Jumat, 17 Desember 2010

RM Mbok Berek Punya Saingan Berat Di Kuwait

Pelanggan Tetap Mama Lala

Uenak Tenan Rek....
Diam diam RM Mbok Berek punya saingan berat di Kuwait. Kalau anda 'expatriate' Kuwait penggemar masakan Nusantara seperti sate kambing, sate ayam, gado gado, karedok atau pecel, tak perlu harus terbang ke Indonesia untuk mencicipi masakan seperti ini. Di Kuwait juga ada dan tak perlu harus pulang ke Indonesia kalau hanya ingin mencicipi satu piring saja. Di Indonesia memang banyak sekali rumah makan enak dimana mana seperti Ayam Goreng Nyonya Suharti, RM Mbok Berek, Gudeg Yu Djum, Rawon Setan Mbak Endang, Mie Rebus Bu Emie sampai Sate Padang Mak Syukur, tetapi di Kuwait sangat jarang dan nyaris tidak terdengar.


Selalu Ramai - Kalau Ada
Siaran Langsung Sepak Bola
Wuah Penuh
RM pesaing berat Mbok Berek ini namanya sudah dimodernisasi sedemikian rupa sehingga benar benar ada sentuhan International meskipun yang dijual tetap sekitar sate, gado gado dan pecel. Nama depan seperti ‘Nyonya …..’,’ Mbok …….’,’ Yu ……’,’ Mbak …….’ atau ‘Mak …….’ seperti diatas sudah benar benar ditinggalkan agar sentuhan international punya greget yang mendalam, paling tidak punya visi menyamai Mr Sandlers KFC atau yang lainnya. Alasan lainnya, tidak semua penduduk Kuwait mengerti arti Mbok, Yu atau Mbak kalau nama tersebut dipakai di Kuwait.



Papan Namanya
Mentereng Besar
Nama restaurant Indonesia di Kuwait ini berawalan dengan Mama untuk mengganti Nyonya, Mbok, Yu, Mbak atau Mak yang terasa terlalu 'ndeso' di Kuwait dan bisa disejajarkan dengan Mr seperti Mr Sandlers KFC atau bahkan Mc Donalds. Namanya adalah ‘Mama Lala’. Benar benar ada sentuhan global yang bisa menjembatani nasi pecel dengan orang asing terutama orang Arab dan expatriate penduduk Kuwait.



Restaurant ini terletak di Mangaf Block 4, tidak seberapa jauh dari Shrimpy Restaurant yang sudah lebih dulu terkenal di Kuwait. Berani buka berdekatan dan bertarung langsung dengan Shrimpy Restaurant karena namanya sudah benar benar didesign global, bukan RM Mbok Lala, RM Yu Lala atau RM Mak Lala yang terasa sekali 'ndeso' dan aneh ditelinga orang Arab, tetapi cukup Mama Lala, dan semboyannya mirip Nokia yaitu Mama Lala, Connecting Pecel. Semoga sukses selalu dan bisa menjadi jembatan dengan seluruh warga Kuwait.

Selasa, 14 Desember 2010

Baca Peta ke Disneyland Paris

Disneylan Paris - Letaknya Di Pinggiran Kota
Cukup Jauh - 1 Jam Perjalanan Dari Paris
Ini cerita tentang turis sok ngerti dari Indonesia, siapa lagi kalau bukan Ardi’s Family. Kali ini kita jalan jalan ke Disneyland Paris, sebuah tempat hiburan dan resort Disney kedua yang terletak diluar United States. Yang pertama adalah Tokyo Disney Resort (dibuka tahun 1983), Disneyland Paris (dibuka tahun 1992), Hongkong Disneyland Resort (dibuka tahun 2005) dan yang sedang dalam pembangunan adalah  Shanghai Disneland Resort (akan dibuka tahun 2014).


Dari Tempat Parkir
Jauh Sekali
Semula namanya Euro Disney Paris, tetapi karena pembangunan jalan terus maka Euro Disney saat ini hanya menjadi salah satu wahana didalam komplek Disneyland Paris dan namanya menjadi Disneyland Park. Tepatnya mulai tahun 1994 sudah tidak ada lagi nama Euro Disney tetapi telah berganti menjadi Disneyland Paris yang sangat besar dengan tempat parkir yang sangat luas, dan jalan menuju gerbang pintu masuk yang cukup jauh tetapi disediakan moving walkway (escalator horizontal) yang cukup panjang dan dijamin tidak pegel pegel menuju pintu masuk yang jauh.





