Rabu, 01 Juli 2009

Jalan Jalan Sore Di Kuwait

Mejeng Ah !!


Kuwait sangatlah kecil bila dibanding Indonesia, ibukota negara Kuwait City saja cuma seluas sekitar 200 Km2, bandingkan dengan Jakarta yang lebih dari 750 Km2. Soal kepadatan penduduk juga nggak ada apa apanya dibanding Indonesia, bedanya kalau di Kuwait yang banyak memenuhi kota adalah expatriate, kebanyakan dari India, Bangladesh, Philipine dan negara negara Middle East. Indonesia termasuk expatriate minoritas, tetapi soal kualitas nggak kalah dengan negara lain. Selain bekerja di sektor perminyakan, yang terbanyak justru perawat rumah sakit, perhotelan dan penerbangan. Hampir semua sektor ada Indonesianya, dan tidak terlalu sulit mencari orang Indonesia mulai perusahaan cargo, money changer, toko semua sudah kesusupan orang Indonesia.


Semua Gedung Coklat


Kuwait City tidak begitu beda dengan kota kota besar dimanapun juga, yaitu kadang macet dan kadang lancar. Gedung gedung tinggi juga banyak, aktifitas bisnis juga ramai. Yang tradisional maupun yang modern bisa berdampingan dengan baik. Nama nama dibawah adalah kota atau distrik di Kuwait, kalau di Indonesia mungkin hanya sekelas kelurahan, ada yang berpenduduk padat tetapi ada pula yang lebih banyak tanah kosongnya daripada penduduk. Jadi bisa dibayangkan, jalan 40 Km saja, paling sedikit sudah melewati puluhan kota.




Gedung Baru Mulai Ada
Warnanya

Hampir semua rumah dan gedung berwarna coklat dan berbentuk kotak persegi tanpa sentuhan seni yang njlimet kecuali gedung gedung baru dengan arsitektur modern yang mulai banyak dibangun di Kuwait City. Gedung gedung lama dan apartment umumnya nggak punya tempat parkir akibatnya mobil parkir sembarangan dan semrawutnya luar biasa. Lebih lebih pengemudi mobil disini suka parkir sembarangan. Dibanding sopir angkot di Jakarta, para pengemudi disini parahnya bukan main, seringkali mobil diparkir ditengah jalan dan sopirnya shopping entah kemana.


Jumat, 26 Juni 2009

Senja Di Pantai Kuwait

Sunyi Sepi Sendiri
Sejak Kau Tinggal Pergi
.......................
........
Untuk pertama kalinya yang tidak pernah kita bayangkan terjadi dalam kehidupan kami, yaitu menyadari bahwa usia kita setiap hari, bulan dan tahun selalu bertambah. Kami benar benar tersadar setelah merasakan di Kuwait berdua saja dengan mas Ardi. Tanggal 20 Juni 2009 yang lalu, anak kami Ayu dan Dinda berangkat duluan pulang ke Indonesia untuk menghabiskan liburan musim panas.Dan kita berpisah satu bulan. Kita akan menyusul ke Jakarta di bulan Juli.  Selama ini kemana mana kami selalu berempat, tetapi sejak anak anak berangkat remaja, mereka sudah berani kemana mana berdua saja, termasuk pulang ke Indonesia maupun ke UK untuk ngisi waktu ngikutin acara Summer Camp. Libur Summer di Kuwait lama kali, 3 bulan penuh....

Sedih memang sedih, tetapi aktifitas sehari hari untuk melupakan kesedihan di Kuwait harus tetap jalan terus. Hampir setiap sore kita berdua jalan jalan keseluruh penjuru Kuwait. Tempat yang berkali kali kita kunjungi pada saat sore hari adalah pantai. Sengaja saya pilih pantai karena disepanjang pantai Kuwait ini kita bisa berolah raga. Pantainya sangat bersih dan ada track untuk jogging. Jalan jalan sore di pantai juga bisa mengingatkan kita waktu masih pacaran dulu, waktu itu dengan gaya 'slow motion' kita berdua berkejar kejaran di pantai, kadang di Pangandaran, kadang pula di Parangtritis dan kadang pula di pantai Kenjeran.Kadang di Ancol. Ha..memang lucu ..kalau mengingat masa pacaran dulu.

Setiap sore kita berpindah dari Pantai Fahaheel, Marina Beach, pantai di Scientific Center dan sepanjang pantai Arabian Gulf Street yang kira kira menarik langsung berhenti. Karena kita sedang 'jogging' sudah tentu kita berdua lari lari kecil sambil bergaya 'slow motion' seperti layaknya bintang film India atau sinetron di Indonesia :). Yang menyedihkan lagi, kita berdua photo photoan sendiri, kalau saya yang pegang tustel maka obyeknya mas Ardi atau pemandangan pantai dan sebaliknya. Kalau mas Ardi jalannya terlalu cepat, saya ketinggalan dibelakang sendiri dan nggak GR nih, banyak orang Arab yang masih melirik, artinya saya belum tua tua amat :)


Kamis, 25 Juni 2009

Hingar Bingar Pemilu Kuwait

Spanduk

Hari ini tanggal 25 June 2009 ada acara Pemilu Kuwait. Expatriate cuma ikut nonton doang karena jelas bahwa pesta demokrasi ini hanya untuk Kuwaitis. Dua bulan lalu juga ada pesta demokrasi semacam ini di Kuwait tetapi untuk pemilihan parlemen pusat dan tahun ini muncul sejarah baru di Kuwait yaitu untuk yang pertama kalinya ada wanita berhasil masuk dalam parlemen, nggak tanggung tanggung langsung 4 orang wanita. Kali ini adalah pemilu untuk pemilihan parlemen daerah.




