Jumat, 08 Mei 2009

Jalan Jalan Di Moscow I

Kutuzovsky Street
Dilihat Dari Moscow Apartment

Banyak yang bisa dilihat di kota Moscow, terutama bangunan arsitektur, peninggalan peninggalan sejarah baik saat Tsar Russia masih berkuasa, jaman pemerintahan sosialis dan kemajuan kota saat bentuk pemerintahan berubah menjadi Federal. Tetapi, yang jelas ruwet dan macet juga terjadi dimana mana terutama saat jam berangkat dan pulang kantor dan hal ini sudah umum terjadi dikota kota besar dimanapun juga. Gambar disamping diambil jam 04:00 pagi dari Moscow Apartment di jalan Kutuzovsky tempat kami menginap, masih sepi dan terlihat terang sekali seperti layaknya jam 10:00 pagi di Indonesia. Saat kita kunjungi kota ini gelapnya cuma 4 jam saja. Dibawah ini beberapa tempat menarik yang pernah kita kunjungi selama 3 hari di Moscow (6 - 9 Apr 2009).


Setasiun Metro Bawah Tanah Moscow 
(Московский метрополитен)

Tanda M Warna
Merah Petunjuk Jalan
Ke Subway

Inilah stasiun bawah tanah yang besarnya bukan main. Kita tersesat didalamnya hampir 3 jam sendiri mondar mandir naik kereta api kesana kemari salah tujuan hanya karena nggak bisa baca huruf huruf Russia yang terbalik. Tanda bahwa ada stasiun kereta api dibawah tanah adalah huruf M besar singkatan dari Московский метрополитен. Tercatat pada tahun 2008, jumlah penumpang setiap harinya mencapai lebih dari 7 Juta dan tertinggi 9.3 Juta perhari atau sekitar 2573 milyar setahun. Dan ini tercatat sebagai Metro System terbesar nomor 2 sedunia, sedikit kalah dibawah Metro System Tokyo yang sampai saat ini masih menduduki ranking 1 dunia dengan jumlah penumpang 2916 milyar setahun.


Turun Ke Bawah Tanah
Kota Moscow Dibangun
Dibawah Tanah

Coba baca jalur kereta api dibawah lalu bandingkan dengan huruf latin yang kita kenal, beda kali kan ?
  • Сокольническая (Sokolnicheskaya), 
  • Замоскворецкая (Zamoskvoretskaya), 
  • Арбатско-Покровская (Arbatsko-Pokrovskaya), 
  • Филёвская (Filyovskaya), 
  • Кольцевая (Koltsevaya), 
  • Калужско-Рижская (Kaluzhsko-Rizhskaya), 
  • Таганско-Краснопресненская (Tagansko-Krasnopresnenskaya),
  • Калининская (Kalininskaya), 
  • Серпуховско-Тимирязевская (Serpukhovsko-Timiryazevskaya),
  • Люблинская (Lyublinskaya), 
  • Каховская (Kakhovskaya), Бутовская (Butovskaya).

Stasiun Subway
Penuh Dengan Patung Artistik

Masing masing jalur kereta api diatas terdiri antara 3 sampai 25 stasiun dan tidak ada terjemahan dalam bahasa Inggris sedikitpun. Akibatnya yang kita jadikan sebagai pedoman adalah bentuk huruf saja. Stasiun ini didesign untuk tempat berlindung seluruh warga Moscow seandainya terjadi perang. Tercatat yang tertua dibangun menjelang perang dunia II (1938 - Sokolnicheskaya) dan yang lainnya dibangun saat perang Dunia II dan saat perang dingin.


Pegel Linu Naik Turun
Mungkin 5 Lantai Lebih
Di Bawah Tanah

Bangunan stasiun penuh dengan dekorasi bercita rasa seni tinggi seperti patung patung artistik dan ornamen ornamen atau relief relief pada dinding dan juga lukisan lukisan. Sangat bersih dan tidak ada yang corat coret graffity seperti yang pernah kita lihat di subway negara negara lain.