Ngantrinya Panjang
Dan Buang Waktu
Setahu saya saat tulisan ini saya buat sudah ada 3 buah taman bermain, yaitu Disneyland Park (dulu Euro Disney), Walt Disney Studio Park dan Golf Disneyland. Tempat shoppingnya ada satu yaitu Disney Village dan resort hotel ada tujuh, yaitu Disnyland Hotel, Disney's Hotel New York, Disney's New Port Bay Club, Disney's Sequoia Lodge, Disney's Hotel Cheyenne, Disney's Hotel Santa Fe dan Disney's Davy Crockett Ranch.




Bingung Tanpa Guide
Lokasi Disneyland Paris sebenarnya tidak terlalu jauh dari pusat kota Paris, cuma 32 Km saja dan terletak di daerah Marne La Valee. Sebagai seorang turis otodidak, kita sekeluarga main 'percaya diri' saja, tanpa bantuan tour guide dan hanya mengandalkan GPS (Global Positioning System) dan mobil sewaan langsung menuju ke lokasi dari hotel Adagio yang terletak ditengah kota Paris. Jam 8 pagi setelah sarapan pagi di hotel, mobil langsung berangkat dengan asumsi wisata Disneyland ini bisa selesai hanya dalam waktu beberapa jam saja dan setelah itu bisa wisata ditempat lain di sekitar Paris. Yang benar benar membuat kita terkjut saat tiba di tujuan adalah temperatur udara. Saat berangkat pagi hari di tengah kota Paris udara cukup hangat tetapi ternyata di Disneyland udara berkabut tebal dan sangat dingin sekali dan basah. Kekacauan terjadi karena kita benar benar tidak siap dengan jaket dan mantel tahan air.


Ramai Dan Banyak Sekali
Pengunjung
Kekacauan kedua terjadi karena untuk bisa masuk Disneyland saja antriannya panjang sekali dan benar benar membuang waktu. Anggota 'Trio Kwek Kwek' protes minta pulang saja karena kedinginan dan jaket yang dipakai ternyata menyerap air dari kabut tebal membuat badan semakin menggigil kedinginan. Akhirnya, mas Ardi sebagai kepala regu mengambil keputusan kilat, yaitu minum kopi didalam stasiun kereta api sambil menunggu kabut hilang dan siapa tahu antrian berkurang. Ternyata salah besar, semakin siang antrian semakin banyak dan kabut dingin tidak berkurang sama sekali.


Mending Photo Photoan Saja
Meskipun tidak bisa full menikmati Disneyland, ada hikmah dan pelajaran yang bisa saya ambil. Kita tidak bisa menikmati wisata Disneyland seluruhnya hanya dalam beberapa jam saja. Kalau waktu kita terbatas lebih baik tidak usah mengunjungi tempat ini.  Akan lebih baik kalau menginap dihotel hotel yang tersedia didalam komplek Disneyland meskipun hanya semalam karena atraksi malam hari di Disneyland katanya bagus bagus. Memang tarip hotel ditempat hiburan ini jauh lebih mahal dibanding hotel ditengah kota Paris, tetapi paling tidak kalau kita menginap didalam maka kita bisa menikmati Disneyland yang sebenarnya dan tidak buang buang waktu untuk ngantri tiket dan kedinginan.


Pulang Saja Yuk...
Hikmah dan pelajaran yang lain adalah 'Jangan Terlalu Percaya Dengan Peta'. Kita memilih hotel dan menginap di tengah kota Paris hanya berdasarkan petunjuk peta, baik terbitan Lonely Planet maupun searching internet dan melihat Google Map. Alasan utama kenapa kita tidak memilih hotel didalam Disneyland saat itu adalah karena mau mendekati pusat keramaian kota, bukan nyepi. Disamping itu kalau dilihat di peta jarak hotel pilihan kita hanya berjarak 0.5 cm dari Eiffel Tower, 1 cm ke Notre Dame dan jarak ke Euro Disney tidak lebih dari 15 cm saja. Alasan lain kenapa memilih hotel ditengah kota Paris adalah supaya bisa jalan jalan dan cari makan di kota dengan mudah. Ternyata, kita semua tidak baca skala peta dan kita lupa sama sekali bahwa peta tidak bisa menjelaskan tentang cuaca. Jadi wajar kalau basah dan kedinginan dan wajar pula ternyata Disneyland dan kota Paris cukup jauh dan berbeda suhu udaranya.


