Selasa, 26 November 2013

Ditengah Kabut Kuwait

Kabut Gurun
Siapa Nyangka Kabut Ini Di Arab
"Udara dingin 13 Deg C dan kabut sedemikian pekat. Jarak pandang hanya sekitar 5 - 10 meter saja. Nyaris mobil yang saya kendarai tidak bergerak maju dan hanya bisa merayap pelan. Kabut tebal ini benar benar mengganggu perjalanan saya  dan juga mobil mobil lain yang biasanya melaju dengan kecepatan tinggi".

Subhanallah, Di Kuwait Ada Sungai Berkabut

Coba tebak, apa yang saya tulis diatas menceritakan perjalanan di Puncak, Bukittinggi atau daerah pegunungan di Indonesia ? Ternyata jawabnya bukan semua. Kabut tebal dan udara dingin tersebut biasa terjadi di bumi Arab ini antara bulan November - February, terutama saat memasuki musim dingin. Bukan pertanda datangnya hari kiamat maupun fenomena aneh dan langka seperti yang sering diissuekan oleh penulis di tanah air.

Kayak Di Resort Aja Ya
Asli Di Kuwait

Tetapi hal ini adalah kejadian rutin tahunan saat memasuki musim dingin. Saat udara dingin dari kutub utara berhembus melewati gurun gurun di Timur Tengah yang relatif lebih panas, maka terjadilah peristiwa fisika yang bernama "Kondensasi" sehingga mengakibatkan turunnya hujan lebat di gurun. Setelah itu kabut tebal yang susah sekali ditembus cahaya akan segera menyusul.


Kayak Di Hotel Bintang 5 Puncak
Asli Ini Di Ahmadi Kuwait
Kalau anda membaca berita berita di tanah air tentang kejadian alam di Arab, jangan langsung ditelan mentah mentah karena berita berita tersebut ditulis oleh penulis atau wartawan yang 'mindset'nya salah. Mindset mereka selalu mengatakan 'Tidak Mungkin Gurun Dingin, Berkabut Dan Bahkan Bersalju". Kenyataannya, saat musim dingin memang sangat dingin sekali dan di negara negara yang elevasinya tinggi atau memiliki gunung selalu turun salju dan memiliki Ski Resort. Contoh berita berita gombal dan asal gathuk mathuk adalah Gelombang Dingin Tabuk Menjalar Ke Bahrain. Mana mungkin gelombang dingin asalnya dari Tabuk, Saudi Arabia. Apa bukan dari negara negara Eropa dan kutub utara dimana saat ini semua bumi belahan utara sedang musim dingin ?. 

Kabut Tebal Sekali
Jalan Kakipun Harus Meraba Raba

Media online diatas memang terdepan dalam hal membohongi publik dengan judul judul fantastis. Entah sumber berita diambil dari mana yang jelas terlihat sekali penulisnya tidak tahu keadaan alam Timur Tengah, salah menterjemahkan sumber berita atau memasukkan interpretasi dalam naskah tulisannya. Sebagai mantan orang Pers dan puluhan tahun malang melintang digembleng harian terkenal ditanah air, rasanya malu sekali saya ada rekan sejawat sesama wartawan yang membuat tulisan tanpa menggunakan data research yang benar.


Jarak Pandang Hanya 10 Meter

Silahkan saja baca tulisan tulisan 'ngilmiah' media tersebut hasil comot sana sini melalui Tempat Tempat Bersalju Di Timur Tengah Dan Sahara. Semoga saja, salju yang sebentar lagi turun di daerah bergunung tinggi di bumi Arab pada musim dingin tahun ini tidak ditulis kembali oleh rekan rekan saya wartawan di media tersebut dengan ngawur seperti tahun tahun lalu. Masih ada waktu untuk belajar menulis yang baik dan benar dan mengoreksi kesalahan masa lalu tanpa harus membohongi publik terus menerus. 

Salam 
Dari mantan wartawan dan redaksi harian terbesar di tanah air.


