Rabu, 06 Februari 2013

Kebebasan Pers Negara Timur Tengah

Pemandangan Antena Parabola Diatas Apartment Di Salmiya
Satu Atap Rumah Bisa Lebih 10


Atap Rumah Tetangga
Parabolanya Banyak
Tulisan dibawah ini hanya sebagai informasi saja, bukan untuk mengajak untuk berbondong bondong ke negara negara Timur Tengah untuk nonton TV. Paling tidak, dengan membaca tulisan ini maka mata dan telinga kita bisa terbuka lebar bahwa di negara negara Arab juga mengenal "Kebebasan Pers". Siaran TV ada yang baik, religius, pendidikan dan ada juga yang menyiarkan hal hal yang "ngeres" , dimana TV "ngeres" seperti ini tidak akan bisa anda temui secara bebas di tanah air. Manusia punya banyak kelebihan tetapi ada juga yang punya kekurangan, sehingga dalam membuat siaran TV terlihat sekali minimnya cita rasa seni pada umumnya TV Arab. Manusia juga punya hak untuk menyuarakan pikirannya meskipun terkadang tidak bisa diterima oleh orang lain. Apa yang bagus menurut dirinya belum tentu bagus untuk yang lain. Silahkan menyimak cerita tentang Kebebasan Pers sejati ala Timur Tengah dan Afrika Utara dibawah ini. 


Parabolanya Mengarah Ke
Satelit Hotbird
Media cetak dan TV di  Indonesia pernah geger saat Goyang Inul Darastita yang menjadi berita besar di tanah air beberapa tahun lalu. Di Timur Tengah, goyangan ala Inul merupakan hal yang lumrah dan bisa dilihat sehari hari melalui TV. Bahkan lebih seru dan bisa membuat nafas ngos ngosan para pria karena bukan cuma goyang pinggul seperti Inul saja tetapi seluruh badan digoyang dan pusarnya itu lho yang membuat pria tertarik. Ya, benar sekali Belly Dancing atau sering kita kenal sebagai Tari Perut memang adalah tarian tradisional Arab yang sudah ada sejak jaman Pra Islam dan tetap dilestarikan sampai saat ini di banyak negara Timur Tengah. Di Mesir, Lebanon, UAE dan beberapa negara lain anda dengan mudah menyaksikan tarian erotis tersebut tidak hanya di TV tetapi juga di pub atau tempat tertentu karena merupakan daya tarik buat turis.


Hitung Sendiri Berapa
Parabola Per Rumah
Soal Kebebasan Pers, Indonesia nggak ada apa apanya dibanding negara negara di Timur Tengah. Di Indonesia, Channel TV paling bisa dihitung dengan jari. Di Timur Tengah sampai Afrika Utara, satu negara saja (dengan penduduk yang sangat sedikit sekali bila dibanding penduduk Indonesia) bisa memiliki ratusan channel TV. Jumlah satelit yang beterbangan diatas langit Timur Tengah dan Afrika Utara sangat banyak sekali sehingga kita bisa melihat semua channel TV dari negara tetangga. Contohnya ARABSAT , NILESAT , HOTBIRD , EUTELSAT ,INTELSAT,  ASIASAT , NOORSAT ,TELESTAR , EUROBIRD , GALAXi25 , OPTUS dan lain lain. Mulai siaran TV dari Marocco, Tunisia, Algeria, Libya, Mesir di Afrika Utara sampai Lebanon, Palestine, Israel, Syria, Irak, Turki, Sudan, Saudi, UAE, Kuwait. Oman dan Qatar di Timur Tengah. Tidak benar sama sekali bahwa penyiar TV di negara negara Arab selalu berkerudung dan berabaya hitam. Yang seronok luar biasa banyak.