Patung Lagi
Di Subway

Urutan 10 Metro Subway terbesar didunia berdasar jumlah penumpang per tahun adalah sebagai berikut :
1. Tokyo Subway - 2.916 Milyar (2006)
2. Moscow Metro - 2.573 Milyar (2008)
3. Seoul Subway - 2.047 Milyar (2008)
4. New York City Subway - 1.563 Milyar (2007)
5. Paris Métro - 1.388 Milyar (2007)
6. Mexico City Metro - 1.352 Milyar (2007)
7. Hong Kong MTR - 1.309 Milyar (2008)
8. Beijing Subway - 1.2 Milyar (2008)
9. London Underground - 1.197 Milyar (2007)
10. Shanghai Metro - 1.122 Milyar (2008)


Baca Juga :

Senin, 04 Mei 2009

Telat Mikir Hampir Setengah Abad

Flight Entertainment
Antonov

Saya lahir dan besar di Indonesia, negara yang penuh damai tetapi pernah mengalami gejolak politik yang dikenal dengan G30S PKI. Kita bukan seorang politikus dan hidup serasa mengalir begitu saja dan kita masih terlalu kecil untuk mengetahui ada apa dibalik gejolak politik tersebut. Sejak kejadian itu secara tidak langsung kita dididik dan diperkenalkan segala macam yang anti sosialis dan mengagungkan kapitalis. Hanya produk produk negara kapitalis saja yang kita kenal. Penduduk negara negara sosialis digambarkan tidak ramah, kejam, kurang senyum dan tidak beragama atau jauh lebih terbelakang. Tergambar jelas dari film film Amerika yang kita tonton setiap hari, penuh dengan propaganda apalagi pada saat perang dingin beberapa tahun lalu.
.
Canggih Tidak Kalah
Dengan Airbus - Boing

Ternyata, setelah kita bisa berpikir jernih semua diatas tidak benar seluruhnya, semua adalah karena kepentingan politik, perseteruan antara kapitalis dan sosialis. Saya pernah ke China dan Russia dua negara yang dulunya terkenal sebagai negara sosialis terbesar didunia. Ternyata penduduknya juga ramah dan produknya tidak kalah berkualitas dibanding negara lain bahkan sekarang China menguasai pasar perdagangan dunia. Lihat juga bagian dalam pesawat Russia pada gambar disamping, lihat juga teknologi elektronikanya mulai dari produk sehari hari sampai pesawat luar angkasa sangat maju sekali.
.
.
Diajak Photo Anak Sekolah
Bangga Puny Wajah Melayu

Bagaimana dengan penduduknya yang propaganda di Indonesia sampai saat ini masih sering dikatakan Atheis ? Nggak benar juga, tempat ibadah berbagai macam agama tumbuh dengan aman sejak dulu kala. Kota kota di Russia penuh dengan bangunan ibadah, terlihat dengan jelas banyaknya kubah emas berbagai macam gereja orthodox, masjid, kuil hindu, sinagoque.
.
.
Antusias Menjawab Pertanyaan
Orang Rusia Banyak Yang
Nggak Bisa Bahasa Inggris

Meskipun kesulitan berbicara dengan bahasa Inggris, tetapi mereka dengan senang hati membantu kita kalau kita tanya. Tidak memandang suku, agama, ras atau warna kulit. Saya percaya benar, sebagai manusia pasti ada juga yang tidak baik tapi dimanapun juga pasti nggak sampai 3 %. Jadi, benar kata orang bahwa Politik Itu Kotor, makanya jangan berpolitik. Apapun system pemerintahannya, penduduk inginnya cuma aman, damai dan bisa berkarya dengan baik saja. (Moscow, 9 Apr 2009)

Baca Juga :

Minggu, 03 Mei 2009

Matryoshka - Boneka Lucu Khas Russia

PKL Russia
Lokasi Dekat Moscow University


Ini masih cerita masa lalu, jaman dulu kala ketika mas Ardi masih ABG di Surabaya, beliau berteman dan bertetangga dengan anak seorang pelukis yang cukup terkenal saat itu. Rumahnya penuh dengan hasil karya seni baik itu patung, lukisan dan berbagai macam souvenir dari berbagai penjuru dunia. Salah satu yang menarik dan melekat dalam pikirannya sampai dia dewasa dan berumah tangga adalah boneka Russia, atau lebih dikenal dengan nama Matryoshka. 'Suatu saat, saya akan datang sendiri ke Russia untuk memiliki Matryoshka pilihanku sendiri', begitulah kira kira pikirannya selama bertahun tahun. Entah karena kekuatan pikiran atau sedang mujur, tanggal 9 April 2009 yang lalu si 'doi' berhasil menuruti apa yang dicita citakannya sejak jaman dulu kala.


