Sabtu, 17 September 2011

Yuk..,Kenalan Dengan Crepes Dan Saudaranya

Crepes, Brittany Perancis
Bisa  Bikin Ngiler
Jalan jalan ke negara lain rasanya hambar kalau tidak mencoba makanan tradisional setempat. Kali ini saya kenalkan makanan dari Brittany Perancis. Namnya Crepes, Kalau di Indonesia termasuk makanan Elite dan banyak dijual di mall mall besar atau rumah makan franchise. Bahannya terbuat dari tepung terigu, kalau tanpa isi sebenarnya rasanya sama saja dengan saudara saudaranya yang lebih dulu populer di Indonesia yaitu Kue Terang Bulan atau Martabak Kubang. Bedanya, Crepes dibuat lebih tipis dibanding Terang Bulan atau Martabak Kubang dan karena tipisnya maka cara menyajikannya cukup dilipat segitiga. Umumnya rasa Crepes manis dan dimakan sebagai makanan ringan sambil jalan jalan.


Pannenkoeken
Si Meneer Belanda
Sebenarnya Crepes adalah makanan asli Brittany, sebuah daerah disebelah utara Perancis. Isinya bermacam macam mulai dari olesan cokelat Nutella, Pineaple Jam, irisan buah strawberry, keju dan banyak lagi sampai yang paling sederhana cuma gula pasir. Karena makanan ini asalnya dari Perancis maka dinegara asalnya cukup didagangkan di kaki lima saja. Artinya, di Indonesia telah naik pangkat tinggi sekali sampai masuk ke Mall dan juga restaurant franchise. Harganya, jelas di Indonesia menjadi berlipat lipat ganda meskipun rasa relatif sama. Yang hebat, kalau di Indonesia makan Crepes di mall atau restaurant rasanya bergengsi sekali dan banyak orang yang bangga makan sambil jalan jalan, apalagi kalau dilihat orang yang nggak mampu beli atau kembang kempis hanya untuk membeli makanan rakyat Perancis ini.


Pedagang Crepes Di Paris
Kalau Saya Ajak Ke Indonesia
Pasti Jadi Rebutan Artis
Di Belanda,  si Crepes ini juga punya saudara namanya Pannenkoekken (Pannekoek). Bentuknya lebih mirip Kue Terang Bulan atau Martabak Kubang. Bedanya kue si meneer Belanda ini tidak dilipat dua menjadi setengah lingkaran seperti Terang Bulan tetapi dibiarkan berbentuk bulat dan sering disajikan dengan loyangnya. Kue Meneer Belanda ini bukan lagi makanan ringan seperti Crepes, tetapi termasuk makanan utama (Main Course) untuk mengenyangkan perut dan isinya daging, tuna, keju atau bahan bahan kelas berat lain yang mengenyangkan.


Restoran Pannenkoeken
Si Meneer Belanda Di
Den Haag
Saudara si Crepes yang tinggal di America namanya Pancake, nggak ada isinya dan ukurannya paling kecil sendiri dibanding si Crepes, Terang Bulan atau Pannenkoeken. Si Pancake Amerika ini umumnya disantap pagi hari untuk breakfast dengan hanya disiram sedikit sirup madu saja. Masih banyak sebenarnya saudara si Crepes ini seperti Pannkaka (Swedia), Okonomiyaki (Jepang). Clafaoutis (daerah Limousine, Perancis), Flaugnarde (daerah Limousine, Perigord dan Auvergne, Perancis), Crespella (Italia), Krep (Albania & Turki) dll