TV Indonesia Bisa
Tertangkap Dari Timur Tengah
Dari sebuah antenna parabola kecil dan receiver murahan seharga KD 15 saja kita bisa menyaksikan minimum 1000 channel, semua siaran berbahasa Arab. Apalagi kalau antenna parabola dan receivernya besar dan canggih, sudah pasti bisa 2000 - 3000 channel. Tidak termasuk siaran TV berbayar seperti Pehla (India), OSN, atau yang lainnya yang juga bisa ditonton dari Kuwait dan negara Arab lain. Tinggal pilih channel TV yang sesuai selera, ada yang 24 jam khotbah agama dan siaran Live Masjidil Haram/Masjid Nabawi (Saudi Arabia), 24 jam Sinetron (Turki), 24 jam Berita Perang (Oposisi Syria), Siaran Politik dan juga siaran nyanyi, tari dan juga talent show yang dikemas ala American Idol dan bernama Arabian Idol, Lebanese Idol, Moroccan Idol dll. Tetapi banyak juga yang isinya cuma slideshow berupa tulisan tulisan politik, breaking news, jual barang atau yang lainnya. Saking banyaknya channel TV membuat saya ragu, siapa yang menonton siaran TV tersebut. Jumlah penduduk Timur Tengah dan Afrika Utara sedikit tapi jumlah channel TV berbahasa Arab terlalu banyak.


Tari Tradisional Arab
Belly Dancing
Jadi jangan heran kalau anda menyaksikan banyak antenna parabola di atap rumah. Satu rumah bisa memiliki 4 sampai 5 antena parabola yang diarahkan ke segala penjuru langit.  Yang paling seru kalau antenna diarahkan dan disetup ke satelit HOTBIRD (Bahasa Jawanya : "Manuk Panas").  Hampir seluruh siarannya tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan pusar bagian bawah dan syahwat. Preview adegan esek esek sekitar 2 menit setelah itu anda diminta menghubungi nomor telpon tertentu agar bisa melihat secara full atau diminta membeli card prabayar di tempat penjualan di kota anda. Tinggal sesuaikan dengan diri anda, mau lihat yang oversize milik Lebanese, hitam legam Sudanese, besar ala patung Firaun Mesir atau yang lain. Tetapi sering juga promo, 1 jam nonstop adegan begituan yang bisa bikin merem melek.


Silahkan tentukan sendiri, sorga dan neraka semua ada di Timur Tengah dan Afrika Utara.


Goyang Terus Mang !!!!

Serr Serr Goyang Terus Mang !!!


Baca Juga :

13 komentar:

  1. setan ada di mana-mana. Setan tak pandang bulu. Semoga tulisan ini dapat membuka mata hati kita semua.

    BalasHapus
  2. wow jadi kebayang ngos2annya :)

    BalasHapus
  3. hahaaa…iya… HOTBIRD…
    jadi ingat saluran ini, saat masih tinggal di Timteng….tp bisa diblokir kok, tergantung kebijakan landlordnya…

    BalasHapus
  4. Sejak kenal internet aku jarang nonton tv
    asik nonton youtube sama baca” di kompas

    BalasHapus
  5. Oh…oh…oh…..ah…ah…ah….:) :)

    BalasHapus
  6. tapi mbak, saya lihat di daftar chanel di internet, kedudukan negara tv yang kayak gitu adalah Israel, walaupun pake nama Arab tv

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halahhh, dikit dikit nuduh Israel. Gampang sekali nuduh....Emangnya ribuan channel dikelola Israel semua. Manusia dimanapun sama saja, yang pikirannya ngeres banyak, suka provokasi SARA banyak, didepan keluarga dan tetangga sholeh tetapi jauh dikit nggak bener juga ada. Jadi Arab juga sama saja....

      Hapus
  7. salam.mba kalau untuk channel indonesia ngga ada yah?

    BalasHapus
  8. Ada, tinggal panggil tehnisi untuk mengarahkan Parabola saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam.oh gitu ya mba,trus apa ada biaya tambahan?mba aq makasih banget lho,dengan adanya situs ini aq bener2 sangat terbantu sekali,yg tadinya ngga paham tentang kuwait sekarang lebih paham,kebetulan akhir bulan berangkat sebelumnya sy di aachen mba,oh ya 1 lagi,apa dari kuwait bisa langsung berangkat haji?prosesnya mudah atau rumit?makasih sebelumnya,salam

      Hapus
    2. Biaya jelas ada tapi murah, cuma biaya tehnisi untuk setting parabola. Kalau atap apartment semua parabolanya nggak ada yg nganggur maka hrs beli sendiri dgn receivernya.

      Tahun 2013/14 ini kuota umroh dan haji kuwait dipotong habis karena sedang ada renovasi di mekah. Sebelumnya sangat mudah, sebulan sebelum haji pendaftaran baru dibuka, nggak perlu nunggu 10 tahun spt di Indonesia. Tapi sekarang harus bayar setahun sebelum brkt krn renovasi blm selesai.

      Hapus

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.