Kamis, 09 September 2010

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431H

Assalamuallaikum Wr. Wb.
Lisan kadang tidak terjaga, janji kadang terabaikan, 
Hati kadang berburuk sangka, sikap kadang menyakitkan,
Seiring datangnya Hari Raya Idul Fitri 1431H, 
kami sekeluarga mohon maaf lahir dan bathin...
Semoga amal ibadah kita mendapat ridhoNya.
Amien....!!!


Wassalam,
Ardi's Family

Cerita Menarik Sekitar Ramadhan Di Kuwait

Senin, 06 September 2010

Sekali Lagi Tentang Biaya Hidup Kuwait

Komunitas Indonesia
Sektor Migas Di Egaila

Banyak sekali yang tanya tentang biaya hidup di Kuwait dan hampir semuanya mengatakan biaya hidup di Kuwait sangat mahal sekali. Pertanyaan konyol karena yang namanya biaya hidup sebenarnya sangat tergantung dari gaya hidup masing masing. Seseorang yang terbiasa hidupnya mewah maka otomatis biaya hidupnya tinggi dan tidak bisa dipaksa untuk tinggal di apartment 'sederhana', demikian sebaliknya. Benarkah biaya hidup di Kuwait sangat tinggi ? 

Komunitas Indonesia Sektor
Migas Di Egaila Beach

Ternyata salah besar sekali. Biaya hidup di Jakarta jauh lebih mahal dibanding Kuwait. Tapi ingat, cara membandingkannya harus sama 'apple to apple'. Jangan sekali kali membandingkan biaya hidup anda sebagai warga Jakarta yang bukan expatriate dengan biaya hidup anda di Kuwait sebagai expatriate. Bandingkan biaya hidup di Jakarta seumpama anda adalah expatriate dan di Kuwait anda sebagai expatriate. Nggak usah pusing pusing, sudah ada yang melakukan survey tentang hal ini, yaitu Marsh Mercer Kroll. Detail laporannya bisa dilihat di Mercer's 2010 Cost of Living survey highlights - GlobalLuanda, Angola-Afrika ternyata menjadi kota termahal nomor satu didunia.dan Jakarta (urutan 94) jauh lebih mahal dibanding Kuwait City (Urutan 152) atau kota kota lain di Timur Tengah.

Rank 2010
City
Country
1
LUANDA
ANGOLA
2
TOKYO
JAPAN
3
NDJAMENA
CHAD
4
MOSCOW
RUSSIA
5
GENEVA
SWITZERLAND
6
OSAKA
JAPAN
7
LIBREVILLE
GABON
8
ZURICH
SWITZERLAND
8
HONG KONG
HONG KONG
10
COPENHAGEN
DENMARK
11
SINGAPORE
SINGAPORE
50
ABU DHABI
UNITED ARAB EMIRATES
55
DUBAI
UNITED ARAB EMIRATES
94
JAKARTA
INDONESIA
139
MANAMA
BAHRAIN
144
RIYADH
KINGDOM OF SAUDI ARABIA
146
DOHA
QATAR
152
KUWAIT CITY
KUWAIT
176
MUSCAT
OMAN
181
JEDDAH
KINGDOM OF SAUDI ARABIA



Jadi kesimpulannya, apa yang ditakutkan untuk berangkat ke Middle East, khususnya Kuwait ? Manusia diciptakan untuk bisa flexible atau menyesuaikan diri, penghasilan besar maka biaya hidup cenderung sangat besar juga dan penghasilan kecil maka cenderung untuk berhemat. Kapan lagi bisa jadi pahlawan kalau bukan sekarang meskipun cuma Pahlawan Devisa. Sudah bukan jamannya lagi jadi pahlawan harus perang dulu, dengan Malaysia misalnya. Hanya seorang  pemberani dengan tekad besar saja yang berani mewarnai hidupnya dengan pengalaman internasional. Selamat berjuang dan sukses selalu Tenaga Kerja Indonesia dilmanapun anda berada.


