Senin, 13 Juni 2016

Adakah Lele dan Bebek Di Arab - Warung Mbok Sani

Ini Pecel Lele Warung Mbok Sani Di Salmiya
Emangnya Ikan Lele Harus Import Dari Indonesia


Saya pernah menceritakan di blog ini tentang Perkebunan (Farm) di beberapa tempat di Kuwait seperti Wafra Farm dan Abdali Farm. Reaksi pembaca di Indonesia luar biasa menarik. 'Gurun Pasir Mulai Menghijau Pertanda Datangnya Hari Kiamat' dan lain lain. Lebih heboh lagi saat saya posting lokasi lokasi Ski Resort dan daerah daerah bersalju di Arab, buanyak sekali pembaca di Indonesia yang terkaget kaget. Kayaknya di jaman mbah Google ini mereka 'Kurang Browsing' (maaf, ini kata halusnya dari 'Kurang Piknik'). Silahkan Baca sendiri komentarnya : Ski Resort Dan Salju Di Arab Yang Selalu Bikin Heboh).

Ini Lele Siap Digoreng Di Warung Mbok Sani


Nah kali ini akan saya ceritakan tentang Lele, ada nggak ikan Lele di Arab ?. Gimana bisa hidup ikan Lele di gurun Arab yang tandus dan gersang ?. Binatang yang bisa hidup kan cuma Onta saja di Arab ?. Kiamat deh kalau Lele bisa hidup di gurun yang kering kerontang. Nah pernyataan 'Salah' seperti inilah yang diturunkan oleh nenek moyang bangsa Indonesia sejak jaman dulu kala. Di Arab itu juga banyak peternakan ikan Lele, Nila Merah dan berbagai macam ikan air tawar. Bukan hanya ikan Lele saja,  Bebekpun juga ada yang membudi dayakan. Apalagi kalau cuma bikin Bakso, Tempe dan Tahu.

Sambal Hijau Ini Yang Paling Ngetop
Di Seluruh Kuwait

Nggak percaya di Arab, khususnya Kuwait ada yang membudi dayakan Lele dan Bebek ?. Datang saja ke Warung Mbok Sani di Salmiya. Silahkan tanya sendiri darimana bisa dapat Lele, Bebek, Tempe, Tahu atau Bakso. Setiap hari banyak orang yang datang dan memesan Pecel Lele, Bebek Goreng, Bebek Penyet, Tempe Penyet,  Ayam Penyet, Tahu Isi, Karedok Bakso, Mie Ayam, Soto Babat dan lain lain.

Ini Persiapan Untuk Home Delivery

Pingin nyoba rasanya Lele Arab atau Bebek Arab ? Datang saja ke Warung Makan Mbok Sani di Helal Al Mutairi Street Lane 7, belakang Souq Salmiya, tepatnya belakang Al Awladona.

Tahu Isi Dan Bakwan Juga Ada Di Kuwait
Bisa Mbayangin Nggak Seperti Apa Orang Arab Kalau
Lagi Makan Tahu Isi ?


Bebek Goreng Dan Lalapan
Uenak Tenan, Mak Nyus

Tempe Goreng Juga Ada Di Arab


Karedok Juga Ada
Arab Aja Bisa Keringatan Merasakan Pedasnya
Karedok Dan Sambal Ijo

Ayam Penyet
Daun Kemangi Saja Ada Di Arab


Nih Gedung Tempat
RM Mbok Sani Di Salmiya

Jangan Lupa Merasakan Lele Arab
Ternyata Lele Arab Kurus Kurus Juga
Baca Juga :

Blogger Tricks

Selasa, 07 Juni 2016

Pasar Induk ALFORDA Kuwait

Pasar Induk AlForda Kuwait
Dibagi Beberapa Zone Dan Pintu Masuk

Masih ingat siaran radio RRI tentang harga cabe merah keriting, kol bulat, jagung pipilan,  tomat, kentang dan lain lain saat jamannya Presiden Soeharto yang lalu ?. Tiap hari setelah siaran berita, selalu RRI menyiarkan harga harga sayur di berbagai Pasar Induk di tanah air. Di Kuwait, ternyata ada juga Pasar Induk besar, namanya ALFORDA, tetapi kebanyakan orang di Kuwait menyebut dengan nama CAPRA. Lokasinya ditengah gurun dan tidak terlalu jauh dari Kabad Gate, lapangan minyak Burgan Field. Kalau dari Kuwait City jaraknya sekitar 40 Km, dari 7th Ring Road belok saja kekiri kearah 604 Road (Sulaibiya Road), ke arah Kabad. Begitu nyampai di Roundabout pertama, langsung belok kanan dan akan terlihat bangunan besar dan luas seperti Mall besar dengan tempat parkir yang luas.