Lucu Lucu Kan
Boneka Matryoska Russia Ini



Matryoshka adalah boneka khas Russia dimana kalau dibuka maka didalamnya ada boneka Matryoshka lagi yang lebih kecil. Satu buah Matryoshka ukuran sedang didalamnya bisa terdiri dari 10 buah boneka atau bahkan lebih. Semakin banyak isinya harga akan semakin mahal dan semakin detail lukisan pada boneka harga juga semakin mahal, apalagi kalau pembuatnya adalah artis atau 'hand crafter' terkenal Russia pasti harga akan jadi mahal sekali. Kira kira harganya berkisar antara RUB 350 sampai RUB 25000, tinggal pilih mau yang mahal atau murah semua bagus dan unik.


Pilih Yang Mana Boneka Lucu Ini

Boneka Matryoshka ini konon idenya berasal dari Jepang dan sudah ada dan menjadi trade mark Russia sejak tahun 1890. Konon Sergei Maliutin, seorang pelukis Russia dari Abramtsevo terinspirasi dengan boneka kayu klasik Jepang Shichi Fuku Jin (7 Dewa Keberuntungan) dan Fukurokuju (boneka lelaki lucu dengan kepala botak). Pelukis ini minta bantuan kawannya seorang pengrajin untuk membuat bonekanya dan kemudian dilukisnya. Yang unik, lukisan pada boneka ini berisi cerita cerita berseri mulai dari cerita klasik Russia, kepahlawanan Tsar Russia, dan bahkan yang sedang laris saat ini adalah tentang 'American's Friends' seperti Osama Bin Laden, kalau dibuka didalamnya ada Saddam Hussein, dibuka lagi ada Ahmadinejad dan lain lain.

Tempat tempat yang banyak menjual boneka Matryoshka dan cukup populer bagi turis diantaranya adalah :


Ismailovo Market - Moscow

Ditengah Pasar Izmailovo


Ini adalah pasar khusus kerajinan dan hasil karya orang Russia. Semacam pasar Tanah Abang atau Pasar Pagi Mangga Dua di Jakarta. Umumnya Matryoshka yang dijual dipasar ini dengan standard kualitas kurang begitu baik tapi jelas harga sangat murah. Ukuran standard (terdiri dari 7 - 10 buah) bisa didapat dengan harga RUB 300 - RUB 600. Suasana dipasar ini jelas sangat ramai karena yang dijual tidak cuma souvenir tetapi juga pakaian dan segala macam pernak pernik rumah.



Njajan Dulu Biar Anget Di Pasar Izmailovo


Asyiknya belanja ditempat ini adalah penjual dan pembeli bisa bertransaksi sambil jogging atau lari lari ditempat. Ya benar, kita harus menahan dingin sambil tetap lari ditempat pada saat bertransaksi. Njajan ditengah pasar juga terasa lain daripada yang lain disini, sambil nyeruput teh hangat kadang kadang tersentak kaget karena tiba tiba ada pedagang yang teriak teriak keras menjajakan dagangannya, tetapi akhirnya tahu juga, kenapa mereka sering harus teriak keras keras ternyata sebenarnya hanya agar keringatan dan bisa menahan dinginnya udara saja. Betul juga, daripada diam kedinginan...


Old Arbat Street - Moscow

Pedagang Lukisan Di Old Arbat


Ini adalah 'Malioboro'nya kota Moscow tempat turis berlalu lalang jalan kaki. Kedua ujung jalan ditutup untuk kendaraan sehingga isinya cuma pedagang dan pejalan kaki saja. Dijalan ini banyak seniman yang mangkal disini mulai dari seniman lukis, musik sampai tari. Setahu saya, perdagangan ditempat ini baru hidup setelah jam 10 pagi, gambar disamping diambil sekitar jam 9:30 pagi, masih cukup sepi dan bisa berjalan santai.



