Sabtu, 23 Mei 2015

Ngetest Arab Di Inggris

Shisaw - Tempat Ngrokok Arab
Di Edgware Road London


Sudah sekitar sepuluh tahun saya tinggal di Kuwait, dan dalam waktu selama itulah saya bisa mengenal berbagai macam orang Arab dari berbagai macam negara. Lumayan juga saat ini saya bisa dengan mudah menebak seseorang berasal dari Oman, Kuwait, Mesir, Lebanon atau negara lain hanya dari melihat cara berpakaian, cengkok bahasanya, raut mukanya atau tingkah lakunya meskipun tidak bisa tepat sekali. Paling tidak tebakan saya bisa 70 % benar.

Jalan Di Inggris Sempit Sempit
Nggak Mungkin Bisa Ngebut Di Inggris
Paling Cuma Main Main Gas Brummm Brummm

Di Inggris, kemampuan saya menebak orang Arab tersebut sangat bermanfaat buat memulai obrolan. Tentu anda bertanya tanya, 'Buat apa tebak tebakan orang Arab di negeri 'Bule' Inggris ?'. Siapa bilang Inggris negeri Bule ?. Jaman dulu mungkin bener, penduduk Inggris semuanya Bule, tapi sekarang buanyaknya bukan main Arab disana selain India dan Pakistan. Semua kota di Inggris pasti ada Arabnya dan itu bisa dengan mudah dikenali dari banyaknya rumah makan Arab dengan menu khasnya Kebab. Satu jalan utama tempat penduduk jalan jalan dan shopping saja bisa sampai sepuluhan restaurant Kebab.

Plat Nomor Arab Bro
Orang Inggris mah Cemen, Paling Naik Bus Kota


Inggris itu seperti Singaporenya orang Arab. Kalau orang Indonesia sedikit sedikit pergi ke Singapore maka orang Arab akan pergi ke Inggris. Kalau ada yang sakit, langsung berobat ke Inggris, jalan jalan cari angin ?  ke Inggris, pingin shopping ? ke Inggris dan nyekolahkan anak ? juga ke Inggris. Tidak cuma orang orang Arab dari Kuwait saja yang seperti ini, hampir semua negara Arab orientasinya selalu ke Inggris.

Oxford Road
Saking Pegelnya Shopping Sepanjang Hari
Sampai Duduk Duduk Di Emperan Toko


Di kawasan sekitar Marble Arch - City Of Westminster London terutama Edgware Road sampai sepanjang Maida Vale Street (Street 5), juga kawasan exclusive Knightsbridge, 'Malioboro'nya kota London Oxford Street dan seluruh kawasan sekitar Hyde Park atau Kensington London hampir semuanya penuh Arab. Pokoknya lebih mudah melihat Arab daripada Bule disekitaran daerah tersebut. Mereka punya rumah, sewa apatment, buka usaha, nampang dan lain lain di sekitar Marble Arch terutama Edgware Road dan Knightsbridge

Salah Satu Toko Arab Di Sekitaran Hyde Park
Banyak Sekali Orang Arab Yang Punya
Usaha Di Segala Penjuru Kota di England


Yang menuh menuhin tempat shopping Oxford Road hampir semuanya Arab. Yang shopping di mall dan pertokoan mewah Harrods, Harvey Nichols, Jimmi Choo, Manolo Blahnik dan Prada juga Arab. Yang pergi ke toko beli roti sebiji naik mobil sport Lamborghini, Ferari atau Porsche hanya orang Arab. Mana ada orang Inggris punya mobil sport besar seperti ini wong semua jalan sempit sempit. Mobil mobil sport tersebut diterbangkan langsung dari Kuwait, Oman, Qatar, UAE dan terlihat jelas plat nomornya bukan plat nomor Inggris. Lihat saja berita berita di media Inggris seperti ini : Another Lamborghini Brought To The UK From The Middle East

Berapa Banyak Orang Orang Dari Timur Tengah ?
Gampang Cara Ngetestnya
hanya Satu Detik Anda Akan Tahu Asalnya


Tempat tempat wisata juga penuh sekali turis dari Arab. Orang Inggrisnya jual gorengan, ngamen atau ngemis di jalanan. Kalau anda ragu atau tidak percaya yang mondar mandir di tempat tempat keramaian  orang Arab atau bukan, silahkan ditest saja. Lemparkan batu keatas setinggi tingginya. Kalau ada yang teriak 'Astaghfirullah Wal Adzieeeeemmmmm' sambil pegang kepalanya yang benjol dan clingak clinguk mencari dari mana asal batu yang anda lemparkan tadi, berarti dia Arab. yang lain tidak akan teriak seperti itu. Silahkan coba ditest.

