Selasa, 09 Februari 2016

Lembah Cinta Cappadocia, Turkye

Namanya Cock Rock Di Cappadocia
Bahasa Jawanya Watu K****l

Bentar lagi Valentine's Day. Mari saya ajak anda wisata ke negerinya Erdogan, tempat yang cocok untuk berValentine's day. Saya naik bus pariwisata dgn berbagai macam turis. Bisa ngebayangin nggak, kalau  seandainya anda salah satu dari sedikit wanita dalam bus pariwisata yang isinya sebagian besar laki laki. Saya pernah mengalaminya saat jalan jalan di Cappadocia, Turkye. Sepanjang jalan turis laki laki dari berbagai macam negara guyon dan ngakak mulu. Yang semula saat berangkat dari Goreme masih belum ada yang kenal, sontak langsung akrab dan saling tertawa ngakak saat memasuki Love Valley, Cappadocia. Namanya keren, Lembah Cinta, tapi isinya ratusan prototype 'barang'  yang paling dibanggakan kaum lelaki. Lokasi Love Valley ini sekitar 10an Km dari Goreme, kota kecil tempat saya menginap.


Yang Tengah Ujungnya Berlubang
Berdasarkan Mithos, Katanya Penyakitan
Udah Kena Penyakit Kelamin Siphilis

Didalam bus, tiba tiba ada turis yang teriak "Oh my God, mirip sekali punyaku !!!", sambil menuding ke salah satu bebatuan yang konon namanya 'Cock Rock' (bahasa Jawanya 'Watu K****l', maaf). Semua turis didalam bus melihat semua dari jendela lalu turis laki laki pada ngakak semua. Menurut anda, sebaiknya saya ikut ngakak atau cemberut ?. Tersenyum atau pasang wajah judes ?. Semula saya pura pura nggak dengar apa yang dibicarakan, maksudnya buat Jaga Image (Jaim). Tetapi ketika saya sibak tirai jendela bus dan saya lirik pemandangan diluar dari jendela, ternyata banyak sekali bebatuan disepanjang jalan yang benar benar bentuknya mirip sekali dengan 'onderdil'nya mas Ardi. Ada yang kecil imut, besar, mereng kekiri dan mereng kekanan. Lama lama saya  #mesem, #kelingan, #ngebayangin., #gemes, #pingintakremes.

Jiah, Keciiilll, Nggak Ada Apa Apanya Ternyata
Dibanding Yang Dibelakang

Melihat pemandangan batu yang mengacung tegak keatas di Love Valley ini saya jadi teringat Tugu Monas di Jakarta. Saya tidak pernah melupakan sama sekali Tugu Monas yang sangat bersejarah tersebut. Waktu masih mahasiswa, jaman pacaran puluhan tahun yang lalu, saat itu saya sedang melintas Monas dan jalan berdua menuju kantor BKKA Pertamina untuk urusan permohonan kerja praktek mas Ardi.
"Mas, jalannya pelan dong, kok ninggal terus. cinta nggak sih ?"
"Tenang dik, selama Tugu Monas masih berdiri tegak, aku akan tetap mencintaimu", sambil menunjuk Monas.
Cie cie....., Alhamdullilah Monas masih berdiri tegak sampai sekarang.

Nggak Kebayang Deh
Lebih Dari 10 Tegak Mengacung Keatas Didepan Saya


Ada Yang Ukurannya Cute Dan Ada Juga
Yang Jumbo, Tinggal Pilih

Ya Ampun, Besar Sekali Dan Berotot


Batu Cipokan
Mithosnya Dikutuk Jadi Batu Karena Berbuat
Tidak Senonoh


Batu Ciuman Ini Juga Hasil Kutukan
Karena Berbuat Mesum Di Tempat Ini


Yang Ini Bisa Digenggam


Yang Ini Pasien Mak Erot

Cie Cie
Mas, Punyamu Kayak Yang Didepan Itu

Baca Juga :
Blogger Tricks

Sabtu, 06 Februari 2016

Bayrami Di Istanbul Turkye

Anak Anak Istanbul Keliling Dari Rumah Ke Rumah
Saat Harii Raya Idul Fitri (Seker Bayrami)
Cuma Dapat Permen Dan Coklat


Sudah berkali kali saya berada di Turkye saat liburan Hari Raya. Semua hari raya di Turkye namanya Bayram (Bayrami). baik untuk hari raya keagamaan maupun non keagamaan selalu pakai nama embel embel Bayram atau Bayrami. Saya kurang begitu jelas arti sebenarnya dari Bayram ini, mungkin artinya Hari Raya atau Hari Libur. Yang jelas semua penduduk kalau ditanya libur apa hari ini ?, ada apa kok ramai disana ?, jawabnya hanya satu kata saja "Bayram". 