Lokasinya Ditengah Gurun
Sekitar 30-40 Km Dari Kuwait City
Belok Saja Ke Road 604 (Sulaibiya Road)

Pasar Induk Al-Forda atau Al-Forda Central Fruit And Vegetable Hypermarket ini memang besar sekali, luasnya sekitar 300 Ribu Meter Persegi. Dibangun oleh Al-Wafir Marketing Services Company dan mulai beroperasi pada tahun 2010. Dibangun selama 3 tahun dengan budget sekitar KD 30 Juta. Ada 3 buah Auction Hall atau tempat lelang yang tersambung dengan fasilitas IT lengkap untuk video conference dengan negara lain, Sample Testing Laboratory, Quality Assurance Department, Cold Chamber atau gudang gudang berpendingin agar sayur dan buah tetap awet. Ratusan Cold Truck juga banyak terparkir dan mondar mandir siap untuk mengantar buah dan sayur ke berbagai macam tujuan.


Ada Peta Yang Jelas Biar Tidak Tersesat
Didalam Pasar

Jumlah lapak (stalls) lebih dari 500an dan dibagi menjadi tiga bagian yaitu Orange, Purple dan Mango. Setiap lapak punya fasilitas internet, telephone, listrik dan air bersih. Gudang gudang penyimpanan sayur dan buah dengan pendingin udara dan refrigerator besar berada di samping kiri dan kanan gedung. Hall untuk lelang sayur dan buah import jumlahnya 3 buah dengan fasilitas audio visual yang tidak kalah dengan hotel berbintang. Bedanya, pengunjungnya semua pedagang dan rata rata gaptek tehnologi juga. Penampilannya juga khas pedagang, pakai sandal tapi duitnya banyak. Hall untuk lelang dan memajang local product luasnya 12.000 meter persegi.



Umumnya Untuk Kulakan
Tetapi Ada Juga Yang Jual Eceran
Ada juga bank, ATM dan beberapa perusahaan importir makanan yang berkantor disana. Ada juga On Cost, toko retail besar dengan semboyan Cash and Carry tapi menyediakan jasa Home Delivery. Pasar Induk sebesar ini hanya menjual sayur, buah dan telur saja dan sudah tentu harganya jauh lebih murah dibanding harga di Kuwait City. Kebanyakan sayur dan buah berasal dari local farm di Kuwait, Saudi Arabia, Lebanon, Mesir, Jordan, Afrika, India, Srilanka dan negara lain. Sayangnya buah dan sayur dari Indonesia susah ditemukan disini. Entah kenapa orang Indonesia kok kurang pinter berdagang sampai keluar negeri. Orang Padang yang terkenal hebat dalam hal berdagang saja bisa lewat kalau dibanding orang Arab.


Buah Dan Sayuran Lokal Dan Juga
Import Dari Mesir, Lebanon, Jordan, Afrika, India, Srilanka

Seandainya saja orang Arab bisa bahasa Minang, saya bisa pastikan akan ada kulakan sayur dan buah besar besaran dari Indonesia ke Arab pakai video conference.

"Halo uda Kareem, Onde mande .... video conference, tak kusangko, jauh dimato dekek di TV"
"Baa Kaba da ?, lah lamo indak basuo...."
"Lai, ado Nenas banang ciek da ?"
"Bara ni da ?"
"Bara pasnyo, kuranglah saketek"
"Kirim yo ciek ton"
"Bara sadonyo da ?"

Tenaga Porter Banyak
Ongkos Porter Tertulis Di Pengumuman Hanya KD 0.5 


Panggil Saja Porter Yang Lalu Lalang
Mereka Siap Membantu Anda



Porter Ada Yang Berseragam Merah Dan Ada Juga
Yang Biru


Umumnya Belinya Harus Sekarung Besar
Tapi Ada Juga Beberapa Yang Melayani Eceran


Yang Pakai Seragam Putih Kayak Dokter Ini
Tugasnya Masalah Hygiene Dan Kesehatan Makanan
Tugasnya Keliling Cari Buah Dan Sayur Busuk



Semua Buah Dan Sayur Masih Segar
Meskipun Diimport Dari Jauh



Seluruh Gedung Ber AC Dingin
Diluar Banyak Truk Box Dengan Pendingin AC
Siap Mengantar Kemanapun Juga



