Jumat, 09 Februari 2018

Gelang Kalung Kazuri Beads Nairobi Kenya

Aneka Macam Gelang Kalung Khas Africa
Kazuri Beads Factory, Karen-Nairobi Kenya
Sudah lama saya ngincer gelang dan kalung warna warni khas Africa yang sering saya saksikan di TV dan majalah majalah mode. Ternyata namanya Kazuri Beads. Kazuri itu bahasa Swahili yang artinya 'Small and Beautiful'. Pabriknya ternyata di Kenya, yaitu Mbaghati Ridge, Karen-Nairobi, kira kira 25 Km atau 30 menit dari pusat kota. Itu lho, di lokasi perkebunan yang jadi latar belakang cerita buku karya Karen Blixen dan telah difilmkan dengan judul 'Out Of Africa'.  Bintang filmnya Maryl Streep dan film tersebut berhasil menggondol 7 Oscar sekaligus tahun 1985. 

Kazuri Beads Factory
Bebas Belajar Bikin Kalung

Kazuri Beads Factory ini berdiri tahun 1975, berawal dari sebuah workshop experiment kecil dengan 2 orang wanita kenya sebagai tenaga utamanya. Setelah itu baru diketahui ternyata banyak sekali wanita didesa desa sekitar Nairobi yang punya keahlian membuat kalung dan gelang keramik. Dikumpulkan semua disini, diberi pengarahan, dididik cara pembuatan yang lebih modern dan standard dan jadilah sekarang ini menjadi perusahaan besar keramik dengan produksi utama kalung, gelang, pottery dan berbagai macam barang keramik dengan cita rasa budaya Africa.


Bingung Milih, Semua Bagus
Corak Africa Begitu Kuat

Produksinya katanya mencapai 5 Juta kalung dan gelang pertahun dan dieksport ke 20 negara didunia dengan outlet dimana mana. Jumlah karyawannya sekitar 300 orang, umumnya 'single mothers'. Dan sekarang Kazuri merupakan trade mark Kenya yang identik dengan budaya dan alam liar Africa. Di negara manapun anda berada di Africa dan menyaksikan wanita mengenakan perhiasan kalung dan gelang keramik warna warni seperti gambar diatas, bisa dipastikan pabriknya disini.


Showroomnya Sangat Besar Ada Yang Khusus
Gelang, Kalung, Pecah Belah Dll
Seperti wisata ke pabrik cendera mata di negara manapun, di Kazuri Beads Factory ini kita juga dibebaskan berinteraksi dengan karyawan, melukis di  gelang, kalung atau pecah belah. Bahkan diajari cara menata dan memasukkan sendiri kedalam oven sampai  melapisi glazuur biar mengkilat. Hasilnya silahkan dibawa pulang saja, jangan ditinggal karena akan menyusahkan karyawan bagian showroom kalau ada konsumen yang jeli melihat gelang atau kalung paling jelek sendiri diantara yang lain.


Pengunjung Bebas Membuat Sendiri
Dengan Corak Dan Warna Sesukanya

Asyik Juga Bikin Gelang Dan Kalung Sendiri
Dari Keramik Yang Dilukis Tangan
Ruang Khusus Untuk Melukis
Sebelum Dimasukkan Oven

Memasukkan Gelang Dan Kalung Setelah
Dilukis Kedalam Oven


Batu Ini Adalah 'Resep Rahasia' Untuk
Memanggang Keramik Didalam Oven

Ada Bagian Glazing, Painting, Raw Material Storage
Pottery Showroom, Necklace Showroom Dll

Ada Juga Clinic Kesehatan Untuk Karyawan Dan Keluarga

Didepan Bagian Glazing And Finishing

Halamannya Luas Dan Hijau
Karyawannya Ramah

Minggu, 04 Februari 2018

Yang Lagi Ngetrend Di Mekah

Asyik, Sajadah Hi Tech Multi Fungsi
Yang Lagi Ngetrend Di Mekah

Untungnya kalau tinggal di Kuwait itu bisa sewaktu waktu berangkat Umroh ke Mekah setiap saat tanpa harus ikut rombongan. Di Kuwait sebenarnya banyak juga travel biro yang memberangkatkan jamaah Umroh secara berombongan dengan schedule tetap, baik lewat darat dengan mobil kecil sampai bus dan juga dengan pesawat terbang. Tetapi, Travel biro disini semuanya bisa menguruskan Visa Umroh  perorangan tanpa harus ikut paket Umrohnya. Uenak kan.


