Jumat, 16 Mei 2014

Susah Cari Kerja Mending Ke Indonesia Dapat Artis

Bule Belanda Ngamen - Susah Cari Kerja
Ada Yang 3 Tahun Setelah Lulus Masih Nganggur


Pingin tahu cerita lain tentang Belanda dan negara negara Eropa yang sebenarnya ?, Gampang, kalau anda ke Belanda atau negara Eropa lainnya, jangan ikut Tour Package apapun, jangan naik bus pariwisata dan jangan ikuti Tour Guide. Jalan saja sendiri semaunya. Mau sewa mobil boleh, naik bus kota juga silahkan, jalan kaki juga nggak jadi masalah. Kalau anda ngikuti jalur wisata maka kesan yang anda dapat hanya yang indah indah dan baik saja. Saya termasuk orang yang pelit nggak mau pakai tour guide dan senang jalan kaki mencari jalan pintas tercepat. Akibatnya saya sering menemukan daerah daerah kelam dan menyaksikan orang orang terpinggirkan dan tidak pernah ada dalam buku atau majalah wisata. Kebetulan  anak saya  saat ini sedang menyelesaikan sekolah di Belanda dan satunya lagi segera menyusul ke United Kingdom. Jadi lewat merekalah sebenarnya saya tahu warga lokal saat mereka kesulitan mencari kerja di negerinya sendiri.


Education Fair Di Jakarta
Banyak Orang Indonesia Bermimpi
Bisa Kerja Di Eropa


Dari pengamatan saya di Belanda dan negara sekitarnya, saya bisa menyimpulkan jumlah perguruan tinggi di Eropa/Australia terlalu banyak dibanding dengan jumlah penduduknya. Silahkan cari dan hitung sendiri berapa jumlah Universitas vs Jumlah Penduduk negara diatas. Sangat timpang sekali, jumlah penduduk terlalu sedikit dibanding jumlah perguruan tingginya. Itulah sebabnya kenapa Indonesia dijadikan target pemasaran perguruan tinggi negara negara Eropa/Australia. Jauh lebih mudah cari sekolah di negara negara Eropa/Australia dibanding masuk ke UI, ITB, UGM atau yang lainnya. Nggak ada yang namanya test masuk, cukup dilihat nilai raport dan ijasah langsung bisa kuliah diluar negeri.

Kenapa Ya Peminat Sekolah Di Eropa
Lebih Banyak Wanita ?. Pingin Dapat Jodoh Bule ?

Dalam hal kelulusan, memang cukup bisa dibanggakan. Umumnya kuliah di luar bisa tepat 4 tahun bisa lulus. Kalau di Indonesia bisa lebih dari 4 tahun karena dosennya nyambi ngajar di perguruan tinggi lain. Kuliah di Indonesia terlalu banyak jam kosong karena nyambi, jalan macet, dosen dapat proyek atau alasan lainnya. Di negara negara Eropa, mahasiswa asing umumnya langsung pulang ke negara asalnya begitu lulus dan tidak terdengar lagi bisa langsung kerja atau tidak di negaranya. Tapi Bule lokal tampaknya tidak begitu mulus masuk ke lapangan kerja. Ada yang 2 tahun belum dapat kerja dan bahkan ada yang 4 tahun masih nganggur juga meskipun pemerintah memberi bantuan dan fasilitas agar bisa segera masuk ke dunia kerja. 

4 Tahun Masih Nganggur
Untung Dapat Jaminan Sosial Buat Hidup

Gimana bisa cari kerja di negara sendiri ?, Pertumbuhan pembangunan dan industri di Eropa boleh saya katakan stagnant atau tidak bergerak. Tidak terlihat ada pembangunan gedung baru, pabrik baru atau aktifitas ekonomi yang tumbuh mencolok dibanding tahun tahun sebelumnya. Hal ini berbeda sekali dengan 'Development Country' seperti Indonesia, dimana terlihat sekali pembangunan gedung dan pabrik dan juga pertumbuhan pembangunan selalu konsisten dari tahun ke tahun. Fresh graduate harus bersaing keras dengan tenaga kerja dari manapun terutama negara sekitarnya.

Beda Dengan Orang Indonesia Yang Punya Rasa Sosial
Tinggi, Di Eropa Ngamen Ber Jam Jam
Nggak Ada Yang Memberi Sama Sekali

Itulah sebabnya kenapa banyak bule bule muda berbondong bondong ke Indonesia cari tumpangan hidup dan menikah dengan Artis Sinetron dan Film. Hanya di Indonesia bule bisa dapat kerjaan sangat baik dengan mudah dan diperlakukan jauh lebih baik dibanding warga negara lokal. Itu pula sebabnya kenapa di Kuwait jarang ada perusahaan yang mau mempekerjakan Bule Eropa dan lebih senang mengambil orang India, Indonesia, Pakistan dan negara negara Arab sekitarnya. Dari segi pengalaman kerja, orang Kuwait sering beranggapan Bule Eropa nihil pengalaman. Banyak teori, bayaran mahal tapi kualitas dan hasil kerja sama saja dengan tenaga kerja dari Asia.

