Sabtu, 02 Maret 2013

Susahnya Orang Susah Di Eropa

,
Siapapun Kalau Ditanya Jawabannya Selalu Ngeles
Katanya Mahasiswa Seni Musik
Emangnya Tiap Hari Mbolos Kuliah ?

Coba anda tunjukkan photo photo pada gambar ini ke Bule Eropa, Pasti jawabannya kan ngeles semua. Ada yang mengatakan 'Oh, itu mahasiswa seni musik yang sedang praktek'. Ada yang lebih lunak lagi 'Oh, itu seniman jalanan yang sedang unjuk kebolehan'. Ada juga yang njawab sambil melempar tanggung jawab ke negara tetangganya 'Oh, mereka dari Eropa Timur, negara negara ex komunis yang miskin'. Percaya ?, Mbelgedes semua. Di Eropa juga sama saja dengan negara lain, ada pengangguran, ada juga penduduk yang kehidupan sehari harinya susah, miskin, ngemis dan sejenisnya. Emangnya mereka mbolos kuliah setiap hari, dari pagi hingga malam ditempat yang sama ngamen ?.


Yang Duduk Duduk Dibelakang
Bukan Sedang Nonton
Tapi Memang Tempat Santai



Yang saya heran, kalau ada orang Indonesia baru pulang dari wisata Eropa, jawabannya juga sama saja. 'Oh, mereka seniman jalanan.. bagus bagus lho atraksinya'. Sambil menunjukkan photo sedang dirangkul gembel jalanan Eropa. Saya yang sehari hari mondar mandir ke Eropa sering menyaksikan tingkah polah turis Indonesia. Pura pura bloon terkadang saya tanggap juga ceritanya dan astaga, banyak gadis remaja seumuran SMA yang benar benar mendambakan punya jodoh bule


Drummer Ngamen
Modal Drum Listrik



'Mau kalau dapat jodoh si Steven yang pinter pantomim tadi ?'. 
'Mau dong......'. 
'Dengan mas Ardi ini mau nggak ..?' sambil saya tunjuk suami saya yang sedang nonton salah satu gembel Eropa sedang ngamen.
'Ih ngapain......emangnya nggak ada cowok lain'. Saya akui, memang suami saya ini tampangnya kere sekali. Lebih memelas dan memprihatinkan dibanding Tukul Arwana.


Gerobak Musik
Lihat, Menoleh Saja Tidak Meskipun
Suaranya Keras Sekali



Sebenarnya, hidup di Indonesia sangat enak sekali di banding Eropa. Entah kenapa obsesi sebagian besar orang Indonesia pingin bekerja di Eropa. Bayangkan, tanpa modal apa apa seorang Pak Ogah di pertigaan jalan saja bisa mendapatkan uang receh sangat banyak dari mobil mobil yang akan diseberangkan. Di Eropa, nggak mungkin ada yang mau memberi uang receh kalau anda melakukan hal yang sama berdiri ditengah jalan. Untuk ngamen saja harus punya modal sangat besar. Paling tidak harus punya peralatan ngamen yang sangat mahal sekali, yang paling sederhana adalah baju badut. Baju badut ini banyak dipakai para 'Pemula' karena disamping hangat bisa menutup wajah. Jaket tebal juga syarat mutlak modal awal kalau nggak mau mati kedinginan. Mahal kan modal ngemis dan ngamen di Eropa ?


Lihat Ukirannya
Berapa Modal Yang Diperlukan
Untuk Ngamen ?



Di Indonesia dengan bermodal kain lap saja juga bisa dapat uang banyak hanya dengan ngelap kaca mobil di perempatan jalan. Nggak mungkin cara seperti ini bisa dilakukan di Eropa. Jadi, bagaimanapun juga negara kita jauh lebih baik dan masyarakatnya sangat sosial sekali. Orang Indonesia memang terkenal sosial dimanapun juga dan saya sudah buktikan sendiri dimanapun juga kita terbiasa selalu memberi tip meskipun sebenarnya menurut kacamata orang Eropa tidak perlu. Berkali kali saya ditegur bule agar jangan memberi duit sembarangan ke orang orang tersebut. Tetapi, rasa sosial kita rasanya memberontak kalau dilarang memberi sedekah ke orang orang yang kurang beruntung seperti diatas.


Modal Gitar Dan Jaket Tebal
Nggak Ada Satupun Yang Sosial
Memberi Sedekah


Dan masih banyak contoh lagi, betapa indahnya Indonesia, betapa mudahnya mengais rejeki di negeri sendiri. Dan jangan percaya kalau kawan, tetangga atau sadara kita yang baru pulang dari wisata Eropa mengatakan sebaliknya. Mereka hanya beberapa hari saja di Eropa. Saya mengatakan lain karena hampir tiap hari disana dan saya tahu si Steve, Mathew dan John sudah mulai berdiri dan ngamen ditempat yang sama sejak berapa tahun yang lalu. Kalau anda ingin membantu mengentaskan kemiskinan di Eropa, bawa saja mereka ke Indonesia. Insya Allah artis film, sinetron dan penyanyi di Indonesia ada yang tertarik untuk menjadikan suami dan bisa membantu meningkatkan popularitas di tanah air. Apalagi, produser film dan sinetron Indonesia lebih tertarik mengorbitkan calon artis yang berwajah campuran dibanding wajah asli Indonesia. Siapa tahu kan suatu saat nanti anak anak dari benih gembel tersebut jadi artis terkenal di tanah air.