Ahmadi Kuwait Pagi Hari Sekitar Jam 07:00

Semua Mobil Jalan Merayap

Tiba Tiba Saja Nongol Bus Besar
Kecelakaan Nambah Saat Kabut Datang


Kabut Dari Dalam Gedung
Sangat Indah Kayak Di Gunung Aja
Baca Juga :

Jumat, 22 November 2013

Banjir, Apa Komentar Arab ?

Banjir Padahal Hujan
Cuma 5 Jam

Minggu lalu Kuwait dan Saudi Arabia mengalami hujan lebat. Bukan merupakan fenomena aneh dan langka seperti yang banyak ditulis oleh media di tanah air dan juga bukan bencana.

Saya pernah jadi wartawati puluhan tahun, tetapi sejak saya tinggal di Kuwait seringkali saya terkejut kalau membaca berita berita di tanah air tentang dunia Arab. Beda sekali dengan kenyataan yang saya alami sehari hari. Coba baca cuplikan tulisan dari salah satu harian terkenal di tanah air dibawah ini, apa kesan anda ? Tentu prihatin atas bencana yang terjadi dan berbagai macam perasaan campur aduk membayangkan bencana banjir yang 'menurut anda langka'.

'KUWAIT, Puluhan mobil terendam banjir besar yang melanda Kuwait dan Saudi Arabia tanggal 18 November 2013  yang lalu. Beberapa mobil masih terjebak dan usaha penyelamatan penumpang masih berlangsung. Berdasarkan informasi yang didapat, bencana banjir kali ini yang terbesar selama 60 tahun terakhir'. Dst Dst Dst.



Kenyataannya tidak demikian, 'bencana' menurut wartawan ditanah air sebenarnya adalah berkah bagi Arab yang patut disyukuri.  Kalau di Indonesia semua kampung di pelosok sampai di kota selalu memiliki selokan didepan rumah untuk menampung air hujan dan limbah rumah tangga. Dan banyak juga sungai yang mengalirkan air hujan ke laut.

Di Kuwait dan negara negara Timur Tengah semua air limbah rumah tangga dialirkan  melalui pipa untuk diproses disuatu tempat (Waste Water Facility) dan tidak ada selokan untuk menampung air hujan karena memang jarang sekali hujan di bumi Arab ini. Kalaupun ada selokan, umumnya hanya di jalur jalur utama saja, itupun  tidak pernah terlihat ada air yang mengalir.

Begitu terjadi hujan lebat seperti beberapa hari yang lalu, jelas air mengalir melalui jalan raya dan banjir dimana mana. Apa komentar penduduk tentang hal ini ?

"MashaAllah, Kuwait have a river now !!!"
"Ya Allah...Ya Allah, You give us Lake within one days !!!"
"Yihaaa, no need to go abroad for rafting, MashaAllah !!!"

Rumah rumah, Apartment dan bangunan apapun juga tidak memiliki talang air seperti di Indonesia. Begitu hujan lebat terjadi, semua air dari atap gedung, baik rumah, apartment maupun hotel semuanya meluncur kebawah dengan derasnya. Apa komentar orang orang Kuwait tentang hal ini ?

"See.... See.... !!! Kuwait have many waterfalls now, Alhamdullilah... !!!"
"Niagara Ameriki in Kuwait, MashaAllah !!!"

Jadi kesimpulannya, banyak banyaklah bersyukur karena di Indonesia banyak hujan dan banjir. Anda bisa setiap hari bersyukur pagi siang dan sore karena air nggak surut surut.

Di Kuwait dan negara negara Timur Tengah sini, bersyukur hanya bisa sekali dalam setahun saja saat ada hujan yaitu saat memasuki musim dingin. Itupun hanya beberapa jam saja karena air cepat sekali menghilang terserap pasir dan meresap ditelan bumi.

Jadi, nggak bener tuh interpretasi wartawan di Indonesia dan beberapa orang ditanah air yang mengatakan hujan dan banjir besar di Kuwait dan Saudi Arabia tanggal 18 November lalu sebagai Bencana dan jarang terjadi. Hujan lebat seperti ini selalu terjadi saat menjelang musim dingin dan semua penduduk gembira menanti.