Jangan Lupa Test Drive Dulu Sebelum Beli
Cuma, pemerintah Saudi hanya mengijinkan kunjungan sekali per tahun saja kecuali mau membayar denda. Kunjungan pertama biaya visa masih murah, yang ke dua kena denda, yang ketiga dendanya lebih mahal lagi dan seterusnya. Tapi, untuk urusan Umroh, banyak orang yang nggak peduli dengan denda tersebut.

Sandarannya Cukup Kuat Karena Ada Rangka Besinya
Nah bagi anda yang mau berangkat Umroh tahun ini,  saya beri bocoran  informasi bahwa mode yang lagi ngetrend di Mekah saat ini adalah 'Sajadah Dengan Sandaran' seperti pada gambar diatas. Harganya tidak perlu saya sebutkan karena sangat bervariasi, suka suka penjualnya. Baik di Mekah maupun Madinah tidak ada harga yang bisa dijadikan pedoman. Tokonya sama, barang juga sama dan penjualnya masih sama dengan yang kemarin, tetapi harga yang ditawarkan bisa berbeda jauh sekali.

Harganya Bervariasi Tergantung Kuat Kuatan Menawar
Silahkan belanja Sajadah Hi Tech tersebut dan jangan lupa 'Test Drive' dulu, mencoba nggak bayar tapi jangan lama lama duduk sandaran sambil leyeh leyeh. Jangan kaget juga, hampir semua barang yang dijual di Mekah semuanya buatan China termasuk 'Sajadah Dengan Sandaran' tersebut. 

Tinggal Pilih, Mau Beli Kursi Lipat Atau
Sajadah Dengan Sandaran

Sabtu, 20 Januari 2018

Piknik Ke Border Iraq

Border Iraq Sekitar 120 Km Dari Kuwait City
Jalannya Lurus Dan Tidak Ada Bangunan Atau Pohon
Disepanjang Jalan

Bulan depan tanggal 25 dan 26 February adalah Independence & Liberation Day Of Kuwait. Nah, saya tertarik untuk mengenang 'Liberation Day'nya saja, yaitu hari bersejarah dimana Kuwait dibebaskan dari invasi Iraq pada tahun 1991. Istilah kerennya adalah 'Napak Tilas Perang Teluk. Dari Kuwait menuju Perbatasan Iraq jaraknya sekitar 120 Km saja dan jalan yang dilalui  hanya ada satu saja, namanya Road 80 atau Highway 80. Tetapi saat ini lebih terkenal dengan nama Highway Of Death.  Hiii, ngeri sekali namanya.


Sebelah Kiri Dan Kanan Highway 80 Hanya Gurun Kosong
Tidak Ada Tempat Berlindung Sama Sekali

Kenapa Road 80 namanya begitu menyeramkan ? Ceritanya, nama menyeramkan 'Highway Of Death' tersebut muncul saat Gulf War, Pembebasan Kuwait dari invasi Iraq tahun 1991 yang lalu. Tentara Iraq yang saat itu sedang mundur untuk kembali ke barak di Iraq digempur habis dari udara oleh pesawat pesawat US dan sekutunya. Diperkirakan lebih dari 10000 orang terbunuh, baik dari tentara Iraq sendiri maupun penduduk yang digunakan sebagai tameng hidup saat tentara Iraq tersebut bergerak mundur kembali ke perbatasan.


Istirahat Dulu Makan Siang Sambil
Merenung Dan Membayangkan Apa Yang Terjadi
Di Jalan Ini Tahun 1991 Lalu


Sampai saat ini kejadian tersebut masih menjadi 'kontroversi' internasional. Kalau tentara sedang bergerak mundur seharusnya tidak boleh ditembak sesuai dengan konvensi internasional. Tetapi yang terjadi saat itu tentara Iraq tersebut mundur dengan membawa persenjataan berat lengkap mulai dari tank sampai rudal anti pesawat, bukan mundur dengan tangan kosong. Jadi, sangat beralasan sekali kalau digempur habis dari udara. Baca sendiri sejarahnya di link Highway Of Death


