Jumat, 13 Januari 2012

Toleransi Agama Di Kuwait

Salah Satu Bentuk Toleransi Di Kuwait
Beda Aliran Atau Beda Pendapat Menentukan Kiblat


Masjid Indonesia Di Kuwait
Old Reggee
Tidak seperti di Indonesia dimana issue agama sedemikian sensitif, di Kuwait boleh dikatakan tidak ada gesekan antar agama sama sekali dan toleransi antar agama cukup baik dan terjaga. Pemerintah/konstitusi Kuwait menjamin kebebasan beragama dan anda bisa menyaksikan sendiri di Kuwait betapa harmonisnya kehidupan beragama di Kuwait. Sekitar 85 % penduduk Kuwait adalah Muslim dimana 70 % diantaranya adalah Sunni dan 30 % sisanya adalah Shiah. Anda akan dengan mudah menyaksikan masjid masjid mereka berdampingan disepanjang jalan di Kuwait. Masjid Syiah akan terlihat dengan jelas kubahnya yang berwarna hijau daun.


Gereja Ahmadi
Tanpa Lonceng
Yang beragama Kristen di Kuwait sekitar 400.000, Hindu (300.000), Budha (100.000) dan Sikh sekitar 10.000. Agama yang tidak tercantum dalam Quran tidak diijinkan membuat tempat ibadah seperti Hindu, Budha dan Sikh tetapi mereka tetap dijinkan untuk memparaktekkan ajarannya atau beribadah di rumah rumah dengan komunitasnya tanpa campur tangan pemerintah. Paling banter hanya minta ijin keramaian saja kalau akan mengadakan acara diluar rumah.



Masjid Al Radhan Fintas
Khotbah Berbahasa Inggris
Tempat ibadah atau gereja gereja kristen dan katolik di Kuwait tidak memiliki atribut apa apa yang mencolok dari luar dan bahkan seperti bangunan rumah biasa. Tetapi meskipun begitu, pada saat saat menjelang Natal sampai Tahun Baru, semua toko besar dan mall penuh dengan hiasan Natal. Mulai Sinterklas dengan kereta es sampai diorama tempat Jesus dilahirkan dan domba dombanya. Jual lampu natal dan pohon cemara juga cukup semarak di mall mall besar tersebut, apalagi pelayan toko yang cantik cantik bertambah centil dengan topi sinterklasnya. Koran koran juga tidak kalah heboh dengan iklan satu halaman penuh ucapan Selamat Hari Natal Dan Tahun Baru.


Jual Buku & CD
Al Radhan - Fintas
Selain Masjid Indonesia Di Kuwait di Reggee, masjid Al Radhan adalah termasuk yang menjadi tujuan favorit orang orang Indonesia. Letaknya yang strategis di Gulf Road Fintas merupakan salah satu alasan, tetapi alasan yang paling tepat adalah khotbahnya selalu berbahasa Inggris. Masjid ini sering mengadakan pelajaran bahasa Arab secara gratis dan tentu saja pelajaran agama. Setiap jum'at, setelah sholat Jumat selalu ada saja orang yang membaca syahadat di masjid ini untuk berpindah agama ke Islam. Mulai dari tentara Amerika sampai pekerja dari Afrika pernah saya saksikan menbaca syahadat di masjid ini. Dan sekali saya ikut sholat jenasah di masjid ini untuk bule Amerika yang meninggal karena kecelakaan.



Khotbah Jumat Bahasa Inggris
Masjid Al Radhan Fintas
Masjid Al Radhan ini tidak ada bedanya dengan masjid masjid di Indonesia. Penjual buku, CD/VCD, tasbih dan sajadah juga ada di halaman masjid. Selalu ramai saat bubaran sholat Jumat.


Dibawah ini sebagian masjid masjid berbahasa asing di Kuwait :
  • Bahasa Indonesia : Masjid Indonesia Di Kuwait, Komplek Public Authority For Youth, belakang Al Omooma Hospital- Old Reggee
  • English : Al Othman Mosque, dekat National Assembly
  • English : Al Radhan Mosque, Gulf Road Fintas
  • Malayalam : Al Ujairy Mosque, dekat Kuwait Municipallty Building
  • Tagalog : Abdulazis Al Otaibi Mosque, dekat Kuwait Finance House Head Office
  • Turkish : Al Mudairees Mosque, dekat Chamber Of Commerce & Industry
  • Tamil : Ben Nabhan Mosque, dekat Derwazat Abdul Razzaq
  • Telugu : Al Mullah Saleh Mosque, dekat Al Muthana Complex
  • Telugu : Marzook Al Bader Mosque, belakang kantor pos Salhiyah
  • Telugu : Bin Hamad Mosque, belakang Palace Of Justice
  • Telugu : Al Salhiya Mosque, belakang Meridian Hotel
  • Telugu : Fadallah Mosque, belakang Al Wataniya Souq
  • Urdu : Al Hamad Mosque, Jleeb Al Shuyoukh
  • Urdu : Al Sharrah Mosque, Salmiya

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.