Sabtu, 04 September 2010

Cube Ice World - Genting Theme Park

Kayak Gini Mah DUFAN
Juga Ada
Beberapa minggu terakhir ini koran dan TV di tanah air sedang ribut masalah pelanggaran batas wilayah Indonesia-Malaysia yang dipolitisir sedemikian rupa agar pemerintah segera turun tangan langsung memerangi tetangga kita Malaysia. Kita dikaruniai pancaindra untuk mendengar, merasa, melihat, berucap dan berpikir. Tetapi, entah kenapa sebagian saudara kita cuma mendengar dan langsung berkoar  tanpa berpikir.


Salju Buatan Kayak Gini Cocok
Buat Nipu Mertua Yang
Tidak Tahu Bedanya Dgn Salju Asli
Daripada ikutan berteriak, yuk kita lihat negara tetangga kita ini, kita lihat hal hal yang positif tanpa tendensi politik dan SARA. Cara lihatnya khas`Ardi's Family, yaitu blusak blusuk kemanapun di Malaysia. Kali ini kita kunjungi Genting Theme Park, dimana kita bisa berinteraksi langsung dengan orang orang Malaysia yang baik hati, cinta damai dan jauh dari sifat premanisme dan anarkis. Percayalah, dinegara manapun di dunia ini, 98 % orang yang kita temui adalah orang baik yang siap menolong kita. Pengalaman saya traveling keliling dunia mengatakan seperti itu.


Didepan Loket Genting
Theme Park
Genting Theme Park adalah sebuah Entertainment City yang terletak di Genting Highland, sebuah dataran tinggi dengan ketinggian hampir 1760 meter dari permukaan laut dan dikaki Titiwangsa Mountain atau perbatasan antara Pahang dan Selangor. Theme Park ini terbagi menjadi 3 bagian yaitu First World Indoor Theme Park, Outdoor Theme Park dan Water Park. Seperti namanya, First World Indoor Theme Park adalah sarana permainan didalam gedung yang terletak didalam First World Hotel.




Kelihatan Jelas Es Batu
Ngaku Di Kutub Ada
Yang Percaya Nggak Ya ?
First World Indoor Theme Park sebenarnya tidak ada bedanya dengan permainan anak anak didalam gedung seperti yang terdapat di Mall Mall di Jakarta, bedanya disini lebih besar saja karena hotel First World adalah hotel terbesar no 3 didunia. Yang bisa anda saksikan disini diantaranya adalah :
  • Ripley's Believe It Or Not Museum
  • Flying Coaster
  • Haunted House
  • Snow World
  • Genting Sky Venture
  • Space Shot

Tumpukan Es Batu
Karpetnya Kelihatan Tuh
Percayalah, semuanya di Jakarta ada. Namanya saja yang mungkin asing ditelinga kita, tetapi di Jakarta jauh lebih bagus cuma terpencar pencar dibeberapa tempat atau  mall. Snow World adalah istana es batu, cocok untuk ngibulin orang yang belum pernah melihat snow (Salju). Kalau anda datang ke negara yang bersalju seperti Russia atau Finland, anda akan tahu sendiri bahwa 'salju' di Snow World ini 90 % berbeda dengan salju yang sebenarnya. Disini es batu ditumpuk tumpuk dijadikan plorotan atau bentuk bangunan dan  salju buatan disemprotkan dari bagian atas. Namanya saja salju buatan, kalau mesin pendinginnya macet maka es akan dengan cepat mencair dan langsung terlihat karpet merah penutup lantai. Di Pantai Karnaval Ancol juga pernah ada Snow World semacam ini, persamaannya adalah esnya banyak yang sudah mencair dan kelihatan karpet merahnya yang butut.


Ngantri Di Udara Berkabut
Haunted House (Rumah Hantu) juga trelatif sama dengan yang di Jakarta, kecil dan tidak menakutkan kecuali anda seorang penderita phobia suasana gelap. Flying Coaster indoor juga sama saja, Ripley's juga ada di salah satu mall di Jakarta. Space Shot tidak berbeda jauh dengan tempat tembak tembakan disalah satu mall di Jakarta, yang benar benar tidak ada di Jakarta adalah Casino saja.