Ditempat Ini, Pernah Bergelimpangan Mayat
Tentara Iraq

Saya bisa membayangkan betapa ngerinya kejadian tahun 1991 yang lalu disepanjang jalan ini saat melintas. Saat perjalanan mulai meninggalkan Jahra, perumahan terakhir yang ada dijalan 80, yang bisa kita saksikan hanya gurun pasir saja. Tidak ada pohon, bukit maupun bangunan sama sekali yang bisa digunakan untuk berlindung. Jadi, bisa terbayang betapa empuknya pilot pilot pesawat tempur US menembaki iring iringan tentara Iraq dan tameng hidupnya. Nggak salah kalau korban lebih dari 10000 orang dan saat ini kuburan massalnya terlihat sangat besar sekali di jalan ini.


Rasanya Ikut Sedih Mengenang Kejadian
Ditempat Ini. Setiap Butir Pasir Yang Saya Injak
Serasa Korban Masih Ada Disini

Semoga, kejadian perang semacam ini tidak terjadi lagi, dimanapun termasuk juga di Indonesia. Sudah sangat banyak korban yang berjatuhan karena perang. Dan kini Kuwait hanya bisa mengingat, mengenang dan memperingati saja keluarga, sahabat dan teman yang ikut jadi korban. Semoga tulisan tentang Independence & Liberation Day Kuwait ini bisa menjadi bahan renungan bagi siapa saja di tanah air. Terutama bagi anda yang gemar bikin 'panas' dunia medsos di Tahun Politik 2018 ini.


Sepi, Dingin Dan Tidak Ada Apa Apa
Bisa Membayangkan Bagaimana Perang Disini

Ucapan Terima Kasih Penduduk Atas Keberhasilan
US Troops Membebaskan Kuwait

Abdaly, Kota Perbatasan Yang Menjadi Saksi
Bagaimana 10000 Orang Lebih Mati Di Jalan Ini

Mendekati Iraq Border
Katanya Jalan 80 Ini Sekarang Angker Dan Sering
Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas

Pintu Gerbang Perbatasan Kuwait Iraq
Tempat Awal Invasi Iraq

Keadaan Saat Ini - Ada Rig Pemboran Dan Ada Juga
Jaringan Listrik

Rig Pemboran Minyak
Di Perbatasan Memang Kaya Minyak

Keadaan Road 80 Setelah Dibombardir Pesawat US
Tahun 1991 (Courtesy Of Wikipedia)

Mengerikan
10000 korban lebih saat ini terbaring di Kuburan
Massal di Highway 80 (Courtesy Of Wikipedia)

Pemandangan Dari Atas Highway 80
Pasca Dibombardir Dari Atas (Courtesy Of Wikipedia)

Habis Tak Tersisa Sebelum Mencapai
Perbatasan (Courtesy Of Wikipedia)
Baca Juga :

Jumat, 05 Januari 2018

Piknik Ala Arab

Piknik Ala Timur Tengah Itu Ya Gini Ini
Bawa Meja, Kursi, Termos Dan Kopi

Piknik kalau di Indonesia merupakan hal yang lumrah dan bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun. Mau piknik ke gunung, hutan, danau, laut, sungai dan pulau bisa dilakukan dengan mudah. Dari Sabang sampai Merauke banyak tempat tempat bagus yang bisa dijadikan tempat untuk wisata, kapanpun tanpa tergantung dengan musim.


Orang Arab Kalau Piknik Keluarga Cuma Duduk
Duduk Di Pantai Bawa Meja Dan Kursi Dari Rumah
Di Kuwait, saya harus mikir 1000 kali kalau mau merencanakan Piknik Keluarga. Gunung nggak ada, danau nggak ada, sungai juga sama saja nggak ada. Apalagi hutan dengan air terjun yang indah, jelas nggak ada. Pusing memang....., apalagi kesempatan untuk piknik hanya bisa dilakukan saat musim dingin saja. Musim panas nggak mungkin ngadain piknik outdoor, panasnya bukan main.