Pagi Hari Selesai Mbangunin Sahur
Pulang Kerumahpun Masih Riuh Nabuh Drumnya


Bukan hari raya Islam saja yang disebut Bayram, hari raya keagamaan umat Kristen juga disebut Bayram, misal Paskaiya Bayrami (Hari Raya Paskah), Noel Bayrami (Hari Raya Natal). Bahkan Haloween juga disebut Cadilar Bayrami


Nunggu Permen Dan Coklat Bayram


Yang sering saya amat amati adalah hari raya Idul Adha (Kurban Bayrami), Idul Fitri (Seker Bayrami) dan tentu saja bulan puasa Ramadhan (Ramazan Bayrami). Benar benar berbeda dibanding dengan di Indonesia. Hari raya besar umat Islam ini terasa biasa biasa saja, nggak ada bedanya dengan hari hari biasa kecuali toko toko yang banyak menjual manisan, permen dan coklat saja. Di Istanbul, Restaurant juga buka seperti biasa saat bulan Ramadhan dan tanpa ditutupi dengan kain sama sekali. Hmmm, orang Turki beli kain penutup restaurant aja nggak ada yang sanggup beli. Sore hari setelah buka puasa, semua cafe, restaurant dan discotheque mulai hingar bingar seperti hari biasa sampai tengah malam.


Hari Terakhir Puasa
Anak Anak Sudah Mulai Ramai Di Kampung Kampung


Malam Lebaran atau sehari sebelum Idul Fitri (Arafezi Bayrami - Hari Arafat), nggak ada arak arakan Takbiran seperti di kampung kampung di Indonesia. Bangga sekali rasanya, ternyata Indonesia lebih kaya dari Turki bisa menghambur hamburkan duit buat arak arakan Takbiran. Anak anak Turkye juga keliling kampung dari rumah ke rumah untuk salaman, nggak ada sedikitpun suara takbir dari anak anak tersebut. Pemilik rumah yang kedatangan tamu tamu kecil tersebut cuma membagikan permen, manisan atau coklat dan cay (teh) dalam gelas kecil. Lebih bangga lagi saya jadi orang Indonesia, di tanah air yang disediakan tuan rumah untuk anak anak selalu duit ribuan rupiah, Rengginang, Opor Ayam dan Teh Botol. Di Turkye mah ngirit, minum teh aja pakai gelas sloki yang kecil sekali.


Suasana Di Kampung Istanbul Saat Lebaran
Mobil Parkir Lebih Banyak Dari Biasanya
Nggak Ada Minal Aidin Wal Faidzin Di Turki
Cukup ucapkan 'Bayraminiz Mubarek Olsun'


Saat Sholat Ied, yang datang ke Masjid hanya laki laki saja, tidak seheboh orang Indonesia dimana kakek, nenek sampai cucu cicit semua berbondong bondong mudik dari Jakarta ke desa sampai masjid aja nggak cukup dan harus sholat Ied di lapangan. Pokoknya suasana hari raya di Indonesia jauh lebih hebat, gaduh dan gemerlap dibanding Turkye. Apalagi, saat lebaran semua perhiasan dipakai semua dan mobil baru dipertontonkan di kampung. Mana ada yang kayak gini di Turkye.

Ini Photo Bulan Puasa Di Taksim, Istanbul
Bukan Hoax Lho

Bulan puasa juga ada yang mbangunin tidur. Anak anak dan remaja jalan kaki keliling kampung membawa drum dan ditabuh keras keras berganti gantian dengan teriakan mereka yang tidak saya ketahui artinya. Saya dengarkan berkali kali, tidak pernah saya mendengar kata 'Sahur....Sahur...". Kalimat yang diucapkan sangat panjang dan berirama. Dung dung dung, lalu teriak teriak, dung dung dung, teriak lagi dalam bahasa Turkye. Sebenarnya sedih juga kenapa di Indonesia cuma kentongan bukan drum ?. Tapi nggak apalah, saat ini di tanah air sudah ada yang lebih keren dari sekedar Drum Turkye. Di Indonesia sudah jarang yang keliling bawa kentongan jalan kaki. Malah saat ini lebih banyak yang sahur bawa sound system, nyetel ndangdut keras keras dari atas becaknya.


