Sabtu, 07 Desember 2013

Kere Jerman

Salah Satu Sudut Kota Berlin
Kalau Sampai Nggak Ketemu Pengamen Kebangeten

Berlin adalah kota besar dengan segala permasalahan yang relatif sama dengan kota Jakarta. Copet ada, maling sepeda dan mobil juga ada, gembel jelas ada, pengamen juga ada. Yang kaya raya banyak, kere juga banyak. Pokoknya komplit....plit....plit. Apa yang saya saksikan sehari hari di kota besar ini seringkali dibantah dan yang membantah semuanya orang Indonesia. Kayaknya nggak rela gitu lho. Saya tidak tahu apakah mereka membantah habis habisan karena suaminya orang Jerman, merasa paling tahu Jerman karena pernah tinggal/sekolah di Jerman atau 'keracunan' berita berita di tanah air yang selalu memuja muji Bule Eropa karena di tanah air selalu muncul di TV Entertainment saat menikah dengan artis cantik terkenal. Yang jelas ada rasa tidak terima kalau saya tunjukkan bukti autentik photo photo gembel Berlin dan kota kota di Eropa. Rasanya mereka lebih bisa menerima kalau 'kere' hanya ada di Indonesia saja dibanding kota kota Jerman.

Ngamen Sambil Pegang Bendera Komunis Dan Kapitalis
Photo Harus Bayar Dihitung Per Jepretan
Jenis Kamera DSLR Atau Handphone Tarifnya Beda

Contohnya adalah pengemis, kalau ngemis sampai 'ndelosor' di trotoar dan menghalangi pejalan kaki. Pengamen, bentuk dan cara ngamennya macam macam yang pernah saya temui di kota Berlin saja. Apakah pengamen ini termasuk kere ?. Ya jelas, buktinya kalau ada patroli polisi lewat mereka lari terbirit birit. Pengamen khusus turis saja yang cukup tenang kalau ada polisi lewat. Sangat tenang sekali karena pengamen tersebut memakai seragam militer tempo dulu dengan pangkat dan tanda jasa menempel di dada dan pundak. Mungkin pak Polisi kalah wibawa dengan Jenderal yang bawa bendera US dan Russia seperti gambar diatas. Kalau Jenderal saja ngemis, siapa yang berani menangkapnya.

Semua photo gembel gembel Eropa selengkapnya bisa dilihat pada link dibawah. Awas, jangan dibawa ke Indonesia, bisa jadi bintang film dan rebutan artis !!!


Sirkus Jalanan Di Berlin
Hati Hati Ketabrak Mobil Mas ....

Pengamen jalanan sering terlihat di perempatan jalan. Pengamen ini 'sangat presisi' sekali, dia tahu kapan lampu merah menyala, kapan mulai ketengah jalan melakukan atraksi lempar bola atau botol dan kapan mulai jalan kemobil mobil yang berhenti sambil menadahkan topinya untuk menampung uang. Berhari hari saya mengamati pengamen di perempatan perempatan jalan di Berlin dan saya langsung bisa menyimpulkan bahwa orang Jerman pelit dan jarang yang mau memberi uang. Mobil mobil yang melintaspun tidak sebanyak mobil di Jakarta, jadi saya langsung bisa memperkirakan penghasilan sehari ngamen di Jerman nggak ada apa apanya dibanding di Jakarta. Untuk makan sehari saja rasanya nggak akan cukup. Jelas enakan di Jakarta, mobil yang melintas banyak, penduduknya sangat sosial dan mudah memberi sedekah dan pantas sekali kalau di Jakarta seorang pengemis bisa punya penghasilan Rp 25 juta.