Crepes Isi Coklat Nuttella
Ehm... yummy !
Pizza Italia bukan keluarga Crepes meskipun bentuknya sama, karena Crepes dan keluarganya terkenal lembut dimulut dan tidak sekeras pizza Italia. Ingin coba Crepes yang asli, datang saja ke Perancis, hampir disemua tempat keramaian terdapat penjual Crepes kaki lima, contohnya disekitar menara Eiffel, didepan Museum Louvre atau disekitar Gereja Notre Dame. Saya cari cari di Lafayette Mall di Paris rasanya susah sekali dan sampai saya pulang ke Kuwait belum saya temukan counter Crepes mewah dan bergengsi seperti di Indonesia. Mungkin karena termasuk makanan rakyat jelata maka pengusaha perancis lebih senang menjual 'Franchise'nya di Indonesia dangan harga yang berlipat ganda. Moga moga suatu saat nanti ada pengusaha Indonesia yang mem'franchise'kan tempe gembus, tahu bacem dan Terang Bulan ke Perancis. Siapa tahu kan ?


Baca Juga :

Jumat, 16 September 2011

Propinsi India Di Kuwait

Restauran India Suasana
Paris - Cukup Datang Saja
Ke  Fahaheel

Adakah wilayah India diluar batas negara India ? Jawabnya jelas ada. Di Singapore kita mengenal Little India tetapi di Kuwait sudah tidak bisa dinamakan 'Little' lagi karena saking banyaknya India yang tinggal dan mencari nafkah di Kuwait. Secara history, memang dari dulu warga India sudah menjelajahi seluruh wilayah teluk yang sekarang dikenal dengan nama GCC (Gulf Council Country). Tercatat, pada awal abad 20 mata uang yang dipakai sehari hari di Kuwait adalah Rupee. Baru pada tahun 1959 pemerintah India menerbitkan mata uang Gulf Rupee sebagai pengganti Rupee untuk peredaran diluar India. Pada saat itu mata uang Gulf Rupee di'peg' terhadap British Pounds dengan konversi 13 % Gulf Rupee = 1 Pound.

Chennai Studio Lab
Lokasi Kuwait Rasa India
Setelah Kuwait Merdeka pada tahun 1961 baru mata uang Gulf Rupee tersebut diganti dengan Kuwait Dinar (KD). Bahrain juga mengikuti mengubah menjadi Bahrain Dinar pada tahun 1965, kemudian muncul Qatar dan Dubai Riyal (Abu Dhabi masih memakai Bahrain Dinar saat itu). Dan terakhir Oman tidak mau ketinggalan mengubah Gulf Rupee menjadi Oman Riyal (OMR) pada tahun 1970.


Iklan Kursus Bahasa Inggris IELTS
Primavera sampai Sharing Apartment
Semua ada

Sisa sisa sejarah ini masih banyak terlihat di Kuwait dan anda bisa melihat pada gambar gambar disamping. Mulai restaurant, studio photo sampai tempat tempat khusus dimana sebagian besar warga India berkumpul, becengkerama atau bersenda gurau. Komunitas India di Kuwait memang luar biasa besar, mulai dari tukang sapu jalanan, sopir taxi, mechanic, engineer sampai Direktur Travel Biro, Restaurant atau Hotel semua ada.

Mau Yang Ngganteng Seperti
Sharukh Khan Juga Ada

Dan yang menarik, banyak diantara warga India ini yang ulet sekali. Siang hari kerja, sore jual handphone di pasar Fahaheel dan diapartmentnya buka tempat kursus. Kursusnya macam macam, mulai ngajari bahasa Inggris bersertifikat IELTS, Bimbingan Belajar untuk anak sekolah sampai kursus komputer. Andalan kursusnya adalah PRIMAVERA, sebuah software India untuk project management yang jadi kebanggaan seluruh warga India di Kuwait. Dari sekian banyak iklan yang ditempel ditembok ada yang benar benar menarik perhatian saya yaitu 'Sharing Apartment'. Penting saya sampaikan berita ini, siapa tahu ada pembaca blog yang ingin selingkuh dengan India, cari saja iklannya di tembok tembok dekat halte bus atau di pasar Fahaheel.