Kantor Marketing Messila Residential
Messila Itu Nama Pantai Di Kuwait
Jelas Sasaran Pembelinya Orang Kuwait


Salah Satu Residential (Apartment) Di London
Belum Jadi Dan Baru Dibangun Saja Udah Banyak Sekali
Orang Arab Yang Ngantri Beli


Mulai Dari Marble Arch, Edgware Road
Sampai Maida Vale Berjajar Jajar
Toko Toko / Bakala Arab


Turis Jalan Kaki
Paling Banyak Dari Timur Tengah


Siaran Langsung Acara TV Jual Property
Ngerti Benar Cara Menyenangkan Arab
Yang Sanggup Beli Rumah Mewah Hanya Arab


Channel TV Di Hotel
Semuanya TV Arab Dan Berbahasa Arab
Tidak Terasa Sama Sekali Sedang Di London

Orang Inggrisnya Cari Duit Susahnya Bukan Main
Ngamen Dan Ngemis


Ada Juga Orang Inggris Yang Jual Gorengan
Baca Juga :

Blogger Tricks

Sabtu, 16 Mei 2015

Harga Mobil Baru Dan Bekas Di Inggris Dan Kuwait

Kredit GBP 279 Per Bulan
Saya akui, negara Indonesia memang sangat kaya raya, Gemah Ripah Loh Jinawi. Sebuah negara besar yang bisa menghidupi seluruh penduduknya yang jumlahnya terbanyak no 4 di dunia (sekitar 255 Juta Jiwa). Penduduk Indonesia sendiri sangat kaya raya dengan daya beli yang luar biasa tinggi dibanding sekitar 30an negara yang pernah saya kunjungi. Mungkin anda heran dengan penilaian saya ini, kalau nggak percaya silahkan mengunjungi negara manapun yang anda suka. Bandingkan, rasakan dan bersyukurlah kita disebut sebagai orang orang kaya dari Timur oleh bangsa lain.

GBP 12715 Kira Kira Kira Sekitar Rp 262 Juta
GBP 10375 Kira Kira Sekitar Rp 214 Juta
Kenapa dikatakan sangat kaya raya adalah karena Daya Beli Mobil dan Sepeda Motor penduduk Indonesia yang sangat tinggi. Satu keluarga bisa memiliki satu atau dua mobil bahkan lebih dan beberapa sepeda motor. Ini terlihat dari padat dan macetnya jalan jalan di kota manapun di Indonesia. Kawan kawan saya Arab saat saya ajak ke Indonesia sering kali kaget dan tercengang dengan banyaknya mobil dan kemacetan yang terjadi dimana mana. Lebih kaget lagi ketika saya beritahu harga mobil dan sepeda motor di Indonesia dua kali lipat harga mobil di Kuwait.

Baca :


Baru - GBP 9995 Kira Kira Sekitar Rp 206 Juta
GBP 6995 Kira Kira Sekitar Rp 144 Juta
GBP 8995 Kira Kira Sekitar Rp 185 Juta
Di Inggris harga mobil 'sami mawon' atau sama saja murahnya dengan Kuwait, agak mahal sedikit sih untuk mobil baru, sekitar 60-70 % harga di Indonesia. Tapi harga mobil bekasnya jeblok dan sangat murah sekali meskipun baru dipakai beberapa bulan saja. Saya pernah ngobrol dgn beberapa kawan tentang pajak. Kawan saya dari Inggris sangat kaget saat mengetahui penduduk Indonesia cuma dikenai Income Tax saja, padahal yang bisa dikenai Income Tax paling cuma karyawan yang hanya berapa persen saja dari total jumlah penduduk Indonesia.

 "Yang bukan karyawan dan kerjanya serabutan kan lebih banyak, nggak bayar pajak apa apa ?"

