Jumat, 31 Januari 2014

Gendarmenmarkt Ternyata Bukan Pasar

German Cathedral


French Cathedral
Udara dingin di kota Berlin dan sudah beberapa hari ini jalan jalan basah karena seringkali hujan rintik rintik turun. Seperti biasa, saya dan anak anak lebih senang tidur di hotel daripada jalan jalan cuma melihat gedung gedung tua atau masuk museum. 'Sleeping Beauty' memang kerjaannya tidur melulu. Tapi, pagi ini saya dan anak anak langsung tersentak bangun karena suami mau mengajak jalan jalan ke Pasar. Dengar kata 'Pasar' langsung cling mata ngantuk bisa terbuka lebar. Memang, tidak ada tempat terindah dimanapun didunia ini selain masuk Pasar.
"Bangun.. bangun... Sleeping Beaty tidur mulu aja, sekarang jalan jalan ke Gendarmenmarkt"
"Apa itu ?"
"Markt ... Pasar...Gendarmenmarkt artinya Pasar Gendarmen"


Jalan Gendarmenmarkt


Konzerthaus
Denger nama Markt, langsung tuing...bayangan saya seperti Albert Cuyp Markt di Amsterdam. Ternyata salah besar. Gendarmenmarkt di Berlin Jerman ini cuma alun alun dengan 3 buah bangunan kuno berdampingan. Yang ditengah namanya Konzerthaus, mudah ditebak gedung tersebut adalah gedung pertunjukan musik atau konser, opera, drama atau yang lain karena di sekitarnya banyak sekali poster poster iklannya. Sebelah kirinya German Cathedral (Deutscher Dom) dan sebelah kanan French Cathedral (Franzosischer Dom). French Cathedral ini dibangun tahun 1701 - 1705 oleh Huguenot Community. Designnya dibuat oleh Carl Von Gontard. Sedangkan German Cathedral dibangun tahun 1708, designernya Martin Grunberg dan tukang bangunannya Giovanni Simmonetti. 


Ini German Atau French
Cathedral - Sama Kan Bentuknya


Sama Saja Bentuknya
French Atau German Cathedral ?
Kenapa dua bangunan Cathedral tersebut bentuknya nyaris sama ?. Apa jaman dulu juga ada jiplak menjiplak design arsitektur ?. Ternyata, pada tahun 1785 German Cathedral mendapat sentuhan Carl Von Gonthard, designer French Cathedral sehingga bentuk kubahnya nyaris sama dengan French Cathedral. Pada saat perang dunia II tahun 1945an, German Cathedral ini hancur lebur dan dibangun kembali setelah Jerman Barat dan Timur bergabung. Selesai tahun 1993 dan dibuka kembali tahun 1996, sehingga bentuk terakhir yang bisa saya lihat hari ini nyaris tidak ada beda sama sekali dengan French Cathedral didepannya.


Dilihat Dari Jalan Gendarmenmarkt


Toko Pernak Pernik
Kerajinan Wanita
Lalu kenapa nama alun alun tempat ketiga bangunan tersebut pakai embel embel Markt ?. Saya juga nggak tahu, saya kelilingi jalan jalan disekitarnya nggak ketemu sama sekali sisa sisa pasar sama sekali. Yang ada cuma pertokoan, rumah makan dan segala macam toko souvenir kebutuhan turis. Mungkin saja awal abad 17 saat ketiga bangunan tersebut dibangun pertama kali, daerah ini berupa pasar tradisional. Saat ini sudah tidak terlihat lagi sisa sisanya. Sebagai tanda kecewa, saya berhasil juga menemukan toko penjual bahan bahan kerajinan wanita seperti kruistik, menjahit, cuilting dll. Toko inilah yang membuat saya betah di Gendarmenmarkt sampai berjam jam. Karena toko inilah anak anak dan suami cemberut dan pulang duluan ke Hotel.



Sepanjang Jalan Gendarmenmarkt Ini
Mungkin Dulunya Pasar

Baca Juga :


Restaurant Modern
Pasarnya Sebelah Mana Ya ?

Di Ujung Jalan Gendarmenmarkt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.