab sama sekali. Anggapannya kalau seseorang bangsa Arab berarti agamanya Islam seperti dirinya (Sunni). Padahal belum tentu, di Arab isinya sangat komplit sekali. Berbagai macam agama dan maszab/aliran/sekte semuanya ada. Mending di Kuwait nggak begitu banyak, isinya 60 % Islam Sunni dan 35 % Syiah. Yang lain lain paling cuma 5 % saja.  Di Bahrain sebaliknya, Syiah lebih banyak.


Pernak Pernik Natal Seperti Ini Siapa
Yang Menata ? Muslim, Pemilik
Tokonya Juga Muslim

Di Lebanon dan negara lain disekitarnya berbagai macam aliran/sekte agama ada. Shiah, Sunni, Ismaillite, Allawite, Wahabi, Salafy, Ahmadiya, Nusayri, Druze, Syriac, Assyrian, Baha'i, Yazidi, Judaism, Maronite Catholic, Greek Orthodox, Coptic, Protestant, Melkite Catholic, Roman Catholic, Chaldean, Armenian Orthodox dll. Persentasenya saja yang berbeda beda setiap negara. Baca : Lebanon Negeri Sejuta Agama atau baca wikipedia dengan keyword 'Religion in Lebanon', 'Religion in Syria', 'Religion in Israel', 'Religion in Palestine' dll. Contohnya : Link Wikipedia Ini.



Pohon Natal Plastik, Lampu Warna Warni Dan
Pernak Pernik Natal Lainnya Semua Mudah
Didapat Di Toko Toko Di Kuwait

Meskipun Kristen/Katolik adalah minoritas di Kuwait, tetapi aktifitas keagamaannya normal normal saja. Tidak terdengar ada gesekan sama sekali dengan Syiah maupun Sunni. Hanya orang orang Indonesia di wall facebook saya saja yang heboh terus menerus 'gosak gesek' Syiah. Mulai membahas Syiah Bukan Islam sampai Kawin Mut'ah. Menjelang hari Natal seperti sekarang ini topik 'gosak gesek'nya berubah. Tiba tiba muncul postingan tentang larangan memakai topi sinterklas, mengucapkan selamat hari natal dan lain lain. Pokoknya heboh sendiri dan rame banget. Baca : Indonesia Lebih Arab Dari Orang Arab



Pohon Natal Lengkap Harganya
KD 78 (Sekitar Rp 3.5 Juta)
Mahal Atau Murah ?

Di Kuwait, rumah saya di kampung, membaur dengan penduduk asli Kuwait. Bulan Desember adalah musim dingin, saatnya menanam pohon bagi orang Kuwait. Sudah merupakan hal yang wajar bagi orang Arab kalau saat musim dingin semua taman didepan/samping/belakang rumahnya dirombak total. Pohon pohon yang kering diganti dengan pohon baru.  Tanah diganti dengan tanah hitam dan rumput plastik diganti dengan rumput beneran. Baca Rumput Plastik Saat Musim Panas Berakhir.



Kamarpun Perlu Dihias Sesuai Thema
Hari Natal, Cantik Kan ?

Karena menjelang hari Natal, maka toko tanamanpun banyak yang menjual pohon cemara. Lagipula, cemara termasuk pohon yang dianggap cukup langka, eksotik dan berkelas karena didatangkan dari luar negeri. Akibatnya,  kebanyakan penduduk membeli dan menanam pohon cemara saat musim dingin. Ada juga yang malas merawat pohon beneran maka yang ditanam di kebunnya pohon cemara plastik. Dimanapun di negara Arab memang banyak sekali pohon dan bunga plastik karena tanaman beneran bakalan mati saat musim panas.


Boneka Sinterklas Sampai Sinterklas Betulan
Juga Ada Di Kuwait.  Bagi Bagi Hadiah Buat Anak Anak
Agamanya Apa ? Campur, Pokok Ngantri Dapat Hadiah

Praktis dan nggak perlu perawatan, nggak perlu tanah hitam dan nggak perlu juga menyiram air setiap hari. Nah, pada bulan penuh berkah Desember seperti sekarang inilah terlihat sekali tetangga  tetanggaku yang muslim Sunni ataupun Syiah ikut ikutan 'merayakan' hari Natal sekeluarga dengan cara bercocok tanam di kebun. Anak anak  juga sibuk menghias pohon cemara barunya. Lampu lampu diatap rumah juga dipasang dan berkerlap kerlip warna warni. Semula saya kira hanya yang merayakan Natal saja yang menghiasi rumah dengan lampu warna warni, tetapi ternyata memang umumnya orang Arab suka sekali rumahnya dihiasi dengan berbagai macam lampu hias, Baca kerlap kerlip lampu di rumah Arab : Seminggu Menjelang Hari Natal Di Kuwait


Sekantor Dapat Permen. Yang Memberi Kristen ?
Jelas Bukan, Asli Muslim Kuwait
Orang Indonesianya Masih Ribut Di Facebook
Tulisannya Cukup Happy Holidays
Christmast And New Year 2016


Bola Bola Kaca Hiasan Pohon Natal Ini Kalau Di
Kampung Saya Di Kuwait Dibagikan Oleh Anak Anak
Ke Tetangga, Pokoknya Ketok Pintu Langsung Diberi Satu