Pingin tahu tentang dana sosial di negara negara Eropa ? Baca Kenapa Artis Indonesia Kawin Cerai dan Social Dienst, Nganggur Aja Dibayar

Lihat Betapa Sosialnya Orang Indonesia
Yang Memberi Sedekah Di Berlin Ini

Banyak Komentator Yang Ngeyel Mengatakan
Di Eropa Nggak Ada Pengemis
Kalau Lewatnya Di Jalur Wisata Mana Bisa Melihat
Gembel Dan Keadaan Yang Sebenarnya

Baca Juga :

Kamis, 05 Desember 2013

Serba Butut Di Lapak Pemulung Belanda

Kringloopwinkel - Plattenburg
Gaya Dulu Ah... Gini Gini Belanda Bro..

Bosan dengan photo photo pemandangan bagus Europe di majalah majalah pariwisata ?. Lihat saja photo photo butut dibawah ini, tanpa ada rekayasa dan memang bener bener butut. Photo pariwisata memang harus bagus dan punya nilai artistik tinggi, tapi seringkali 'nggedabus' dan belum tentu sesuai dengan kenyataannya.

Pot Bunga Bekas
Masih Mahal Asli Dari Indonesia

Nah tulisan dan photo photo ini juga di Europe, tepatnya di Belanda. Nggak ada turis yang mau 'blusukan' ketempat seperti ini karena memang letaknya jauh dari obyek obyek wisata terkenal di Belanda. Hanya turis 'gendeng' saja yang mau datang ke tempat seperti ini karena memang tempat ini hanyalah sebuah tempat pengepul dan penjualan barang bekas. Tidak ada dalam brosur brosur pariwisata. Tour guide asli 'Londo'pun kemungkinan besar juga tidak tahu lokasi toko 'rombeng' semacam ini.

Pecah Belah Bekas Juga Ada
Tinggal Pilih, Murah Meriah Beli 3 Gratis 1

Toko barang loak ini bernama Kringloopwinkel, Platenburg di Arnhem. Buka setiap hari antara jam 10:00 sampai jam 17:00. Kalau di Indonesia barangkali setara dengan lapak penampungan barang bekas dari pemulung. Bedanya, bagian dalam lapak pengepul barang bekas Belanda ini lebih bagus dan rapi karena dipakai untuk memajang barang barang bekas yang kira kira masih 80 % - 90 %.

Asal Tumpuk
Pemulung Bule Ternyata Sama Saja

Tetapi bagian luarnya sangat semrawut. Barang barang bekas ditumpuk sesukanya dan tercium bau 'prengus' khas barang bekas pakai. Anda bisa datang untuk menjual barang apapun dan juga membeli kalau ada yang tertarik.

Jam Jadul Jaman Kakek Nenek Masih Remaja


Mulai kotak sabun, CD, elektronik sampai furniture semua ada. Barang barang yang dijual tidak ada yang dibersihkan terlebih dulu, dipoles atau didandani agar menarik. Pokoknya asli seperti apa adanya saat barang tersebut diterima dari pemiliknya.

Ada Juga Piala Bekas

Cita rasa seni untuk menata barang tidak ada sama sekali, maklum pengepul barang loak ini sudah cukup tua dan saat saya datang tidak ada sama sekali yang membantu menjaga lapaknya. Katanya sih dibantu anaknya, tapi beberapa kali saya datang ke tempat ini belum pernah melihat ada orang lain yang ikut membantu si bapak tua.


Radio Jadul Diatas Masih Bunyi

Meskipun si bapak pemilik toko rombeng ini seumuran bapak saya, tapi pengamatannya tajam sekali. Baru beberapa menit saja saya datang dan melihat lihat, dia sudah tahu selera saya. Langsung saya ditunjukkan tempat tempat perlengkapan wanita. Mulai dari sepatu, tas sampai perhiasan wanita semua ditunjukkan.

Orang Belanda Memang Pelit
CD Kok  Di Jual

Barangkali karena jengkel saya cuma lihat lihat dan tanya melulu, si bapak akhirnya menyerah meninggalkan saya sendirian. Terakhir sebelum saya pulang, si bapak tua malah menawar semua barang yang sedang saya pakai. Tas, gelang, jam dan sepatu yang saya pakai semua ditawar murah. Sembarangan saja, emangnya saya pulang 'nyokor' nggak pakai sepatu ?