Saya bisa mengerti jalan pikiran bule ini karena di Inggris semua penduduk kaya atau miskin harus bayar City Tax, Police Tax, Fire & Rescue Tax, Waste Water Tax dan Capital Gain Tax (CGT).  Tentu PPN/VAT juga harus bayar kalau beli barang, sama dengan di Indonesia. Dan saya juga paham kenapa kawan saya ini kaget, syukur bisa mengerti dan mengakui kalau negara Indonesia itu sangat kaya raya. Negaranya Inggris bakalan bangkrut kalau penduduknya nggak mau dikenai pajak pajak diatas seperti halnya negara Indonesia.

Showroom peugeot
Coba lihat juga harga harga mobil bekas di Inggris pada photo photo dibawah ini. Mana lebih kuat daya beli orang Indonesia atau Inggris. Browsing juga mbah google, untuk melihat lihat harga mobil baru dan bekas. Misal http://www.carpages.co.uk/car-prices/. Hebat kan daya beli orang Indonesia dan lebih hebat lagi Pemerintah Republik Indonesia. Bisa menghidupi rakyatnya yang berjumlah 255 Juta jiwa dengan 'hanya' mengutip  20-30% Income Tax karyawan, PPN, PPNBm dan pajak pajak tak berarti lainnya. Itupun masih bisa mensubsidi BBM yang jelas jelas harganya sangat murah dibanding harga BBM di Inggris. Di Indonesia, konsumen BBM nggak dikenai Fuel Tax sedikitpun seperti halnya di Inggris dan negara Eropa lain.


Showroom Mobil Baru Dan Bekas Citroen Di
Southampton


Ini Harga Mobil Bekas KIA
Semua Mobil Bekas Yang Dijual Masih Relatif Baru
Tapi Harga Jualnya Langsung Anjlok
GBP 4995 = Rp 102 Jutaan



Mercedes Turbo Diesel
GBP 3995 = Rp 82 Jutaan


Bekas Nggak Pernah Dipakai - Low Mileage
Turbo Diesel - GBP 3995 = Rp 82 Jutaan


Nissan Automatic Low Mileage
Hanya GBP 2995 = Rp 61 Jutaan


Cukup Diletakkan Di Tempat Terbuka
Murah Murah Siapa Mau


Coba Zoom Kalau Mau Lihat
Harga Harga Mobil Bekas Di Inggris Ini
Harga Anjlok Meskipun Baru Dipakai Beberapa Hari


Baca :

Rabu, 06 Mei 2015

Taman Sinti Dan Roma Di Berlin, Jerman

Turis Banyak Yang Masuk Ke Taman Ini
Umumnya Masuk Ke Taman Dulu Baru Bertanya
Tanya Taman Apa Ini Kok Cuma Kolam Doang


Di tengah kota Berlin, tepatnya di Simsonweg - Tiergarten, tidak jauh dari Branderburg Gate atau di sebelah selatan Reichstag ada sebuah taman yang cukup baru dan diresmikan tahun 2012 oleh Angela Merkel. Namanya kalau dalam bahasa Inggris kira kira Sinti And Roma Memorial Park. Taman ini nggak ada isinya apa apa, cuma kolam bulat nggak ada ikannya dan segitiga kecil ditengah kolam. Saya tertarik untuk masuk kedalam taman karena kebetulan ada rombongan turis lewat dan saya ngikuti rombongan turis tersebut. Biasa lah, ikutan nguping Tour Guide kalau lagi cerita. Gratis dan hemat meskipun harus pura pura Jaim seolah olah nggak ndengerin apa yang diceritakan.


Turis Akan Membaca Tulisan Tulisan Di Pagar
Setelah Kecewa Melihat Isi Taman Kosong
'"Taman Apa Sih Ini ???"
Didalam taman nggak ada isinya apa apa kecuali kolam dangkal bulat dengan segitiga di tengahnya. Semua turis yang masuk ke taman ini bengong nggak tahu untuk apa kolam ditengah taman yang tidak begitu luas ini dibangun. Umumnya semua turis nyelonong saja masuk ke dalam taman tanpa membaca penjelasan sejarah yang tertulis besar di pagar kaca disepanjang pintu masuk. Untung saya nguping Tour Guide saat pertama masuk, sehingga saat ada turis lain bengong dan bertanya tanya, saya masih bisa gaya menjelaskan.