Toko Ini Pemiliknya Muslim
Tapi Hari Natal Pasang Juga Pohon Natal



Pohon Natal Juga Jadi Hiasan Utama
Di Toko Toko Avenue Mall


Anak Anak Selalu Memborong Bola
Bola Kaca Untuk Dibagikan Ke Tetangga



Kios Tanaman Di Pasar Jumat Juga Sibuk
Menjelang Hari Natal. Bunga Dan Pohon Cemara
Larisnya Bukan Main



Baca Juga :

Sabtu, 05 Desember 2015

Dondurma, Ice Cream Sontoloyo Turkey

Dondurma - Ice Cream Khas Turkey
Dan Azerbaijan, Tidak Cepat Meleleh Dan Lengket

Ice Cream Italia namanya Gelato, tapi kalau Turkey namanya Dondurma. Ice Cream Turkey ini beda sama sekali dengan ice cream dari negara manapun juga meskipun rasanya agak agak mirip. Perbedaan yang mencolok adalah penjualnya 'Sontoloyo' semua. Iseng dan suka ngerjain pembeli, apalagi kalau pembelinya turis. Ada saja akrobat yang dilakukan penjual, mulai dari melempar ice cream ke udara, menjungkir balikkan ice cream sampai memukul mukulkan sendok ice cream ke lonceng lonceng kecil diatas kepala penjualnya. Lihat video dibawah  untuk menyaksikan kelakuan penjual Dondurma saat melayani pembeli.


Dondurma Dilempar Keatas, Ditangkap Lagi Di
Jungkir Balikkan, Pembelinya Bengong. Melayani Sambil
Ngoceh Untuk Menarik Perhatian Pembeli Lain
Dondurma ini adalah ice cream khas Turkey dan Azerbaijan yang memang memungkinkan untuk dibuat akrobat. Ice Creamnya lebih padat dan susah mencair meskipun terkena terik matahari. Bisa tetap lengket meskipun posisinya dibalik kebawah. Bahan utamanya Susu, Gula, Sahlep dan Mastic. Terus terang saya nggak tahu apa yang dimaksud Sahlep dan Mastic ini. Katanya Sahlep itu tepung yang terbuat dari tanaman semacam Orchid yang hanya ada di Turkey dan sekitarnya saja. Sedangkan Mastic saya lebih nggak tahu lagi. Katanya warnanya kuning transparan semacam 'Gum' atau getah tanaman yang banyak tumbuh di Turkey dan sekitarnya juga.

Terkadang Sesama Orang Turkey Cara Menyajikannya
Cukup Dilempar.  Yuuppp.... Tangkap !!!

Kalau anda tertarik untuk membeli Dondurma, siapkan saja uang sekitar 5 Lira, kira kira 25.000 Rupiah. Terlalu mahal atau tidak nggak usah dipikirin wong namanya pingin nyoba dan lihat akrobat ice cream. Saat penjual mengambilkan Ice Cream buat anda, pasti anda akan sedikit merasa terkejut. Sendoknya panjangnya bukan main, kira kira hampir 1 meter. Bukan panjang sendok yang membuat terkejut, tetapi sendok tersebut dipukulkan dulu ke lonceng lonceng kecil diatas kepala si penjual. Gaduh, seperti tiba tiba ada puluhan sapi lari serentak bersama sama. Tujuannya untuk menarik perhatian orang lewat agar ikut beli juga.


Seragam Penjual Dan Salesman Cukup Hebring
Ada Yang Merah, Hijau, Biru  dan Kuning Menyala
Ngambil ice cream satu sendok, lalu dilempar keatas. Ditambahin satu sendok lagi lalu sendoknya diputar putar dengan ice cream yang masih lengket disendok. Dipukulkan ke lonceng pula supaya lebih gaduh dan teriak teriak pakai bahasa Turkey agar orang pada menyaksikan.  Terakhir baru disodorkan ke pembeli pakai sendok panjangnya. Tapi jangan senang dulu,  si Dondurma idaman bakalan terlepas dari tangan anda. Si penjual iseng ngerjain pembeli, dan tahu benar ice creamnya bakalan nyangkut di sendoknya. Hebatnya, ice cream Turkey ini bisa dilemparkan kesana kemari tanpa harus khawatir jatuh dari 'Cone'nya. 


Yuuup.... Tangkap !
Salesmannya Kayak Keeper, Pinter Nangkap Dondurma
Kalau Pembelinya Turis Tidak Dilemparkan
Catatan : video mp4 dibawah tidak bisa dilihat pada computer yang system operasinya tidak mendukung flashplayer seperti Apple Iphone atau Ipad.

Turis Dari Manapun Pasti Akan Berhenti Dan Mengabadikan
Akrobat Penjual Dondurma - Suara Lonceng Dan
Teriakan Penjualnya Memang Ribut Dan Gaduh Sekali


Salesman Dondurma Menawarkan Sampai Jauh
Kalau Ada Pembeli Langsung Bergaya Seperti Keeper
Dan Siap Menangkap Ice Cream


Lengket dan Tidak Mencair Atau Jatuh
Meskipun Dijungkirkan 5 Menit


Uji Coba Dipanaskan Di Terik Matahari
Tidak Mencair Dan Tidak Jatuh Juga


Ini Tangan Tangan Turis
Yang Tidak Yakin Dondurma Tidak
Mencair Dan Jatuh Meskipun Dibalik


Nyemm Nyemmm, Uenak Juga Ternyata



Mari Mencoba Dondurma
Uenak Pol





Baca Juga :