Baca Juga :

Selasa, 07 Desember 2010

Bruparck, Heysel Belgia

Nggak Rame Rame Amat
Apa Bisa Untung Pengusahanya



Mungkin pembaca blog ini banyak yang tidak tahu atau bahkan tidak pernah dengar sama sekali nama Bruparck. Ini adalah sebuah Theme Park yang terletak di sebelah utara kota Brussel, Belgia. Tetapi kalau saya menyebut Heysel, anda pasti mengetahui, paling tidak akan teringat Tragedi Heysel Stadium tahun 1985. Sebenarnya Bruparck ini adalah sebuah komplek tempat hiburan terletak disebelah kiri belakang Heysel Stadium yang terdiri dari Mini Europe, Oceade, Kinepolis, The Village dan Planetarium. Terletak di Heysel Area dengan Stadion Heysel sebagai pusat keramaian dan Atomium sebagai symbol kota yang terletak tidak jauh dari Bruparck dan Heysel Stadium (Sekarang namanya King Baudoin Stadium).


Heysel Stadium (King Baudoin Stadium)


Stadion Heysel
Pernah Rusuh Dan Terbakar


Dibangun tahun 1930, tahun 1946 diberi nama Heysel Stadium, tahun 1985 terjadi tragedi Heysel dan direnovasi tahun 2006 dan sekarang bernama King Baudoin Stadium. Semua nama yang mengingatkan tragedi Heysel pelan pelan ditinggalkan dan ganti dengan nama baru untuk membuang sial. Tragedi Stadion Heysel terjadi pada saat Final European Cup tanggal 29 May 1985 antara Liverpool (Inggris) dan Juventus (Italy). 39 orang mati, 32 diantaranya suporter Juventus dan 600 orang luka berat dan ringan karena kerusuhan antar supporter yang menyebabkan tribun penonton runtuh. Sejak kejadian ini, stadion Heysel direnovasi dan namanya diubah menjadi King Baudouin Stadium. Hiii, katanya angker......


Atomium

Atomium



Merupakan menara symbol kota Brusell peninggalan Expo 1958. Jauh lebih tua dari umur saya tetapi tampak kinclong karena telah direnovasi tahun 2004. Terdiri dari 9 bola atom yang saling terhubung dengan diameter bola sekitar 18 meter dan bola teratas dengan ketinggian 102 meter untuk melihat panorama sekitar. Escalato menuju bola atom teratas cukup bagus dan menarik untuk dicoba. Designernya Andre Waterkeys. Semula bangunan ini hanya mau dipasang selama 6 bulan saja untuk keperluan Expo 58 (Brussel World 's Fair), tetapi karena saat itu dianggap sebagai  symbol arsitektur modern, world fair dan kota Brussel sendiri maka dipermanentkan sampai sekarang.



Mini Europe

Kayak Guliver Di
Negeri Liliput



Taman mini berisi bangunan bangunan terkenal seluruh Eropa ini terletak hanya beberapa meter saja dibawah Atomium. Mulai dari simulasi gunung Vesuvius yang meletus lengkap dngan suara gemuruhnya, tembok Berlin, gondola Venesia, menara Pisa sampai menara Eiffel semua ada miniaturenya disini. Total ada 350 bangunan miniatur dari 80 kota di seluruh Eropa. Lumayan, nggak perlu buang waktu keliling seluruh kota di Eropa sudah bisa berphoto ria di gedung gedung terkenal. Tentu saja kalau photonya kurang ahli seperti saya akan terasa aneh, misalnya photo Acropolis Athena tetapi latar belakangnya Atomium Belgia. Atau photo gedung City Hall Stockholm di Swedia backgroundnya bendera Mini Europe dan gedung dari negara lain. Baca : Bul Kibal Kibul Belgia