"This is Memorial Park for Sinti And Roma Minority" 
"The triangle in the center is a simbolize of  badge they wear in camp concentration"
"You can read the complete history on the glass wall outside the park"

Gimana ?, Keren kan bisa njelasin turis bengong lain.


Pagar Penuh Dengan Penjelasan Tentang
Sinti Dan Roma Dan Juga Cerita Historis
Tentang Genocide
Sinti dan Roma adalah minoritas yang ikut dibantai bersama sama Yahudi di camp camp konsentrasi saat jamannya Hitler. Dua kelompok minoritas ini bukan ras Jerman sehingga ikut dimasukkan ke kamar gas. Konon Sinti berasal dari kata Sindh, sebuah daerah di Pakistan. Kelompok minoritas ini datang ke Jerman hampir bersamaan dengan orang orang Romani dari India Utara. Hidup mereka nomaden berpindah pindah dengan caravan dan sering dinamakan juga dengan istilah Gipsies.

Kolamnya Dangkal Nggak Ada Ikan
Banyak Turis Yang Bengong Kecele Nggak Ada
Apa Apa Didalam Taman
Karena miskin dan nggembel di Jerman, maka dua kelompok minoritas ini ikut ditangkapin dan dijebloskan ke kamar kamar gas dan mati bersama sama Yahudi yang lain. Untuk mengenang gembel gembel Jerman inilah maka Taman Sinti And Roma ini dibangun dengan designer dari bangsa Yahudi bernama Dani Karavan, Jangan tanya saya, orang Jerman mengatakan si Dani ini dengan istilah keren 'Artist Designer', kalau di Indonesia barangkali cukup disebut Tukang Batu Dan Bangunan saja, lha wong mbangun kolam kecil segitu aja kok dinamakan 'Artist Designer'


Keluar Dari Taman Baru Ngeh
Oh Ini Taman Memorial Toh Untuk Mengenang
Minoritas Sinti Dan Roma


Bener Bener Banyak Yang Sama Sama Bengong Nggak
Ngerti Maksud Taman Ini. Tapi Begitu Keluar Taman
Baru Teriak "Ooh Begini Toh Ceritanya !!!"

Baca Juga :

Selasa, 21 April 2015

Makanan Si Jono Di Southampton UK

Warung Fish And Chip
Kecil Dan Tidak Banyak Pilihan
Makanan Khas Tradisional Inggris

Jono, pemain bass guitar GBS (Gugun Blues Shelter) asal Inggris telah bertahun tahun tinggal di Indonesia dan sukses menjadi entertainer terkenal di Indonesia. Beberapa bulan lalu sempat diwawancarai salah satu stasiun televisi swasta di tanah air. Komentarnya tentang Indonesia sangat menarik dan layak untuk disimak. Dia sangat betah di Indonesia karena kuliner dan tidak ingin pulang ke Inggris lagi. Kira kira seperti dibawah ini kesannya tentang Indonesia dan Kulinernya.

Fish And Chip
Ternyata Chip Itu Artinya Sama Dengan French Fries
Cuma Ikan Goreng Disajikan Dengan Mayonais


‘Makanan di sana nggak ada yang enak’, katanya dengan Bahasa Indonesia yang sangat baik. 
‘Enakan di Indonesia, makanan macam macam, banyak variasinya dan murah’. 
'Bisa makan dimana saja, semua enak. Warung makan banyak'


'Warung Makan' Di Inggris Namanya Keren 'Restaurant'
Kecil Begini Kalau Di Indonesia Nggak
Pantas Dinamakan Restaurant


Apa yang dikatakan Si Jono memang tepat dan benar sekali. Kalau anda bertanya kenapa Jono bisa cepat sekali beradaptasi di Indonesia ?, Dugaan saya karena dinegaranya sana banyak juga warung makan yang nyaris sama dengan di Indonesia. Kayaknya si Jono sudah terbiasa makan 'ngemper' di kaki lima di negaranya sebelum datang ke Indonesia.