Perjuangan Hidup Di Eropa Memang Sadis
Nggak Ada Yang Mau Sedekah Memberi Uang
Pingin tahu tentang dana sosial di negara negara Eropa ? Baca BPJS Inggris, Kenapa Artis Indonesia Kawin Cerai dan Social Dienst, Nganggur Aja Dibayar

Alhamdullilah Akhirnya Ada
Yang Mau Memberi Sedekah


Gerobak Alat Musiknya Mahal
Apa Bisa Balik Modal Dan Untuk Biaya Hidup



Yang Nolong Banyak Kalau Baru Pertama Ngamen
Terutama Dari Teman Sesama Pengangguran


Gini Gini Sarjana Tehnik Sipil
Urban Planning


Pulang Aja Ah
Nunggu Lowongan Dari Pemerintah Saja
Yang Ini Cuma Pegang Gitar Doang
Katanya Bayar Bisa Gesek Credit Card
Tapi Alat Geseknya Barang Loak Dan Rusak

Baca Juga :

20 komentar:

  1. Tetap cinta indonesia. Baru2 ini sebelum ke kuwait..di perusahaan saya ada org bule..Italia..yg saya dgrkan dari ucapannya banyak complain di perusahaan...kalo saya perhatika juga...ini kerjaan..org indonesia juga bisa...

    BalasHapus
  2. Di Indonesia, asal bule pasti laris manis jd rebutan artis ya mbak? ..
    Padahal di negara asalnya juga banyak yg mbambung …

    BalasHapus
  3. 4 abad yl lalu aja , Belanda memang kepincut utk ‘menetap’ di RI …
    nice posting.

    BalasHapus
  4. Gadver !!!!!!!! lelijke oen, laat je kind terug naar je rot land, zij/hij hoeft helemaal niet in Nederland te studeren ! ben je een babu of zo. Denk je dat je geweldig zijn ?!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Is dit verhaal verkeerd?. Uw ogen kunnen verblinden.
      Je zag geen nederlands bedelaar om je heen

      Hapus
    2. Helen Pasaribu2 Oktober 2014 22.22

      Wis podo pinter boso Londo. Isih podo eling ndesone ora ki ? Slamet aku nggak mau diajak nikah bule londo, mending tetap di Jepara. Ngapain jauh jauh nikah sama sopir truk.

      Hapus
  5. Het is inderdaad een absurd illustratie. Het is een groot verschil tussen iemand die muziek gaat bespelen en laat de mensen omheen hun muziek te genieten. Hij/zij doet het als een hobby, NIET als een echte inkomen.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ik ontmoette hen elke dag. Soms heb ik met hen te communiceren en lezen hun BSC/ Sofinummer (Social Number). Ze zamelen geld in voor drugs. Ze zijn Nederlandse bedelaar, arm en sommige van hen zijn dakloos.

      Hapus
  6. What an ignorant Dutch. There are too many jobless young people in Europe, Holland included, it's a FACT.

    I was there. I have a lot of European friends with advanced degrees working menial jobs. Singing and playing music in a train station is not a hobby you moron!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes right. Not just Netherland but all Europe country. I have a lot of friend also there, their life depend on social money from government. Some of them have job after 4 years waiting for a job. The government tried to solve the problem by exporting beggar to other country. I saw it by my eyes.

      Hapus
  7. @anonim & ardi. Bloody morons. Playing music and singing are still a hobbies for a lot of people during summer holidays. It is not only Dutch who do this, but a lot of nationalities. But I do know that a lot of indonesian who begging to live and work all over the world illegally, including in NL. A lot of them working as a very very very very very very cheap prostitute as well. Don't ignore of this FACT. Why do they eager to leave their country ? Because the excellent economy and job opportunity in your beloved country ? ha...ha...ha... lol.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agree with you. I know this fact. They married with European before and divorced. She didn't know the background of her husband. And have nothing ...

      Hapus
    2. @Nope. They came in NL illegally. They applied visum as travellers, but their main goal is to live and work in Europe (incl. NL). They don't have any legal documents, they therefore are willing to do everything to survive. Stealing and selling their bodies is one of their jobs. Prostitutions done by indonesian girls/women do exist in all part of the world. In Singapore, Malaysia, Hongkong, Taiwan, Korea, Middle East, Europe, Australia, US and I believe in Canada. They knew what they do and they understood precisely. It is their concious choice. Remember murder case in Hongkong and Australia, who were those prostitutes ?

      Hapus
  8. @ardi. You got to be fair. My comment should be posted here. You are not going to post something that you like only. It is ridiculous.

    BalasHapus
    Balasan
    1. All posted guys. Just wait a few moment if you cannot read it. No editting, but do not add advertisement or porn. I'll welcome all feedback.

      Hapus
    2. @ardi. Thank's

      Hapus
  9. Comment from another loser Dutch..
    Yes, the economy in Indonesia is growing, with so many opportunities if you have a brain and courage! Lot of new millionaires from all around the world started their ventures in Indonesia, me included.
    May be instead of smoking pots and begging on the street, you should think of moving here to Indonesia, my company need a big security guard, you Dutch are tall and big, we can use you...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha..ha. We don't need to go abroad only to survive. @Loser anonim. We do have brain and courage, it is not a big surprise that NL is the biggest contributed country for EU, after UK. The land is tiny compare with Germany, France etc, but the economy is still reasonable. Sorry, I am not interested in your offer, it is beyond my capability. Anyway, good luck with your new company.

      Hapus
  10. saya senang dengan info2 di blog ini. Tapi kok nggak suka ya dengam cata tulisannya yg terlalu banyak memandang sinis.

    BalasHapus

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.