Oceade

Sepi
Males Main Sendiri



Pingin berenang dan main main air seperti di Gelanggng Samudra Ancol, masuk saja ke Oceade. Tidak ada yang aneh ditempat ini, meluncur di plorotan dari ketinggian juga ada, tetapi rasanya plorotan di Indonesia jauh lebih besar dan ramai dari Oceade. Memang sempat terpikir untuk mandi dulu ditempat ini karena saya berangkat dari Den Haag Belanda terlalu pagi dan belum sempat mandi. Satu jam perjalanan dengan mobil belum cukup membuat badan berkeringat apalagi udara cukup bersahabat, sekitar 17 Celcius. Jadi, buat apa buang waktu hanya untuk mandi ditempat hiburan yang tidak terlalu besar ini.


The Village

Pintu Masuk
Ngantri Tiket



Namanya saja yang artinya 'ndeso' tetapi sebenarnya cuma restaurant, cafe dan tempat belanja doang. Tidak ada sedikitpun suasana 'ndeso', semuanya bangunan baru dan rumah maka modern seperti halnya di Food Court dimanapun juga. Rumah makan Fast Food, restaurant diudara terbuka, berbagai macam cafe atau toko souvenir ada ditempat ini. Cukup saya beli secangkir kopi Starbuck untuk penghangat badan saja ditempat ini. Anak anak tidak boleh minum kopi karena mengandung cafeine, bapaknya juga saya larang karena terlalu sering minum kopi, lagipula di mobil banyak air mineral yang saya siapkan untuk perjalanan dari Den Haag ke Belgia ini.



Kinepolis

Pulang Aja
Abis Sepi Sekali



Komplek Gedung bioskop yang terdiri dari 25 cinema dan tercatat sebagai Megaplex pertama di dunia. Saking banyaknya maka semua jenis film diputar setiap harinya. Film klasik jaman baheula, film anak anak sampai film yang lagi ngetop saat ini bisa disaksikan ditempat ini. Saya kurang jelas, film diputar atau tidak kalau penontonnya cuma satu orang saja karena saya mondar mandir berkali kali ditempat ini yang saya jumpai cuma petugas tiket yang sedang menunggu calon penonton saja. Orang yang terlihat disini semuanya sama seperti saya, mondar mandir nonton gambar tetapi tidak punya pikiran untuk nonton sama sekali. Ditanggung bangkrut deh semua pengusaha Belgia kalau semua orang seperti saya.


Baca Juga :

Rabu, 01 Desember 2010

Cari Apartment Di Kuwait

Full Furnish Apartment

Pertama kali datang di Kuwait, sudah tentu semua akomodasi masih menggunakan akomodasi yang disiapkan oleh perusahaan pemberi kerja. Bisa di Guest House, Hotel atau semacamnya tergantung besar atau kecil perusahaan pemberi kerja. Tetapi tidak akan lama, paling banter sebulan kita sudah akan diusir untuk pindah ke akomodasi yang permanen. Kalau perusahaan memiliki housing camp, berarti aman karena urusan pindah akan dibantu oleh perusahaan. Tetapi kalau perusahaan tidak memiliki housing camp maka kita harus mencari sendiri rumah atau apartment yang sesuai dengan keinginan kita dan juga budget yang diberi perusahaan.


Dapur

Perasaan dan pikiran kita akan 'blank' kalau kita tidak punya kenalan untuk bersama sama mencari rumah atau apartment dan juga mencari informai rumah dan apartment yang kosong, tetapi sebulan berada di akomodasi yang disediakan perusahaan rasanya sudah cukup untuk menjelajah seluruh penjuru Kuwait untuk mencari rumah atau apartment. Masalah jadi tambah rumit karena bulan pertama kedatangan kita masih jalan kaki kemana mana dan waktu untuk mencari info rumah dan apartment kosong terbatas hanya waktu setelah pulang kerja dan weekend (Jumat dan Sabtu) saja.