Baca Juga :



Kamis, 08 September 2011

Glegeken Duit Di Kuwait

Expatriate Pakistan, India Dan
Bangladesh Saat Gajian
Di Pasar Fahaheel

Cerita tentang keamanan bekerja di Timur Tengah, khususnya Kuwait rasanya tidak ada habis habisnya. Setelah Irak dan pesidennya Saddam Hussein dikeroyok habis habisan Amerika dan sekutunya beberapa tahun lalu, negara negara di Timur Tengah seolah olah bergolak semuanya. Sebut saja Presiden Hosni Mubarak yang tumbang ditangan rakyatnya sendiri di Mesir. Moammar Khadafy di Libya yang sampai saat ini belum diketahui dimana keberadaannya. Presiden Hafez Assad di Syria yang saat berita ini ditulis masih berjuang mempertahnkan kekuasaannya dan tentu juga demo besar besaran di Bahrain yang sempat mematikan ekonomi negara beberapa minggu.

Expatriate Indonesia,
Beli Jetski Baru
Wk wk wk... Mimpi kalee

Lalu bagaimana sebenarnya keamanan di Kuwait atau negara negara Timur Tengah yang lainnya ?. Saya ingin jelaskan sejelas jelasnya bahwa Kuwait itu aman, makmur dan sejahtera. Demikian juga dengan tetangganya Qatar. Saking aman, makmur dan sejahteranya negara negara ini, maka rakyatnya juga dibikin semakmur makmurnya dan sesejahtera mungkin. Semua dinaikkan gajinya. Sangat beda sekali dengan negara manapun didunia ini dimana kenaikan gaji paling banter 10-15 %, saja. Di Kuwait dan Qatar kenaikan gaji bisa lebih dari 60 % per tahun.


All American Friends

Silahkan baca gegap gempita koran koran lokal dibawah ini, maka anda bisa mengetahui bagaimana tingkat kesejahteraan rakyat Kuwait dan juga Qatar.


Power & Materials  9/7/2011 5:17:00 PM

By Jamal Yali
KUWAIT, Sept 7 (KUNA) -- Minister of State for Cabinet Affairs and spokesman of the government Ali Al-Rashed announced on Wednesday the approval of the Civil Service Council (CSC) at its meeting today, chaired by Deputy Prime Minister and Interior Minister and acting President of the CSC Sheikh Ahmed Hamoud Al-Sabah, to grant an increase of salaries and allowances of Kuwaiti workers and salaries of non-Kuwaitis in the oil sector.

The minister told Kuwait News Agency (KUNA) after the meeting that the Civil Service Council agreed to grant an increase of the salaries of Kuwaiti workers in the oil sector by a fixed percentage of the total basic salary plus an incentive bonus to be in the form of a monthly financial reward.

He said senior officials would be granted an increases of 16.5 percent of basic salary, while administrators would receive an increase of 33 percent of basic pay. As for the technicians, the minister said they would receive an increase of 66 percent of basic salary in addition to the promotional allowance for the grade.

He said the Civil Service Council also agreed to grant an increase in allowances for non-Kuwaiti employees in the oil sector between 25 to 50 Kuwaiti dinars per month and kd 30 for irregular shift a month. A housing allowance of kd 75-80 will also be paid.

The minister added that technicians in the oil sector almost represent two thirds of the workers.
He said that the Civil Service Board agreed to grant a 50 percent increase in salaries of non-Kuwaiti employees in the oil sector.

The minister congratulated the employees for these incentives.
On the other hand, Al-Rashed said that the Civil Service Board reviewed at its meeting today some of the organizational structures provided by some government agencies and took the appropriate decisions. (end).
jy.tg KUNA 071717 Sep 11NNNN


Sep 07, 2011 at 11:40

By Reuters
DOHA, Sept 7 (Reuters) - Qatar will hand out significant salary, pension and benefits increases for its state and military employees, the state news agency said, in a move that will cost the Gulf Arab state at least an additional 30 billion riyals ($8.24 billion).

The decree by deputy Emir and heir to the Qatari throne Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani will boost basic salaries and social benefits for state civilian employees by 60 percent.