Tidak Bikin Macet Jalan

Di Kuwait, cara kampanye sangat berbeda dengan di Indonesia dan menurut saya sangat bersahaja sekali. Tidak ada arak arakan sepeda motor yang bikin sibuk dan susah polisi, tidak ada suara klakson kendaraan yang bisa bikin kuntilanak terbangun dari tidurnya dan juga tidak ada jor joran umbul umbul atau bendera partai di jalan jalan besar atau jalan kampung. Yang ada adalah tenda tenda besar dengan photo calon anggota parlemen yang dipampang besar didepan tenda.




Tenda Kampanye

Didepan tenda tersedia tempat duduk untuk 'jagongan' pada sore dan malam hari. Saya nggak tahu kalau pas sedang jagongan seperti itu membicarakan politik atau asal kumpul kumpul saya. Yang jelas tampak gayeng dan akrab sekali. Tenda sebelahnya bisa jadi ditempati oleh kandidat dari partai lain, tetapi disini sangat rukun sekali dan sesekali saya lihat mereka saling mengunjungi. Kalau di Indonesia ada dua kubu yang bersebellahan seperti ini bisa jadi akan lempar lemparan sandal, sepatu dan mungkin juga batu :).



Ada Onta Simbul
Kemampuan Ekonomi Kontestan

Yang menarik, disamping tenda biasanya diletakkan beberapa ekor onta.. Saya nggak tahu maksudnya, apakah sebagai maskot keberuntungan agar bisa menang pemilu atau akan disembelih untuk santapan bersama pada malam harinya. Yang jelas saya perhatikan untuk acara makan makannya mondar mandir mobil catering keluar masuk, berarti onta tersebut tidak untuk dikonsumsi pada acara pesta demokrasi ini.

Rabu, 24 Juni 2009

Lukisan Mural & Graffiti Ala Kuwait

Graffiti Kuwait


Jangan dikira di Kuwait tidak ada corat coret tembok atau lukisan lukisan warna warni yang umumnya banyak kita lihat distasiun bawah tanah, kereta api atau dinding jembatan layang. Pokoknya ada tembok nganggur dan bersih biasanya tidak akan tahan lama karena segera saja anak anak remaja corat coret dengan cat warna warni terkadang corat coret lukisannya sangat bagus dan terkadang pula lukisan yang sudah bagus ditindih lagi dengan lukisan baru yang membuat tembok tampak kotor dan jorok.

Orat Oretnya Gambar Orang Sholat
Tahu Bahwa 'Kebersihan Sebagian Dari Iman' Tapi
Orat Oret Tembok

Bedanya dengan di Indonesia atau di negara lain, lukisan Mural atau Grafiti ala Kuwait ada unsur dakwahnya, misal ajakan untuk selalu sholat, tentang Islam atau terkadang malah kaligrafi. Memang ada juga yang kacau nggak ada maksudnya, tapi banyak juga yang baik. Semula saya kira lukisan tersebut dibuat oleh pemerintah setempat atau oleh pengurus masjid yang ada disekitarnya, tetapi ternyata pihak masjid tidak tahu siapa yang membuat, malah katanya sering kebagian tugas menghapus saja kalau sudah tumpang tindih nggak karuan. Saya juga investigasi ke toko toko yang ada disekitarnya, semua sama saja jawabnya nggak tahu, ngecatnya malam hari katanya.

Yang Orat Oret Tembok Tidak Paham Hadis
'Kebersihan Sebagian Dari Iman'

Tembok tembok yang sering dijadikan tempat corat coret umumnya terletak ditempat strategis, misal di dinding rumah di perempatan jalan atau digardu listrik. Dan jelas cara membuatnya juga harus gerilya, malam hari. Pembuatnya terkadang kurang profesional, hanya ingin menyampaikan dakwahnya saja tetapi tidak memiliki rasa seni sama sekali. Pokoknya nulis, nggambar dan corat coret. Hasilnya terkadang cukup belepotan.

Contoh Graffitti Arab
Banyak Yang Asal Orat Oret Dan Terkesan Jorok

Gambar diatas hanya yang terlihat di Mangaf dan Fahaheel saja. Di Kuwait City lebih banyak lagi tetapi umumnya sudah tumpang tindih nggak karu karuan sehingga nampak kumuh dan tidak menarik. Yang paling heboh adalah dibawah jembatan layang perempatan antara Jalan 6 dan Jalan 30. Tulisannya besar sekali dan hanya satu kata yang bisa bikin kita tersenyum, yaitu 'BANGLADESH'.