Toko Souvenir Di Old Arbat
Kerajinan Tangannya Bagus Bagus


Toko toko souvenir dikiri dan kanan jalan kebanyakan menjual souvenir dengan kualitas bagus hasil karya seniman terkenal Russia, sehingga secara umum harga Matryoshka ditempat ini jauh lebih mahal tapi sangat bagus sekali. Matryoshka ukuran standard ada yang mencapai RUB 20000 dan ada juga yang besar dengan isi hampir 50 biji dengan harga RUB 50000, tetapi semua toko disini menerima pembayaran dengan memakai kartu kredit Visa atau Master Card.


Akhirnya Dapat Topi Russia
Kulit Kelinci


Tetapi jalan jalan ditempat ini rasanya menarik sekali, disamping bisa melihat Boneka Matryoshka dengan kualitas baik, kita juga bisa melihat pelukis jalanan sedang melukis wajah para turis dan juga memilih restaurant Russia yang khas dan berselera. Di jalan Arbat ini juga terdapat rumah bersejarah, kalau nggak salah rumahnya Pushkin, siapa tokoh ini harap jangan tanyakan saya. Dengan tegas akan saya jawab tidak tahu, mungkin selebritis atau mungkin juga tokoh politik. Nggak peduli yang penting jalan jalan sambil kedinginan.


Red Square - Moscow

Pedagang Kaki Lima
Banyak Yang Jualan Boneka Matryoshka


Di Red Square, umumnya pedagang kaki lima juga menjajakan boneka Matryoshka. Kualitasnya relatif sama dengan pasar Izmailovo tetapi jelas dengan harga yang sedikit lebih mahal karena tempat ini adalah pusatnya para turis ngumpul. Tidak terlalu banyak pilihan karena jumlah pedagang kaki lima juga tidak begitu banyak, tampaknya walikotanya membatasi jumlah pedagang kaki lima di Red Square.


Baca Juga :

Kamis, 30 April 2009

Menyusur Jejak Scorpion

I follow the Moskva
Down to Gorky Park
Listening to the wind of change
An August summer night
Soldiers passing by
Listening to the wind of change
The world closing in
Did you ever think
That we could be so close,like brothers
The future's in the air
I can feel it everywhere
Blowing with the wind of change

Pintu Gerbangnya Besar

Pernah dengar lagu ngetop dari Scorpion diatas ?, ya benar sekali judulnya Wind Of Change, lagu ini sering sekali dinyanyikan mas Ardi dari dulu sampai sekarang terutama saat mas Ardi masih kepincut saya 16 tahun lalu . Petikan dan sound guitarnya itu lho yang bikin hati bergetar dan langsung nyandar dibahu mas Ardi, he he.

 
Ada Roller Coaster

Karena lagu ini pula maka kita bertekad untuk napak tilas perjalanan Scorpion di Moscow, apalagi kalau tidak ingin melihat dengan mata kepala sendiri sebuah taman kota di Moscow yang langsung ikut populer setelah tertulis dalam lirik lagu Scorpion ini. Ternyata, Gorky Park yang sangat terkenal tersebut hanyalah sebuah taman bermain anak anak ditepi sungai Moscow, kira kira 10 menit jalan kaki dari Red Square area. Pintu gerbangnya saja yang sangat besar, tetapi sarana bermain didalamnya tidaklah semegah namanya. Hanya beberapa permainan anak anak saja seperti roller coaster kecil dan komidi putar, kereta api kanak kanak dan lain lain. Kira kira kalau di Kuwait setara dengan Kuwait Magic atau kalau dibandingkan dengan Taman Ria Jaya Ancol, kira kira separuhnya atau mungkin lebih kecil lagi. Boro boro kepingin masuk, melihat isinya dan suasananya kosong saja langsung kita keluar lagi. Mending di Ancol .....


Baca Juga :

Selasa, 28 April 2009

Kesasar Di Russia, Ah Biasaaaa ....