Military staff of officer rank will receive a 120 percent increase in basic salaries and benefits, according to the statement which was released late on Tuesday. Military persons of other ranks will see a 50 percent jump in basic salaries and benefits.

Qatar, the world's richest nation per-capita -- more than $88,500 according to the IMF -- and host of the 2022 soccer World Cup, has along with the United Arab Emirates escaped unrest sweeping through the Arab world. Its copious natural gas reserves have quickly elevated it to the list of the world's richest nations.
The total salary increases will amount to 10 billion riyals ($2.75 bln) per year, the statement said. It did not give a reason for the rises.

The decision also ordered a 60 percent pension increase for civilian retirees. Military personnel retirees of officer rank will see a 120 percent hike, with military individuals of other ranks eligible for 50 percent.
The Gulf state will incur 10 billion riyals for the pension fund which will be paid in once and another 10 billion for retirees' subscriptions, the statement said

Baca Juga :

Sabtu, 06 Agustus 2011

Klakson Dan Bang Rofiq


Mobil Pelanggan Bang Rofiq
Parkir Ditengah Jalan
Kalau mau beli mobil di Kuwait, jangan lupa memastikan klakson berfungsi dengan baik. Klakson di Kuwait mempunyai fungsi sangat penting sekali dan jangan sampai anda sepelekan kalau tidak ingin menyesal dikemudian hari. Fungsi klakson bukan untuk dibunyikan ditengah kemacetan jalan karena umumnya penduduk Kuwait cukup santun dan tidak membunyikan klakson kalau jalanan sedang macet. Lalu dimana letak pentingnya kalau tidak dibunyikan ditengah kemacetan dan kenapa harus repot repot memeriksa klakson berfungsi ?


Bang Rofiq
Pelayanan No 1
Nah ini dia, klakson gunanya untuk belanja kebutuhan sehari hari. Tanpa klakson bakalan anda menjadi makhluk paling aneh sendiri (Allien) dilingkungan manusia yang suka membunyikan klakson. Sebenarnya iklim yang menyebabkan penduduk Kuwait suka membunyikan klakson saat belanja di warung / bakala. Iklim di Kuwait seringkali tidak bersahabat dengan kita. Saat musim panas, panasnya bukan main dan bisa mencapai 50 Celcius. Musim Dingin juga keterlaluan dinginnya, bisa mencapai 0 Celcius, katakan saja rata rata sekitar 7 Celcius. Musim peralihan biasanya banyak hujan, baik hujan air maupun hujan debu. Karena keadaan iklim seperti ini, maka kalau anda ingin beli kebutuhan sehari hari, misal minyak goreng, telor atau yang lainnya, cukup bunyikan klakson didepan bakala (kedai kebutuhan sehari hari), nggak perlu repot repot turun.


Nyantai Di Warung Juice
Bang Rofiq
Ada aturan tidak tertulis tetapi mudah dimengerti kalau kita sering didepan warung / bakala di Kuwait. Klakson sekali, maka yang keluar adalah Bengali, dua kali maka yang keluar Mesir, tiga kali berturut turut maka yang keluar adalah Kuwaitis pemilik warung. Cobalah membunyikan klakson 10 kali tanpa henti, maka yang keluar adalah seluruh penghuni apartment. Apa hubungannya ? Ya jelas penghuni apartment akan marah besar kalau ada klakson berbunyi terus menerus.  Umumnya warung / bakala di Kuwait letaknya jadi satu dengan halaman apartment. Saya dulu pernah tinggal di apartment dan dihalaman depan ada apotek, rumah makan Fried Chicken, bakala penjual kebutuhan sehari hari. Rasanya telinga ini sudah kebal dengan bunyi klakson.