Baca Juga :

Jumat, 29 Januari 2016

Merah Putih Menjelang Independence & Liberation Day Kuwait

The Avenue Mall
Mall Terbesar Dengan Toko Toko Barang High Class
Saat Discount Harga Barang Setara Mangga Dua

Sekarang masih bulan January, kira kira sebulan menjelang "Independence & Liberation Day Of Kuwait" yang jatuh pada tanggal 25 dan 26 February. Tiba tiba seluruh Mall dan toko dimanapun di segala penjuru Kuwait semarak dengan warna merah putih dengan tulisan besar dan mencolok 'SALE UP TO 75 % OFF'. Penuh sesak sampai uyel uyelan.  Semua barang apapun dijual murah, ada yang discount 75 %, 80 %, 90 % dan ada juga yang nggak mau repot ngitung persen persenan, pokoknya semua barang dijual paling tinggi KD 5. Pesta discount seperti ini namanya Hala Kuwait, Maksudnya 'Hi Kuwait' atau 'Hello Kuwait', sebuah ungkapan menyambut kedatangan Independence & Liberation Day. Dalam pengertian umum kira kira samalah artinya dengan Kuwait Great Sale.


Tips Rebutan Dengan Arab India Dan Bengali
Datanglah Pagi Hari Sebelum Toko Buka
Pura Pura Olah Raga Dulu Sambil Mondar Mandir
Didepan Toko


Sebagai seorang wanita asli Indonesia yang mengalir deras "Merah Putih" dalam darahnya, tentu ritual tahunan rebutan barang obral atau discount di Kuwait seperti ini nggak pernah saya abaikan begitu saja. Merah artinya 'Berani' dan Putih artinya 'Bersih'. Arti lengkapnya, "Berani Sapu Bersih Semua Barang Obral Dan Discount". Pokoknya, hanya satu tekad saja didalam dada, "Nggak Mau Kalah Rebutan Dengan Mesir, India dan Bengali". Itu saja.


Kalau Sudah Terpampang Merah Putih Tapi Masih Sepi
Atau Tulisan Discount 80 % Masih Ditutupi
Artinya Obral Belum Dimulai, Harap Sabar

The Avenue Mall, Kuwait adalah tempat favorit saya untuk berebut dengan Arab, India dan Bengali. Ini adalah Mall terbesar di Kuwait dan diperkirakan akan jadi Mall Terbesar di Timur Tengah dan bahkan Asia karena pembangunannya masih terus berlangsung sampai saat tulisan ini saya buat. Saking besarnya, setiap pagi selalu digunakan untuk jogging seluruh warga Kuwait. Saya sudah hapal tanda tanda akan ada discount di Mall ini karena setiap pagi terutama akhir pekan saya selalu ikut jogging atau jalan sehat di Mall ini sebelum toko buka.


Yihaaa, Discount 70 % Lumayaan
Jempol, Muah.. Muah... Muah
Tanda tanda yang nyata dan akurat adalah komposisi dan jumlah olah ragawan meningkat sangat tajam di mall ini saat pagi hari sebelum semua toko buka. Arab Mesir dan India tiba tiba muncul banyak sekali dan rajin olah raga semua di Mall ini. Orang Indonesia meningkat nggak jumlahnya saat pagi hari ?. Jelas meningkat dan jauh lebih banyak dari biasanya, tapi nggak ada yang olah raga sama sekali. Saya perhatikan, kebanyakan sibuk nilpun teman temannya sambil berdiri didepan toko yang masih tutup. Inilah yang namanya Persatuan Indonesia. Satu orang tahu ada discount, langsung disampaikan ke warga Indonesia lainnya.