Pot Keramik Dan Tanah
Berbagai Ukuran, Tinggal Pilih

Pecah Belah Dan Botol Bekas
Asal Tumpuk Saja

Furniture Masih Bagus Bagus

Buku Bekas Peminatnya Banyak Juga

Buku Buku Rata Rata Masih Bagus

Londo Depan Saya Ini Lagi BU
Sedang Jual Printer Dan Laptop

Baju Bekas Dan Telpon Jadul

Baju Bekas Ukuran Bule
Mana Ada Yang Cukup, Badan Ane Kecil Sekali


Baca Juga :

Sabtu, 30 November 2013

Apa Isi Masjid Di Kuwait

Masjid Kuwait Bagus Bagus
Renovasi, Perawatan, Imam Dan Garim Masjid
Semua Dibayar Pemerintah

Suami saya pernah mengajak kawannya seorang Kuwaitis ke Indonesia. Tentu diajak keluar masuk Masjid juga saat memasuki jam shalat. Ketika ditanya kesan kesannya di Indonesia, ternyata jawabanannya cukup mengejutkan dan tidak pernah saya memikirkan sama sekali sebelumnya. Yang pertama, mereka sangat terkesan sekali dengan kotak amal yang diedarkan dari depan sampai belakang dengan cara digeser kesamping. Saat kotak amal tersebut terhalang oleh seseorang yang sedang shalat, maka rekan Kuwaitis tersebut sempat kebingungan.

'Saya pegang kotak amal tersebut lama sekali, karena uang dalam kotak cukup banyak saya khawatir ada yang curiga. maka saya masukin saja uang kertas terus menerus sampai sebelah saya selesai shalat'

Kesan lain yang mengesankan Arab adalah tirai warna warni yang memisahkan wanita dan pria di bagian belakang atau samping. Di Masjid Kuwait nggak ada tirai pemisah dari kain korden seperti ini. Di Masjid masjid Kuwait, wanita memiliki ruang shalat tersendiri dan pintu masuk yang berbeda.


Dibandingkan dengan masjid masjid di tanah air, masjid Kuwait memang beda sekali terutama isi bagian dalamnya. Baik masjid Sunni maupun masjid Syiah di Kuwait isinya relatif sama saja. Di Kuwait populasi penduduknya kira kira 60 - 70 % Sunni dan 30 - 40 % Syiah sehingga dalam hal 'kesasar' masuk ke masjid Syiah merupakan hal yang biasa. Di Kuwait tidak ada gesekan apapun antara kedua mazhab tersebut seperti halnya di tanah air. Semua tempat ibadah dibiayai negara baik untuk renovasi gedung, perawatan harian atau menggaji imam dan garim masjid. Tidak hanya masjid, gereja kristen juga sama saja dibiayai negara.

Baris No 1 Diberi Tembok Pemisah
Sebagai Sandaran Dan Rak Buku Didepan Sendiri


Secara umum isi masjid masjid di Kuwait adalah :

  • Rak Buku
  • , Rak buku ini terletak didepan sendiri, nempel tembok membentang disebelah kiri dan kanan mimbar. Isinya tentu saja Al-Quran dan beberapa landasan kayu untuk baca Al-Quran.
  • Sandaran atau tembok setinggi setengah meter terletak di baris paling depan. Kebanyakan dilapisi busa empuk seperti layaknya jok mobil. Gunanya jelas untuk sandaran saat baca quran atau menunggu waktu sholat. Tidak perlu cari pilar kalau hanya untuk bersandar.
  • Kursi, saat pertama kali masuk masjid di Kuwait saya sempat terkejut karena melihat banyak sekali kursi. Ini masjid baru saja dipakai kondangan atau apa kok banyak sekali kursi. Ternyata saya salah mengerti, kursi kursi tersebut dipakai oleh orang tua atau siapa saja yang sakit atau cacat dan kesulitan untuk rukuk dan sujud.
Kursi Di Dalam Masjid
  • Cermin. Di tanah air sering kan kita mendengar atau membaca kata kata 'Sudah Rapikah Anda ?' saat mau masuk ke masjid. Percuma saja ditulisi besar besar seperti itu karena karena di masjid Indonesia tidak ada alat yang bisa digunakan untuk melihat kerapian diri sendiri. Di Kuwait, nggak perlu slogan seperti itu, langsung saja dipasang cermin di dekat pintu masuk masjid.

