Minggu, 30 Agustus 2015

Mbalon Di Cappadocia Turkey

Pegang Balon Cappadocia
Di Surabaya Bahaya Kalau Suka Pegang Pegang Balon


'Mbalon' itu bahasa 'Suroboyoan' yang sering diucapkan arek arek Suroboyo dan mempunyai arti yang sangat negatif. 'Duwik gak patheken kok atene mbalon seh cak' artinya 'nggak punya duit kok mau ke tempat pelacuran sih mas'. Yah benar, Balon itu memang artinya pelacur kalau di Surabaya. Tapi di Cappadocia, Turkey, balon itu artinya lain meskipun sama sama bisa dinaiki. Naik Balon di Cappadocia itu lebih menyenangkan dan meriah karena satu Balon bisa dinaiki 16 orang sekaligus baik pria dan wanita.


Tiket Balon Cappadocia
Baca Teliti Nama Pilotnya Dan Naik Ke Mobil
Sesuai Dengan Nama Pilot Di Kaca Depan


Untuk bisa menaiki Balon Cappadocia Turkey harus merogoh kocek yang cukup dalam (bahasa modernnya nggesek kartu kredit). Nggak tanggung tanggung EUR 160 per orang atau sekitar Rp 2.5 Juta sekali naik. Kalau yang naik 16 orang saja berarti sekali terbang pendapatan kotor si 'mucikari' pemilik balon sekitar Rp 40 Juta. Balon balon ini hanya bisa dinaiki pagi hari saja saat temperatur udara masih cukup dingin sambil menikmati matahari terbit.


Keranjang Dan Balon Siap Ditarik
Dan Dibawa Ke Lapangan


Untuk bisa naik balon, booking cukup melalui resepsionis hotel saja. Mereka akan mengatur operator dan jenis balon sesuai yang anda inginkan karena ada juga balon yang sangat besar sekali dengan keranjang yang bisa dinaiki 48 penumpang. Saya sih nggak mau naik balon raksasa ini karena terlalu lama nunggu seluruh penumpang lain naik atau turun keranjang balon. 


Kantor Pemasaran Balon
Sangat Ramai Dan Gaduh Sekitar Jam 4 Pagi


Pagi Hari sekitar jam 4 pagi semua penumpang dijemput dari hotel hotel dan langsung dibawa ke kantor pemasaran. Suasana di kantor cukup gaduh dan macam macam, ada yang masih ngantuk begitu duduk langsung tidur kembali. Ada juga yang nggak sempat dandan dan masih pakai piyama atau pakaian tidur. Ada juga yang langsung cari air putih dan saya kira untuk diminum, tetapi ternyata buat kumur kumur karena nggak sempat gosok gigi. Heboh tetapi ditempat inilah seluruh calon penumpang mendapat briefing keselamatan dan tata cara naik dan turun keranjang.


Gaduh Saat Menunggu Di Berangkatkan
Ke Tempat Peluncuran Balon


Begitu briefing keselamatan selesai, seluruh penumpang menuju mobil mobil yang telah menunggu. Nggak usah bingung, baca saja nama pilot yang tertulis di kaca depan mobil. Nama pilot ini didistribusikan bersama sama tiket saat daftar ulang sebelumnya. Begitu mobil penuh, langsung kita dibawa ke lapangan tempat balon balon siap diterbangkan. Masih gelap gulita, tetapi pemandangan sangat menarik saat api api mulai menyembur dan memanasi balon.


Sopit Dan Pilot Menunggu Mobil Yang Akan
Membawa Ke Lapangan. Perhatikan
Nama Pilot Yang Tertulis Di Kaca Depan Mobil

Yang paling mendebarkan adalah saat pendaratan balon. Mendaratnya bukan diatas tanah langsung tetapi keranjang didaratkan diatas truk trailer. Sebelum keranjang menyentuh trailer, semua penumpang diminta jongkok didalam keranjang dan berpegangan kuat. Kalau angin sangat kuat, keranjang bisa terguling dan terseret angin. Perhatikan posisi penumpang didalam keranjang saat pendaratan seperti photo dibagian bawah tulisan ini. 