Telor Ayam Juga Banyak
Orang Arab Ternyata Juga Beternak Ayam



Pasar Buka Jam 6:00 Pagi Sampai Jam 10 Malam



Kembang Kol Besar Dan Segar
Tidak Layu Dan Busuk Sama Sekali

Minggu, 29 Mei 2016

Photo King Studio Kuwait

Kios Photo Langganan Di Mangaf
Namanya Photo King


Pas Photo kayaknya merupakan hal sepele atau sederhana dimanapun juga di dunia ini. Tetapi di Kuwait, masalah pas photo bisa menjadi hal yang cukup rumit, membingungkan dan terkadang menggelikan bahkan cenderung menjengkelkan. Berkali kali saya berurusan dengan birokrasi kantor pemerintah, sekolah atau yang lainnya di Kuwait. Berkali kali pula pas photo dipermasalahkan. Kadang kadang semua berkas tiba tiba dikembalikan begitu saja hanya karena  latar belakang pas photo terlalu biru gelap. Kadang kadang ditolak karena wajah agak mereng sedikit. Tapi yang paling menjengkelkan, pernah saya diminta mengulang photo beberapa kali gara gara mulut terlalu cemberut. Saya ganti photo dengan senyum yang menawan, tetap ditolak juga katanya senyumnya terlalu lebar. Ganti photo lagi katanya mata terlalu membelalak lebar.


Studio Photo Merangkap Photo Copy


Untungnya saya punya langganan tukang photo di Mangaf, namanya Photo King Studio. Karyawannya cuma dua orang, semuanya dari India. Setiap saya datang selalu ditanya, mau photo buat ngurus apa. Kayaknya si tukang photo ngerti benar selera petugas di kantor kantor pemerintah, kedutaan atau sekolah tertentu di Kuwait. Ngurus visa di kantor Immigrasi beda dengan ngurus perpanjangan SIM atau STNK di kantor polisi. Katanya kalau wajah dipoles sampai putih mulus dengan photoshop dan pori pori / jerawat hilang maka nggak bisa diterima di kantor tertentu tapi nggak jadi masalah di kantor yang lain. 


Contoh Pas Photo Yang Benar Dan Salah
Dikeluarkan Oleh Pemerintah

Sebenarnya ketentuan dari kantor kantor pemerintah, sekolah atau kantor apapun sama saja, misal ukuran photo harus 4 x 6 dengan latar belakang biru. Tetapi terkadang orang Arab yang menerima pas photo tersebut menginterpretasikan aturan tersebut sesukanya sendiri. Akibatnya, hanya di Kuwait inilah saya bisa menyaksikan pemerintah turun tangan membuat aturan tata cara pas photo yang benar. Berbagai macam contoh pas photo yang benar dan juga salah dipajang besar besar di dinding studio photo lmanapun engkap dengan bendera negara, tanda tangan pejabat atau departemen yang mengeluarkan. Kadang saya melihat juga contoh pas photo tersebut dipajang di kantor pemerintah atau ruang administrasi sekolah.


Tarip Cetak Pas Photo
Di Indonesia, pernahkah anda melihat poster panduan berisi contoh contoh pas photo yang benar dan salah resmi dikeluarkan oleh pemerintah pusat atau daerah ?. Nggak ada kan, artinya orang Indonesia itu masih bisa menerima kalau ada beda beda sedikit. Mau photo cemberut, senyum atau ngakak nggak terlalu dijadikan masalah. Betul enggak ?

Pas Photo Bisa Ditunggu, Paling Cuma 10 - 15 Menit


Duo India Jagoan Photoshop
Jerawat Bisa Hilang Dalam Sekejap


Photo King Studio Mangaf
Kiosnya Kecil


Lokasinya Di Kampung Sebelahan Dengan
Kios Daging
Baca Juga :

Kamis, 19 Mei 2016

Rumah Kaca Kuwait

Mirror House
Inilah Rumah Sekaligus Gallery Khalifa Qattan Dan Lidya Qattan


Ada nggak sih Seniman Arab yang kondang sampai manca negara ? Pertanyaan seperti ini sering saya dengar berkali kali saat saya pulang kampung ke Indonesia. Banyak saudara dan tetangga saya di tanah air yang menduga duga, di Arab itu nggak ada apa apa, hanya gurun pasir dan onta saja. Nggak boleh nggambar orang, bikin patung orang atau makhluk yang bernyawa atau bahkan photography saja juga nggalk boleh, apalagi main dan mendengarkan musik. Halaaah, cerita seperti itu hanya ada di Saudi Arabia saja. Semua negara Arab yang lain sama saja dengan di Indonesia. Komplit plit plit, semua ada dan nyaris nggak ada bedanya sama sekali dengan di Indonesia.