Cermin Selalu Dekat Pintu Masuk
Udah Ngganteng Dan Rapi Belum ?

  • Kulkas, surprise !!! ada coca cola, pepsi, juice buah dan air putih dingin. Boleh nggak kita minum ? Silahkan saja, semuanya gratis. Tetapi meskipun gratis, jarang sekali orang yang mengambil kecuali saat sholat maghrib ada beberapa orang yang minum didepan kulkas tersebut. Mungkin mereka puasa sunnah dan sedang berbuka puasa saat itu.
Kulkas, Mau Minum Apa Coca Cola
Pepsi Atau Air Putih Dingin, Semua Gratis
Iklan Belajar Bahasa Arab Juga Gratis
  • Air Layak Minum. Yang nggak doyan air dingin dari kulkas juga tersedia filtered water dengan kotak stainless steel yang sangat mencolok mata. Sangat segar dan lebih sehat dibanding dengan minuman kaleng didalam kulkas.
Air Minum Bagi Yang Tidak Suka Dingin
Dan Banner Iklan
  • Banner Iklan
  • . Iklan dan promosi tidak diletakkan diluar atau di halaman masjid, tetapi berada didalam masjid. Biasanya iklan belajar baca Quran atau semacamnya. Terkadang bukan berupa banner tetapi brosur kertas atau selebaran yang diletakkan diatas meja atau dibagikan saat selesai sholat. Banner ini sengaja diletakkan didalam masjid karena diluar seringkali anginnya kencang dan banyak debu gurun.
  • Parfum Arab. Parfum khas Arab ini berwarna putih keruh merupakan campuran dari air dan wewangian dari kayu atau entah apa saya kurang tahu. Tidak lengket ditangan dan meninggalkan noda di baju, tapi baunya tidak tahan lama. Cara pakainya, semprot banyak banyak disekujur tubuh baru terasa harumnya saat keluar dari masjid.
    Parfum Masjid
  • Kahwa (Kopi Arab) Dan Kurma. Tidak setiap hari ada Kahwa dan Kurma, biasanya selalu ada saat bulan ramadhan atau hari besar keagamaan saja. Yang unik, mejapun juga dimasukkan kedalam masjid untuk tempat kahwa hangat dan kurma tersebut.
Tempat Duduk Di Pojok
Tempat Baca Qur'an Sambil Minum Kahwa Hangat

Sebenarnya masih ada yang unik lagi, yaitu di tempat wudhlu. Tissuenya besar sekali dan sampah tissue banyaknya bukan main. Orang Kuwait boros sekali dalam hal menggunakan tissue untuk mengeringkan air sehabis berwudhlu. Kira kira per orang menggunakan tissue sekitar seperempat kilo sekali ambil. Dan yang paling luar biasa, semua orang selalu main akrobat saat berwudhlu. Caranya  kaki diangkat naik wastafel.yang tingginya hampir satu meter. Tempat wudhlu di masjid masjid Kuwait kebanyakan berupa deretan wastafel seperti yang sering kita pakai untuk cuci tangan dan membasuh muka di tanah air. Saat jam shalat, kita bisa menyaksikan puluhan orang menaikkan kaki di wastafel. Nggak cuma di Masjid saja, di kantor, di Mall atau dimanapun juga kalau wudhlu memang harus akrobat kaki dinaikkan ke wastafel.