Baca Juga :

Jumat, 19 Juni 2009

Jalur Maut Fahaheel Expressway - 30th Road

Masuk Ke Kuwait City


Jalan 30, atau sering juga dikenal dengan Fahaheel Expressway. Jalan ini menghubungkan Fahaheel dengan Kuwait City terdiri dari 4 jalur dan mulus sekali. Dari segi kepadatan jelas nggak ada apa apanya dibanding Jln Thamrin atau Jln Sudirman Jakarta. Tetapi dari sisi kejadian kecelakaan, saya mengusulkan agar jalan ini dimasukkan 'The Most Dangerous Road In The World'. Saya sudah pernah melihat Highway di India, Jordan, Russia, Malaysia, Indonesia dan masih banyak negara lain, tetapi hanya jalan 30 yang saya jumpai bangkai mobil bekas kecelakaan berat selalu bertambah setiap hari. Entah berapa nyawa melayang setiap hari di jalan raya ini.



Hari Kamis, 18 June 2009 jam 17:30 sore, saya melewati jalan 30 ini menuju Kuwait City. Menjelang 3rd Ring Road atau sekitar Shaab dan entah mimpi apa semalam kita melihat dengan mata dan kepala sendiri kejadian kecelakaan tunggal yang membuat tulang lutut jadi gemetar. Mungkin kita termasuk orang pertama yang menyaksikan dan secara reflek mendekat ke mobil yang celaka tersebut dengan maksud untuk memberi pertolongan.


Sebuah mobil sedan dari arah berlawanan (jalur sebelah dari Kuwait City ke arah Fahaheel) saya lihat melaju dengan kecepatan sangat tinggi mendahului beberapa kendaraan dengan cara mengemudi ugal ugalan dan tiba tiba tidak bisa mengendalikan kemudi dan laju kendaraannya. Setelah itu mobil tersebut tampak berguling guling sebanyak 4 atau 5 kali kearah mobil saya dan dalam sekejap langsung terbakar.


Perhatikan urutan gambar dibawah ini :

Gbr 1 : Baru Saja Terbakar

Gbr 1 : Saya segera menepi dan secara reflek berusaha lari kearah pagar pembatas (mobil belum terbakar pada saat itu), tetapi karena mobil saya berhenti terlalu ketengah saya kembali lagi kemobil untuk meminggirkan mobil dan mengambil kamera. Sekitar 6 mobil dibelakang saya tidak melihat langsung kejadian, tetapi tampak berhenti tertegun melihat mobil mulai terbakar.

Gbr 2 : Terbalik Dan Terbakar
Berapa Orang Terjebak Didalam 

Gbr 2 : Saya kembali mendekati pagar pembatas jalan, pada saat itu belum ada orang yang berani mendekat, semua masih tertegun didalam mobil masing masing. Saya sendiri terhalang oleh pagar tinggi dan tidak bisa meloncati pagar.

Gbr 3: Api Tambah Besar
Nggak Tahu Apa Yang Harus Saya Lakukan

Gbr 3 : Api bertambah besar, belum ada orang yang berani mendekat. Saya perhatikan sudah ada beberapa orang yang ragu ragu antara mendekat atau diam saja karena api sudah terlalu besar sekali.

Gbr 4 :Kekacauan Mobil
Semua Bingung Nggak Tahu Apa Yang Harus
Dilakukan

Gbr 4 : Mobil mobil dibelakang mobil yang celaka langsung berhenti tidak beraturan ditengah jalan, ada yang turun berusaha mendekat atau menolong tetapi ada juga yang tetap di mobil histeris nggak tahan melihat kejadian. Beberapa mobil berusaha naik trotoar untuk balik arah.


Gbr 5 : Habis Sudah Terbakar Habis

Gbr 5 : Api bertambah besar, ada suara ledakan mungkin tangki bensin yang meledak. Asap hitam semakin tinggi mengepul. Suara mobil terbakar dan orang yang teriak histeris bikin dengkul gemeteran.

Gbr 6 : Bantuan Damkar Datang

Gbr 6 : Mobil Polisi, pemadam kebakaran dan ambulance datang kira kira 15 menit setelah kejadian. Mobil tersebut bisa cepat menuju tempat lokasi kejadian karena system trotoar ditengah jalan di Kuwait memang digunakan untuk emergency.

Gbr 7 : Damkar Kuwait Cepat Datang

Gbr 7 : Proses pemadaman sedang berlangsung. Dua orang memadamkan api dan polisi yang lain mengatur jalan agar kemacetan di kedua jalur ke Fahaheel maupun ke Kuwait City tidak macet. Ambulan juga sudah siap siap bergerak.

Gbr 8 : Penonton Banyak

Gbr 8 : Api berhasil dipadamkan.

Gbr 9 : Tragis. Pemadaman Selesai Tinggal
Menghitung Jumlah Korban

Gbr 9 : Saya dibelakang penonton siap siap mau berangkat lagi karena team ambulan sudah mulai memeriksa keadaan. Nggak mau lihat yang lebih serem lagi.

Baca Juga :