Hallnya Biasanya Cukup Luas


Sebenarnya cari rumah atau apartment kosong untuk kita sewa di Kuwait tidak begitu rumit, yang sulit adalah menyesuaikan dengan budget kita. Ada banyak pilihan rumah dan apartment mulai yang Full Furnished, Semi Furnished dan Non Furnished. Jumlah kamar dan lokasi sangat menentukan sekali mahal atau tidaknya apartment. Saya tidak akan mengatakan mana yang mahal dan mana yang murah kerena penilaian seperti ini sangat relatif, kalau saya mengatakan mahal bisa jadi anda menganggap murah atau sebaliknya. Dibawah ini beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk survive pertama kali di Kuwait.


Kamarnya Cukup Mewah

  • Setiap gedung apartment atau rumah sewa selalu ada penjaganya dari berbagai macam negara (biasa dipanggil Harris). Tanya saja ada nggak yang kosong, kalau ada silahkan melihat dan kalau cocok maka anda akan diajak ke pemilik rumah atau apartment untuk tanda tangan sewa setahun dan bisa dibayar bulanan. Namanya saja penjaga rumah/apartment, jadi ada yang wajahnya angker sekali, ada yang sangat sopan dan ada juga yang cuek bebek. Nikmati saja pengalaman ketemu Satpam international semacam ini.

    Semua Perabot Baru
    Kontraknya Minimal Setahun


  • Calo rumah / apartment sangat banyak di Kuwait, kebanyakan orang Mesir atau Arab Bedouin. Tidak perlu pusing mencari calo calo ini karena kalau anda keluar masuk gedung apartment beberapa kali saja maka selalu saja ada yang memberi tahu nomor telpon calo calo semacam ini. Awas, tidak gratis. Kalau anda cocok maka anda harus bayar 50 % dari harga sewa bulanan. Misalkan harga sewa per bulan KD 350 maka biaya calonya KD 175 atau sekitar Rp 5 Juta.
  • Cari rumah / apartment melalui iklan di koran lokal. Koran lokal yang berbahasa Inggris dan banyak iklan sewa rumah / apartment adalah Arab Times. Tetapi umumnya harga sewa perbulan rumah dan apartment yang dipampangkan di koran sangat mahal dan kebanyakan luxury apartment meskipun ada juga yang tarif sewanya normal. Umumnya yang pasang iklan di koran adalah perusahaan jasa sewa menyewa rumah / apartment.

Full Furnish Apartment
Ada Perabot Usang Bisa Minta Ganti Baru

  • Cari di internet. Banyak website untuk urusan sewa menyewa rumah salah satunya adalah http://www.expatriates.com/ atau http://www.justlanded.com/. Tapi sayangnya expatriates.com sekarang ini di'ban' atau ditutup oleh pemerintah Kuwait karena sering ada yang ngawur pasang iklan jual beli Viagra, alat bantu sex dan juga jasa pijat dengan tenaga kerja yang cantik dan semlohe. Umumnya yang pasang iklan adalah perorangan alias calo juga. Jadi siapkan dana 50 % dari harga sewa bulanan rumah / apartment untuk si calo.
TV Beli Sendiri Yang Murah TV China
Merek Paling Ngetop Di Kuwait Wansa


  • Yang paling sempurna adalah kalau ada informasi dari kawan apalagi kalau kawan tadi punya kendaraan dan bersedia menolong untuk putar putar mencari rumah / apartment. Rumah / apartment kosong mudah dilihat karena selalu dipasangi baliho atau banner besar 'Apartment For Rent' lengkap dengan nomor telpon yang bisa dihubungi. Kalau beruntung, anda bisa langsung komunikasi dengan pemilik nomor telpon biasanya Harris, si penjaga apartment dengan bahasa Inggris. Tetapi seringkali 'Harris'nya hanya ngerti bahasa Arab, Urdu atau Hindi tergantung kebangsaan si Harris.

Unfurnish Apartment
Bisa Beli Lemari Plastik Sendiri


Perlu diicatat, untuk yang ingin sharing apartment (membujang di Kuwait), biasanya pemilik apartment hanya mengijinkan dua orang per apartment. Perlu negosiasi khusus kalau mau diisi lebih dari 2 orang biasanya yang dijadikan alasan adalah jumlah kamar, semakin banyak kamar maka bisa diisi banyak orang. Katakan diawal jumlah penghuni yang nanti akan menempati, terutama kalau anda bawa anak anak yang masih suka lari kesana kemari. Lebih baik kita sampaikan diawal daripada nanti jadi masalah kalau penghuni lain merasa terganggu dan selalu komplain ke pemilik rumah / apartment.