Empat Buah Alat Semacam Kompor Gas Raksasa
Menyemburkan Api Dan Membawa Balon
Ke Angkasa Sampai Ketinggian 900 Meter


Kalau pakai rok akan lebih mendebarkan lagi, semua crewnya  cowok dan brewokan semua. Kayaknya mereka sudah terbiasa menolong penumpang saat naik turun keranjang. Ada yang pegang tangan dengan lembut dan ada juga yang pegang bokong penumpang dengan sentuhan aduhai. Asyik, orang Turkey banyak yang ngganteng ngganteng. Yang paling ngganteng sendiri kayaknya tertegun melihat sekelebat celana dalam penumpang dari China yang pakai rok mini saat turun dari keranjang dan trailer.



Tabung Gas Ada 5 Buah
Untuk Penerbangan Sekitar 2 Jam



Kesibukan Pilot Mengendalikan Semburan Api
Lumayan Panas Saat Api Menyembur



Pemandangan Di Tempat Peluncuran Balon


Saat Melintasi Balon Yang Baru Saja
Dikembangkan


Diatas Keranjang Terbang Dari
Ketinggian 900 Meter


Turun Dari ketinggian 900 Meter dan
Siap Melakukan Pendaratan


Ngeri Lihat Prosedur Pendaratan
Untung Nggak Ada Angin Besar Sehingga
Pendaratan Seperti Ini Tidak Terjadi


Keranjangnya Tinggi Dan Tidak Ada Pintunya
Semua Harus Naik, Bahaya Bagi Yang Pakai Rok
Pakailah Celana Panjang Kalau Naik Balon


Baca Juga :
Blogger Tricks

Sabtu, 22 Agustus 2015

Melihat Cara Orang Inggris Marah

Kalau Kasur Udah Dilempar Kejalan Artinya
Tidur Sana Dirumah Bini Muda Elo
Jangan Pulang Lagi

Seperti biasa, pagi hari saya selalu jalan jalan keliling sekitar rumah saya di Portsmouth. Sambil berolah raga sekaligus menikmati pemandangan dan menghirup udara segar. Tapi ada sesuatu yang agak janggal kali ini. Tetangga saya terdengar teriak teriak dengan bahasa Inggris level Dewa, caci maki dan sumpah serapah nggak karu karuan sambil ditonton beberapa orang tetangga yang lain. Seorang lelaki berteriak teriak dibawah minta dibukain pintu. Si cewek di lantai atas cuma melongok kebawah dari jendela dan ngotot nggak mau bukain pintu. Si cowok semalaman mabuk mabukan dengan teman temannya, si cewek nggak percaya dan curiga cowoknya tidur dirumah Katty. Tetapi agak siang dikit saat saya melintas kembali didepan rumah tersebut, pemandangan sudah berubah total. Kayaknya 'Perang Besar' telah berakhir. Kasur dan semua harta benda sudah dilempar kejalan semuanya. Entah siapa yang melemparkan keluar, bisa jadi salah satu dari kedua pasangan tersebut atau bahkan pemilik rumah sebenarnya yang merasa terganggu karena penyewanya 'Perang Bubat'.


Saking Jengkelnya Setiap Hari Depan Rumahnya
Dijadikan Tempat Timbunan Sampah
Lokasi : London


Marahnya orang Inggris kayaknya nggak ada yang bermutu sama sekali. Yang sering saya perhatikan baik di kota London, Portsmouth, atau kota kota kecil disekitarnya paling banter cuma urusan sampah. Seringkali ada yang merasa terganggu karena tiba tiba didepan pintu rumah atau tokonya teronggok banyak sekali tumpukan sampah. Saya heran juga, kenapa sampah tidak ditaruh di halaman rumah/tokonya sendiri tetapi dititipkan di halaman rumah tetangganya. Barangkali karena truk sampah tidak bisa menjangkau rumahnya atau truk sampah terlambat mengambil sampah maka sampah miliknya disingkirkan ke rumah tetangga supaya rumahnya sendiri selalu terlihat bersih dan rapi.


Yang Ini Tanda Larangan Dari Pak Lurah London
Tetap Bandel - Nimbun Sampahnya Sekarang
Bergeser 20 meter


Lebih nggak bermutu lagi kalau orang Inggris marah marah urusan Tai Anjing. Udah nggak kehitung lagi berapa kali saya menyaksikan bule nginjak tai anjing saat jalan jalan di taman atau di trotoar. Meskipun dimana mana terpampang jelas berbagai macam pengumuman larangan kencing dan buang kotoran sembarangan, termasuk juga anjuran untuk mengambil kotoran dan membuangnya ditempat sampah khusus tai anjing, tetapi tetap saja banyak yang tidak mematuhi. Atau barangkali, tanda larangan tersebut bukan diperuntukkan bagi pemilik anjing tetapi untuk si anjing sendiri. Sayangnya, anjing di Inggris semuanya buta huruf, nggak bisa baca dan tulis apalagi baca tanda larangan.