Nunggu Bus Lewat

Satu kebiasaan yang tidak bisa kita hilangkan kalau kita bepergian ke segala penjuru sudut dunia, yaitu 'sengaja' untuk kesasar. Kalau benar benar sudah kesasar, semua ngomel dan si Ayah yang jadi komandan selalu jadi sasaran ngedumel seluruh anggota 'Trio Kwek Kwek'. Alkisah kejadiannya tanggal 9 April 2009, kita berempat mencoba naik bus aneh khas Russia. Kami anggap aneh karena bentuknya seperti tram listrik tetapi rodanya ternyata roda bus, bukan roda besi yang berjalan diatas rel. Satu jam kita duduk duduk dihalte dengan lagak 'sok ngerti' sambil menyelidiki bagaimana cara naik dan bagaimana cara bayarnya.

.

Bus Listrik
Nggak Bisa Ngebut

Karena bus ini digerakkan oleh listrik, sudah tentu diatapnya dipasangi suatu alat yang selalu terikat dengan kabel listrik dan saking banyaknya bus listrik seperti ini di St Petersburg dan Moscow, akibatnya pemandangan kota jadi centang perentang dipenuhi oleh kabel listrik, terutama di Moscow. Karena bus tidak berjalan diatas rel, kemungkinan kabel listrik diatasnya putus tertarik bus rasanya sangat mungkin sekali karena jalanan semrawut campur aduk antara bus listrik dan kendaraan pribadi. Tetapi kata orang Russia katanya nggak pernah terjadi kabel putus tertarik bus yang ngeloyor keluar jalur. Apa ya iya ?

.

Bus Kotanya Diikat Kawat
Listrik Sepanjang Jalan

Kita semua langsung saja naik dengan tujuan nggak jelas pokok bisa melihat kota Moscow. Peta dan buku petunjuk tour terbitan Lonely Planet tidak pernah terlepas dari tangan. Celakanya buku petunjuknya bahasa Inggris dan semua tulisan didalam bus maupun ditempat pemberhentian semuanya huruf terbalik Russia (Cyrillic). Ya jelas saja kesasar jauuuhhhh sekaleee.

.
Hwaduh
Bayarnya Gimana Nih

Cara bayar bus ternyata cukup menyerahkan uang ke sopir. Karena nggak ngerti tarifnya saya beri uang Rubbel pecahan agak besar dan si sopir nyerocos pakai bahasa Russia yang nggak kita ketahui. Bus nggak jalan jalan karena si sopir nyerocos pakai bahasa Russia, saya kira duitnya kurang ketika saya tambahi lagi ternyata malah dikembalikan semua. Untung penumpang dibelakang baik hati, langsung kita dibayari hanya dengan RUB 100 (per orang RUB 25) dan diajari tata cara naik dan turun bus pakai bahasa Tarzan. Terbukti lagi, orang Russia ternyata banyak yang baik hati tidak seperti yang digambarkan dalam film film Amerika.
.
.
Kesasar Lagi Kesasar Lagi

Routenya Ruwet
Kalau Baru Pertama Kali

Ini kesasar jilid dua yang luar biasa parah. Hampir tiga jam kita berada dibawah tanah nggak tahu jalan pulang. Biasa, ngikuti si Ayah naik Metro, kereta api bawah tanah Moscow yang melihat peta jalur kereta apinya saja bisa bikin mumet, apalagi tulisannya pakai huruf Russia yang tidak kita mengerti. Peta disamping sangat jelas dalam bahasa Inggris, tetapi di stasiun, ya jelas pakai huruf Russia semua. Puyeng deh...
.
.
Tinggal Baca Saja
Akan Tahu Nyampai Dimana

Stasiun kereta api yang paling dekat dengan hotel kita namanya Delavoy Center tetapi karena semua petunjuk tidak ada yang berbahasa Inggris maka nama tersebut kalau ditulis dalam bahasa Russia kira kira kalau dieja menjadi Aeknobon UeHotp. Lain sekali kan ?, pantas saja kalau kesasar dibawah tanah sampai hampir 3 jam.

.
Cuek Semua
Nggak Ada Senyum Sama Sekali

Susah mau bertanya di stasiun Metro bawah tanah ini, semua orangnya kalau jalan cepat sekali dan ngertinya 'Russia Good ?','Yes Train' dan 'Welcome To Moscow' saja. Lagipula kebanyakan tidak bicara didalam metro semua mikir dirinya sendiri, hal ini khas kota besar, cuek bebek dengan sekitarnya.
.

Baca Juga :