Aduh, Gimana Nih
Karpet Kelihatan
Sedang Musim Panas Ya
Outdoor Theme Park relatif sama dengan DUFAN di Ancol, malahan DUFAN jauh lebih luas. Di Genting udara Genting yang dingin dan berkabut saja yang membuat kita betahberlama lama disini. Disamping itu, staff yang bekerja di Genting Resort ini terdiri dari berbagai negara termasuk dari Indonesia. Baik turis Indonesia, staff  lokal maupun staff dari Indonesia tidak terpengaruh sama sekali dengan berita berita bombastisdan provokatif di TV Indonesia. Selamat berjuang pahlawan devisa di Malaysia.



Baca Juga :

Sabtu, 28 Agustus 2010

Guede Tenan First World Hotel Genting Highland

Saya pernah 3 jam kesasar atau tersesat nggak bisa keluar, tetapi kejadian ini di subway, stasiun kereta api bawah tanah di Moscow. Baca : Kesasar Di Russia, Ah Biasaaaa. Kebiasaan kesasar seperti ini sudah menjadi 'trade mark' Ardi's Family. Kalau nggak kesasar rasanya nggak seru, dan nggak ada yang bisa diceritakan dalam blog ini. Kita memang paling suka jalan jalan sendiri tanpa bantuan siapapun, kemana kaki melangkah, selalu saja ada yang bisa ditulis dalam blog ini.

Kali ini kita sengaja nyasar didalam First World Hotel di Genting. Sebuah hotel terbesar nomor 3 didunia (sebelumnya pernah menjadi nomor 1 didunia sebelum dikalahkan oleh The Palazzo Hotel Las Vegas tahun 2008). Tahun 2006 tercatat dalam Guiness World Of Record sebagai hotel dengan jumlah room terbanyak di dunia, yaitu 6118 kamar. Gedung hanya terdiri dari dua tower saja dan masing masing hanya sampai tingkat 28. Tetapi lobby dan desk resepsionisnya buesar dan buanyaknya bukan main. Untuk check in saja harus mengambil nomor urut dari mesin yang banyak tersedia dan perlu waktu satu jam nunggu nomor kita dipanggil. Suasna lobby tidak ada bedanya dengan suasana menunggu nomor kita dipanggil di sebuah bank atau rumah sakit di Jakarta.

Jumlah lift juga ratusan dan dari resepsionis sudah ditentukan kita harus masuk ke kamar menggunakan lift nomor berapa. Tapi bukan Ardi's Family kalau kita harus nuruti saran dari resepsionis, kita mencoba naik ke kamar menggunakan lift yang terdekat dan paling kosong dan sepi. Maklum di hotel ini semuanya serba self service, tidak ada bell boy yang membawakan koper koper kita. Tetapi hal ini malah menggembirakan kita karena kita bisa bebas tanpa dikawal untuk melihat lihat semua sudut hotel yang luasnya bukan main ini..

Ternyata pilihan lift paling kosong dan sepi adalah lift menuju Casino. Baru tahu setelah lift terbuka, tampaklah sebuah Casino besar dengan gate pemeriksaan layaknya sebuah bandara. Sambutan petugas begitu ramah sekali, koper kita langsung dibawakan dan diperiksa dengan mesin X Ray, passport diperiksa untuk memastikan kita bukan warga negara Malaysia karena warga negara Malaysia dilarang masuk ke Casino ini.

Bukan Ardi's Family kalau kita tidak berani blusak blusuk meskipun harus mengucapkan bismillah dan astaghfirullah berkali kali. Orang tua dan anak anak dipisah masing masing dikawal oleh Casino Guide yang 100 % orang Indonesia. Saya perhatikan, pengunjung kesasar berpassport India akan dikawal oleh Casino guide dari India, pasportnya 'Jepang' maka casino guidenya Jepang pula dan passportnya China maka akan dipanggil Casino Guide berbahasa ibu China. Sayang nggak bisa diphoto. Si guide ngerti bahwa kita bukan penjudi, maka yang dijelaskan hanya nama nama permainan dan sesekali merayu agar kita mencoba salah satu permainan. Anak anak jauh dari pantauan saya, ternyata mereka diberi coin gratis untuk mencoba permainan permainan. Akibatnya fatal, begitu sampai dikamar merengek rengek minta ke Casino. 'Hush !!! Haram ....., Nanti Ke Theme Park saja...'