Cuma Duduk Duduk Di Pantai Doang
Lalu Senengnya Itu Dimana

Karena Kuwait negaranya sangat kecil sekali (17,818 SqKm - kira kira sebesar propinsi Bengkulu), maka piknik keluarga yang sering dilakukan adalah kabur wisata keluar negeri. Yang tidak bisa wisata keluar negeri, pikniknya cuma duduk duduk di pantai, taman kota atau bikin tenda di gurun.


Termos Air Panas Untuk Bikin Kahwa (Kopi Arab)
Wajib Dibawa Bersama Kurma

Tahu nggak, orang orang disini kalau mau piknik hebohnya bukan main. Semua barang diangkut dari rumah ke pantai yang jaraknya sebenarnya tidak seberapa jauh. Mulai meja lipat, kursi lipat, tenda, sepeda, makanan, minuman, panggangan BBQ dan masih banyak lagi semuanya diangkut dengan mobil dari rumah. Kalau satu keluarga jumlahnya 6 orang saja, maka bisa 2 - 3 mobil convoy bawa semua barang dari rumah ke pantai/gurun. Yang punya Caravan tidak terlihat begitu heboh karena semua barang bisa masuk semua.

Duduk Duduk Doang
Heran, Orang Arab Betah Sampai Subuh

Berkali kali saya mencoba merasakan Piknik Ala Arab seperti ini untuk menjajaki 'dimana sih nikmatnya piknik hanya beberapa Km dari rumah ?'. Ternyata lebih banyak ribetnya daripada nikmatnya. Saya coba bawa semua barang seperti apa yang sering dibawa oleh penduduk lokal. Ternyata perlu dua mobil untuk keluarga kecil saya yang cuma 4 orang. Barang yang saya bawa tidak lain adalah :
  • Termos Air Panas dan Air Mineral
  • Kahwa (Kopi Arab) dan juga Kopi Nescafe
  • Kurma dan Arabian Sweet (jajanan manis khas Arab seperti Kunafa, Mushaltat dll).
  • Satu Meja Lipat dan 4 buah Kursi Lipat.
  • Sepeda 2 buah
  • Dan masih banyak lagi prethil prethil kecil seperti pecah belah, tikar dll.

Yang Di Omongin Apa Kok Bisa Betah
Sampai Subuh

Ternyata, waktu terlama 'Piknik Ala Arab' yang bisa saya lakukan cuma 3 jam saja. Bosan, Jenuh dan cepat ngantuk karena cuma duduk duduk memandang laut. Nggak ada aktifitas yang energik dan bisa menghilangkan kebosanan. Paling cuma melihat anak anak main sepeda kesana kemari, melihat orang sedang jalan jalan atau melihat orang duduk duduk melamun sambil makan. Nggak ada hingar bingar ndangdutan seperti ditanah air.

Cuma Jalan Jalan Setelah Itu Balik Lagi
Ngambil Makanan Dan Ngopi Kahwa

Pernah saya mengajak seorang teman dari Saudi untuk jalan jalan ke Indonesia biar tahu bagaimana tempat wisata dan bagaimana piknik yang seharusnya. Saya turunkan dia di Puncak. Ketika ketemu saya kembali di Kuwait, ceritanya panjang lebar dan menggebu gebu. 'I surprise...Indonesia is the real heaven'. Heran dia dengan gunung, sungai, hujan, air terjun, binatang binatang di Taman Safari dan alam hijau daerah Puncak. Nggak salah dia menganggap Indonesia adalah 'The Real Heaven', selain alamnya indah, ternyata setiap hari kerjaannya juga ndangdutan dikelilingi 72 bidadari cantik di Puncak.


Baru Saja Buka Lapak
Sudah Langsung Kekenyanyan

Barang Yang Dibawa Banyak
Tapi Cuma Betah 2 - 3 Jam Saja

Susah Membedakan, Ini Kekenyangan
Atau Cuma Melamun

Jalan Jalan Lalu Balik Lagi Ke Lapaknya
Makan Dan Ngopi Lalu Jalan Jalan Lagi

Yang Punya Caravan Bisa Sekali Angkut

Orang Kuwait Banyak Yang Punya Caravan
Tapi Nggak Pernah Jalan Jauh, Paling Cuma Ke Pantai

Piknik Begini Ini Hanya Saat Musim Dingin Saja

Bawa Caravan Setahun Paling Cuma Sekali
Saat Musim Dingin - Itupun Jarak Dari Rumah Sangat Dekat