Ini Di Victoria London
Kalau Truk Sampah Terlambat Datang
Tumpukan Sampah Memang Bikin Orang Marah Marah



Cerdas - Sampah Ditaruh Di Perempatan Jalan Di London
Nggak Ada Yang Mau Depan Tokonya Jadi
Tempat Sampah - Perempatan Jalanlah Solusinya

Tolong Sampaikan Ke Anjingmu
Jangan Berak Didepan Pintu Rumahku


Jelas Dan Tegas - Lokasi Portsmouth
Bersihkan Kotoran Anjingmu


Sayang Anjing Nggak Bisa Membaca
Lokasi : Victoria Park Portsmouth


Anjing Kalau Buang Hajat Harusnya Didalam
Kotak Ini - Lokasi Portsmouth



Pemilik Toko Ini Selalu Marah Tiap Pagi Hari
Kalau Didepan Tokonya Ada Selimut
Milik Gelandangan - Biasanya Ditendang Sampai Jalan Raya

Baca Juga :


Senin, 17 Agustus 2015

Team Rescue Selime Cathedral, Turkey

Selime Cathedral - Central Anatolia Turkey

Cappadocia Turkey adalah gudangnya gereja / cathedral, chappel dan monestary yang cukup unik karena berbentuk gua hasil karya manusia jaman baheula. Ada yang diatas gunung dan ada juga yang jauh dibawah tanah. Mulai dari chappel kecil, cathedral besar dan juga ruang ruang kelas berbagai macam ukuran dan juga tempat tinggal semacam barak asrama semua tersebar berdekatan di area yang luasnya sekitar 300 Km persegi. Tidak kurang dari 100an gereja batu yang dipahat tangan besar dan kecil dan 10.000an  gua dengan berbagai macam fungsi ada di lokasi ini.  Wilayah ini terkenal sebagai kawah candradimukanya umat kristen dalam hal pendidikan agama sejak lebih dari 1700 tahun lalu dan juga tempat persembunyian dari serangan bangsa Mongols.

Gerejanya Diatas Gunung


Salah satu konstruksi Gua kuno buatan manusia yang menyatu dengan alam, khususnya hasil karya umat Kristen Orthodox pertama saat jaman masih susah susahnya menyebarkan agama bisa ditemukan disini. Lokasinya tidak begitu jauh dari Ihlara Valley, atau sekitar satu jam perjalanan darat dengan mobil dari Goreme. Yang cukup terkenal dan per tahun dikunjungii 300.000an turis namanya Selime Cathedral. Jangan membayangkan cathedral besar ini seperti yang anda saksikan di kota kota anda. Gereja ini diatas gunung dan didalam gua seperti yang anda saksikan dalam film film cartoon Pak Flinstone.


Ini Sebenarnya Jalan Air
Gembira Setelah Tali Dilepas Dari Pinggang


Saya tidak akan menceritakan tentang isi Cathedral tersebut karena memang saat ini nggak ada isinya. Lukisan lukisan didindingpun sudah pudar dan nyaris nggak terlihat kembali. Artefact artefact yang ditemukan juga sudah dipindahkan ke museum. Yang akan saya ceritakan adalah jalan menuju ke cathedral yang jauh diatas gunung saja. Untuk menuju ke atas, tidak ada jalan sama sekali yang nyaman dilalui. Yang ada cuma bekas jalan air yang tidak rata. Kita tahu jalan air tersebut menuju keatas hanya karena ada tanda panah merah yang ditempel didinding tebing saja. Mau turun, tinggal mengikuti tanda panah biru. 


Badan Saya Gemuk Dan Nyangkut
Di Jalan Ini. Ada Yang Ndorong,
Ada Yang Narik Dengan Tali
Ada Yang Melumasi Oli

Karena jalannya menanjak sangat tajam dan terkadang harus loncat kekiri dan kekanan, maka ditempat ini banyak ngumpul Tukang Dorong. Siapa lagi kalau bukan anak anak muda setempat berseragam merah. Mereka siap mendorong atau menarik pengunjung yang mogok ditengah jalan dengan upah sekedarnya. Perlengkapannya seutas tali yang akan dilemparkan ke kita apabila perlu bantuan. Karena badan saya cukup lebar dan sangat ngepas lebar selokan, maka diperlukan 3 orang untuk mendorong dan menarik dengan tali sampai keatas.