Discount 70 % Lagi
Baru Buka, Pura Pura Asyik Olah Raga Dulu
Padahal Semangat Merah Putih Sedang Membara


Siapa Yang Nggak Mau Barang High Class
Seharga Nasi Bungkus


Hadeuhhh, Apa Lagi Nih Yang Mau Dibeli


Haah, Ada Yang Dijual Kd 1, KD 2  Dan Tertinggi KD 5
Cocok Buat Kulakan


Haahhh, Jaket Winter Cuma KD 3 - KD 5 ???
Pakainya Nanti Di Indonesia Saja
Nggak Ada Yang Tahu Hasil Rebutan

Wuih, Bapak India Ini
Mborong Habis



Lumayan, Dapat 3 Tas Dulu



Kalau Yang Di Obral Pakaian Dalam Wanita
Pengantar Nunggu Diluar


Obral Pakaian Dalam Wanita Di Victoria Secret
Sabar menunggu Di Luar Ya Mas

Baca Juga :

Jumat, 15 Januari 2016

Sewa Mobil Di UK

Booking Mobil Bisa Online
Bayarnya Di Heathrow Airport
International Driving License Diperiksa Disini

Di Schipphol Airport Amsterdam, proses sewa mobil sangat cepat sekali karena mobil telah disiapkan ditempat parkir di area bandara. Baca : Sewa Mobil Di Schipphol. Tetapi, di Heathrow Airport London, prosesnya sedikit lebih lama karena tempat pengambilan mobil letaknya jauh diluar bandara. Sebagai contoh adalah Europcar, ngambil mobilnya sekitar 15 menit dari bandara kedatangan Terminal 3, tepatnya di Hounslow. Untungnya, Europcar (dan juga car rental lain) menyediakan kendaraan Shuttle untuk konsumennya.


Dari Heathrow Diangkut Shuttle Bus
Menuju Hounslow Untuk Ngambil Mobil

Kenapa saya memilih menyewa mobil dibanding dengan transportasi umum lain ? Ohh, jelas karena jauh lebih murah dibanding naik kereta api atau bus. Sangat jauh lebih murah karena satu mobil kita isi berempat dan tujuannya keliling UK dari selatan sampai ke utara. Naik bus atau kereta api berarti harus beli 4 tiket pulang pergi. Lha terus ke obyek obyek wisatanya mau naik apa kalau lokasinya jauh dari stasiun. Nggak percaya lebih murah ?. Cari saja di google berapa harga tiket kereta api atau bus antar kota di UK dan bandingkan dengan harga sewa mobil Europcar, Hertz, Avis atau Budget Car Rental.

Ini Kantornya Europcar Hounslow
Semua Calon Penyewa Harus Dicheck Ulang
Semua Datanya Sebelum Kunci Diserahkan

Kelebihan lain kalau nyetir sendiri mobil sangat banyak. Contohnya bisa bingung berkepanjangan. Stir mobil di UK sama seperti di Indonesia, yaitu sebelah kanan. Tapi petunjuk spedometernya dalam Miles Per Hour (MPH). Kalau di jalan ada tanda batas kecepatan maksimum 80 MPH, otomatis kecepatan mobil saya kurangi sampai jarum spedometer menunjuk ke posisi 'Jam 10'. Sudah jadi kebiasaan dan hapal diluar kepala kalau posisi jarum berada di 'Jam 10' artinya 80 Km Per Jam. Akibatnya fatal, berkali kali mau ditabrak mobil dari belakang karena tiba tiba ngerem di highway saat melihat rambu 80 MPH dipinggir jalan. Posisi jarum 'Jam 10' itu kalau di UK ternyata sama dengan 50 MPH, bukan menunjuk 80 Km/h seperti mobil mobil di Indonesia..

Ngantri Pemeriksaan Persyaratan Dan
Nunggu Mobil Disiapkan Di Hounslow

Bingung yang lain lagi ketika baca rambu dipinggir jalan yang bunyinya "No Hard Shoulder - 180 Yard". Apa pula ini maksudnya ? Komputer di kepala serasa 'hang', macet nggak bisa mengkonversi 180 Yard itu berapa meter atau berapa kilometer lagi. No Hard  Shoulder itu apa ? Perlu beberapa hari untuk memahami maksud dari rambu  tersebut. Semula saya mengira ada Perbaikan Jalan di depan, bayangan saya Hard Shoulder itu Pekerja Keras Yang Ngangkut Batu Pakai Pikulan Di Pundak. Ternyata saya salah, "No Hard Shoulder - 180 Yard" itu ternyata maksudnya "Hati Hati, 180 Yard Lagi Tidak Ada Jalur Emergency (Jalan Menyempit)".