Contoh Akrobat Wudhlu
Yang Banyak Dijumpai Di Masjid




Baca Juga :

Selasa, 26 November 2013

Ditengah Kabut Kuwait

Kabut Gurun
Siapa Nyangka Kabut Ini Di Arab
"Udara dingin 13 Deg C dan kabut sedemikian pekat. Jarak pandang hanya sekitar 5 - 10 meter saja. Nyaris mobil yang saya kendarai tidak bergerak maju dan hanya bisa merayap pelan. Kabut tebal ini benar benar mengganggu perjalanan saya  dan juga mobil mobil lain yang biasanya melaju dengan kecepatan tinggi".

Subhanallah, Di Kuwait Ada Sungai Berkabut

Coba tebak, apa yang saya tulis diatas menceritakan perjalanan di Puncak, Bukittinggi atau daerah pegunungan di Indonesia ? Ternyata jawabnya bukan semua. Kabut tebal dan udara dingin tersebut biasa terjadi di bumi Arab ini antara bulan November - February, terutama saat memasuki musim dingin. Bukan pertanda datangnya hari kiamat maupun fenomena aneh dan langka seperti yang sering diissuekan oleh penulis di tanah air.

Kayak Di Resort Aja Ya
Asli Di Kuwait

Tetapi hal ini adalah kejadian rutin tahunan saat memasuki musim dingin. Saat udara dingin dari kutub utara berhembus melewati gurun gurun di Timur Tengah yang relatif lebih panas, maka terjadilah peristiwa fisika yang bernama "Kondensasi" sehingga mengakibatkan turunnya hujan lebat di gurun. Setelah itu kabut tebal yang susah sekali ditembus cahaya akan segera menyusul.


Kayak Di Hotel Bintang 5 Puncak
Asli Ini Di Ahmadi Kuwait
Kalau anda membaca berita berita di tanah air tentang kejadian alam di Arab, jangan langsung ditelan mentah mentah karena berita berita tersebut ditulis oleh penulis atau wartawan yang 'mindset'nya salah. Mindset mereka selalu mengatakan 'Tidak Mungkin Gurun Dingin, Berkabut Dan Bahkan Bersalju". Kenyataannya, saat musim dingin memang sangat dingin sekali dan di negara negara yang elevasinya tinggi atau memiliki gunung selalu turun salju dan memiliki Ski Resort. Contoh berita berita gombal dan asal gathuk mathuk adalah Gelombang Dingin Tabuk Menjalar Ke Bahrain. Mana mungkin gelombang dingin asalnya dari Tabuk, Saudi Arabia. Apa bukan dari negara negara Eropa dan kutub utara dimana saat ini semua bumi belahan utara sedang musim dingin ?. 

Kabut Tebal Sekali
Jalan Kakipun Harus Meraba Raba

Media online diatas memang terdepan dalam hal membohongi publik dengan judul judul fantastis. Entah sumber berita diambil dari mana yang jelas terlihat sekali penulisnya tidak tahu keadaan alam Timur Tengah, salah menterjemahkan sumber berita atau memasukkan interpretasi dalam naskah tulisannya. Sebagai mantan orang Pers dan puluhan tahun malang melintang digembleng harian terkenal ditanah air, rasanya malu sekali saya ada rekan sejawat sesama wartawan yang membuat tulisan tanpa menggunakan data research yang benar.


Jarak Pandang Hanya 10 Meter

Silahkan saja baca tulisan tulisan 'ngilmiah' media tersebut hasil comot sana sini melalui Tempat Tempat Bersalju Di Timur Tengah Dan Sahara. Semoga saja, salju yang sebentar lagi turun di daerah bergunung tinggi di bumi Arab pada musim dingin tahun ini tidak ditulis kembali oleh rekan rekan saya wartawan di media tersebut dengan ngawur seperti tahun tahun lalu. Masih ada waktu untuk belajar menulis yang baik dan benar dan mengoreksi kesalahan masa lalu tanpa harus membohongi publik terus menerus. 

Salam 
Dari mantan wartawan dan redaksi harian terbesar di tanah air.