Senin, 18 November 2013

Wasmi Telah Tiba Di Kuwait

Setiap Tahun Kalau Hujan Turun Artinya
Sudah Memasuki Musim Dingin

Orang Indonesia ditanah air banyak sekali yang pandai merangkai kata. Terutama antara bulan November - February selalu bertebaran tulisan tulisan unik Gathuk Mathuk bernada dakwah di internet. Coba anda cari tulisan  di google terutama tulisan tulisan di Republika Online. Setiap ada kejadian hujan apalagi sampai banjir, atau turunnya salju di salah satu negara Arab, selalu saja mengatakan Fenomena Aneh Dan Langka dan disangkut pautkan dengan "Tanda Tanda Datangnya Hari Kiamat".


Saat Musim Dingin Tiba
Orang Kuwait Menyebut Dengan
Istilah Wasmi

Kebanyakan penulis, wartawan dan saudara saudara saya di tanah air memang tidak tahu kalau di bumi Arab sini juga sering turun hujan lebat. Dan mereka tidak tahu juga di beberapa negara Arab juga rutin turun salju. Jangan langsung menuduh saya tidak percaya datangnya hari kiamat, baca dulu Tempat Tempat Bersalju Di Timur Tengah Dan Afrika Utara.


Bersih Bersih Di Marina Mall
Gentengnya Nggak Pernah Diuji Dengan Air
Jadinya Yan Bocor Saat Hujan Turun

Beberapa jam lalu Kuwait dilanda hujan lebat sekitar 4 jam. Datangnya hujan hari ini meleset satu hari dari ramalan cuaca versi US. Celakanya beberapa hari sebelum datangnya hujan lebat ini tersebar peringatan bahaya melalui facebook dan membuat panik seluruh pembacanya di Kuwait dan membuat geram pejabat di Kuwait seperti ditulis di Kuwait Times dibawah ini.

Banjir Dimana Mana
Bukan Kejadian Aneh Dan Langka


Gimana tidak geram, yang tahu iklim dan cuaca Kuwait tentu orang Kuwait sendiri, kalau ada bahaya tentunya yang memberi peringatan pemerintah Kuwait. Apalagi, peringatan US tersebut dikeluarkan hanya beberapa hari setelah Philipine dilanda Typhoon Haiyan yang menewaskan banyak orang. Siapa yang nggak akan panik


Avenue Mall Banjir
Genteng Kacanya Bocor Nggak Pernah Diuji Sih
Lain Kali Siram Dengan Air Untuk Bukti Bocor Nggak

“How come a country like the US issued such a warning without using their media networks and perhaps their government spokesperson ? Why use social media ?” asked Fintas Astronomical Observatory Director Adel Al-Saadoun, slamming the alleged Facebook forecast after no rain fell in Kuwait yesterday. “Don’t believe such rubbish. 

Awan Gelap
Tapi Hujan Biasanya Hanya
4 Hari Saja

The fact is, yes, we will have rains starting tonight until Thursday or early next week. This season is called Wasmi in Kuwait – it usually lasts from Oct 15 to Dec 6. Nothing unusual, so I urge everyone not to panic,” he added. “Yes there will be thunderstorms and lightning, but it is nothing compared to the picture painted in the alleged US weather forecast. The period from October to December is the best season to plant vegetables and flowering house plants,” Saadoun noted.



Bakalan Di Jual Nih Mobil Mobil
Yang Terendam Air Ini

Jadi, Wasmi itu adalah saat datangnya hujan pertama kali sebagai pertanda masuknya musim dingin. Biasanya setelah hujan turun, maka temperatur udara akan turun terus dengan cepat sekali. Sebelum hujan turun kemarin temperatur udara masih sekitar 24 Deg C, tetapi saat hujan mulai reda sekarang ini udara sudah anjlok menjadi 16 Deg C. Perkiraan saya, minggu terakhir Desember - Awal January sudah dekat dengan 0 Deg C.