Selokan Air Ini Adalah Jalan
Utama Untuk Naik


Turunnya lebih rumit lagi karena umumnya pengunjung pada takut kepleset jatuh. Saat naik nyaman nyaman saja karena tidak melihat kebelakang. Tapi saat turun, wow ngeri karena  ternyata curam sekali.  Akhirnya, nggak ada pilihan lain kecuali harus bayar pak Ogah yang baju merah tadi. Tali segera dilemparkan dan diikatkan kepinggang. Dua orang mengulur tali dari atas dan satu orang menjaga didepan sampai kita berada ditempat yang aman. Cukup sekali saja saya berkunjung ketempat ini. Dibayar mahalpun nggak akan mau lagi saya naik keatas. Kapok, entah berapa kali bokong saya didorong dorong anak anak muda tersebut karena kejepit tebing.


Ditempat Ini Bisa Memandang Jauh Keluar
Udaranya Sejuk Bikin Ngantuk


Nah Lorong Ini Agak Luas
Nggak Bakalan Kejepit Disini


Byuh, Kalau Hujan Selokan Ini
Penuh Air Gimana Ya Naiknya


Istirahat Dulu Di Chappel Kecil


Banyak Sekali Ruangan Besar Kecil
Ini Bukan Sembarang Gua, Tetapi Gereja Kuno


Ini Salah Satu Bagian Gereja Yang Benar Benar
Mudah Dikenali Sebagai Gereja
Lukisan Dinding Sudah Tidak Terlihat Lagi


Siap Siap Pulang
Pegel Linu Naik Turun Gunung



Baca Juga :

Jumat, 14 Agustus 2015

Hak Cipta Warung Lesehan Di Ihlara, Turkey

IHLARA AMIGOS CAFE
Amigos Itu Singkatan Agak Minggir Got Sedikit
Lokasi Di Ihlara, Aksaray Turkey

Indonesia itu luar biasa kaya raya, baik alam maupun jenis makanannya. Setiap daerah memiliki berbagai macam makanan khas. Contohnya Soto, ada Soto Betawi, Soto Madura, Soto Medan, Sroto Banyumas, Soto Minang dan lain lain. Belum jenis makanan yang lain apalagi makanan kecil seperti jajanan pasar atau apapun jenis makanan berat dan ringan. Minuman juga banyak sekali variasinya, mulai es campur, es cendol, es dawet dan lain lain.. Sudah saya jelajahi lebih dari 30an negara, hanya Indonesialah yang terbanyak jenis makanannya dan minumannya. Negara lain yang juga cukup banyak jenisnya adalah India , China.dan Thailand tapi tidak sebanyak Indonesia.


Tata Cara Sama Saja Dengan Warung Lesehan
Di Indonesia, Makanannya Saja Yang
Nggak Banyak Pilihan

Di Turkey, yang namanya restaurant atau warung makan rasanya garing sekali. Pilihan makanan nggak terlalu banyak. Nggak ada warung makanan sekelas Rumah Makan Padang dimana sekali mengeluarkan makanan, puluhan piring berbagai jenis makanan tersaji serentak dimeja semuanya. Menu minuman cuma ada juice buah, minuman kaleng dan air putih  saja. Hanya di Ihlara Valley Turkey saya  menikmati Burger di Warung Lesehan. Pengalaman luar biasa yang belum pernah saya alami di negara manapun sebelumnya. Bayangkan, duduk berjam jam di Warung Lesehan hanya menghadapi sebiji burger dan juice jeruk.


Yang Saya Suka, Juice Jeruknya Asli
Langsung Diperas Dan Disajikan Ke Pemesan
Hati Hati Dituntut Orang Indonesia
Meniru Cara Jualan Ala Indonesia

Mungkin melihat photo photo diatas anda heran. Di Turkey kok ada Warung Lesehan mirip di Indonesia ?. Jangan jangan orang Indonesia meniru Turkey ?. Atau sebaliknya orang Turkey yang meniru Indonesia ?. Nggak perlu anda ribut mempermasalahkan siapa pemegang hak cipta Warung Lesehan. Lupakan kejadian beberapa tahun lalu saat heboh dengan Malaysia tentang hak cipta Tari Tarian, Batik, Makanan atau Lagu Daerah asli Indonesia yang juga bisa kita nikmati di  negara tetangga tersebut. 