Pedagang Kaki Lima Di Southampton
Sepanjang West Quay Road


Di negaranya, semua tempat makan namanya Restaurant. Tidak memandang besar, kecil, mewah atau dekil. Pokoknya  semua tertulis Restaurant meskipun sebenarnya cuma lapak warung kaki lima. Kalau di Indonesia soal nama ada kasta kastanya. Yang kastanya paling tinggi Restaurant, lalu RM (Rumah Makan), Warung Makan, Kedai Makan, Warung Tenda, Lesehan, Angkringan, Pedagang Makanan Keliling. Ada pula nama nama baru seperti Griya Dahar dll. Soal kuliner, Indonesia memang kaya segalanya dan terlihat dari banyaknya nama untuk hal yang sebenarnya relatif sama, yaitu Jual Makanan. Belum lagi kalau cara dagangnya diacung acungkan, namanya jadi Asongan.

Pedagang Dan Pembeli Es Warna Warni
Hah Jangan Jangan Pakai Pewarna Textil


Sebagai contoh, saya ajak anda untuk melihat lihat pedagang makanan di kota Southampton. Di sepanjang jalan didepan West Quay Mall sampai pintu gerbang tua Bargate, anda akan bisa menyaksikan berjajar jajar  tenda semi terbuka dengan meja dan kursi didepan atau didalam tenda yang disebut 'restaurant'. Rasanya kurang tepat dinamakan Restaurant, lebih cocok kalau disebut Food Stall. Tapi gimana lagi banyak pengunjungnya yang sudah biasa menyebut dengan istilah tersebut meskipun sebenarnya setara dengan PKL.


Pedagang Kaki Lima Dari Greece
Namanya Saja Cukup Asing Tapi Sebenarnya
Cuma Sandwitch Atau Hot Dog

Makanan yang didagangkan dan dibeli oleh keluarga dan teman teman Jono sangat miskin variasi, cuma hotdog, sandwitch, berbagai macam roti, muffin dan brownies saja. Yang sangat khas Inggris paling cuma Fish & Chips - sangat sangat miskin sayur sayuran. Ada juga roti yang ukurannya segede Kuda Nil. Baca : Roti Kuda Nil Di Southsea Shopping Area. Tapi banyak juga warung tenda yang berjualan makanan dari India, Arab, Thailand, Greece dan China. Rasanya, nggak ada miripnya sama sekali dengan masakan Arab yang biasa saya nikmati di Kuwait. Demikian juga makanan Thailand dan China juga dimodifikasi sedemikian rupa sehingga sesuai dengan lidah orang Inggris.



Penjual Permen Dan Manisan
Ngeri Warnanya, Ane Takut Makan Pewarna Textil
Uniknya, semua makanan tidak ada satupun yang dimasak ditempat dengan kompor dan wajan seperti di warung warung tenda di Indonesia. Semua makanan sudah dikemas dalam plastik. Saat kita pesan, si penjual cukup membuka bungkus plastiknya, meletakkan dipiring, memansi dengan microwave dan menyaajikan ke pembeli yang telah duduk menunggu di meja makan.

Nah Ini Dia, Biasanya Makanan Thailand
Mirip Dengan Makanan Indonesia Tapi Di Inggris
Sudah Di Modifikasi Sesuai Lidah Inggris
Saking banyaknya penjual makanan dari India, Thailand, China dan Arab, saya bisa menduga lidah si Jono jadi sangat mudah beradaptasi dengan segala macam kuliner penuh rempah Indonesia. Apalagi kalau cuma 'ngemper' di warung warung AMIGOS (Agak Minggir Got Sedikit) di Jakarta, tentu bukan hal yang sulit dan berat bagi Jono untuk menyesuaikan diri karena di Inggris juga banyak warung semacam..

Meskipun Penjualnya Asli Inggris
Tapi Yang Dijual Shawarma Arab


Tidak Cuma Jual Kare Tapi Ada Juga Gule Kambing
Saya Kira Penjualnya Imigrant Ternyata Asli Bule
Belajar Masak Dari Resep Resep Mbah Google


Meja Dan Kursi Penataannya Nggak Ada
Bedanya Dengan Warung Kaki Lima Di Indonesia


Berbagai Macam Roti Dan Kue
Indonesia Jauh Lebih Beragam, Ada Lemper,
Onde Onde, Nogosari dll
Baca Juga :