Di UK Mobil Stir Kanan Seperti Di Indonesia

Masih ada kelebihan lain kalau nyetir mobil sendiri dinegeri orang. Bisa bebas kemana saja keluar masuk jalan kampung dimana saja. Pokoknya nyasar saja sesukanya, keluar masuk hutanpun OK selama GPS masih hidup. Apa yang anda saksikan saat nyasar benar benar berbeda dengan apa yang sering anda baca di media pariwisata. Anda bisa menyaksikan segala sesuatu yang juga sering anda lihat di Indonesia. Misalnya, melihat bule kencing dibawah pohon atau aktifitas sederhana apapun yang sama saja dengan di tanah air. Nggak percaya bulepun kalau kencing dibawah pohon ?. Di Inggris memang tidak sempat saya photo, tapi di Jerman saya photo semua. Baca : Autobahn Jerman, Apanya Yang Hebat


Bingung Kalau Speedometernya Dalam Miles Per Hour
Jarumnya Seperti Di 100 Km/h Begitu Dikurangi Kecepatan
Ke 80 Km/h, Eh Ternyata Jarum Nunjuk Ke 50 MPH
Pantas Saja Mobil Lain Marah Marah

Soal pipis saat perjalanan jauh naik mobil ini memang terasa merepotkan kalau kita masih baru dinegeri orang. Dan itu saya alami sendiri saat saya berhenti di salah satu Toilet Umum dipinggir jalan di UK. Toilet umumnya ternyata dikunci rapat pakai gembok gede pula. Untung bawa mobil, langsung perjalanan dilanjutkan dengan tujuan  untuk mencari semak semak. Nah perjalanan mencari semak semak buat pipis seperti ini tidak pernah ada yang menuliskannya dalam majalah Pariwisata juga. Pokoknya apa yang ditulis di majalah Pariwisata selalu yang indah atau bagus mulu. Nggak ada satupun yang mengulas ada apa dibalik semak semak UK. Hanya saya yang pernah menyaksikan, bule Inggrispun ternyata kalau pacaran ada juga yang disemak semak. Nggak akan anda bisa menikmati pengalaman seperti ini kalau anda naik kereta api atau bus.


Bisa Berhenti Untuk Pipis Dimanapun
Sayang Terkunci - Kebelet Nih Gimana

Kebelet Pipis
Bisa Belok Cari Semak Semak

Bisa Mampir Di Warung Beli Cemilan
Dan Minuman Kalau  Lapar


Nyetir Mobil Sendiri Bisa Bingung
Apa Ini Maksudnya "No Hard Shoulder"


Perlu Lewat Berkali Kali Sampai Bisa Tahu Artinya
Ternyata Artinya Tidak Ada  Bahu Jalan
Atau Batas Akhir Jalur Emergency


Pengumuman
Ternyata Mengembalikan Mobil Saat Hari Libur Cukup
Diletakkan Ditempat Parkir Dan Kuncinya
Dimasukkan Box Yang Bernama Key Drop


Anjrit, Tempat Parkirnya Bikin Paniang !!!
Kalau Tempat Parkirnya Dicoret Garis Kuning
Apa Artinya
Apa Nggak Pusing Kalau Ngembalikan Mobil
Tempat Parkirnya Dioret Oret Garis Kuning
Boleh Parkir Disini Nggak ?
Baca Juga :

Jumat, 08 Januari 2016

Dunia Binatang Kuwait

Nonton TV China


Pasar Hewan Kuwait
Saya punya TV China besar, merknya Wansa. Sangat terkenal di Kuwait karena harganya murah dibanding TV merk lain. Sangat murah sekali, apalagi kalau belinya menjelang Independence & Liberation Day, 25, 26 February. Sekitar sebulan menjelang hari kemerdekaan memang banyak discount besar besaran dihampir semua toko di Kuwait. Nggak tanggung tanggung, ada barang tertentu yang discountnya sampai 90 %.. Gebyar discount di Kuwait ini namanya  Hala Kuwait.  