Kalau Di Indonesia Warung Warung Berderet
Seperti Ini Jualnya Macam Macam
Di Turkey Pilihan Menu Nggak Banyak

Di Turkey juga banyak hal hal yang mirip dengan di Indonesia. Lihat saja Warung Lesehan pada photo photo dibawah dan nilai sendiri berapa persen kemiripannya. Jangankan di Turkey, di Inggrispun banyak juga Warung Warung Tenda dan Warung Emperan. Silahkan menuntut Hak Cipta kalau merasa Warung Lesehan  dan tata caranya adalah trade mark bangsa Indonesia. Sudah saatnya heboh tentang Hak Cipta kita lebarkan ke Turkey setelah bertahun tahun meributkannya dengan Malaysia tanpa hasil.


Gubuk Gubuk Lesehan Menjorok Ke Sungai
Ini Namanya AMIGOS (Agak Minggir Got Sedikit)
Di Indonesia Banyak

Di Inggris  malah banyak sekali warung warung tenda dan PKL yang nempel  toko kayak di Indonesia. Di Belanda juga sama saja, silahkan lihat pada link dibagian bawah tulisan ini. Warung Tenda, Warung Lesehan atau biasa disebut juga Cafe cafe  AMIGOS  (Agak Minggir GoSedikit) memang ada di negara manapun. Buang Sampah Ke Sungai dari atas Warung Lesehan juga bukan monopoli orang Indonesia. Orang Turkey juga melakukan hal yang sama. Apalagi orang Inggris, joroknya bukan main soal buang sampah. (Baca : Inggris Kemproh Dan Jorok)

Pedagang Lesehan, Asongan Semua Ada
Cara Jualan Asongan Dan Lesehan Hak Cipta Siapa ?


Kalau Di Indonesia Gurami Bakar, Pecel Lele Dll
Di Turkey Cuma Sandwitch, Burger Dan Kebab
Warung Kayak Gini Hak Cipta Indonesiakah ?


Photo Ini Asli Di Turkey Bukan Di Alas Roban
Atau Hasil Olahan Photoshop
Lokasi Didasar Ngarai Ihlara


Hanya Di Turkey Saya Makan Burger Lesehan
Mana Ada Di Indonesia Warung Burger
Dan Sandwitch Lesehan


Ini Bukan Warung Lesehan Diatas Empang Ikan
Tapi Di Sungai Di Ihlara, Guzelyurt

Ini Rumah Makan Biasa Di Ihlara, Guzelyurt Aksaray
Menunya Nggak Banyak, paling Kebab
Ikan Dan Ayam Bakar Saja


Baca Juga :

Senin, 10 Agustus 2015

Ihlara - Ngarai Sianoknya Turkye

Menuju Pintu Masuk Taman Wisata Ihlara Valley
Pedagang Berjajar Jajar Di Trotoar
Nggak Ada Penjual Kacang - Nggak Ada Monyet Sih


Anda tentu sudah sering mendengar atau malah sudah pernah mengunjungi Taman Panorama dengan pemandangan Ngarai Sianok di Bukittinggi, Sumatra Barat. Gimana kesan anda tentang tempat wisata tersebut ?. Saya dulu sering wisata ke tempat tersebut karena kebetulan  saya tinggal di Riau. Kalau nggak di kota Duri, Minas pasti Rumbai. Pokoknya muter  muter di tiga kota tersebut. Kesan saya tentang Taman Panorama dan Ngarai Sianok saat itu 'Biasa Biasa Saja', 'nggak ada yang istimewa' dan cenderung negatif terutama pedagang kaki limanya yang semau gue, berantakan dan sepertinya susah diatur.


Nggak Ada Juga Penjual Kaos Atau Pakaian
Mending Di Bukittinggi Ada Kaos Dan Topi
Bertuliskan Ngarai Sianok Atau Bukittinggi


Setelah saya meninggalkan Indonesia dan punya kesempatan menjelajah berbagai negara, saya baru tersadar ternyata tempat tempat wisata alam di Indonesia jauh lebih baik, banyak dan pemandangan alamnya luar biasa indah. Sebagai contoh, mari saya ajak anda jalan jalan ke Ihlara Valley (Ihlara Vadisi). Orang Minang mungkin akan memberi nama Ngarai Ihlara. Ya nggak apa apa karena memang mirip sekali dengan Ngarai Sianok. Letak Ngarai Ihlara ini di propinsi Aksaray, sekitar satu jam dari Goreme dengan menggunakan mobil.