Minggu, 12 April 2015

Paaya - Sarapan Pagi Butut Tapi Mak Nyus

Payaa - Semacam Gulai Tunjang Padang
Tapi Makanan Ini Aslinya Dari India/Pakistan
Soal makan, tempat bukan hal yang utama. Pokoknya enak, dimanapun tempatnya akan selalu dicari. Di Kuwait ada banyak sekali restaurant enak yang terletak di dekat pangkalan truk/taxi di Pasar Fahaheel. Namanya saja pasar, aktifitas diluar restaurant tentu cukup gaduh suara kuli kuli pasar menaik turunkan barang dari truk. Peduli amat, yang jelas ditengah pasar ini banyak restaurant restaurant enak untuk sarapan pagi. Jangan melihat bentuk fisik bangunan luar yang butut, nikmati saja makanan khas India/Pakistan bernama Paaya didalam restaurant bersama sopir sopir truk, taxi dan kuli pasar yang masih berkeringat.

Cara Makannya Dukan Dengan Nasi Tapi Qobus
Qobus Dirobek Lalu Dicocolkan Ke Kuah Payaa

Paaya artinya kaki dalam bahasa Hindu/Urdu. Bahan utamanya sudah tentu kaki kambing yang dimasak semalam suntuk dengan api kecil (slow cooking) sehingga terasa empuk di mulut, sangat cocok bagi anda yang giginya sudah mulai ompong. Bumbu bumbunya yang saya ketahui cuma bawang merah/putih, tomat, coriander dan bumbu bumbu kare khas India/Pakistan. Tapi begitu jadi dan disajikan didepan saya, aroma, warna dan rasanya cukup mirip dengan gulai tunjang khas Padang. Konon Paaya ini sangat populer sebagai menu sarapan pagi di Bangladesh, Pakistan dan India, khususnya di restaurant restauran wilayah Punjab dan Khyber Pakhtunkhwa.

Lokasi Restaurant Paya Di Fahaheel
Persis Didepan Pangkalan Taxi Pasar Fahaheel
Butut Dan Kumuh Tapi Uenak Pol
Ada beberapa macam variasi Paaya yang sering saya temui di restaurant restaurant di Kuwait. Ada yang bernama Siri Paaya, kata Siri berasal dari bahasa Hindi/Urdu juga dan artinya adalah kepala. Jadi, kalau anda ingin pesan Gulai Kepala Ikan, ucapkan saja Siri Paaya Fish. Pingin Gulai kepala kambing sebutkan saja Siri Paaya Mutton. Entah bener atau enggak yang jelas kalau saya mengucapkan kata tambahan FISH atau MUTTON, pelayan restaurant selalu tahu maksudnya. Nggak perlu harus menguasai bahasa Hindi atau Urdu.

Meskipun Butut Dan Terlihat Tidak Hygienis
Tapi Uenak Pol - Pelanggannya Rela Nunggu
Meskipun Restaurant Masih Tutup
Karena restaurant restaurant tersebut berada di Kuwait, maka cita rasa sudah disesuaikan dengan budaya lokal. Cara penyajiannya sangat khas Arab. Sebelum pesanan anda datang, meja akan diperciki air terlebih dahulu. Setelah itu  plastik lebar akan dibentangkan diatas meja sebagai alas atau taplak meja. Percikan air gunanya agar plastik lengket menyatu dengan meja dan tidak berkibar kibar kalau terkena angin. Setelah itu Iranian Qobus hangat akan  dilemparkan kedepan anda dan siap untuk dicocolkan kedalam kuah Paaya. Begitu anda selesai makan, seluruh sisa makanan di meja akan diangkat sekaligus bersama plastik alas meja anda tadi. Cepat dan praktis, hanya perlu beberapa detik saja untuk menyingkirkan seluruh sisa makanan di meja anda.

Ini Restaurant Langganan Saya
Menu Favorit Payaa


Plastik Digelar Diatas Meja Dulu
Setelah Itu Qobus Dionggokkan Dihadapan  Pembeli


Nunggu Payaa Datang
Makan Dulu Menu Pembuka Semacam Orak Arik

Ini Dia Payaa
Kaki Kambing Dimasak Kare Mirip Gulai Tunjang Padang

Kalau Ke Kuwait Carilah Payaa Di Restaurant Butut
Di Pasar Pasar Contohnya Pasar Fahaheel
Restaurant Besar Nggak Ada Yang Jualan Payaa

Mantap Sambil Nyruput
Chai (Teh) Hangat


Baca Juga :