Avenue Mall Kuwait
Gentengnya Melorot Kali
Kok Air Bisa Masuk Mall

Artinya, sepatu boot, jaket musim dingin, kaus tangan dan peralatan ski di gudang harus segera dibersihkan. Main Skinya bukan di Kuwait karena di Kuwait nggak ada gunung yang bersalju. Yang ada Ski Resort di pegunungan Lebanon, Turki, Palestine Israel dan Western Sahara. Di pegunungan Heejaz Saudi nggak ada ski resort, tapi salju yang turun di gunung ini selalu membuat sibuk wartawan dan pendakwah 'gathuk mathuk'. Asal tulis dengan judul bombastis, pokoknya heboh dan tiras penjualan naik.


Sopir Dodol Bukannya Menghindari Banjir
Eh Malah Milih Yang Paling Dalam

Berhenti Di Tengah Jalan
Eh Malah Main Main Hujan

Sukarelawan Berusaha Mengalirkan Air
Ke Gorong Gorong Yang Tersumbat

Bukan Cari Jalan Yang Kering
Eh Malah Gembira Ria Menerjang Air

Mogok Di Tengah Jalan
Makanya Jangan Nerjang Air Yang Dalam
Hormati Pejalan Kaki
Main Jet Ski Di Jalan Depan Rumah
Naik Ban Ditarik Mobil

Jumat, 15 November 2013

Bajaj Bajaj Berlalu Di Belanda

Bajaj Utrecht Sedang Ngetem Di Centrum


Kalau saya cerita tentang Bajaj di Jakarta barangkali anda tidak tertarik sama sekali untuk membacanya. Kendaraan serbaguna pengganti becak warna oranye di Jakarta ini memang sering dimusuhi pengguna jalan yang lain. Suaranya yang berisik dan asap knalpotnya yang bikin polusi memang layak untuk disingkirkan dari jalan raya di Jakarta, apalagi sopir bajaj di Jakarta seringkali ngawur dan nyelonong nyeberang jalan seenaknya.

Nggak Percaya Made In
India, Kepala Bajaj
Nggak Gedek Gedek

Bajaj butut, berisik dan sopir ngawur berputar nyeberang jalan seperti ini sering saya temui di Jakarta, Srilanka, Thailand dan negara asalnya India. Tetapi di Belanda berbeda sama sekali. Tidak pernah saya saksikan ada Bajaj ugal ugalan di jalan raya dengan suara memekakkan telinga.

Nggak Seru Nggak
Ada Suara Dan Asap

Di Belanda, Bajaj atau becak motor roda tiga ini juga ada, cukup banyak dan tersebar dimana mana. Setahu saya sudah ada di Belanda sejak tahun 2007an. Semula hanya ada di Amsterdam, daerah operasinya di Amersfoort. Setelah itu nyebar ke Den Haag, kawasan pantai di Zandvoort, Bergen op Zoom, kawasan beach resort Renesse, Rotterdam dan terakhir juga saya temukan di Utrech Centrum. Bajaj di Belanda ini diimport langsung dari India, tetapi beberapa orang Belanda yang saya temui menyebut dengan nama Tuk Tuk Thailand, bukan Bajaj meskipun merknya Bajaj. Mungkin ada juga merk lain yang diimport langsung dari Thailand.


Bandingkan Bajaj Belanda Diatas Dengan
Bajaj Yang Sedang Melintas Di Tebet Ini


Yang berbeda kalau dibandingkan dengan Bajaj Jakarta, India atau Thailnd, di Belanda Bajajnya cukup canggih. Tidak berisik, tidak ada asap keluar dari knalpot karena mesinnya berbahan bakar CNG (Compresed Natural Gas). Lebih hebat lagi, lolos uji emisi dan mengantongi sertifikat EURO-4, berarti Bajaj Bajaj ini ramah lingkungan.


Yang Ini Bajaj Jakarta
Kepala Dan Ekor Goyangnya
Beda

Rasanya lebih seru naik Bajaj di Jakarta dibanding di Belanda. Di Jakarta, kalau si Bajaj ngebut kita bisa merasakan goyangan kepala dan ekor Bajaj tidak sama. Kepala goyang kekiri dan ekor goyang kekanan. Di Belanda saya tidak bisa menemukan sensasi goyang India seperti di Jakarta.