Ahmadi Kuwait Pagi Hari Sekitar Jam 07:00

Semua Mobil Jalan Merayap

Tiba Tiba Saja Nongol Bus Besar
Kecelakaan Nambah Saat Kabut Datang


Kabut Dari Dalam Gedung
Sangat Indah Kayak Di Gunung Aja
Baca Juga :

Jumat, 22 November 2013

Banjir, Apa Komentar Arab ?

Banjir Padahal Hujan
Cuma 5 Jam

Minggu lalu Kuwait dan Saudi Arabia mengalami hujan lebat. Bukan merupakan fenomena aneh dan langka seperti yang banyak ditulis oleh media di tanah air dan juga bukan bencana.

Saya pernah jadi wartawati puluhan tahun, tetapi sejak saya tinggal di Kuwait seringkali saya terkejut kalau membaca berita berita di tanah air tentang dunia Arab. Beda sekali dengan kenyataan yang saya alami sehari hari. Coba baca cuplikan tulisan dari salah satu harian terkenal di tanah air dibawah ini, apa kesan anda ? Tentu prihatin atas bencana yang terjadi dan berbagai macam perasaan campur aduk membayangkan bencana banjir yang 'menurut anda langka'.

'KUWAIT, Puluhan mobil terendam banjir besar yang melanda Kuwait dan Saudi Arabia tanggal 18 November 2013  yang lalu. Beberapa mobil masih terjebak dan usaha penyelamatan penumpang masih berlangsung. Berdasarkan informasi yang didapat, bencana banjir kali ini yang terbesar selama 60 tahun terakhir'. Dst Dst Dst.



Kenyataannya tidak demikian, 'bencana' menurut wartawan ditanah air sebenarnya adalah berkah bagi Arab yang patut disyukuri.  Kalau di Indonesia semua kampung di pelosok sampai di kota selalu memiliki selokan didepan rumah untuk menampung air hujan dan limbah rumah tangga. Dan banyak juga sungai yang mengalirkan air hujan ke laut.

Di Kuwait dan negara negara Timur Tengah semua air limbah rumah tangga dialirkan  melalui pipa untuk diproses disuatu tempat (Waste Water Facility) dan tidak ada selokan untuk menampung air hujan karena memang jarang sekali hujan di bumi Arab ini. Kalaupun ada selokan, umumnya hanya di jalur jalur utama saja, itupun  tidak pernah terlihat ada air yang mengalir.

Begitu terjadi hujan lebat seperti beberapa hari yang lalu, jelas air mengalir melalui jalan raya dan banjir dimana mana. Apa komentar penduduk tentang hal ini ?

"MashaAllah, Kuwait have a river now !!!"
"Ya Allah...Ya Allah, You give us Lake within one days !!!"
"Yihaaa, no need to go abroad for rafting, MashaAllah !!!"

Rumah rumah, Apartment dan bangunan apapun juga tidak memiliki talang air seperti di Indonesia. Begitu hujan lebat terjadi, semua air dari atap gedung, baik rumah, apartment maupun hotel semuanya meluncur kebawah dengan derasnya. Apa komentar orang orang Kuwait tentang hal ini ?

"See.... See.... !!! Kuwait have many waterfalls now, Alhamdullilah... !!!"
"Niagara Ameriki in Kuwait, MashaAllah !!!"

Jadi kesimpulannya, banyak banyaklah bersyukur karena di Indonesia banyak hujan dan banjir. Anda bisa setiap hari bersyukur pagi siang dan sore karena air nggak surut surut.

Di Kuwait dan negara negara Timur Tengah sini, bersyukur hanya bisa sekali dalam setahun saja saat ada hujan yaitu saat memasuki musim dingin. Itupun hanya beberapa jam saja karena air cepat sekali menghilang terserap pasir dan meresap ditelan bumi.

Jadi, nggak bener tuh interpretasi wartawan di Indonesia dan beberapa orang ditanah air yang mengatakan hujan dan banjir besar di Kuwait dan Saudi Arabia tanggal 18 November lalu sebagai Bencana dan jarang terjadi. Hujan lebat seperti ini selalu terjadi saat menjelang musim dingin dan semua penduduk gembira menanti.