Pingin tahu dana sosial di Eropa ?, Baca : BPJS UK, Kenapa Artis Indonesia Kawin Cerai dan Social Dienst, Nggembel Aja Dibayar

Yang Ini Kalau Di Indonesia Bisa Jadi
Rebutan Artis Film Dan Sinetron

PKL Di St Petersburg
Sama Dengan Di Indonesia, Juga Takut Ada Tibum


Modal Baju Beruang - Cocok Bagi Pemula
Hangat Dan Wajah Tak Terlihat
Siapa Mau Nyumbang ?

Contoh Orang Tua Yang Tidak Diperhatikan
Pemerintah Dan Keluarganya
Orang Tua Terlantar
Kelihatannya Bagus Ya ?
Sebenarnya Pakaian Pengamen Diatas Nggak Pernah
Dicuci Dan Berbau Prengus


Prince Street Edinburgh
Keren Kan Pakai Jaket



Gimana ? Kalau Dibawa Ke Indonesia Bisa
Jadi Selebrities Terkenal Nggak ?



Yang Cantik Juga Ada

Macho, Brewokan
Pujaan Hati Artis Indonesia




Baca Juga :

16 komentar:

  1. Ha ha ha ha nice pictures, tapi,
    Tahu bau prengus kok mau sich photo bersama
    Harus bayar juga kan?
    Kalau di Prague pengemis nya lebih heboh lagi, dia bersujud (nungging) sambil memegangi tempat sedekahnya, dan orang berlalu lalang melintas dekat kepala dia.

    BalasHapus
  2. Jadi tahu nih rahasia dibalik keberadaan pengamen-pengamen itu. Makasih mas Ardi.

    BalasHapus
  3. wah…kok bawa2 yuni shara tedensius sekali,dari 2x perkawinannya yuni gak pernah sama bule lho,setau saya dia juga gak pernah pamer pacar bule

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya rasa dengan prestasi dan kehidupanny masih byk infotaiment yg ngejar2 dia, bahkan untuk kasus rafi sampai sekarang masih byk wartawan yg ditolakny untuk sekedar konfirmasi…..

      Hapus
  4. Tidak semua orang pengen punya suami bule kok mbak, juga Yuni Shara, buktinya dia pacaran sama Rafi Achmad, cuman krn dua2nya nggak pede lantaran beda usianya jadinya sekarang putus...hehehehehe

    BalasHapus
  5. kalo saya sih cuman pengen kerja n ngumpul uang aj di negara bule ...supaya bisa buka usaha n bangun rumah sendiri ,,,

    BalasHapus
  6. Ok harapan yg bagus,untuk semua wanita indonesia semoga bs memilih pasangan hidup yg jelaz,jelaz agamanya jelaz kehidupanya dan jelaz masalalunya, dan perlu sll diingat bahwa kawin campur itu sangat berisiko selain kita beda kultur soal anak jg sll jadi masalah …..semoga saja….

    BalasHapus
  7. makasih tulisannya mba, saya ada rencana mau ngamen sambil travelling, setelah melihat video org cina yang keliling dunia, sambil ngamen, amazing, kira2 di eropa ngamen itu bebas ga ya?

    mampir ya: zoera-tourtravel.blogspot.com

    BalasHapus
  8. Tapi kenapa ya angka kemiskinan di Indonesia malah lebih tinggi dibandingkan dengan di Eropa? Padahal menurut anda kan mencari uang di Indonesia "sepertinya" lebih mudah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena di Negara negara Eropa ada uang jaminan sosial yang diberikan buat pengangguran dan cacat dan pajak disana jauh lebih tinggi. Indonesia mah pajak yang terkumpul tidak seberapa.

      Silahkan cari dan baca penjelasan saya tentang pajak di UK kalau nggak salah Judulnya Uenak Tenan Bayar Pajak dan CGT

      Hapus
  9. sebenarnya mbak itu kerjanya apa sih>????? kok jalan2 trus>>>>

    BalasHapus
  10. Gapeduli lol eropa cantik apa adanya. Apalagi swiss surga dunia

    BalasHapus
  11. Btw saint petersburitu rusia hehe

    BalasHapus
  12. Membaca tulisan di blog ini sedikit banyak membuka wawasan mengenai kondisi negara-negara di dunia. Dan ternyata banyak yang tidak sesuai dengan promosi marketing. Hahaha...

    BalasHapus
  13. Terima kasih, pada orang - orang Indonesia yang masih memiliki harkat dan martabat sebagai orang Indonesia di Luar Negeri.

    BalasHapus
  14. lebih susah lagi jadi orang susah di Rusia mana lagi cuaca nya yang dingin kebayang banget tuh gimana ribet nya tidur dijalanan hehehehe.

    aku nemu hal ngeri loh mas pas di lapang merah Moskow, ada homelles berpakaian kucel yang ngikutin aku dari belakang sadar mau dijadikan korban kejahatan aku langsung belok deh masuk ke MC Donald hehehehe.

    ditunggu kedatangan nya di blog ku ya mas, terima kasih.

    BalasHapus

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.