Keluar dari casino, perjalanan tidak langsung masuk ke kamar, tetapi melihat pemandangan diluar dari dalam hotel, ada tempat khusus untuk memandang panorama sekitar dihotel ini. Ternyata diluar berkabut tebal meskipun baru jam 2 siang. Theme Park dan pemandangan pegunungan dengan kabutnya yang tebal diluar tidak membuat kita surprise karena sudah sering melihat hal semacam di Indonesia.

Salam, Tunggu cerita  selanjutnya tentang Genting Theme Park Malaysia.


Baca Juga :


Rabu, 25 Agustus 2010

Jalan Jalan Ke 'Royal Selangor'

Kalau ke Malaysia tanpa mengunjungi Royal Selangor rasanya rugi sekali. Royal Selangor ini sebuah nama untuk berbagai macam hiasan dan accesories rumah tangga terbuat dari Pewter, semacam campuran timah putih dan timah hitam yang diukir dan digosok sedemikian rupa sehingga berharga sangat mahal sekali. Bentuk hiasan bisa berupa asbak, vas bunga, piring dengan ornamen bunga, binatang atau pemandangan yang diukir dengan tangan dan sangat halus dan detail sekali. Pokoknya cocok dengan harganya yang mahal karena kualitasnya memang dijaga sedemikian rupa karena dieksport ke berbagai negara.

Lokasi pabrik pembuatan pewter ini di Kuala Lumpur, tepatnya di Jalan Usahawan, Setapak Jaya. Begitu memasuki gedung pabrik, yang terlihat pertama kali dihalaman pabrik adalah teko raksasa yang sampai saat ini masih tercatat sebagai teko pewter terbesar di dunia dan tercatat dalam guiness book of record sejak tahun 1985. Tempat parkirnya cukup luas dan tampak bus bus wisata yang parkir menunggu turis menyaksikan atraksi pembuatan pewter didalam gedung.


Kerajinan Pewter ini sudah ada sejak tahun 1885 dan yang mendirikan seorang China Malaysia bernama Yong Koon. Semula hanya berupa kios kecil bernama Ngeok Foh (Jade Palace) dan hanya membuat peralatan peralatan upacara keagamaan saja. Tetapi dengan kedatangan pemerintah kolonial Inggris di Malaysia, usaha Yong Koon bertambah maju dan besar sehingga nama pabrik diubah menjadi Selangor Pewter. Tahun 1970, perusahaan mulai export ke Singapore, Hongkong dan Australia dengan sukses besar dan mulai tahun 1992 nama perusahaan menjadi Royal Selangor International Sdn Bhd sampai sekarang.

Apabila anda masuk kedalam gedung, pelayanan staffnya sangat profesional sekali. Mereka tidak membedakan kita rombongan turis (group tour) atau turis perorangan. Semua dilayani dengan baik, mula mula dijelaskan tentang sejarah perusahaan, dikenalkan dengan pengrajin, ditunjukkan proses pembuatan dan diminta untuk praktek membuat sendiri. Kita diijinkan untuk mengukir, mengetok ketok dengan palu dengan petunjuk staff ahlinya.

Sejak dari hotel sampai tempat wisata manapun di Kuala Lumpur, boleh dikatakan semua penduduk cukup welcome terhadap turis terutama dari Indonesia yang terkenal pemurah dan suka memberi tips kepada tour guide, sopir dan kondektur tour bus. Tidak saya jumpai sedikitpun pedagang asongan yang ngejar ngejar turis dan memaksa turis untuk membeli asongannya. Memang saya akui Malaysia lebih piawai menjual turismenya dan kita Indonesia cuma bisa teriak teriak saja dan sedikit sekali usahanya untuk memperbaiki diri dan mendidik masyarakat untuk membantu sektor pariwisata terutama dalam hal pelayanan dan keamanan.

Salam....
Dari Susy yang sedang menikmati lagu lagu Indonesia di sebuah restaurant di Kuala Lumpur.
Dalam hati saya bertanya, salahkah saudara kita dari Indonesia ini menyanyi dan menarikan tari dan budaya Indonesia dihadapan turis di negeri orang ?

Baca Juga :