Sabtu, 24 September 2016

Oleh Oleh Arab - Parfum Dengan Kaligrafi

Ciri Parfum Arab Adalah Baunya yang Khas
Dengan Botol Berbentuk Unik Dan Klasik

Parfum Arab baunya memang khas dan tidak sama dengan parfum parfum dari rumah rumah mode di Paris atau kota kota di negara lain baik di Eropa, US, Jepang maupun Indonesia. Kalau kita membeli atau memakai parfum dari negara 'bule', rasanya keren dan bergengsi. Padahal bahan bahan parfum dan cara pembuatannya relatif sama saja. Baik parfum 'Bule' maupun parfum Arab, umumnya merk dagangnya diambil dari nama orang (nama pembuat atau nama pengusaha), Contohnya Channel, Kenzo, Dafidoff, Hugo Boss atau Estee Lauder. Keren keren kan namanya ?.


Arabian Oud
Di London Parfum Arab Ini Jadi Barang Mahal


Kebanyakan parfum arab juga sama saja. Merk dagangnya juga diambil dari nama pembuat / pengusahanya atau mungkin nama anak anaknya juga. Misal parfum yang cukup saya kenal di Kuwait ini merknya Abdul Mohsen, Al Khaleej, Ajmal, Farasha, Lara dan lain lain. Tapi entah kenapa ya, kalau pakai parfum merknya Abdul Mohsen rasanya kok nggak bergengsi sama sekali padahal parfum parfum Arab tersebut lebih tahan lama dibanding parfum Eropa. Mending parfum dengan merk Rudy Hadisuwarno dibanding Abdul Mohsen atau Al Khaleej. Betul kan ?


Toko Parfum Ini Milik Si Jamal
Biar Keren Dikit Merk Parfum Diganti Menjadi Ajmal

Karena kekhasan baunya dan harganya yang jauh lebih murah dari parfum 'bule', maka sudah tentu paling cocok kalau dijadikan oleh oleh ke Indonesia. Saya setiap pulang ke Indonesia selalu membawa oleh oleh parfum ini buat saudara, tetangga dan teman dekat. Tetapi anehnya, setiap saya bagikan oleh oleh parfum tersebut ke mereka, jawabnya semua hampir sama saja : 

"Terima kasih mbak. Oleh oleh parfum tahun lalu aja masih utuh lho mbak, belum dipakai"


Yang Sudah Tersentuh Modernisasi
Tidak Memakai Nama Orang Lagi Sebagai Merk Parfum

Saya sempat heran juga, kenapa setiap orang yang saya beri oleh oleh parfum mengatakan hal yang sama. Kalau nggak mengatakan 'masih utuh' tentu 'belum habis'. Tetapi, akhirnya saya tahu juga penyebabnya. Parfum parfum Arab tersebut kalau di Indonesia ternyata di'keramat'kan. Alasan kenapa dijadikan barang keramat karena ada tulisan kaligrafi huruf Arab disetiap botolnya. Orang Indonesia memang lucu lucu, nggak bisa baca tulisan Arab tapi sok tahunya luar biasa. Ini parfum titipan Allah, ada lafaz Quran dibotolnya. Baunya harum seharum bau sorga. Hah,  susah njelasinnya kalau merek parfum, nama toko di tas kresek semuanya dianggap tulisan keramat.

"Mbak, parfum ini yang mbawa dan beli saya. Nggak ada sama sekali Allah nitip parfum ke saya. Ketemu saja enggak"
"Di Arab dan kampung saya Kuwait mbak, bungkus Donat juga ada kaligrafinya"


Meskipun Merk Parfum Arabian Oud Tetapi
Setiap Botolnya Masih Menggunakan Nama Pembuatnya



Nama Parfumnya : Nawaf, Ehsas,
Durrat, Lara, Lialy, Qomar


Biar Terkesan Keren Nama Parfum Diubah Dikit Menjadi
Lialy Al Andalus, Qomar No 14, Ehsas For Men
Dan Nawaf Gold

Parfum Ruangan Ini Namanya Bukhoor
Bungkusn Dan Tasya Penuh Kaligrafi Arab


Ini Bukhoor dan Alat Pembakarnya
Sebut Saja Kemenyan Arab




Ini Namanya Ehsas
Karena Ada Kaligrafinya Maka
Dikeramatkan Di Indonesia



Yang Ini Resala
Katanya Ada Lafaz Quran, Jadi
Nggak Boleh Sembarang Orang Memakai


Kaligrafi Semacam Ini Yang Membuat
Parfum Ini Bisa Bertahan Tahunan
Nggak Habis Habis



Parfum Dari Allah
Seperti Bau Sorga Katanya



Gawat, Semua Ada Kaligrafi Arab
Harus Baca Doa Dulu Setiap Nyemprot Parfum

Baca Juga :

4 komentar:

  1. waduh bunda... saya blm terbiasa baca arab gundul dan kaligrafi. sepertinya saya cuma bisa milih2 dengan mencium wanginya saja.... hhehehe

    BalasHapus
  2. Sy suka parfumarab kalo pas di Arab, kalo disini mana tahan, suka pusiang baunya. Meski gak mabuk merk sy tetep suka yg bule.

    BalasHapus
  3. Boleh kirim parfume arabnya mbaa..he.he

    BalasHapus
  4. Terima kasih infonya gan.
    Lumayan buat nambah elmu.

    Gema Parfum :
    Parfum paling wangi.

    ----------

    BalasHapus

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.