Cara Berjualan Hewan Di Kuwait Sangat Menarik
Penjualnya Nyantai Duduk Duduk Ngopi


Ramai Pedagang Ayam,
Burung Dll
Kalau bisa ngomong, barangkali TV Wansa murah saya ini punya banyak cerita. Hampir setiap hari, setiap jam dan menit TV ini menyaksikan kegaduhan para penonton didepannya. Apalagi kalau bukan kegaduhan masalah rebutan Remote Control. Kadang ribut mencari Remote Control yang keselip dibawah jok sofa, kadang ribut baterynya habis dan kadang tuduh tuduhan mencari siapa yang ngumpetin remote control. Tapi yang paling sering terjadi adalah rebutan ngganti channel TV.



Pasar Hewan Kuwait Banyak Pedagang
Unggas Hias. Ada Yang Jual Ayam Cemani
Dari Indonesia Seharga Sepeda Motor


Rame Kalau Weekend
Rumah saya sebenarnya isinya cuma empat orang saja. Tapi masing masing punya selera nonton yang berbeda beda. Si kecil suka nonton channel entertainment Arab. Kesenengannya cuma lenggak lenggok ngikuti joget artis artis Arab didepan TV. 'Senam mak, biar sehat', katanya. Loh, kok di Arab ada jogat joget diiringi musik dan lagu ?. Ya jelas ada, sama saja dengan di Indonesia. Yang goyang ngebor banyak, yang memamerkan aurat juga banyak. Baca : Kebebasan Pers Di Negara Timur Tengah



Di Kuwait Banyak Kambing Dipelihara
Didalam Rumah Seperti memelihara Kucing


Anak saya yang sulung lain lagi seleranya. Kalau sudah pegang remote nggak mau dilepas. Celakanya yang ditonton cuma film Cartoon saja.  'Gantian dong kak, dari tadi nonton cartoon mulu'. Ribut dengan adiknya dan baru mau melepas remote kalau si emak sudah turun tangan. Kalau si Emak sudah pegang Remote, gantian nonstop nonton Sinetron Turkey, Elif. Anak anak wajib ambil alih cuci piring dan masak. Aneh juga sebenarnya, Sinetron Elif kalau disini bahasanya masih asli bahasa Turkye. Nggak ngerti artinya sama sekali tapi kok bisa gemes, sedih dan nangis menyaksikannya.


Paling Seneng Tanya Tanya Harga Kandang Burung
Untungnya Nggak Pernah Beli


Paling parah selera si bapak. Selalu saja yang ditonton Dunia Binatang. Kegemarannya cuma nonton Animal Planet dan National Geographic Wild. Pernah seminggu si Remote 'ketlingsut' dan hilang entah kemana. Si bapak jadi tertuduh utama, karena channel terakhir yang muncul di layar TV adalah Animal Planet. Heboh, seminggu kita serumah cuma nonton Animal Planet saja. Akhirnya, entah karena kasihan atau apa, si remote kembali juga. Ternyata selama seminggu si Remote diumpetin si bapak di kantor. 'Biar nggak gaduh terus tiap hari',  katanya dengan tenang.



Pemandangan Tiap Sore Di Al Rai
Kambing Digiring Pulang Dari Pasar Hewan


Tapi bagusnya, kalau Weekend, si bapak nggak mau berebut remote dengan anak anaknya. Kompensasinya selalu ngajak saya ke Pasar Hewan didekat Friday Market, Al Rai Kuwait City. Berbagai macam hewan ditonton satu persatu, mulai ayam, burung, kelinci, kucing, anjing, kuda sampai onta. Sore hari, bisa berjam jam saya menemani kegemarannya, apalagi kalau bukan "Nungguin pedagang kambing pulang dari pasar hewan". Rasanya seneng sekali kalau melihat rombongan kambing melintas pulang ke kandang.



Kambing Kambing Yang Gembira
Hari Ini Tidak Ada Yang Menjadikan Kebab



"Ngapain sih kambing aja ditungguin ?"
Jawabannya panjang, diikuti juga dengan dakwah dan kotbah :
"Sore ini kambing kambing tersebut tidak laku dan dibawa pulang ke kandang". 
"Artinya mereka semua sedang gembira karena selamat, tidak ada yang membeli untuk dijadikan Kebab".
"Lihatlah, gimana cara kambing bersyukur, selamat dari disembelih"



Ada Dua Penggembala Kambing
Satu Didepan Dan Satu Di Belakang


Kambing Kambing Ceria
Selamat Karena Tidak Laku Dijual


Kambing Yang Bandel Akan Berhenti
Makan Daun Dan Bikin Repot Penggembalanya

Baca Juga :