Baca Juga :

Minggu, 10 November 2013

Pal Kapalan Di Arabian Gulf

Pemandangan Sehari Hari Di Jalanan Kuwait

Bulan November udara sangat sejuk sekali di Kuwait, kira kira seperti udara di daerah pegunungan kalau di Indonesia. Saat udara enak menjelang musim dingin seperti inilah saat yang tepat untuk mancing ditengah laut. Yang punya kapal sendiri tinggal nyemplungin ke laut dan berangkat mancing ketengah laut. Ikannya jelas banyak sekali karena permukaan air laut Arabian Gulf ini sama sekali tidak berombak.

Mau Sewa Kapal Yang Keci Sampai
Besar Semuanya Ada

Tapi bagi yang tidak punya kapal sendiri, masih bisa sewa kapal dan biaya dihitung per jam tergantung besar dan kecilnya kapal. Semua kapal bisa dikatakan sangat baik dan bahkan tergolong mewah, tapi bagi orang Kuwait nggak ada yang namanya kapal mewah, semua kapal ya seperti itu. Semua kapal relatif baru, kalau umurnya sudah terlalu tua maka langsung dicabut ijinnya, apalagi kalau ada kerusakan.

Kapal Ini Dipakai Untuk Umum
Dan Hanya Putar Putar Sekitar Satu Jam Saja

Kalau bisa ngumpulin orang untuk patungan sewa kapal sih sebenarnya nggak terlalu mahal. Harga sewa bisa dilihat pada tabel dibawah ini. Tinggal bawa makanan dan minuman sendiri, dapur di kapal untuk masak masak dan menghangatkan makanan atau minuman cukup baik dan terawat bersih.


Meluncur Ketengah Teluk
Ikannya Banyak Sekali

Kapasitas : 40 orang
Kapasitas : 55 orang
1 jam - KD 60
1 jam - KD 70
3 jam - KD 150
3 jam - KD 175
6 jam - KD 190
6 jam - KD 275
8 jam - KD 240
9 jam - KD 330


Beli Tiket Melalui Loket Di Jendela Kecil
Murah Dan Pasti Berangkat

Tapi, kalau mau perorangan juga bisa. Tinggal beli tiket melalui jendela dan langsung bisa putar putar ditengah laut. Cuma, karena bareng dengan umum maka ada rasa sungkan kalau ditengah laut mau makan sendiri atau memulai mancing.


Information Center
Bisa Sewa Jam Jaman Atau Harian
Lagipula, kapal yang dipakai untuk umum ini tidak sebagus kapal yang disewakan jam jaman. Tempat sewa kapal ini cukup banyak di Kuwait, terutama di sepanjang Arabian Gulf, sekitar Salmiya. Datangi saja semua Information Center dan cari saja harga sewa yang paling sesuai dengan kantong anda.

Ada Penumpang Yang Naik Dan
Ada Juga Yang Turun Dari Kapal

Bunda Susy mau sewa satu kapal atau naik kapal umum nih ?. Ah nggak semuanya. Bakat dagang dari lahir tiba tiba muncul. Saya datang ketempat ini untuk melihat lihat saja dan juga ingin tahu harga pasaran kapal, tata cara jual beli kapal, perijinan dan cara bergabung dengan club club mancing dan water sport di Kuwait. Kebetulan tetangga saya ada yang menjual kapal dengan harga sekitar Rp 35 Juta. Seandainya saja ada yang mau beli Rp 50 juta saja, maka saya bisa untung Rp 15 Juta. Enak kan cari duit di Kuwait.


Beli Bensin Dulu
 Di Pom Bensin Khusus Kapal Ini

Kapal Pribadi Tinggal Nyeburin
Ke Laut

Mundur Pelan Pelan Sampai
Kapal Menyentyh Permukaan Laut


Akhirnya Kapal Siap Digunakan Untuk
Mancing Ditengah Laut


Airnya Bersih Dan Tidak Berombak Besar

Tiap Rumah Ada Kapalnya Di Depan

Kapal ini Dijual KD 1000
Setara Dengan Rp 35 Juta, Mahal Nggak Ya ?

Baca Juga :