Unfurnish Apartment
Bisa Ngisi Sendiri Dengan Kursi Arab


Tarif sewa apartment sangat bervariasi mulai yang termurah KD 35 (sekitar Rp 1000.000) per kepala pokoknya asal bisa tidur rame rame di apartment model barak tentara sampai yang full furnished dan luxury apartment seharga KD 1500 perbulan semuanya tinggal pilih. Untuk rumah (di Kuwait namanya Villa) umumny disewakan per lantai dan lantai dasar sedikit lebih mahal dibanding lantai atas. Taripnya juga bervariasi mulai dari KD 300 (Rp 9 Juta) per lantai sampai KD 3000 (sekitar Rp 90 Juta) per bulan semuanya ada, tinggal pilih dan sesuaikan dengan budget masing masing.


Baca Juga :

Jumat, 26 November 2010

Yang Gratis Dan Murah Di Kuwait

The Avenue Mall

Saat tulisan ini saya buat, Indonesia lagi geger masalah Sumiati yang digebuki di Saudi Arabia, geger juga katanya Pemerintah Tidak Melakukan Perlindungan Tenaga Kerja di Timur Tengah dan segala macam sumpah serapah terhadap performance pemerintah dan kelakuan orang Arab yang katanya brutal dan tidak manusiawi. Saya sampaikan juga kita disini baik baik saja. Indonesia juga punya Robot Gedek, Babe, Sumanto, Ryan dan lain lain yang suka membunuh orang. Dimanapun manusia sama saja, baik yang Arab, Indonesia, China, Eropa dan lain lain selalu ada yang baik dan ada pula beberapa 'makhluk' yang tidak berperi kemanusiaan.



