Selasa, 16 November 2010

Diwaniyah, Apa Pula Ini ?

Tempat Duduk Terbuka Ini
Juga Bagian Dari Diwaniyah
Di Indonesia, kita sering mengenal istilah nongkrong, kongkow kongkow, jagongan atau cangkrukan, yaitu kumpul bersama beberapa orang laki laki sambil duduk duduk, merokok, ngopi dan ngobrol kesana kemari sambil bersenda gurau. Biasanya sering dilakukan didepan rumah, pos kamling, warung atau tempat tempat lain yang nyaman.





Memang  Enak Ngobrol
Sambil Ngopi Atau Ngeteh
Di Kuwait, juga ada kegiatan semacam ini dan sering kita lihat sehari hari terutama pada saat udara mulai sejuk memasuki musim dingin (November ) sampai berakhirnya musim dingin (April). Tempat untuk ngobrol semacam ini disebut Diwaniyah, terdiri dari beberapa kursi yang disusun melingkar berhadap hadapan. Diwaniyah bisa terdapat didalam rumah, didepan rumah, di tenda tenda yang didirikan ditengah gurun, di gedung tertentu ditengah kota, didalam hotel, diperkantoran atau dimanapun saja terlihat ada banyak kursi melingkar bisa dipastikan tempat itu adalah Diwaniyah.


Diwaniyah Ini Tinggi Sekali
Diwaniyah atau Dewaniyah ini tumbuh dan berkembang di Kuwait dan telah menyatu menjadi inti budaya, sosial dan poltik Kuwait sejak jaman dulu kala, kira kira lebih dari 250 tahun yang lalu. Tujuan diwaniyah belum berubah sampai saat ini yaitu untuk membangun komunikasi yang cepat, akrab dan tanggap terhadap semua issue dan permasalahan yang ada sehari hari bagi siapapun yang berkepentingan.




Ada tiga macam Diwaniyah, yaitu :
  • Diwaniyah Keluarga
    Pintu Yang Ada Tangga
    Menuju Diwaniyah
    Diwaniyah Keluarga adalah bentuk diwaniyah yang asli dan merupakan bagian dari culture Arab, khususnya Kuwait dimana sehari hari Diwaniyah ini digunakan untuk kumpul keluarga, kerabat dekat atau menjamu tamu. Letaknya umumnya didalam rumah atau didepan rumah. Kalau anda perhatikan gambar rumah Kuwait disamping, terlihat ada dua pintu dan terlihat ada bangunan atau ruang yang lebih menonjol dari bangunan induk. Nah, bangunan yang menonjol keluar inilah yang disebut Diwaniyah atau Dewaniyah. Semacam ruang tamu kalau di Indonesia dan jangan salah pintu karena pintu yang satunya lagi adalah untuk keluarga dan lebih bersifat pribadi.



Pintu Depan Menuju Diwaniyah
Tamu Tidak Boleh Masuk Melalui
Pintu Keluarga (Tengah)
Kursi biasanya disusun berbetuk U dan anggota keluarga yang sudah sepuh atau dituakan biasanya duduk ditempat paling terhormat yaitu dimulut huruf U tadi. Jarak berhadap hadapan cukup jauh karena umumnya rumah Kuwait sangat besar sekali, jadi kalau ngomong dengan orang diseberangnya kemungkinan sambil teriak, apalagi kalau ada anak anak berlari lari kesana kemari.

  • Diwaniyah Politik
    Setiap Rumah Ada
    Diwaniyah
    Diwaniyah seperti ini baru ada pada abad 20 ketika Kuwait memberlakukan kebebasan berpolitik dan umumnya terletak ditempat tempat strategis. Diwaniyah semacam ini akan penuh dengan poster poster kontestan partai politik atau kandidat parlemen pada saat saat menjelang pemilihan anggota kabinet. Baca : Hingar Bingar Pemilu Di Kuwait
  • Diwaniyah Umum/Pribadi
    Bagian Dalam Diwaniyah
    (Semacam Ruang Tamu)
    Sesuai namanya, siapa saja yang lewat bisa mampir ke Diwaniyah semacam ini. Biasanya diatur dan disiapkan oleh kelompok tertentu dengan tujuan tertentu. Misal kumpul kumpul sambil main kartu (Janjifa), merokok khas Arab Sisha (Hookah) atau nonton acara sport di TV bersama. Kebanyakan restaurant tradisional menyediakan tempat semacam ini untuk kumpul kumpul sambil menghisap Shisha. Permainan kartu relatif sama dengan yang kita kenal di Indonesia cuma namanya saja yang beda, misal Hand, Kout, Sabheita, Nithala, Trix dan Balot.


Diwaniyah Di Perkantoran
Kontraktor
Jadi, kalau anda suka nongkrong di warung, kongkow kongkow di gang kampung atau sekedar cangkrukan di Pos Kamling sambil main kartu, merokok bersama teman teman dan sambil melihat cewek cakep lewat ...... bisa saya katakan ilmu anda seperti ini sangat bermanfaat kalau anda tinggal di Kuwait. Saya bisa pastikan bahwa anda tidak akan kaget kalau datang ke Kuwait. Paling tidak Culture Shock yang umum terjadi pada Expatriate Baru bisa dikurangi. Welcome To Kuwait .....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan menuliskan komentar dengan bahasa yang jelas, sopan dan beradab.