Minggu, 28 Oktober 2012

Gypsy Dan Goyang Gangnam Style

Aku, Ruud Hilbrand Dan Kucing
Didepan Caravan Tempat Aku Menginap

Seniman memang sering nyleneh dan terkadang daya kreatifitasnya diluar nalar orang normal. Di Belanda saya pernah menginap di rumah salah seorang seniman nyentrik bernama Ruud Hilbrands. Rumahnya, secara sepintas tidak ada bedanya dengan rumah Maestro Pelukis Affandi di Yogyakarta. 

Rungkut Dan Dipinggir Kali
Nggak Terlalu Beda Dengan
Rumah Affandi

Kalau rumah Affandi saat ini dijadikan museum, maka rumah si Ruud ini terbuka untuk semua orang untuk mencoba merasakan gaya hidupnya. Rumah Affandi terletak dipinggir kali Code, sedangkan rumah si Ruud terletak dipinggir sungai Rhine. Kalau anda punya GPS, lokasinya adalah N 51" 58.946' E 005" 53.840', kira kira 100 Km dari Amsterdam, tepatnya di Arnhem, wilayah Gelderland.

Didepan Rumah Ruud

Yang menarik, sanggarnya yang disebut Tuscan Watervilla dan bernama Drijfpaleis (Istana Mengambang) dibuatnya sendiri selama bertahun tahun. Kebanyakan bahan yang digunakan terbuat dari barang bekas. Caravan butut disulap jadi kamar  ala Gypsy yang sering kita lihat di film film. Kapal rusak dibeli dan dijadikan kamar kamar  yang unik, antik, aneh sekaligus menarik. Mobil rongsokan juga disulap sebagai hiasan penyambut tamu. Pecahan keramik dijadikan ornamen dinding dan lantai. Masing masing kamar dan sudut sudut tertentu diberi nama yang unik seperti layaknya hotel bintang 5. Misal : Nelson Mandela Bridge.

Gangnam Style Dari Radio Jadul
Lemarinya Dari Kompor Gas

Soal interior, wow benar benar unik dan tiada duanya. Ada kamar yang dinding sampai langit langit kamarnya dipenuhi lukisan dengan warna merah menyala. Lebih unik lagi, tempat tidurnya ada yang terbuat dari kayu bekas bongkaran bangunan dan digantung dilangit langit menggunakan rantai. Kira kira kalau tidur seperti diayun ayun seperti layaknya ayunan bayi raksasa. Semua lantai dan dinding penuh warna warni ngejreng dan norak terbuat dari remukan keramik. Entah bekas bongkaran rumah atau keramik baru yang dipecah pecah saya kurang tahu. Yang jelas dicampur juga dengan kelereng dan kaca yang didesign sedemikian rupa dengan motif ikan sampai lingkaran lingkaran abstrak yang aneh dan tidak saya ketahui apa maksudnya.

Full WIFI - Pengunjung Menuntut Agar
Bisa Update Status FB Langsung

Saya tinggal di salah satu Caravan bernama Tamini, kira kira seluas VW Combi. Tempat tidur cuma bisa untuk berdua saja. Kompor gas bekas disulap jadi meja serbaguna sekaligus tempat kulkas dan beberapa laci tempat menyimpan makanan.. Ada dua buah kursi  yang saling berhadap hadapan dengan meja kecil yang bisa dilipat dengan heater pemanas ruangan kecil dibawahnya.. 

Lantai Mozaik
Pecahan Keramik Dan Beling

Meskipun berupa Caravan ternyata dilengkapi juga dengan Wifi yang cukup cepat. Katanya Wifi didalam caravan merupakan tuntutan tamu jaman sekarang yang ingin bisa segera update status facebook kalau berkunjung dan tinggal di rumahnya.

Siap Siap Bobok
Interior Bagian Dalam Caravan

Selain warna warni interior yang 'ngejreng', yang menarik lainnya adalah radio kuno yang tersedia diatas meja. Bentuk radio boleh saja kuno, tetapi lagu yang terdengar ternyata lagu ngetop saat ini, yaitu "Gangnam Style". Inilah Caravan dengan cita rasa Gypsy tetapi suasana abad ini, yaitu bisa bergoyang ala Gangnam Style. 

Sarapan Pagi
Dibawah Pohon

"Mas... mas, seandainya saja Caravan ini tidak ada rodanya, tentu tidak akan ikut bergerak gerak ya kalau kamu terlalu lasak dan banyak gerak seperti ini ?". 
"Iya dik, gimana kalau kita pindah diluar saja biar Caravannya tidak bergerak".
"Hooh... Hooh...... Ayo mas....."


Caravan Berhantu
Kalau Malam Bergoyang Goyang

Klenting Merah Bawa Handuk
Siap Siap Mandi Di Kali Rhine

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.