Tangga Turun Ke Dasar Ngarai Ihlara
Sangat Curam Tapi Nyaman
Sekali Turun Pantang Balik Keatas Lagi


Didepan pintu gerbang masuk, saya langsung teringat tempat tempat wisata di Indonesia. Berjajar jajar pedagang ramai menjajakan segala macam dagangan khususnya makanan. Kayaknya sih seperti kacang kacangan untuk bekal perjalanan menyusuri Ngarai Ihlara. Dibanding Ngarai Sianok, pedagang Ihlara terasa kurang agresif, variatif atau kurang lengkap. Nggak ada pedagang yang menjual kacang rebus buat monyet karena memang nggak ada monyet sama sekali di Ihlara. Nggak ada juga yang jual pakaian dengan tulisan 'Bukittinggi'  atau 'Ihlara' dibagian dada. Atau topi dengan tulisan 'Ngarai Sianok' atau semacamnya. Garing....


Maju Terus 4 Km
Balik Lagi Terlalu Tinggi Dan Bisa Pingsan


Tapi bagusnya, kita bisa turun ke dasar ngarai melalui tangga kayu yang sangat curam. Rasanya nggak ada tantangan sama sekali karena turunnya lewat tangga kayu yang cukup bagus. Kalau ditempat wisata manapun di Indonesia, baik naik ataupun turun semuanya lewat tangga batu dan terkadang cukup licin, bergoyang dan meningkatkan adrenalin..


Nyampai Di Dasar Ngarai Bisa Istirahat
Dari Tempat Istirahat Ini Perjalanan
Masih 4 Km Lagi - Ada Helikopter Nggak Ya ?

Didasar ngarai, perjalanan relatif santai karena jalan tanah yang kita lalui cukup datar dan mengikuti sungai kecil disebelah kanan. Bukittinggi jauh lebih hijau dan menarik karena air sungainya bening dan mengalir cukup deras diantara batu batu cadas. Di Ihlara, air sungai agak hijau dan nyaris nggak ada batu besar ditengah sungai yang membuat aliran air bergemericik.



Pelajari Peta Dan Ikuti Jalan Setapak
Pastikan Sungai Selalu Disebelah Kanan

Celakanya, begitu nyampai didasar ngarai, rasanya nggak mungkin balik lagi keatas. Mendaki tangga untuk kembali ke pintu gerbang semula rasanya nggak mungkin bisa nyampai. Kalau mau nekat, berarti harus mendaki tangga yang sangat curam dan siap untuk pingsan ditengajh jalan. Entah berapa meter ketinggiannya, kalau maju terus berarti harus jalan kaki 4 Km menyusuri sungai di lokasi yang belum pernah sama sekali kita lewati. Kesasar tanggung jawab masing masing.



Jalan Sendiri Sendiri 4 Km
Nggak Ada Yang Bisa Ditanya
Pokoknya Ikuti Aliran Sungai



Suebel pol, 
"Siapa sih ngajak jalan ke sini ?", 
"Siapa lagi kalau bukan bapakmu !!!". 
"Kayak nggak ada tempat wisata lain saja, di Indonesia kan banyak"
"Enak aja nyalahin, Nggak ada yang nyuruh kalian turun ke ngarai !!!"



Ninggal Tapi Nengok Kebelakang Terus
Rupanya Takut Ninggal Jauh Trio Kwek Kwek


Parah, Si Bapak dikeroyok anak dan emak. Satu lawan tiga, Cuek dan pringas pringis tahu tahu  ninggal dan jalan sendiri didepan. Kayaknya pengalaman sekali menjinakkan Trio Kwek Kwek bawel yang mogok nggak mau maju 4 Km dan juga nggak mau mundur naik gunung kembali.. Cukup ditinggal begitu saja dan terpaksa si Trio Kwek Kwek mengikuti dari belakang.  



Istirahat Ditempat Teduh
Lupa Bawa Minum Pula
Kesempatan Nyalahin Bapaknya Lagi



Ketemu Turis Italia
Lumayan Ada Teman Ngobrol Sepanjang Jalan
Pernah Kerja Di Indonesia Dan Pernah Ke Bukittinggi


Lumayan Nih Bisa Ketemu Batu
Besar Dan Suara Gemericik Air



Akhirnya Nemu Petunjuk Jalan
Ternyata Setelah Jalan 2 Km Ada Petunjuk
Menuju Tempat Ngopi

Baca Juga :