Nah dibawah ini, saya uraikan yang baik baik saja di Kuwait. Kan enak membicarakan yang 99 % daripada mengulas 'makhluk' yang cuma 1 %. Yang saya bicarakan adalah yang Serba Gratis dan Murah di Kuwait. Membicarakan yang Gratisan biasanya langsung banyak yang senang, paling tidak kalau judul tulisan ada kata 'Gratis' langsung pengunjung blog ini langsung melonjak tajam. Tidak semuanya 100 % gratis tetapi kalau dibandingkan negeri tercinta kita Indonesia, jelas akan membuat Sumiati Sumiati yang lain akan tergoda datang ke Timur Tengah, khususnya Kuwait karena di negeri sendiri hampir semua serba bayar. Diantara yang Gratis dan Murah Di Kuwait adalah sbb :
  • Pajak Penghasilan :  Di Kuwait belum mengenal pajak penghasilan. Konsepnya sangat simpel, 'mau dapat uang ya harus kerja atau memberi jasa bukan mengutip kesana kemari'. Itulah sebabnya kenapa banyak Sumiati Sumiati yang berduyun duyun datang ke Middle East.
  • Harga Mobil Hanya 40 % Dari Harga Mobil di Indonesia :  Yang ini No Comment saja kenapa bisa semurah ini. Mungkin bea masuk mobil import di Indonesia terlalu tinggi. Tetapi kenapa yang assembling Indonesia juga tinggi ya. Baca : Harga Mobil di Kuwait. Mobil bekas lebih hancur lagi harganya. Bisa dilihat di : Q8Showroom atau Q8Car. Yang baik dan mobilnya dishodaqohkan juga ada, Baca : Dapat Shodaqoh Mobil
  • Tilpun Gratis :  Tilpun rumah (bukan telpon seluler) sampai saat ini juga masih gratis untuk bertelpon ria lokal. Sebenarnya tidak 100 % gratis, karena pada saat anda mengajukan pemasangan maka anda harus bayar KD 25, tapi nggak apa apa, hitung hitung sebagai pengganti harga unit telepon yang dipasang dirumah kita.
  • Listrik Gratis :  Kurang jelas sebenarnya listrik bayar atau tidak karena Rumah atau apartement di Kuwait banyak yang tidak terlihat meteran listriknya seperti di Indonesia. Dan kita sebagai expatriate tahunya cuma pakai saja karena kita cuma penyewa rumah. Rasanya sewa rumah / apartment sudah termasuk listrik dan air. Kalau ada meteran listrik, kebanyakan berdebu dan tidak bisa dibaca karena tidak ada petugas yang menengok secara rutin sebulan sekali. Listrik tidak dibatasi seperti di Indonesia, jadi kita bisa beli dan pakai alat elektronik yang 'watt'nya besar sekali misal Pemanas Ruangan, TV besar, Kulkas besar dan berbagai macam elektronik yang kira kira kalau dinyalakan semua di Indonesia maka satu kecamatan akan njeglek semua. Kemungkinan seperti tilpun, hanya bayar biaya pemasangan saja.
  • Air Gratis :  Sama dengan listrik, meteran air dirumah rumah juga sulit ditemukan. Beberapa rumah memang ada meteran airnya, contohnya adalah rumah saya tetapi bertahun tahun saya tinggali belum pernah saya ketemu petugas pencatat meteran air. Tahun lalu, dikoran sempat ramai membahas usulan anggota parlement agar air dan listrik dikenai biaya. Tetapi oposisi menolak mentah mentah dengan jawaban singkat dan tegas "Berapa orang asing lagi akan didatangkan ke Kuwait hanya untuk mencatat meteran air dan listrik ?". Setelah itu sepi kembali sampai sekarang.
  • Kesehatan Hampir Gratis :  Pada saat pertama kali datang di Kuwait dan membuat residency permit dan civil ID, biaya pembuatan sudah termasuk health insurance. Ternyata health insurance ini bisa dipakai untuk semua rumah sakit pemerintah. Seorang kawan yang pernah mencoba Health Insurancenya di RS Pemerintah ternyata hanya dikenai biaya KD 1.5 (sekitar Rp 45.000) saja untuk melahirkan (persalinan) anak. Rumah sakit swasta sudah tentu tidak gratis. Karyawan perusahaan besar umumnya memiliki rumah sakit sendiri untuk karyawannya yang tentu saja gratis.
  • Jalan Tol Gratis :  Jalan raya (highway) di Kuwait sangat mulus dan jauh lebih lebar dan mulus dibanding jalan tol di Indonesia. Mungkin kalau di Indonesia akan diberi nama 'Jalan Tol Executive' atau 'Jalan Tol Business Class'. Di Kuwait, semuanya gratis, tidak ada gardu pungutan dan kendaraan bisa melaju dengan kecepatan yang diijinkan 120 Km/jam, kenyataannya banyak yang melaju diatas 160 Km/jam.
  • Parkir Gratis :  Parkir umumnya gratis, yang bayar hanya dibeberapa tempat saja seperti airport dan tempat parkir khusus. Mall besar seperti Avenue Mall, Marina Mall dan lain lain juga masih gratis pada saat tulisan ini dibuat. Tetapi ditempat lain tinggal surukkan saja mobil dimanapun juga dan jangan kaget kalau mobil anda nanti tidak bisa keluar karena terhalang oleh mobil lain yang tahu tahu parkir menutupi dibelakang mobil anda.
  • Pak Ogah Gratis :  Tidak ada Pak Ogah atau polisi Gopek yang mengatur lalu lintas kalau kita mau putar arah atau menyebrang jalan ramai. Cukup beri kode dengan tangan atau dengan lima jari dikuncupkan maka semua mobil akan berhenti mempersilahkan kita lewat.
  • Tidak Ada Pungutan Di Airport :  Beda dengan Airport Cengkareng, di Kuwait sama sekali tidak dijumpai desk/loket Airport Tax, Fiskal, loket khusus TKI atau loket tempat bayar Bea Impor Barang Bawaan seperti yang akan diberlakukan tahun 2011 nanti. Bersih, saking bersihnya loket saja tidak ada. Baca :  Mulai 2011 Barang Bawaan Dikenai Bea Impor dan Sekilas Kuwait Airport
Sebagai penggemar berat 'Yang Serba Gratis', terus terang saya masih belum puas dengan semua item diatas. Saya masih ingin lebih banyak lagi Gratisan di Kuwait ini.

Baca Juga :