Bagian Depan Rumah
Sangat Mencolok Dibanding Tetangga


Lihat saja Gallery Seni di Kuwait pada photo photo dibawah ini. Nama bekennya 'Mirror House' atau sering disebut juga Khalifa & Lidia Qattan Art Museum. Lokasinya di Qadsiya Block 9, Street 94 House No 17, Kuwait. Karena gallerynya juga digunakan sebagai rumah tinggal sehari hari, maka kalau mau berkunjung harus appointment dulu. Kalau bisa, usahakan datang berombongan beberapa orang, jangan sendirian kasihan tuan rumahnya kalau harus menemani anda keliling melihat lihat isi rumahnya. Nggak gratis, bayar KD 2 untuk hari kerja dan KD 3 saat akhir pekan.


Salah Satu Sudut di Mirror House
Katanya Ini The Universe, Karena Cuma Kamar Kamar Dalam Rumah
Maka Bingung Juga Mana Batasnya


Pemilik Mirror House tersebut adalah pasangan seniman terkenal di Kuwait, namanya Khalifa Al Qattan (sudah meninggal tanggal 27 June 2003) dan istrinya Lidya. Khalifa Al Qattan, pada awalnya adalah seorang guru di Najah School (tahun 1949) dan merupakan seniman pertama Kuwait yang mengadakan pameran tunggal (1953).dan menulis tentang seni pertama kali di majalah Alba'aza Magazine tahun 1952. Tahun 1962, namanya mulai moncer ke seluruh penjuru dunia dan mengadakan pameran tunggal dimana mana, mulai dari Italy, Mesir, Jerman, Qatar, China dll. Hasil karyanya punya gaya dan corak tersendiri dan dikenal dengan nama CIRCLISM. Opo maneh iki, jangan tanyakan saya, blas nggak ngerti saya maksudnya.


Ruang Makan
Penuh Mozaik Kaca

Tahun 2003, Khalifa Al Qattan merencanakan pameran tunggal kembali dengan thema THE EGG atau CREATION, tapi keburu meninggal dunia. Tahun 2004 rencana besar sang seniman tersebut berhasil diwujudkan oleh istrinya Lidya di Dahia Abdullah Art Hall sebagai penghormatan atas karya karyanya. Sampai saat ini, secara rutin setahun sekali selalu ada pameran seni di Kuwait yang dikoordinir oleh anak anak Khalifa Al Qattan dan Lidya. Karena almarhum adalah mantan guru yang dicintai anak anak, maka seringkali diadakan lomba seni melukis, patung dll, terutama di tempat yang banyak pengunjungnya seperti Sharq Mall dll. Buku kumpulan karya anak anak tersebut diterbitkan setahun sekali dan judulnya Khalifa Qattan's, Children Youth Fine Arts Exhibition.

Kalau Nggak Salah Ruang Ini Namanya Planet Earth

Ruang ruang di Mirror House punya nama nama khusus sesuai dengan themanya, contohnya The Entrance, My World, Planet Earth, The Zodiac, Corridor Of The Nations, Shark Basin, Sea World, The Universe, Knowledge dan Stairs To Inspiration.  Karena suami istri seniman, maka nama nama tersebut dikelompokkan jadi dua yaitu Khalifa Qattan Galleries (The Egg (Creation Hall dan The Apple (Sex, Woman And The Family Hall) dan Lidya Qatan Galleries (ada 6 gallery). Kreatif dan pinter sekali memberi nama setiap sudut atau ruang didalam rumah. Tangga rumah saja diberi nama Stairs To Inspiration, kereeennnn.


Atap Juda Dihiasi Mozaik Kaca
Seperti Masuk Gua


Didalam Dan Di Luar Rumah Penuh Lukisan Dan Patung
Kayaknya ini Lidya Qattan Gallery

Stairs To Inspiration

Alunan Musik Dan Warna Warni Cerah Lukisan
Bisa Bikin Betah Di Ruang Ini
Art Therapy Gallery - Lidya Qattan Section

Perpustakaan Ini Mungkin Yang Dinamakan The Knowledge


Botol, Gelas Dan Kaca
Kalau Ditangan Seniman Bisa Bagus


Ruang Makan Ini Namanya Sea World


Mau Lukisan, Patung Apapun Ada
Nyaman Sekali Ada Alunan Musik Di Ruang Ini


Lukisannya Bagus Bagus
Lihat tuh Lukisan The EGG

Photo Bareng Dengan Eyang Lidya


Monggo Kalau Mau Berkunjung
Harus Appointment Dulu Ya



Kalau Nggak Salah Ini di Planet Earth

Baca Juga :