Bang Rofiq, Avocado
Juicenya Memang
Enak Sekali
Saya punya langganan bakala penjual es juice di Kuwait. Letaknya disudut Hilal Al Muthairy Street di daerah Salmiya. Saya tak tahu pasti nama bakalanya, tetapi karena pelayannya bernapa Rofiq, asli Bangladesh maka sering saya sebut Warung Juice Bang Rofiq. Cukup populer dan sering saya promosikan ke teman teman Indonesia di Kuwait. Bang Rofiq ini cukup tanggap dan sigap kalau saya datang dan sering membuat saya heran. Jumlah pelayan warung Bang Rofiq ini cukup banyak, tetapi selalu saja bang Rofiq yang keluar dan berlari lari menyambut saya. Saya tanyakan, kenapa yang keluar kok selalu kamu dan bukan yang lain ? Ternyata jawabnya cukup jelas dan tegas, 'Sudah Hapal Bunyi Klakson Mobil Madame Susy'. Hebaaattttt !


Baca Juga :


Rabu, 03 Agustus 2011

Bukber Kuwait

Suasana Bukber Di Ahmadi
Ada yang berbeda antara Indonesia dan Kuwait saat bulan Ramadhan. Di Kuwait saat bulan ramadhan inilah kita bisa melihat penduduk Kuwait yang sangat dermawan dan punya kepedulian sosial yang tinggi. Caranya gampang, lihat saja didepan rumahnya. Kalau didepan rumahnya berdiri tenda tenda, berarti si tuan rumah mengundang siapa saja yang lewat didepan rumahnya untuk buka bersama. Tidak cuma tenda tenda buka bersama pribadi, kantor kantorpun membuat tenda buka bersama yang lumayan besar. Apalagi masjid, sudah jelas mengundang siapapun untuk singgah berbuka bersama.


Masak Kayak Gini Dikatakan
Fakir Miskin
Menjelang adzan maghrib berkumandang, tuan rumah dan keluarganya yang punya tenda mempersilahkan siapa saja untuk berhenti dan menikmati hidangan buka bersama ditendanya. Yang di Masjid tidak terlalu formal, cukup datang dan duduk duduk saja dengan tertib di halaman masjid sambil menunggu adzan maghrib tiba. Soal menu makanan yang disajikan sangat bervariasi, ada yang sudah disiapkan dalam box siap makan dan ada pula yang prasmanan dengan hidangan ala hotel bintang 5. Rajin saja mengunjungi tenda tenda seperti ini, siapa tahu dapat tenda dengan sajian yang berkualitas ala hotel bintang 5.



Masjid Ahmadi Saat Buka
Puasa
Mengenai pengunjung tenda bukber ini tidak semuanya fakir miskin, malah lebih banyak bujangan yang malas masak sendiri dirumah. Definisi fakir miskin di Kuwait sangat kabur dan jelas jauh beda sekali dengan di negara lain. Di Indonesia miskin bisa diartikan tidak punya pekerjaan atau penghasilan yang mencukupi untuk dirinya dan juga keluarganya. Di Kuwait, definisi ini tidak berlaku karena semua orang asing yang datang ke Kuwait harus punya kerjaan atau dipanggil untuk kerja di Kuwait. Meskipun mereka tukang sapu jalanan, mereka adalah karyawan yang digaji oleh perusahaan pemberi kerja. Umumnya mereka secara rutin mengirimkan uang hasil kerjanya di Kuwait ke negara asalnya.


Kalaupun ada yang benar benar miskin, umumnya adalah 'pelanggar ijin tinggal' atau mereka yang tidak punya 'ijin kerja dan tidak mau pulang ke negaranya karena bisa mendapatkan penghasilan dengan caranya sendiri di Kuwait. Saat ramadhan seperti ini, tenda tenda seperti ini terbuka penuh untuk siapa saja. Jadi jangan kaget kalau disamping tenda bukber di Kuwait terparkir banyak sekali mobil mulai dari yang biasa saja sampai mobil sekelas Audi atau Hummer. Susah sekali mencari fakir miskin yang benar benar fakir miskin seperti yang biasa kita temui di India, Pakistan, Bangladesh, Philipine, negara negara Afrika dan juga Indonesia.


Baca Juga :